Philip Mantofa Membongkar Tipuannya Sendiri?


Fesstival kuasa allah 21Hai hai sering berkata, “Biarkan Philip Mantofa menipu terus sampai membongkar tipuannya sendiri.” Itulah yang terjadi pada Festival Kuasa Allah 21 di Jakarta. Philip Mantofa membongkar Tipuannya sendiri.  

Orang-orang rebah karena disesatkan? Benar! Mereka rebah karena diajari sehingga meyakini barang siapa yang dijamah Roh Kudus harus rebah karena tidak rebah berarti menentang kuasa Roh Kudus atau tidak peka jamahan Roh Kudus. Itu sebabnya mereka rebah begitu diberi tahu dengan seruan “Touch!” bahwa dirinya sedang dijamah oleh Roh Kudus.

Untuk apa Philip Mantofa mengayunkan tangan sambil berteriak “Touch!”? Untuk memberi tahu anggota jemaat bahwa mereka sedang dijamah Roh Kudus. Apa jadinya bila Philip Mantofa tidak mengayunkan tangan sambil berteriak “Touch!”, namun berbisik di dalam hatinya kepada Roh Kudus agar menjamah mereka? Mustahil ada yang rebah!

Philip Mantofa fasih bahasa Jawa dan Roh Kudus mustahil tidak bisa berbahasa Jawa. Bila Philip Mantofa berteriak, “Cekelono!”, bahasa Jawa, artinya “Touch!” sambil mengayunkan tangannya, apakah mereka akan rebah atau terbahak-bahak?

Diurapi atau urapan palsu? Christos atau antichristos? Kristus atau antikristus? Yang belum teruji tidak boleh dipuji.

Kalimat-kalimat di atas tertulis dalam buku Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh Di Mata Seorang Tionghoa Kristen halaman 78. Apa yang ditulis oleh hai hai bengcu itulah yang terjadi pada hari kedua Festival Kuasa Allah 21 di Jakarta.

Pada saat itu Philip Mantofa melancarkan pukulan roh kudus tanpa meneriakan  manteranya. Philip Mantofa juga mengganti mantranya dari “Touch!” menjadi “Received!” artinya “Terimalah!”

Yang terjadi adalah hal-hal berikut ini:

1.    Orang-orang rebah padahal belum diberi perintah.
2.    Tidak ada yang rebah karena Philip Mantofa tidak meneriakan mantera.
3.    Tidak ada yang rebah ketika Philip Mantofa mengucapkan mantera baru, “RECEIVED!”
4.    Philip Mantofa tidak mengucapkan mantera yang biasa dia ucapkan yaitu: “Touch!”
5.    Anak-anak tidak rebah oleh pukulan roh kudus maupun sentuhan roh kudus.
6.    Seorang anak lelaki membongkar penipuan rebah Philip Mantofa.

Kerabatku sekalian, silahkan nonton video yang merekam peristiwa Philip Mantofa membongkar tipuan pukulan roh kudus dan sentuhan roh kudusnya di atas. Setelah menontonnya, silahkan baca transkrip Video tersebut di bawah ini.

Menit ke 0:05: Philip Mantofa berkata, “Nyanyi sama saya. Jangan putus tangannya.” Maksud Philip Mantofa adalah semua yang hadir harus saling berpegangan tangan dan jangan ada yang melepaskannya.

Karena semua orang saling berpegangan tangan maka setiap orang yang rebah akan menyeret dua orang besertanya dan dua orang itu akan menarik dua orang lainnya untuk ikut rebah. Kenapa Philip Mantofa perlu memberi perintah demikian? Karena dalam acara kali ini tidak ada pasukan provokator rebah yang mendukungnya. Kalau anda nonton rekaman Myanmar for Jesus, di sana, banyak sekali anggota pasukan provokator rebah yang memakai kaos seragam aneka warna. Dalam acara kali ini pasukan demikian tidak ada.

Menit ke 0:20: Philip Mantofa kembali memberi perintah agar berpegangan  tangan jangan putus.

Menit ke 0:32: Philip Mantofa berkata, “Aku persembahkan orang-orang muda ini kepadamu. Bangkitkan jenderal baru.”

Kerabatku sekalian, ucapan Philip Mantofa di atas benar-benar kurang ajar. Memangnya siapa dia sehingga berkuasa untuk mempersembahkan orang-orang muda itu? Orang-orang muda itu bukan hambanya juga bukan domba persembahannya.

Menit ke 1:03: Philip Mantofa kembali memberi perintah, “Jangan putus tangannya. Ada yang rebah tetap jangan putus!”

Menit ke 1:24: Ada yang REBAH padahal Philip Mantofa tidak memberi perintah, “Touch!” bahkan dia menghadap ke tempat lain. terjadi REBAH yang cukup banyak jumlahnya karena mereka memang saling berpegangan TANGAN dan DIPERINTAHKAN untuk TETAP bergandengan tangan meskipun ada yang REBAH. Itu sebabnya yang REBAH pun MINIMAL menyeret dua orang di sampingnya ikut REBAH dan kedua orang yang diseretnya menarik dua orang lainnya lalu mereka menimpa orang di belakangnya.

Menit ke 1:38: Philip mantofa berdiri di tepi panggung di bagian tengah. Dia memberi perintah untuk mengangkat tangan tinggi-tinggi. EMPAT kali dia mengulangi  perintah agar mengangkat tangan TINGGI-TINGGI.

Untuk apa disuruh angkat tangan tinggi-tinggi? Agar mudah REBAH berjamaah. Orang-orang itu saling bergandengan tangan dan diperintah jangan dilepaskan meskipun ada yang REBAH. Dalam kondisi demikian bila ada yang REBAH maka dia akan MENYERET yang lainnya ke belakang. Orang yang sedang mengangkat tangannya tinggi-tingga PASTI rebah ketika ditarik ke belakang.

Menit ke 1:45: Philip Mantofa mengangkat tangannya yang memegang jas ke atas kemudian berteriak, “RECEIVED! namun TIDAK ada yang langsung REBAH seperti biasanya kalau dia berteriak ““Touch!” Setelah 3 detik berlalu sejak dia berteriam baru terjadi rebah di akhir menit ke 1:51. Hanya satu orang yang rebah lalu menyeret orang-orang lainnya

Kenapa TIDAK langsung REBAH? Karena Philip Mantofa menganti mantera “Touch!”  yang biasa dia ucapkan dengan mantera baru yaitu “RECEIVED.” Orang banyak itu TIDAK tahu bahwa mantera “Touch!”  sudah diganti dengan mantera baru, RECEIVED!”

Menit ke 1:59: Philip mantofa meninggalkan orang-orang yang tidak roboh itu. Dia bergeser ke bagian kiri panggung sambil memberi perintah agar semuanya angkat tangan. Dia mengulangi perintah “angkat tangan tinggi-tinggi!” sekali lagi lalu berjalan ke tepi panggung mendekati orang banyak.

Menit ke 2:09: Philip mengangkat tangan kanannya yang memegang jas dan berteriak, “RECEIVED!” Tidak ada yang REBAH. Dia lalu mengarahkan tangannya ke kumpulan orang di kanannya dan berteriak, “Roh!” Tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:14: Seorang gundul berseragam kaos hitam tidak bergandengan tangan dengan anggota pasukan penyanggah rebah, adalah bukti bahwa pangkatnya adalah koordinator lapangan (korlap). Dia memandang Philip keheranan. Nampaknay dia heran, kenapa tidak ada yang rebah? Kenapa Philip Mantofa yang biasanya sakti mandraguna kehilangan kesaktiannya? Kenapa pukulan roh kudusnya tidak berkuasa? Kenapa tidak mujarab?

Menit ke 2:18:  Karena pukulan roh kudusnya gagal maka Philip Mantofa pun kembali bergerak ke kanan, ke bagian kiri panggung. Dia kembali memberi perintah agar semua orang MENGANGKAT tangannya tinggi-tinggi. Dia mengulangi perintahnya sekali lagi.

Menit ke 2:25: Philip Mantofa berteriak, “Dalam nama Yesus  Holy spirit kuberikan padamu. Apa yang aku punya kuberikan kepadamu,” sambil melancarkan pukulan roh kudus dengan jasnya. Sayang, tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:31: Philip Mantofa berteriak, “Terimalah! Dalam Nama Yesus Kristus,” sambil mengayunkan jasnya. Namun tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:37: Philip Mantofa kembali mengangkat tangan kanannya yang memegang Jas. Namun tetap tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:41: Philip menurunkan tangannya lalu berbalik. Dia berlari ke bagian kanan panggung.

Menit ke 2:48: Philip memberi perintah, “Angkat tanganmu! Angkat! Angkat! Angkat tanganmu!”

Menit ke 2:54: Philip berkata, “Terimalah dalam nama Tuhan Yesus.” Pada saat ucapan, “TERIMA” belum selesai diucapkannya, beberapa orang langsung merebahkan diri menarik yang lainnya.

Menit ke 2:56: Philip Mantofa mengangkat tangan kanannya yang memegang jas lalu berteriak, “RECEIVED!” Namun tidak ada yang rebah. Sampai menit ke 3:03, tidak ada yang rebah. Seorang anggota pasukan penyanggah memandangnya heran. Philip Mantofa sendiri nampaknya bukan hanya heran namun PUTUS asa. Dia lalu bergerak meninggalkan tepi panggung ke tengah panggung.

Menit ke 3:09: Sambil mengangkat tangan kirinya menunjuk ke atas, Philip berkata, “Bawa anak kecil. Anak-anak SD. Elementary. Bawa ke atas panggung. Anak-anak kecil. Bawa ke atas panggung sekarang.” Philip lalu berjalan kembali ke pinggir panggung.

Menit ke 3:17: Philip melakukan pukulan roh kudus sekuat tenaga dengan mengayunkan tangan kanannya yang memegang jas, “Received!” teriaknya putus asa setelah melihat tidak ada yang rebah sama sekali. Dia lalu bergerak lagi ke bagian kiri panggung.

Menit ke 3:24: Philip Mantofa menggeser sesuatu nampaknya seperti kipas angin. Sementara itu anak-anak kecil pun mulai naik ke panggung.

Menit ke 4:27: Anak-anak sudah naik ke panggung dan berdiri berjajar. Philip Mantofa mendekati anak perempuan berbaju kuning yang sedang menangis tersedu-sedu. Dia memberi tanda kepada petugas penyanggah yang lalu menggiring anak itu maju ke depan mendekati Philip Mantofa.

Menit ke 4:32: Philip Mantofa mengangkat tangan kanannya siap untuk mengayunkannya melancarkan pukulan roh kudus. Namun dia ragu lalu mengurungkan niatnya itu. Dia lalu mendekati anak perempuan itu dan memegang dagunya dan mengerahkan kekuatan sentuhan roh kudus. Dia mengangkat dagu anak itu sambil mendorongnya ke kelakang. Itulah cara dia memberi  tahu anak itu agar rebah. Anak itu menurutinya dengan rebah.

Menit ke 4:48: Ketika Philip berjalan ke kanan meninggalkan anak rebah itu, seorang anak yang baru naik ke panggung masuk ke dalam barisan sementara seorang petugas perempuan mendorong anak perempuan berbaju hitam ke depan. Philip Mantofa langsung mengayunkan tangan kirinya melancarkan pukulan roh kudus. Anak itu bengong lalu melangkah mundur lalu merebahkan diri. Jelas sekali gerakan rebahnya telat. Kenapa dia telat rebah? Karena Philip Mantofa tidak meneriakan manteranya, “Touch!”

Menit ke 5:01: Philip Mantofa memberi tanda agar petugas membawa kepadanya seorang anak lelaki yang sedang menangis. Philip memegang kepala anak itu dengan tangan kiri lalu merangkul lehernya dengan tangan kiri.

Menit ke 5:10: Philip Mantofa memberi tanda kepada band untuk menghentikan musik dan lagunya.

Menit 5:14: Philip berkata, “Lihat anak ini bergetar dalam kuasa roh. Lihat anak ini bergetar dalam kuasa roh kudus.”

Menit ke 5:24: Philip berkata, “Anak kecil tidak pura-pura,” dia lalu meniup kepala anak itu dan mengangkat tangannya dari bahu anak itu. Anak itu pun merebahkan diri disambut petugas dibelakangnya.

Menit 5:33: Philip begerak mendekati anak perempuan berbaju coklat yang sedang menangis tersedu-sedu. Dia mendekatkan mic ke anak itu namun menoleh ke kanan. Nampak bahwa sesungguhnya philip ingin bertanya kepada anak itu. Namun ketika dia menatap anak itu untuk bertanya, anak itu langsung merebahkan diri. Rohh kudus kecepatan menjamah? Saya tidak tahu.

Menit ke 5:42: Philip mendekatkan mic ke gadis berbaju hijau tua di sebelah gadis kecil yang keburu rebah sebelum diperintah tadi. Gdis kecil itu sedang menangis tersedu-sedu. Philip langsung bertanya, “Apa yang kamu rasakan?” Anak itu tersedu-sedu.

Menit ke 5:45: Philip mengulangi pertanyaannya, “Apa yang kamu rasakan?” Anak itu diam.

Menit ke 5:47:  Philip mengulangi pertanyaannya, “Apa yang kamu rasakan?” Anak itu tersedu dan menjawab, “Holly Spirit!” Philip mendorong kedua tangan anak itu yang terangkap di dadanya sambil berkata, “Holly spirit, that right!” anak itu pun rebah.

Menit 5:52: Philip berbalik lalu bergerak ke kiri panggung sambil berkata, “That right. that right.”  Dia mencari sasaran baru sambil memberi perintah, “Angkat tanganmu anak-anak.” Anak-anak di depannya tidak mematuhinya. Dia terus bergerak ke kanan dan melihat anak-anak yang mengangkat tangannya.

Menit ke 6:01: Philip mendorong satu anak yang lengah hingga rebah. Dia terus bergerak ke kiri sampai di ujung barisan namun tidak ada anak-anak yang siap direbahkan. Semuanya anak-anak itu menatapnya lugu. Dia lalu berbalik dan bergerak ke kanan barisan.

Menit ke 6:25: Philip memberi tanda kepada petugas lalu melancarkan pukulan roh kudus kepada anak perempuan yang berdiri tenang di belakang. Anak itu tidak rebah. Yang merebahkan diri justru anak di barisan depan, di sebelah kanan yang tidak dipukulnya.

Menit ke 6:29: Philip memberi tanda kepada petugas kemudian mengayunkan pukukan roh kudus dengan tangan kanan. Anak berbaju biru itu merebahkan diri disambut petugas di belakangnya.

Menit ke 6:36: Philip Mantofa melancarkan pukulan roh kudus kepada gadis kecil berbaju hijau. Petugas memegang gadis itu namun dia sama sekali tidak roboh. Dia berdiri tegak dan tenang-tenang saja.

Menit ke 6:46: Philip mendekati gadis kecil berbaju coklat. Dia menumpangkan tangan ke kepala gadis itu dan mendorongnya lembut. Gadis itu kehilangan keseimbangan lalu melangkah mundur dan berdiri tegak. Dia tidak rebah.  Philip meninggalkannya diikuti petugas penyanggah.

Menit ke 6:57: Philip memberi tanda agar petugas membawa seornag gadis kecil ke dapan. Philip memegang dagunya dengan sentuhan roh kudus namun dia tigak rebah. Philip mendorongnya hingga kehilangan keseimbangan namun dia mundur dan tidak rebah. Philip kembali mendorongnya. Dia kehilangan keseimbangan ketika mundur menabrak petugas yang jongkok di belakangnya. Petugas itu langsung menangkapnya dan merebahkannya.

Menit ke 7:17: Philip memberi tanda agar gadis berbaju merah maju ke depan. Gadis itu hanya tersenyum namun menolak maju. Philip lalu memberi tanda kepada gadis lainnya yang berbaju orange kecoklatan. Gadis kecil itu pun maju ke depan.

Menit ke 7:21: Philip menyuruh gadis itu mengulurkan tangannya. Gadis itu pun mengulurkan tangannya dengan lugu dan Philip menyambutnya dengan sentuhan roh kudus. Gadis itu tenang-tenang saja. Philip maju mendekat, mengangkat tangan gadis itu dan meniupnya dengan hembusan roh kudus. Namun gadis itu menatap philip tenang-tenang saja. Philip lalu melepaskan tangannya dan membelai pipi gadis itu kemudian meninggalkannya. Dia gagal makanya mencari sasaran lain.

Menit ke 7:47: Philip Mantofa mengayunkan tangan kanannya melancarkan pukulan roh kudus. Namun anak lelaki berbaju hijau itu tenang-tenang saja. Dia tidak rebah.

Menit ke 7:52: Sorang anak lelaki berkaca mata, berbaju putih garis garis hijau menunjukkan minat. Philip pun mendekatinya lalu memegang dagunya melancarkan sentuhan roh kudus. Tangan kanannya mendorong sehingga anak itu hilang keseimbangan. Philip mengambil botol air di tangan anak itu karena yakin anak itu pasti rebah. EIT ….! Anak itu tidak rebah. Philip memegang dagunya kembali dan mengangkatnya ke atas sambil mendorongnya ke belakang. Anak itu kehilangan kesimbangan dan hampir rebah namun secara reflek dia melangkah mundur sehingga mendapatkan kesimbanganya kembali. Anak itu ketawa demikian juga Philip Mantofa dan anak -anak di sekitarnya. Philip lalu menumpangkan tangan ke kepala anak itu dan mendorongnya. Anak itu kehilangan keseimbangan namun entah bagaimana dia mendapatkan keseimbangannya kembali. Philip Manofa pun meninggalkannya dan anak itu berdiri santai namun kokoh.

Menit ke 8:16: Philip Mantofa menumpangkan tangan ke atas kepala seorang anak kecil  yang digendong seorang perempuan. Anak itu menggeliat dan menggerakkan kepalanya mengelak dari tangan Philip. Philip pun menjauhinya. Mungkin dia takut anak itu nangis bila dia terus memegangi kepalanya.

Menit ke 8:22: Philip bergerak ke kiri. Para petugas mengikutinya. Philip berkata, “Nggak. Nggak. Doakan mereka sekarang. Every one pray. Doain mereka. Doakan mereka.” Ha ha ha ha … nampaknya Philip Mantofa KAPOK karena kebanyakan anak-anak itu masih lugu namun jujur. Mereka tidak akan pura-pura rebah dijamah roh kudus.

Menit ke 8:34: Philip Mantofa berjalan meninggalkan anak-anak itu sambil berkata, “Pray for them. Pray for them.” Dia bergerak mendekati pinggir panggung. Nampak sekali dia hendak melancarkan pukulan roh kudus lagi namun JERIH.

Menit ke 8:53: Tiba-tiba Philip menunjuk seseorang dan menyuruhnya naik ke panggung. Dia mengulangi menyuruh orang itu naik ke panggung.

Menit ke 9:06: seorang ABG perempuan berbaju hijau telur asin naik ke atas. Begitu dia mendekat Philip segera mengaayunkan pukulan roh kudusnya dengan tangan kanan yang memegang mic. Gadis itu tidak roboh namun menangis tersedu-sedu. Philip berjalan mendekatinya lalu meremas bahunya dengan tangan kanan dan menepuk-nepuknya berberapa kali namun gadis itu tidak terpengaruh sentuhan dan tepukan roh kudus. Dia tidak rebah.

Menit ke 9:24: Philip kembali menunjuk seseorang di bawah panggung dan menyuruhnya naik.

Menit ke 9:30: Seorang pemuda berkaus merah naik ke panggung disambut petugas dan dibawa ke sebelah kanan Philip. Dengan kesal Philip pun melancarkan pukulan dan dorongan roh kudus ke dada pemuda itu yang langsung melangkah mundur dan rebah. Philip mendekatinya namun pemuda itu telentdang diam. Philip pun meninggalkannya dan tidak melakukan apa-apa lagi sampai musik selesai dan video habis.

Kesimpulan:

Kerabatku sekalian, setelah membaca transkrip videonya, silahkan kembali menonton rekamannya untuk menguji apakah transkrip tersebut benar adanya? Philip Mantofa akhirnya membongkar TIPUANNYA sendiri. Ha ha ha ha ….

Kerabatku sekalian, izinkan saya menasehati anda. Jangan berlagak dijamah roh kudus lalu pura-pura rebah. Tindakan demikian memang menghindarkan anda dari TUDUHAN: “Ada dosa yang belum diakui makanya tidak dijamah roh kudus. Ada dosa yang belum diakui makanya mengeraskan hati.” Namun perbuatan demikian, bukan hanya MENIPU manusia namun juga MENIPU Roh Kudus bahkan Allah Bapa.”

Ingatlah kisah Ananias dan istrinya Safira yang REBAH lalu MATI karena Petrus MENDAKWA mereka telah MENDUSTAI Roh Kudus dan Allah Bapa. Anda tidak takut?

1,207 thoughts on “Philip Mantofa Membongkar Tipuannya Sendiri?

    • Hs ha ha ha … philip mantofa memang JAHAT dan LICIK. Dia sengaja menghapis link agar orang lain tidak bisa menonton penipuannya. ha ha ha

      • waduh kalo dia sengaja menghapus link nya lantas bagaimana kita2 bisa menikmati aksi jahat dan liciknya bung? apakah aksi tipu2nya itu tidak ingin dinikmati secara luas?

  1. Dear Hai-Hai,
    My friend bravo untuk kerja kerasnya.
    Kata “penipuan” terkait dengan hukum pidana.
    Pada saatnya, kalau memang benar “penipuan” itu bukan urusan agama lagi, tapi penegak hukum.

    Gugatan Sdr Bengcu ini ditujukan ke ranah publik dengan harapan terjadi kesadaran dari orang-orang terkait untuk menggunakan logika dan akal sehatnya dalam menjalankan kehidupan imannya.

    Dibutuhkan suatu landasan hukum yang mampu menjerat “penipuan” di bidang keagamaan.

    Kerugian apa yang diderita korban penipuan yang jelas-jelas dapat dibuktikan secara hukum. Kalau bukti yang diminta oleh hukum ada, valid, akurat dan lengkap, maka Sdr Bengcu dapat menjadi perwakilan para penggugat atau setidaknya menjadi saksi ahli.

    Diharapkan dari semua upaya dan kerja keras Sdr Bengcu lahir profesi hukum spesialis agama dan kehidupan beragama di Indonesia, yang pada waktunya mampu menginspirasi hukum internasional.
    Semoga

    • Banyak orang pikir dirinya CERDAS dan AHLI HUKUM padahal anda TOLOL SEKALI. Sama seperti orang-orang Kristen dan Yesus SOK TAHU dan pandai SILAT LIDAH padahal belum pernah MEMBACA Alkitab. ha ha ha ha …. Hanya karena pernah baca satu ayat dan dengar satu dua ayat langsung menganggap diri PAKAR Alkitab dan pakar HUKUM? Ha ha ha ha …

      Kisanak, istilah PENIPUAN sudah ada JAUH sebelum Indonesia Merdeka dan jauh sebelum Belanda menjajah Nusantara, ha ha ha ..

      Suhu hai hai bengcu adalah sarjana Akuntansi, namun karena diperlukan dalam pekerjaannya dia pun juga BELAJAR HUKUM. Bukan sok jagoan karena pernah membaca satu atau dua artikel atau dengar orang mengajar namun BELAJAR di bawah bimbingan seorang DOKTOR Hukum, khususnya Hukum Pidana dan Perdata. Untuk mengerti hukum dengan benar, dia mengeluarkan banyak BIAYA dan WAKTU nak.

      Itu sebabnya, JANGAN SOK TAHU mengajar tentang HUKUM sebelum BELAJAR dan mengerti tentang HUKUM apalagi hukum pidana. Ha ha ha ha …. Jangan sok tahu mengajar sebelum belajar Alkitab baik-baik. Suhu hai hai sudah membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu lebih dari 100 kali lebih sebelum dia mengajar. ha ha ha …

      Itu sebabnya, biarlah para ahli hukum yang mengajar tentang HUKUM di Indonesia. Suhu hai hai tidak akan mengajar sebab ilmu pengetahuan hukumnya belum cukup untuk mengajari orang tentang HUKUM.

  2. Gausah menjudge orang lain, kuasa Tuhan itu nyata saat orang yang dijamah mau menerima Tuhan, saya sendiri merasakannya dijamah dan dipulihkan Tuhan dengan kuasaNya yang begitu ajaib. Ps. Philip Mantofa mendoakan saya dan berkata “Saat kamu percaya, Tuhan akan memulihkanmu”, mujizat itu benar nyata terjadi nyata dalam hidup saya yaitu kesembuhan dari tangan saya yang patah dan bisa mengangkat tangan seperti waktu tangan saya normal sebelumnya. Saya berterimakasih pada Ps. Philip dan ia berkata kepada kepada saya “Mengudap syukurlah pada Tuhan karena itu semua terjadi bukan karena kekuatan saya, tapi itu semua katena kuasa Tuhan nyata dalam hidupmu, muliakanlah Tuhan selalu karena Dia lah yang layak di puji, sembah dan dimuliakan selama-lamanya”. Saya menangis dan Puji Tuhan saya dipakai Tuhan untuk jadi hambaNya yang setia.

    • lu suruh saja nenek lu agar jangan ngejude. Lu suruh nenek lu jungkir balik juga boleh.

      Tangan lu PATAH? Lu sudah berobat ke dokter belom? Nah, nak kalau sudah berobat ke dokter maka tinggal waktu saja untuk sembuh.

      Coba lu tulis yang jelas dan lengkap kisahnya. Biar nanti kita bisa mengujinya. Oh ya, jangan lupa foto waktu tanganmu. Coba tanya ke philip, waktu anda disembuhkan itu ada rekamannya nggak? Kalau anda kita nonton bareng bro.

    • Betul sekali saudara
      Saya lihat dan ercaya mereka yang berkursi roda pun di sembuhkan, secara ajaib padahal medis saja perlu waktu lama
      Bahkan mungkin jika mau bertobat sakit hai hai niscaya akan disembuhkan Nya

      JBU

      • Kisanak, MUKJIZAT kesembuhkan harus DIBUKTIKAN, tidak mungkin DIIMANI.Jadi, percuma anda beriman sampai kuda gigit jari, kenyataannya tidak ada yang DISEMBUKAN oleh Philip Mantofa sama sekali. ha ha ha … Tunjukkan kalau ada. Siapa namanya? Di mana rumahnya? Kita bisa hubungi dia secara ONLINE bahkan kita bisa minta dia tunjukkan FOTO dan VIDEO bahwa dia sudah sembuh. ha ha ha

        • Silahkan anda datang ke GMS, disana ada data nya lengkap beserta alamat nya.
          Ini kisah nyata bukan rekaan
          Semua ada data nya

          • Ke GMS? Tak U U Ya. Kalau kisah nyata, tunjukkan saja namanya dan alamatnya serta mukjizat yang dialaminya. Dari kisahnya nanti kita bisa mengunjinya DI DEPAN banyak orang.

            • Pak data yang anda minta adalah privacy, tidak etis dipublikasikan
              Namun panitia ada semua data penerima kesembuhan
              Silahkan ada datang data ada lengkap dan silahkan anda dengar kesasian mereka
              Jangan biarkan kebencian membuat anda menolak kehadiran Tuhan

              • Yeny, jangan bersilat lidah. Kalau seseorang berobat ke dokter atau ke rumah sakit, maka rumah sakit atau dokter tersebut tidak BOLEH memberikan DATA orang tersebut kepada tanpa IZIN pasien.

                Namun DATA dalam KARTU komentar KKR tidak ada HUKUM yang mengaturnya. Itu sama dengan data-data kalau anda ikut UNDIAN atau SURVEY. Makanya Semua REKAMAN VIDEO KKR bebas untuk DISEBARKAN kepada siapa saja.

                Dalam KKR-nya Philip Mantofa mengklaim bahwa si anu telah disembuhkannya secara mukjizat dan videonya BEBAS ditonton oleh siapa saja. Pertanyaannya adalah, “Benarkah terjadi mukjizat?”

                Ketika Philip Mantofa mengklaim telah melakukan mukjizat kesembuhan KANKER, apa buktinya? Tidak ada. Pasien tersebut tidak pernah menunjukkan BUKTI-BUKTI kesembihannya secara medis. Philip Mantofa juga tidak pernah melakukan FOLLOW UP untuk memeriksa apakah pasien tersebut sudah sembuh?

                Ketika Philip Mantofa mengklaim orang LUMPUH berjalan, dia hanya melihat orang pakai KURSI RODA atau jalan pincang. Pasien mengaku STROKE. Philip Mantofa mengklaim telah melakukan MUKJIZAT karena orag yang PAKAI KURSI RODA itu bisa berjalan. Orang yang jalan pincang itu hanya menunjukkan dia bisa MELANGKAH, bahkan melangkah lebih JAUH.

                Apa BUKTI bahwa Philip Mantofa MENIPU alias mengklaim telah melakukan MUKJIZAT BODONG? Karena walaupun mengaku bisa jalan lebih JAUH atau BISA BERJALAN namun faktanya orang-orang tersebut TETAP berjalan terpincang-pincang. Itulah bukti tidak ada mukjizat sama sekali. Kalau terjadi mukjizat pastilah orang-orang STROKE tersebut mustahil jalan terpincang-pincang.

                Kalau benar terjadi mukjizat kesembuhan, pastilah setelah HARI itu, banyak orang yang mengunggah VIDEO untuk membuktikan bahwa dia benar-benar sudah SEMBUH sambil BERSYUKUR bahwa dia telah SEMBUH. Nyatanya, tidak ada yang SEMBUH. Yang ada hanya KLAIM BODONG Philip mantofa.

  3. hai kau ular beludak, bertobatlah, ucapan kotormu menunjukan dirimu sebenarnya, snagat kotor sekali ucapanmu, enyahlah kau Iblisssssssss,

  4. Sorry to say…jgn menyebar fitnah. Saya 1 keluarga dipulihkan di GMS Jember. Saya juga pernah menjadi tim doa di FKA 7 klo gk salah krn saya sdh kluar GMS jember sejak thn 2009 lalu pindah Manado. Ada bbrp hal yg saya mmg kurang setuju dg pengajaran PM krn menurut saya terlalu ngeroh tapi setau saya PM tdk pernah mengajarkan/ memberi kode utk rebah. Krn saya salah satu tim pendoa juga pd waktu itu. Mknya saat saya membaca ini merasa bahwa tulisan ini gk bener. Bukan membela PM tapi jgn berasumsi utk memuaskan adrenalin anda. Dari tulisan anda terkesan ada kemarahan dan iri. Itu yg saya tangkap. Sekali lagi sorry to say…..🙏

    • ANDA benar. Itulah yang selalu saya katakan kepada seluruh dunia, “Philip Mantofa tidak PERNAH memberi KODE untuk REBAH! Philip Mantofa hanya berteriak, “Touch!” dan orang-orang langsung MEREBAHKAN diri.

      Kenapa Kristen Alam Roh REBAH? Seseorang rebah karena dia kehilangan keseimbangan. Seseorang juga bisa rebah karena hilang kekuatan. Seseorang rebah karena dia hilang kesadaran. Seseorang rebah karena dia MEREBAHKAN diri. Lalu apa yang terjadi?

      Ada yang rebah karena dia didorong oleh Philip Mantofa sehingga hilang keseimbangan. Namun mereka yang REBAH tanpa SENTUHAN Philip Mantofa karena mereka MEREBAHKAN diri alias MENJATUHKAN diri alias MEMBUAT dirinya TIDAK SEIMBANG.

      Philip Mantofa BUKAN satu-satunya yang mengajarkanf bahwa REBAH terjadi karena ROH KUDUS, Itu sebabnya MEREKA yang TIDAK REBAH akhirnya MEREBAHKAN diri. Kerena kalau tidak REBAH, mereka TAKUT disangka orang KERAS KEPALA alias TIDAK PEKA sentuhan Roh Kudus. Bahkan mereka takut anggap BERDOSA.

      Itu sebabnya setiap kali Philip Mantofa berteriak, “Touch!” anggota jemaatnya pun OTOMATIS REBAH alias MEREBAHKAN diri. Makanya mereka pun membanga-banggakan diriinya PEKA dengan SENTUHAN Roh Kudus. Ha ha ha ha …

  5. Fyi
    Sudah banyak orang yang disembuhkan beliau
    Dan sudah banyak orang yang bertobat
    Itu fakta dan anda tidak bisa pungkiri
    Umat gereja terus bertambah dan tumbuh
    Itu juga fakta, tulisan anda tidak akan merubah fakta

    JBU

    • Siapa saja orang yang disembuhkan oleh Philip Mantofa? Siapa namanya? Di mana rumahnya? Mari kita buktikan, benarkah dia sudah disembuhkan oleh Philip Mantofa? Ha ha ha ha …

      Ketahuilah nak, faktanya, Philip Mantofa memang mengklaim TELAH menyembunyikan banyak orang namun tidak ada SATU PUN yang terbukti SEMBUH. Ha ha ha ha … Itu sebabnya mukjizatnya adalah mukjizat BODONG. Sama seperti mukjizat Bodong Yesus menyambuhnyikan orang kusta. ha ha ha

      • Punten cuma tanya

        Bagi jemaatnya
        Tolong ranyain donk kapan ada acara penyembuhan lagi
        Hilangin donk covid di dunia
        Pasti bisa atuh , itu mah kecil
        Beliau aja sudah berapakali jalan jalan ke neraka, surga
        Konon juga sudah ratusan ribuan yang sekarat bisa sembuh.
        Covid mah apa atuh sepele itu bagi dia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.