Kematian Kristus Membatalkan Hukum Taurat?


Hukum Taurat memiliki dua fungsi utama yaitu PENUNTUN (guru) dan PENUNTUT (hakim). Alkitab mengajarkan bahwa Kristus adalah PENUNTUN (guru) bagi manusia menggantikan hukum Taurat. Setelah kenaikan Kristus ke Sorga, Roh Kudus menggantikan tugasnya sebagai PENUNTUN umat manusia. Hukum Taurat walaupun tidak menjadi PENUNTUN lagi namun tetap adalah PENUNTUT. Ketika Hukum Taurat MENUNTUT, Kristus MEMBELA kita. Ketika Hukum Taurat MENGHUKUM atau MEMVONIS Kristus MENEBUS kita. Apabila Hukum Taurat BATAL bukankah itu berarti manusia tidak perlu DIBELA dan DITEBUS karena TIDAK ada yang MENUNTUT dan MENGHUKUM atau MEMVONIS? Hukum Taurat tidak akan BERLAKU lagi pada hari kiamat karena pada hari itu Kristus menggantikannya menjadi PENUNTUT (hakim) untuk menjatuhkan VONIS. Itulah kebenaran ajaran Alkitab. Continue reading

Hukum Taurat Berlaku Sampai Hari Kiamat


Sebagian orang Kristen percaya bahwa hukum taurat tidak berlaku lagi dengan berbagai alasan berikut ini: Pertama, karena hukum taurat hanya berlaku sampai zaman Yohanes pembaptis. Kedua, karena hukum taurat hanya berlaku sampai Kristus datang. Ketiga, karena Yesus Kristus sudah menggenapinya. Keempat, karena kematian Kristus sudah membatalkan hukum taurat. Kelima, karena sudah digantikan oleh hukum kasih. Ajaran demikian tentu saja SALAH karena Alkitab mengajarkan dengan gamblang bahwa Sebelum langit dan bumi lenyap, hukum taurat tetap berlaku sampai semuanya digenapi. Continue reading

Allah Punya Banyak Rencana Penyelamatan


Saudara Agape, sekarang kita tahu bahwa anda adalah seorang Katolik yang menguasai ajaran Theologia reformed Injili dengan BAIK. Anda Bukan seorang Katolik Karismatik yang pernah beberapa kali mendengar kotbah Pdt. Dr. Stephen Tong dan menganggap Roh Kudus sebagai Rahmat (SESUATU) yang bekerja melalui sakramen namun seorang Katolik SEJATI yang memahami ajaran gereja Katolik dengan baik. Continue reading

Mamaku Memaksaku Bunuh Diri


Saat itu kami tinggal di sebuah kota di Lampung, aku berumur delapan tahun, mendekati sembilan tahun duduk di kelas satu SD. anak sulung dengan tiga orang adik perempuan dan tiga adik lelaki, jarak umur kami masing-masing satu tahun. Orang tuaku miskin dan kami tinggal di rumah kontrakan yang berhalaman luas dengan pagar bambu. Selain memelihara ayam dan bebek, kami juga menanam sayuran untuk di makan sendiri, kangkung, bayam, labu siam, oyong, labu emas, cabe, jahe. Juga banyak bunga mawar. Continue reading