Buku Bengcu Menggugat Gereja Memboikot


Peluncuran sekaligus diskusi buku Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh, Di Mata Seorang Tionghoa Kristen, diboikot beberapa gereja di Medan. Perhelatan di kafe Ye Xiang Coffee, Komplek Asia Mega Mas Medan, pada 25 Agustus 2013 itu hanya dihadiri beberapa orang. Tokoh gereja dan sarjana teologi yang diundang, tidak muncul. Continue reading

Daftar Isi Buku Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Peruntukan

v

Prakata

xi

Kata Sambutan Pdt. Thomy J. Matakupan SE, MTh

xiii

Kata Sambutan  Tommy Wijaya S.K.M, MDiv

xvii

Bab Satu: Bengcu Menggugat Karena Bertanggung Jawab

1

  1. Menghakimi Karena Mengasihi

3

  1. Ujilah Dan Peganglah Yang Baik

5

  1. Cara Mudah Menguji Secara Ilmiah

7

  1. Alkitab Harus Dipahami Tidak Boleh Ditafsirkan

10 Continue reading

Menafsir Bengcu Menggugat Pendeta


Oleh Nusya Kuswantin*

Gambar: jualbukusastra.blogspot.com

Pada penutup bagian Prakata di halaman viii, Bengcu menuliskan namanya dalam huruf kecil semua: hai hai bengcu ang ci yang. Bisa ditebak bahwa nama yang diberikan oleh orangtuanya adalah Ci Yang saja, dengan Ang adalah nama keluarga, sementara Bengcu dan Hai Hai adalah julukan tambahan. Berangkat dari nama ini saya ingin menafsir Bengcu dalam bukunya “Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh” (Atma Bina Semesta Jakarta, 2013, 286 halaman). Cara menuliskan nama – yang dengan huruf kecil semua – saya tafsir sebagai upaya Bengcu menunjukkan sisi kerendahhatiannya. Ini bisa disetarakan ketika dalam bahasa Inggris orang memilih menggunakan i (huruf kecil) untuk menggantikan I (yang bermakna saya, yang menurut konvensi harus ditulis dalam huruf besar) dengan dalih bahwa penggunaan huruf besar menyiratkan keakuan yang arogan. Continue reading

Kegelisahan Sang Apologet Jalanan


FOTO: Ita Siregar

Menuruti garis keturunannya sebagai seorang Tionghoa, hai hai bengcu mempelajari kitab dan tradisi leluhur dan tidak berupaya menghapusnya hanya karena ia beragama Kristen. Menerima takdirnya yang lain sebagai pengikut Kristus, tidak lantas membuat penulis buku ini menjadi lemah menghadapi perilaku pemimpin agama yang dianggapnya tidak lagi setia pada teks Kitab Suci. Keberanian penulis dalam mengaitkan teks kedua kitab dengan kondisi mutakhir, lalu memunculkan makna baru, merupakan kepekaan yang mengagumkan. Dan lahirnya buku Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh ini (Atma Bina Semesta, 2013), lebih merupakan berbagi kegelisahan atas apa yang dialami dan dilihat penulis sedikitnya dalam tujuh tahun belakangan. Continue reading

Hipnotis Adalah Sulap Tanpa Trik


bengcuHipnotis adalah sulap tanpa trik yang dipakai master hipnotis untuk MENGHIBUR, dipakai master hipnoterapi untuk MENIPU peserta seminar dan dipakai ilmuwan untuk FIKSI ilmiah. Berapa banyak orang yang belajar hipnotis tanpa menyadari dirinya TERTIPU lalu MENIPUorang-orang yang belajar hipnotis kepadanya? Saya tidak tahu. Berapa banyak master hipnoterapi yang menyadari tipuannya namun terus menipu? Saya tidak tahu! Continue reading