Pemilihan Umum 9 April 2008 sudah berlalu walaupun hingga hari ini, 09 Mey 2009 penghitungan suaranya belum selesai, namun beberapa jam setelah Pemilu berlangsung, hasil perhitungan cepat (quick count) sudah dapat diketahui. GOLPUT MENANG MUTLAK! Pemilu kali ini tidak segegap-gempita pemilu-pemilu sebelumnya karena partai-partai yang bertarung tidak mengerahkan masa untuk melakukan arak-arakan keliling kota. Selama tahun 2007 hingga 2008 saya sempat mengunjungi beberapa kota di pulau Jawa dan Sumatera. Dalam perjalanan tersebut, salah satu hal yang saya amati adalah keberadaan kantor-kantor partai politik dan kegiatan mereka. Selama itu pula saya membaca berita-berita tentang partai-partai yang akan bertarung. Ketika ngobrol tentang pemilu tahun 2009 saya sering mengucapkan kata. MINGGIR! Demokrat Mau Lewat! Continue reading
Author Archives: hai hai bengcu
Naga Kelima Terbang Ke Langit
suatu hari sang naga berhenti bertarung lalu turun dari lian bu tia
kepada burung hong dia berkata, “Saatku terbang ke langit tiba.”
burung hong menatap pilu, “Pulanglah, percaya padaku.”
tujuh naga satu hong kecil, naga terkecil umurnya dua tahun Continue reading
Puisi Tanpa Kanvas dan Pigura
Pelacur sampai ke sumsum tulang
melacur hingga tulang belulang
masih adakah tempat untuk cinta? Continue reading
Kebijakan SABDA Space

Gambar: marapets.com
Ketika menemukan sebuah tulisan yang sangat bagus di Internet, anda yakin para blogger SABDASPace akan menyukainya. Anda lalu membuat sebuah blog baru dan menyalin rekat alias menyalin alias mengopy paste tulisan tersebut ke dalam blog anda. Tulisan anda akan diturunkan sementara anda akan ditegur oleh Admin. Anda kesal lalu balas menegur Admin karena menghalangi tujuan mulia orang Kristen. Anda lalu membuat blog baru dengan menyalin rekat tulisan yang sama namun kali ini dengan gamblang mencantumkan sumber tulisan tersebut. Kembali tulisan itu diturunkan dan anda mendapat teguran yang lebih keras dari Admin. Anda benar-benar kesal dan menuduh Admin menghalangi pekerjaan Tuhan. Continue reading
Andereas Samudera Membual Tentang Barang Seni dan Makluk Gaib
Ev. Andereas Samudera kembali membual. Kali ini dia mengajarkan bahwa Allah benci karya seni berupa patung, ukiran, boneka, lukisan dan foto serta barang-barang ofset. Menurutnya, barang-barang seni tersebut adalah celah bagi merasuknya roh-roh jahat ke dalam tubuh manusia sehingga mendatangkan penumpasan.
Memberanikan diri bertanya; Dalam buku Barang-Barang Tumpas Andereas Samudera menulis:
Bila seseorang menyembah berhala, roh dewa atau setan yang disembah melalui berhala itu akan memasuki, mendiami, serta menguasai jiwa si penyembah berhala. Bila ia menikah dengan anak Allah, percampuran darah itu akan membawa benih pemujaan berhala kepada keturunan mereka karena di dalam darahlah terletak nyawa seseorang. Nyawa adalah bagian dari jiwa seseorang. Barang-Barang Tumpas hal 27 Continue reading
