Bukan Sex Education Namun Pornografi


Gambar: theindependentindia.com

Jangan berzinah artinya jangan ngentot sembarangan alias jangan ngewe dengan sembarang orang. Tujuannya adalah agar tidak terjadi kekacauan karena cemburu dan anak-anak lahir dan terlantar.

Sabtu 29 September 2012. Tadi pagi saya ikut acara SABTU CERIA INTUNA (Interaksi orang Tua dan Anak) di sekolah anakku berupa seminar dengan thema: Pengaruh Media Pada  Perkembangan Jiwa ANAK. Salah satu hal yang dibahas oleh pembicara adalah masalah PORNOGRAFI di Film dan Internet.

Sang pembicara bersaksi tentang Anak lelakinya (saat masih TK) bertanya, kenapa penisnya menjadi besar (red: NGACENG) ketika nonton film Baywatch? Dia juga bersaksi, di gerejanya dibuat PENUTUP agar pengkotbah tidak bisa melihat paha mulus jemaat-jemaat wanita. Hal itu dilakukan agar pengkotbah tidak tergoda (red: BIRAHI) gara-gara rok mini.

Selanjutnya pembicara menyatakan orang tua harus mengawasi film-film yang ditonton dan situs-situs internet yang diakses anak-anaknya untuk menghindari pornografi. Dia juga bercerita tentang film The Amazing Spider Man yang menurutnya tidak cocok untuk anak-anak kecil dan remaja karena terlalu banyak adegan berciuman di dalamnya.
Seorang peserta seminar, seorang wanita bersaksi kira-kira begini, “Anak perempuan saya berumur empat tahun, suatu hari ketika nonton televisi dia bertanya, ‘apa itu pacaran?’ Saya pun menjelaskan kepadanya bahwa pacaran adalah saling mencintai antara lelaki dan perempuan. Pacaran itu seperti papa dan mama. Anak saya bilang dia juga mau pacaran. Saya menjelaskan bahwa dia belum boleh pacaran. Dia baru boleh pacaran setelah kuliah nanti. Kenapa begitu? Karena pacaran itu nantinya akan menikah.” Sang pembicara mengucapkan terima kasih atas kesaksian ibu tersebut dan memuji tindakannya.

Ketika diberi kesempatan bertanya, hai hai berkata kira-kira begini, “Ken Arok adalah raja Singasari. Buku sejarah mengajarkan bahwa Tunggul Ametung adalah akuwu (camat) Tumapel. Ken Dedes adalah istrinya dan Ken Arok adalah pengawalnya. Suatu hari Ken Arok melihat betis Ken Dedes yang sedang menaiki delman tersingkap dan dia pun BIRAHI. Ken Arok lalu menyusun siasat membunuh Tunggul Ametung dan mengangkat dirinya menjadi akuwu serta mengawini Ken Dedes. Di bawah pemerintahan Ken Arok, Tumapel bertumbuh kembang menjadi kerajaan Singasari. Pertanyaannya adalah: Kenapa Ken Arok birahi gara-gara melihat BETIS Ken Dedes padahal pada zaman itu semua wanita Jawa hanya memakai kain (sarung) sampai mata kaki tanpa baju dan kutang alias dadanya telanjang?

Anda cerita tentang memasang penutup agar dari atas mimbar tidak bisa melihat paha-paha mulus jemaat peremuan yang pakai rok mini untuk menghindarkan lelaki dari birahi. Pertanyaannya adalah, kenapa lelaki yang berdiri di atas mimbar birahi gara-gara melihat paha namun tidak birahi ketika melihat BETIS?

Pendidikan Sex Kristen mengajari suami istri foreplay (bercumbu) sebelum bersetubuh karena hal itu BAIK adanya. Bercumbu adalah saling memeluk, mencium, membelai, menjilat, meraba, meremas dan bla bla bla. Apabila bercumbu itu baik, kenapa Pendidikan Sex Kristen (PKS) mengajari orang dewasa tidak bercumbu di depan anak-anak dan MELARANG anak-anak melihat adegan bercumbu baik nyata maupun dalam dunia maya (tulisan, film, foto, dll)? KEBENARAN yang tidak konsisten mustahil kebenaran sejati, bukan?”

Menjawab pertanyaan saya, pembicara bilang kira-kira begini, “Birahi adalah NALURI. Itu sebabnya anak lelaki saya yang masih TK terpicu birahinya karena nonton film Baywatch yang para pemerannya memakai bikini. Ketika mengajarkan pendidikan seks kepada anak-anak dan remaja kami mengajarkannya secara ilmiah, dimulai dengan memperkenalkan penis dan vagina sebagai bagian dari anatomi tubuh.”

Karena sejak awal pembicara menganjurkan peserta untuk langsung memotong pembicaraannya bila ada yang ingin ditanyakan, maka saya pun langsung memotong ucapannya, “Kenapa anda tidak menggunakan kata bahasa Indonesia untuk penis dan vagina?”

Pembicara berlagak pilon dan bertanya gelagapan, “Apa bahasa Indonesianya, ya?”

Saya menimpali, “Anda tidak menggunakan kata Indonesia untuk penis dan vagina karena merasa TIDAK NYAMAN mengucapkannya, bukan? Pertanyaannya adalah: Kenapa anda MERASA tidak nyaman mengucapkannya?”

Gelagapan pembicara itu bertanya, “Kenapa ya? Bahasa Indonesianya vagina dan penis apa ya?” Saya menatapnya kemudian membalas semua tatapan yang tertuju kepada saya dan berkata kiira-kira begini, “Karena sejak kecil anda diajari TAHYUL bahwa mengucapkan KONTOL dan MEMEK adalah PORNOGRAFI dan pornografi adalah DOSA dan JAHAT. Itu sebabnya anda merasa tidak nyaman ketika hendak mengucapkannya. Bahkan anda merasa berdosa ketika bilang ‘NGENTOT yuk!’ atau ‘NGEWE yuk’ kepada istri atau suami.”

Mendengar kalimat-kalimat saya, baik pembicara maupun hadirin  terlongong-longong. Saya melanjutkan, “Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, menurut saya, orang tua dan guru bahkan pendeta mustahil mengajarkan seks dengan benar kepada anak-anak selama  masih hidup dalam TAHYUL PORNOGRAFI.”

Beberapa detik kemudian pembicara berkata kira-kira begini, “Benar juga ya? Kami tidak pernah menggunakan kata Indonesia. Kenapa tidak pernah menggunakannya ya? Benar juga ya? Saya merasa tidak nyaman mengucapkannya.  Kami tidak pernah memikirkan hal demikian. Kami akan mendiskusikan hal itu. Terima kasih atas masukannya.”

Sesungguhnya ada banyak hal yang ingin saya obrolkan dengan pembicara seminar tersebut namun waktu tidak mengizinkan lagi sebab anak-anak kami sudah menunggu di halaman sekolah untuk acara selanjutnya yaitu PERLOMBAAN dan MAKAN siang. Tulisan di bawah inilah yang ingin saya diskusikan dengan pembicara.

Seksologi Bukan Pendidikan Sex

SEXOLOGY (Seksologi) adalah ilmu yang mempelajari seks secara ilmiah. Apakah SEX EDUCATION (pendidikan seks) adalah pendidikan seksologi? Bukan! Pendidikan seks adalah PELAJARAN tentang SEKS menurut norma masyarakat dan atau kaidah agama. Pendidikan Seks Kristen adalah pelajaran tentang seks menurut norma agama Kristen. Apa tujuan Pendidikan seks Kristen? Mencegah PERZINAHAN. Perzinahan adalah hubungan seks secara sukarela bukan dengan suami atau istri sendiri. MASTURBASI adalah berhubungan sex dengan diri sendiri alias kutak-katik alat kelamin sendiri agar enak sampai paling enak dan tidak ada yang lebih enak lagi (orgasme). PEMERKOSAAN adalah mamaksa orang lain berhubungan seks. PORNOGRAFI adalah segala KARYA untuk MERANGSANG birahi dan MEMBANTU pemuasan nafsu birahi.

Tahyul Seks Kristen

Bukan Pendidikan Seks Kristen namun Pornografi. Apa yang selama ini disebut Pendidikan Seks Kristen tidak lebih dari PORNOGRAFI alias KARYA untuk merangsang birahi dan MEMBANTU memuaskan nafsu birahi belaka. Kenapa demikian? Karena para teolog Kristen hidup di bawah kendali TAHYUL sex dan JANGAN BERZINAH. Begitu kuatnya mereka terikat itu sebabnya merasa diri berdosa hanya karena menyebut nama organ SEKS belaka. Aneh bin ajaib!

Inilah TAHYUL yang diyakini dan diajarkan oleh para sarjana teologi Kristen dan para pendidik Kristen. Kata KONTOL alias ZAKAR adalah jahat dan porno namun PENIS selain tidak jahat dan porno juga ilmiah. Kata PELIR alias TITIT itu jahat dan porno namun TESTIS tidak jahat dan porno bahkan ilmiah. Kata MEMEK alias PUKI alias NONOK alias PUKAS alias AMPUTAN alias FARJI alias TEMPIK adalah jahat dan porno sedangkan VAGINA tidak jahat dan porno bahkan ilmiah. Kata BERSANGGAMA alias NGEWE alias NGENTOT alias BERSETUBUH alias BERJIMAK alias MENGAMPUT alias MENGANCUK alias MENGAYUT alias BERSEBADAN alias BERLEZAT alias BERSERANJANG alias BERCAMPUR alias MENGGENDONG alias BERSENTUH alias MENGENTOT adalah jahat dan porno sedangkan SEX INTERCOURSE alias MAKING LOVE tidak jahat dan porno bahkan ilmiah. Kenapa para teolog hidup dengan paradigma KONYOL demikian? Karena SEJAK sekolah minggu sampai sekolah teologi yang paling tinggi mereka diajari TAHYUL demikian sebagai kebenaran ajaran Alkitab. Karena diajarkan dalam nama Yesus untuk kemuliaan Allah maka mereka pun meyakininya sebagai kebenaran.

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”  Kejadian 1:28

Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” Kejadian 4:1

Kerabatku sekalian, apa itu BIRAHI? Birahi adalah pingin NGEWE. Menurut Alkitab: Manusia mengemban amanat beranak cucu. Beranak cucu adalah amanat Allah yang berfirman kepada manusia. Birahi adalah perwujudan NALURI beranak cucu. Birahi adalah PANGGILAN alias gejolak untuk BERANAK CUCU. Birahi bagi lelaki adalah PERTANDA bahwa perempuan yang dilihatnya MEMENUHI syarat untuk beranakcucu. Birahi adalah BUKTI seorang lelaki dewasa ada dalam kondisi sehat jasmani dan rohani serta akal budi untuk beranak cucu.

Apakah semua lelaki BEBAS untuk MENGANCUK-i setiap perempuan yang membangkitkan birahinya? TIDAK! Kenapa demikian? Karena TIDAK semua perempuan yang membangkitkan birahinya mau BERJIMAK dengannya. MEMAKSA perempuan BERCAMPUR namanya PEMERKOSAAN. HAL demikian jahat karena anda pun TIDAK mau DIPERKOSA alias DIPAKSA melakukan yang anda BENCI. Apakah lelaki BEBAS untuk MENGAYUT-i setiap perempuan yang mau MENGAMPUT dengannya? TIDAK! Kenapa begitu? Karena BERSETUBUH kemungkinan BESAR akan membuat PEREMPUAN hamil dan melahirkan anak. Anak yang dilahirkan perlu dipelihara dan di rawat dan dididik serta dilindungi sampai dewasa alias MANDIRI.  BERSANGGAMA namun tidak mau merawat dan mendidik anak namanya TIDAK bertanggungjawab dan KEJAM kepada ANAK. Apakah semua lelaki BEBAS untuk BERSEBADAN dengan setiap perempuan yang mau BERSERANJANG dengannya dan keduanya mau bertanggungjawab atas anak yang DILAHIRKAN nanti? TIDAK! Kenapa demikian? Karena mau merawat anak saja tidak cukup. Untuk menjadi ayah ibu yang baik selain mau juga perlu MAMPU. Di samping itu, MANUSIA, baik LELAKI maupun PEREMPUAN sifatnya CEMBURUAN.  Ditambah lagi, NGEWE dengan sembarangan orang bisa menularkan penyakit kelamin.

JANGAN BERZINAH artinya jangan NGENTOT sembarangan alias jangan ngewe dengan sembarang orang. Tujuan ajaran demikian adalah agar manusia TIDAK melaksanakan AMANAT beranakcuculah dengan MEMBABIBUTA. PERNIKAHAN adalah CARA untuk beranakcuculah secara BERADAB. Tujuan utama PERNIKAHAN dan JANGAN BERZINAH adalah cara untuk menghindari KEKACAUAN akibat NGEWE sembarangan atau NGENTOT dengan sembarang orang.

Pendidikan Seks Kristen (Sex education) seharusnya mengajarkan tiga hal, yaitu:

1.    Bahaya NGEWE sembarangan atau NGENTOT dengan sembarang orang
2.    Cara ngewe yang paling nikmat dan mengasykkan
3.    Cara menghadapi dan mengendalikan nafsu birahi

Apakah Pendidikan Seks Kristen (PSK) mengajarkan hal-hal tersebut di atas? Tidak! Alih-alih mengajarkan hal demikian, PSK (Pendidikan Seks Kristen) justru mengajarkan TAHYUL seks dan JANGAN BERZINAH. JANGAN BERZINAH agar tidak masuk neraka! Jangan berzinah agar tidak ditempeleng Tuhan Allah. JANGAN BERZINAH agar tubuh dan jiwamu suci. Karena Tuhan Allah itu suci maka orang Kristen pun harus menjaga kesuciannya! Jangan berzinah agar tidak membuka celah bagi Iblis untuk menyerangmu dan keluargamu. Jangan berzinah agar tidak kena kutuk garis keturunan. Jangan berzinah agar tidak kena kutuk anak haram. Jangan berzinah agar setelah mati tidak dihukum ngesex terus-menerus sampai kuda gigit jari di neraka.

sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. Efesus 2:15-16

Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. Lukas 23:34

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam (en) Kristus Yesus. Roma 8:1

Hukum Taurat sudah BATAL itu sebabnya tidak ada penghukuman, makanya percuma siang malam mendakwa  para penzinah  di depan Allah.

Bukan Pendidikan SEKS Kristen Namun Pornografi

Kerabatku sekalian, sampai hari ini masih banyak perempuan Papua yang hanya memakai rok mini rumbai tanpa penutup dada. Patung Roro Jonggrang di candi Prambanan MEREKAM mode pakaian wanita Jawa abad ke 9.  Sehelai kain menutupi pinggul sampai paha sementara buah dada TERBUKA bergelantungan. Mode pakaian wanita Jawa abad ke 13 diwakili  oleh Ken Dedes, sehelai kain menutupi pinggul sampai mata kaki sementara dada bebas terbuka.  Tahun berapakah perempuan Bali mulai memakai penutup dada? Apakah cara berpakaian perempuan-perempuan yang disebutkan di atas KEBARAT-BARATAN dan BERTENTANGAN dengan KEBUDAYAAN TIMUR? Ha ha ha ha ha ……. Timur dari hongkong?

Ken Arok sama sekali TIDAK BIRAHI ketika melihat BUAH DADA Ken Dedes yang telanjang,  namun dia BIRAHI karena melihat BETIS Ken Dedes yang tersingkap saat menaiki delman.  Lelaki Kristen Indonesia generasi ini BIRAHI ketika melihat BUAH dada yang MENYEMBUL dari sela-sela baju dan ketika melihat PAHA yang menyusup keluar dari rok atau celana. Bahkan banyak lelaki yang BIRAHI ketika melihat pantat wanita yang geyal-geyol ketika dia berjalan dan siluet tubuh wanita dibalik pakaiannya. Ketika melihat lelaki telanjang dada apalagi melihat paha lelaki, wanita Kristen generasi ini, jarang sekali yang birahi. Namun, wanita-wanita Kristen yang sering menonton film lelaki streptes atau pertunjukkan streptes lelaki kebanyakan akan birahi ketika melihat lelaki ganteng telanjang dada dan pakai celana pendek apalagi lelaki ganteng dengan celana renang.

Handai taulanku sekalian, tahukah anda bahwa bayi lelaki selalu terbangun dengan KONTOL ngaceng? Tahukah anda bahwa para ilmuwan meneliti lalu mengajarkan bahwa bayi pun orgasme? Bila kelaminnya dikutak-katik maka bayi lelaki maupun perempuan akan merasa NIKMAT dan ketika nikmat itu semakin nikmat dan tidak ada yang lebih nikmat lagi maka itulah ORGASME.

Apabila anda letakkan jari di  telapak tangan bayi, maka dia akan MENGGENGGAM jari anda secara REFLEK. Apabila anda meletakkan telapak kaki bayi di lantai maka dia akan MELANGKAH secara REFLEK. Itu sebabnya dikatakan bahwa bayi belajar MELEPASKAN bukan BELAJAR memegang karena bayi dilahirkan dengan REFLEK MENGGENGGAM. Hal yang sama juga terjadi dengan NAFSU BIRAHI. MANUSIA dilahirkan dengan REFLEK BIRAHI lalu BELAJAR untuk MENGENDALIKANNYA.

Kerabatku sekalian, Kebanyakan orang DEWASA lupa masa kanak-kanaknya, itu sebabnya mereka hidup MEYAKINI TAHYUL tentang anak-anak. Orang-orang dewasa menyangka anak-anak DUNGU makanya nggak NGERTI apa yang DIBICARAKAN oleh orang-orang dewasa di depan mereka.  Kebayakan orang dewasa juga MEYAKINI bahwa anak-anak itu seperti KERTAS POLOS yang hanya AKAN berisi tulisan yang dituliskan ke atasnya. Mereka menyangka anak-anak itu seperti komputer yang mustahil berisi program dan data yang TIDAK diinstal atau diinput ke dalamnya.

BELAJAR adalah kemampuan MANUSIA yang luar BIASA. Manusia belajar dengan berbagai cara. DIAJARI bukan satu-satunya CARA manusia belajar. DIAJARI hanya SALAH SATU cara seseorang BELAJAR. BODOH artinya daya pikirnya LAMBAT. Pandai artinya daya pikirnya CEPAT. Dungu artinya kemampuan belajarnya rendah sekali. Pinter artinya kemampuan belajarnya tinggi sekali. ANAK kecil bukan MANUSIA DUNGU yang lalu BELAJAR dan bertumbuh menjadi PINTAR dan TINGKAT kepintarannya BERTAMBAH seiring berlalunya WAKTU. Anak kecil juga bukan manusia BODOH yang lalu menjadi PANDAI seiring berlalunya waktu. Anak KECIL sama PANDAINYA dan sama PINTERNYA dengan orang DEWASA bahkan mungkin LEBIH.  Anak KECIL adalah orang PINTER dan PANDAI yang pengetahuannya MASIH sedikit. Itu sebabnya anak kecil akan MENYERAP semua yang ditangkap oleh KELIMA INDRANYA lalu MENARIK kesimpulan atasnya. BELAJAR bukan hanya MENYERAP alias MENGHAFAL yang DIAJARKAN namun MENGOLAH semua yang diserap kelima indranya lalu menarik KESIMPULAN dan HIDUP dengan KESIMPULAN tersebut sebagai STANDARD kebenaran alias STANDARD operation procedur alias standard PERILAKU. Itulah KEDASYATAN akal budi manusia. Itulah kedasyatan AKAL BUDI anak KECIL yang TIDAK dipahami oleh orang-orang DEWASA karena mereka SUDAH melupakan masa kanak-kanaknya.

Berapa banyak orang dewasa yang NGERUMPI dan menyangka anak umur TIGA tahun yang ada di ANTARA mereka nggak NGERTI yang DIBICARAKAN? Anda termasuk salah  satu orang demikian? Percayalah kisanak! Mungkin pada SAAT itu anak tersebut NGGAK ngerti namun ketahuilah bahwa SEMUA yang DIOBROLKAN pasti DISERAPNYA dan DISIMPANNYA alias DIINGATNYA sampai LUPA. Berdasarkan DATA-DATA yang diserapnya AKAL BUDI lalu MENARIK berbagai KESIMPULAN dan menjadikannya STANDARD PERILAKU dan PENGETAHUAN. Itulah yang disebut HIKMAT. Yang menjadi MASALAH adalah UMUMNYA proses MENARIK kesimpulan dilakukan secara TIDAK SADAR.

Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu (pathema) dosa (hamartia), yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.  Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat. Roma 7:5-6

Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan (epithumia), kalau hukum Taurat tidak mengatakan: “Jangan mengingini (epithumeo)!” Tetapi dalam perintah itu dosa mendapat kesempatan untuk membangkitkan di dalam diriku rupa-rupa keinginan; sebab tanpa hukum Taurat dosa mati. Roma 7:7-8

Dahulu aku hidup tanpa hukum Taurat. Akan tetapi sesudah datang perintah itu, dosa mulai hidup, sebaliknya aku mati. Dan perintah yang seharusnya membawa kepada hidup, ternyata bagiku justru membawa kepada kematian. Sebab dalam perintah itu, dosa mendapat kesempatan untuk menipu aku dan oleh perintah itu ia membunuh aku Roma 7:9-11

Apa yang diajarkan oleh Pendidikan Seks Kristen kepada jemaat? Kenapa hai hai menyebutnya PORNOGRAFI? Karena itulah FAKTANYA.

Apa yang terjadi ketika pengkotbah MENASEHATI jemaat wanita agar JANGAN memakai rok mini dan duduk sembarangan? Dia SEDANG mengajari kaum LELAKI untuk MERANGSANG dirinya alias MEMICU dan MEMACU nafsu BIRAHI-nya dengan MEMANDANG paha WANITA.

Apa yang terjadi ketika pengkotbah melarang jemaat perempuan memakai baju dengan belahan dada rendah? Dia sedang mengajari para LELAKI untuk MERANGSANG dirinya alias mamicu dan memacu nafsu BIRAHINYA dengan memandang buah dada wanita.

Apa yang terjadi ketika pengkotbah melarang jemaat lelaki MELIHAT foto wanita TELANJANG? Dia sedang mengajari para LELAKI untuk MERANGSANG dirinya alias mamicu dan memacu nafsu BIRAHINYA dengan memandang FOTO wanita.

Apa yang terjadi ketika pengkotbah melarang jemaat nonton BF (blue film) dan film-film yang pemain wanitanya berpakaian MINIM? Dia sedang mengajari jemaat untuk merangsang dirinya alias mamicu dan memacu nafsu birahi dengan nonton FILM.

Apa yang terjadi ketika pengkotbah melarang jemaat bermesraan bahkan bercumbu di depan banyak saksi? Dia sedang mengajari jemaat untuk merangsang dirinya alias mamicu dan memacu nafsu birahi dengan menonton orang bercumbu.

Apa yang terjadi ketika wanita membaca atau mendengar ajaran bahwa perempuan tidak birahi ketika melihat tubuh lelaki bahkan tubuh lelaki telanjang? Perempuan itu pun belajar bahwa MELIHAT tubuh lelaki BUKAN cara untuk MEMBANGKITKAN NAFSU birahi.

Apa yang terjadi ketika perempuan membaca kalimat, “Dia memelukku erat sekali dan aku darahku bergolak sementara bulu romaku berdiri saat dia mengelus telingaku dan mengusap bagian bahuku  yang tidak tertutup baju.” Di dalam novel atau cerpen? Dia sedang belajar untuk BIRAHI bila dipeluk dan diusap oleh lelaki.

Apa yang terjadi ketika perempuan membaca kalimat, “Dia mengulum bibirku sementara lidahnya menggelitik lembut. Tubuhku menjadi panas, aku pun gemetar, nikmat.” Dalam cerpen atau novel? Dia sedang belajar untuk BIRAHI bila dicium lelaki.

Apa yang terjadi ketika pengkotbah MELARANG jemaat untuk MASTURBASI? Dia sedang mengajari jemaat untuk MEMUASKAN nafsu birahinya dengan kutak-katik kelamin.

Lelaki dan perempuan TERPICU dan TERPACU birahinya karena DIAJARI untuk merangsang dirinya alias mamicu dan memacu nafsu BIRAHI-nya dengan berbagai hal.

BERBAGAI hal yang berguna untuk merangsang birahi dan MEMBANTU memuaskan nafsu birahi adalah PORNOGRAFI.

Jurus Jitu Menghadapi Birahi dan Mengendalikannya

Apa itu BIRAHI? Secara awam dapat dikatakan bahwa BIRAHI adalah SENSASI yang timbul karena OTAK melepaskan hormon birahi (dophamin). Bila SENSASI itu DIPACU, otak pun melepaskan semakin banyak hormon birahi. Ketika hormon birahi yang dilepaskan mencapai puncaknya maka otak pun melepaskan hormon ANTI-birahi (Endhorpin). Komposisi tertentu dophamin dan endhorpin mengakibatkan ORGASME. Apa yang terjadi bila OTAK melepaskan hormon birahi namun yang bersangkutan TIDAK memacunya? NAFSU birahi akan berkurang lalu hilang begitu saja.

Ketika mencubit seseorang dan dia bilang tidak sakit maka anda pun mencubitnya semakin KERAS. Bila dia kekeh jumekeh menahan sakit dan menyangkal kesakitannya maka anda pun mencubitnya semakin keras lagi agar dia merasa sakit.

Gereja mengajarkan: Apabila MEMANDANG wanita dan SYAWATMU bergerak (menginginkannya) maka engkau SUDAH berzinah dengannya di dalam hati! BERZINAH akan membawamu ke NERAKA. Oleh karena itu JANGAN BERZINAH termasuk JANGAN BERZINAH di dalam hati. Apa yang dilakukan oleh lelaki Kristen ketika birahinya terpicu? Karena TAKUT masuk NERAKA alias takut dihukum alias ingin hatinya suci dan pikirannya bersih maka dia pun MENGERAHKAN kekuatannya untuk menyangkal SENSASI birahi yang dirasakannya.

Menyangkal nafsu birahi berarti memberitahu otak bahwa hormon birahi yang dilepas dan dikirimnya ke seluruh tubuh SAMA SEKALI tidak mempan alias tidak membangkitkan nafsu BIRAHI. Tindakan demikian ibarat mengeluh bakmi ayam anda kurang pedas sehingga tukang bakmi pun segera menambahkan sambal. Itu sebabnya otak pun TERPACU untuk melepaskan lebih banyak hormon birahi lagi agar TUBUH benar-benar merasakannya.

Menyangkal nafsu birahi berarti memberitahu seluruh anggota TUBUH bahwa SENSASI birahi yang DIKIRIMNYA ke otak sama sekali TIDAK TERASA. Tindakan demikian ibarat memberi tahu anggota tubuh bahwa cubitannya sama sekali tidak sakit. Itu sebabnya tubuh pun TERPACU untuk semakin birahi.

Tindakan tersebut di atas adalah MERANGSANG nafsu birahi alias MEMACU birahi dengan MENYANGKAL nafsu BIRAHI yang dirasakannya. Itu namanya pornografi.

CARA demikian bukan CARA yang BENAR untuk menghadapi BIRAHI apalagi mengendalikannya.

Bila demikian? Apa yang harus dilakukan ketika NAFSU birahi seorang lelaki terpicu? Bila sudah punya istri, SMS dia untuk mulai MENGGODANYA. Bila sudah punya suami, anda boleh menggodanya pula. Malamnya kalian bisa melampiaskannya habis-habisan.

Bagaimana dengan orang-orang yang TIDAK punya istri atau suami? BIARKAN SAJA! Jangan melawannya! Jangan MEMACUNYA! Biarkan saja! biarkan RASA itu ada! Lanjutkan kegiatan anda! Dengan berlalunya WAKTU maka NAFSU birahi pun MENGUAP dengan meninggalkan JEJAK berupa BASAH. Bila TIDAK dipacu maka nafsu birahi akan menguap dalm hitungan detik hingga menit. Bila MEMACUNYA baik dengan cara MEMIKIRKANNYA atau MENYANGKALNYA maka anda akan KERITING jadinya.

Pendidikan SEKS Kristen harus dimulai dengan MENGHAPUS Tahyul SEKS Kristen! Mulailah dengan menyebut organ SEX tanpa merasa BERSALAH!

77 thoughts on “Bukan Sex Education Namun Pornografi

  1. pendidikan seks memang perlu,begitu juga definisi biologis
    tapi lihat juga umur anak anda.
    apa untuk pendidikan seks,nonton bf rame2 bareng anak anda agar mudah menjelaskan?
    tapi lagi2 cara anda menjelaskan begitu vulgar
    hampir2 saya tidak percaya blog ini ditulis seorang kristen anggota gki cicurug
    coba tengok kaum muslim saja begitu santun berbicara,tapi anda?
    sesuka hati anda saja, pake bawa2 tionghoa lagi
    andai saya seorang ateis,saya bisa memilih menjadi muslim daripada menjadi kristen seperti cara anda menjelaskan seks
    apa bedanya penjelasan anda dengan omongan orang2 dunia
    bahkan anda mengatakan Yesus creambath bulu kaki lah…
    andai anda seorang muslim dan mengatakan nabi muhammad begitu saya rasa anda tahu orang tidak ragu memenggal kepala anda.
    saya melihat anda sosok kesepian, hanya mencari sensasi saja dengan blog ini.
    anda menguasai peraturan2 gki mungkin luar kepala,tetapi bukan itu yang menarik orang pada Yesus.sikap kita,cara kita berbicara.

  2. “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia” Ef. 4:29, TB

    “Kalau kalian berbicara, janganlah memakai kata-kata yang kotor. Pakai sajalah kata-kata yang membina dan memberi pertolongan kepada orang lain. Kata-kata seperti itu akan mendatangkan kebaikan kepada orang-orang yang mendengarnya.” Ef. 4:29, BIS

    • @Peter, KONTOL hanya salah satu alat REPRODUKSI. hanya orang-orang yang KEPALANYA KOTOR yang mengajarkan bahwa KONTOL adalah kata KOTOR namun PENIS tidak.

      Kisanak, bahasa Indonesia tidak BERKASTA. Itu sebabnya tidak ada yang KASAR dan HALUS.

    • @balabentara, terima kasih atas maksud baiknya namun mohoh maaf tanpa mengurangi rasa hormat, keinginan anda saya tolak mentah-mentah. kalau jadi menteri saya harus kehilangan semua yang saya nikmati selama ini sebagai BLOGGER. tak u u ya! ha ha ha ha …

  3. Baru pertama kali saya masuk n membaca di blog ini…..kesannya luar biasa dan membuat sy terkesan dengan tulisan2 anda,ulasan,argumen2 nya dan komentar2 nya..:-) salam kenal…

    • @wie, salam kenal Wie. Sejak kecil hai hai suka bertarung. SEtelah tua hai hai masih ingat semua JURUS tarungnya sejak kecil. Itu sebabnya Jenis petarung apa pun yang bertarung di sini akan dilayani sesuau jurusnya. tarung ala anak SD yang senggol-senggolan doang? Tarung ala anak SMP? SMA? tarung ala pos kamling? ha ha ha ha …. Semuanya dilayani. ha ha ha ha ….. Lu ngomong yang lu tahu, lu ngomong yang lu mau. gua ngomong yang gua tahu, gua ngomong yang gua tahu. kalau nggak SEPAKAT, kita ngomong lagi. Itulah prinsipnya. ha ha ha ha ha …..

  4. Penjelasan yang dalam mr. hai hai. Tapi, saya agak penasaran dengan tulisan ini?
    – Sudahkan anda lakukan penjelasan seperti hal ini kepada anak anda?
    – Apakah anda memberikan pendidikan seks kepada anak anda dengan kata-kata yang anda anggap benar itu?
    – Apakah istri anda setuju dengan penjelasan anda ini?
    – Apakah anak anda sudah MENGUASAI semua kata-kata yang anda anggap BENAR itu?
    – Kalo sudah, Apakah istri anda, sekolah anak anda, guru anda, setuju anak anda dengan gamblangnya bilang kata-kata seperti itu?
    – Sudahkah anda menjelaskan cara ngewe yang paling nikmat dan mengasyikkan untuk anak anda?

    Jika semua jawabannya “YA”, maka anda LUAR BIASA.
    Jika belum, maka anda hanya pintar menulis saja, dan AH TEORI rupanya.. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.