Membongkar Kedok YHWH Di Gunung Sinai


Gambar: messengerofthename.com

Setelah barlagak akan memamerkan kesaktian dan kemuliaan-Nya kepada bangsa Israel di gunung Sinai, YHWH justru dipecundangi oleh gunung Sinai selama enam hari. Ternyata YHWH tidak mahakuasa apalagi mahatahu.

Pada bulan ketiga setelah orang Israel keluar dari tanah Mesir, mereka tiba di padang gurun Sinai pada hari itu juga. Setelah mereka berangkat dari Rafidim, tibalah mereka di padang gurun Sinai, lalu mereka berkemah di padang gurun; orang Israel berkemah di sana di depan gunung itu. Keluaran 19:1-2

Gunung Sinai adalah gunung suci bangsa Israel. Agama Yahudi yang dikenal dengan nama Yudaisme lahir di gunung Sinai. Dari generasi ke generasi gereja mengajarkan tentang tiga peristiwa dasyat yang terjadi di gunung Sinai yaitu: YHWH menurunkan hukum Taurat dan segala perintah serta ketentuannya. YHWH memamerkan kemuliaan-Nya kepada bangsa Israel. YHWH menegakkan kedaulatan-Nya dengan menghukum bangsa Israel yang menyembah lembu jantan.

Kerabatku sekalian, apabila anda memberitahu sepuluh bahwa “di gunung Sinai YHWH yang berlagak sakti dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai sehingga kelihatan bohongnya” maka seribu orang Kristen pasti langsung menuduh anda sesat dan menghujat. Padahal itulah yang tercatat gamblang di Alkitab.

Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Keluaran 19:5

Berfirmanlah YHWH kepada Musa: “Sesungguhnya Aku akan datang kepadamu dalam awan yang tebal (beab heanan), dengan maksud supaya dapat didengar oleh bangsa itu apabila Aku berbicara dengan engkau, dan juga supaya mereka senantiasa percaya kepadamu.” Lalu Musa memberitahukan perkataan bangsa itu kepada YHWH. Keluaran 19:9

Berfirmanlah YHWH kepada Musa: “Pergilah kepada bangsa itu; suruhlah mereka menguduskan diri pada hari ini dan besok, dan mereka harus mencuci pakaiannya. Keluaran 19:10

Menjelang hari ketiga mereka harus bersiap, sebab pada hari ketiga YHWH akan turun di depan mata seluruh bangsa itu di gunung Sinai. Keluaran 19:11

Sebab itu haruslah engkau memasang batas bagi bangsa itu berkeliling sambil berkata: Jagalah baik-baik, jangan kamu mendaki gunung itu atau kena kepada kakinya, sebab siapapun yang kena kepada gunung itu, pastilah ia dihukum mati. Keluaran 19:12

Tangan seorangpun tidak boleh merabanya, sebab pastilah ia dilempari dengan batu atau dipanahi sampai mati; baik binatang baik manusia, ia tidak akan dibiarkan hidup. Hanya apabila sangkakala berbunyi panjang, barulah mereka boleh mendaki gunung itu.” Keluaran 19:13

Kerabatku sekalian, bacalah ayat-ayat di atas dengan teliti lalu jawablah pertanyaannya. Dalam wujud apa YHWH akan menampakkan diri kepada bangsa Israel? Awan tebal alias kabut awan. Itu berarti ketika YHWH turun gunung Sinai akan dilingkupi oleh kabut awan yang tebal. YHWH juga berjanji akan berbicara kepada Musa di dengar oleh seluruh bangsa Israel. Selanjutnya bangsa Israel boleh mendaki gunung Sinai setelah sangkakala berbunyi panjang.

Apakah YHWH menggenapi ketiga janji-Nya di atas? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, jauh panggang dari api. Tidak pernah digenapi sama sekali. Inilah buktinya.

Dan terjadilah pada hari ketiga, pada waktu terbit fajar, ada guruh dan kilat dan awan besar (wa anan kabed) di atas gunung dan bunyi sangkakala yang sangat keras, sehingga gemetarlah seluruh bangsa yang ada di perkemahan. Keluaran 19:16

Lalu Musa membawa bangsa itu keluar dari perkemahan untuk menjumpai Elohim dan berdirilah mereka pada kaki gunung. Keluaran 19:17

Gunung Sinai ditutupi seluruhnya dengan asap (asan), karena YHWH turun ke atasnya dalam api; asapnya membubung seperti asap dapur (asanow kaesen hakkibsan), dan seluruh gunung itu gemetar sangat. Keluaran 19:18 – terjemahan lebih baik

Seluruh bangsa itu menyaksikan guruh mengguntur, kilat sabung-menyabung, sangkakala berbunyi dan gunung berasap. Maka bangsa itu takut dan gemetar dan mereka berdiri jauh-jauh.  Keluaran 20:18

Awan besar (waanan kabed) bukan awan tebal alias kabut awan (beab heanan). Pada hari ketiga memang ada gumpalan awan besar di atas gunung Sinai namun tidak ada kabut awan seperti yang dijanjikan oleh YHWH.

Gunung Sinai tertutup asap seluruhnya padahal tiga hari sebelumnya YHWH sama sekali tidak menyebutkan api apalagi api yang asapnya membubung seperti asap dapur.

Gunung Sinai gemetar padahal sebelumnya YHWH tidak bicara tentang gempa bumi sama sekali. Guruh mengguntur dan kilat sabung-menyabung padahal YHWH tidak pernah menyebut petir sama sekali. Tanya. Kenapa?

Kemudian YHWH berfirman kepada Musa: “Turunlah, peringatkanlah kepada bangsa itu, supaya mereka jangan menembus mendapatkan YHWH hendak melihat-lihat; sebab tentulah banyak dari mereka akan binasa. Keluaran 19:21

Kenapa YHWH melarang bangsa Israel naik gunung padahal tiga hari sebelumnya menyuruh bangsa Israel mendaki setelah mendengar sangkakala panjang? Karena kuatir banyak yang akan binasa. Kerabatku sekalian, bukankah YHWH yang takut orang Israel binasa adalah YHWH yang mengaku nggak becus menjaga keselamatan mereka dari bahaya api yang asapnya membubung seperti api dapur dan gempa bumi serta guruh yang menggelegar dan kilat yang menyambar-nyambar?

Handai taulanku sekalian, kekuatiran YHWH adalah bukti bahwa gempa, api, asap, guruh dan kilat bukan kehendak-Nya. Juga bukti diri-Nya tidak berkuasa mengendalikannya. Bahkan bukti bahwa pengakuan-Nya sebagai penguasa dunia di Keluaran 19:5 adalah penipuan publik belaka. Penguasa dunia yang tidak berkuasa atas gempa, api, asap, guruh dan kilat di gunung Sinai mustahil penguasa dunia sejati!

YHWH berfirman kepada Musa: “Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka.” Keluaran 24:12

Kemuliaan YHWH diam di atas gunung Sinai, dan awan (heanan) itu menutupinya enam hari lamanya; pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah Musa dari dalam awan (mittowk  heanan) itu. Keluaran 24:16 – terjemahan lebih baik

Tampaknya kemuliaan YHWH sebagai api menghanguskan (kaes okelet) di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel. Keluaran 24:17 – terjemahan lebih baik

Masuklah Musa ke dalam awan (batowk heanan) itu dengan mendaki gunung itu. Lalu tinggallah ia di atas gunung itu empat puluh hari dan empat puluh malam lamanya. Keluaran 24:18 – terjemahan lebih baik

Kerabatku sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi di gunung Sinai? YHWH salah kostum? YHWH salah skenario? Tidak mungkin! Bila demikian, apa yang sesungguhnya terjadi?

Gunung Sinai aktif. Sebelum kejadian YHWH tidak tahu makanya kaget setengah mati saat mengalaminya. YHWH tidak berkuasa atas gempa, api, asap, guruh dan kilat gunung Sinai itu sebabnya Dia segera menyuruh Musa melarang orang Israel naik ke puncak. YHWH tidak berkuasa untuk mengendalikan apalagi menghentikan aktivitas gunung Sinai itu sebabnya Dia baru menyuruh Musa naik ke puncak gunung pada hari ketujuh. Setelah gunung aman.

Ketika gunung Sinai aktif YHWH menyuruh Musa mendakinya tapi tidak terus ke puncak namun menunggu selama enam hari. Setelah gunung aman pada hari ketujuh barulah Musa disuruh naik ke puncak.

YHWH sangat cerdik dan licik. Dia sengaja menyuruh Musa naik agar bangsa Israel menyangka Musa mendaki ke puncak menghadap YHWH yang menampakkan diri dalam wujud api, guruh, kilat dan gempa bumi. Padahal tidak demikian.

Handai taulanku sekalian, di gunung Sinai YHWH yang berlagak penguasa dibongkar kedoknya. YHWH yang berlagak mahakuasa dipecundangi gunung Sinai selama enam hari. Terbukti sudah. YHWH bukan penguasa dunia. YHWH tidak mahakuasa. Karena bukan penguasa dunia yang mahakuasa lalu siapakah YHWH sebenarnya?

Untuk membaca blog-blog tentang YHWH yang lain, silahkan klik di SINI.

132 thoughts on “Membongkar Kedok YHWH Di Gunung Sinai

  1. Saya yakin bahwa YeHoWaH a.k.a. Al-Ilah/Allah (= Sang Tuhan) itu memang beneran Tuhan.
    Tuhan memang Maha Bangsat, Maha Iblis, Maha Setan, Maha Pilih Kasih, Maha Munafik, Dll.
    Kalo Tuhan beneran Maha Pengasih, Maha Penyayang, Dll, kenapa di dunia ini penderitaan & kejahatan merajalela? Padahal katanya Penguasanya Maha Pengasih, Maha Penyayang, Dll??? Dimana letak adilnya?
    Punya otak ya dipake buat mikiiiir, bukan buat sekedar ngisi tempurung kepala doang.

    Bagi para pembela Tuhan, saya yakin anda bisa mati2an belain tuhan pasti karena elu termasuk mereka2 yg beruntung dapet nasib bagus dari tuhan. Tuhan itu pilih kasih.
    Kalo gw sih dapet yg buruknya terus dari Tuhan, berbagai macam kesialan dari hal kecil sampe hal gede kena terus. Baru aja beberapa bulan yg lalu (belum genap setahun), ibu saya meninggal dunia, padahal sudah lebih dari 18 tahun (sejak ayah saya meninggal) saya cuma tinggal berdua dgn ibu saya. Sekarang saya masih muda umur 28 tahun tapi udah hidup sebatang kara. Lengkap sudah penderitaan saya, udah fisik cacat (kelainan di jempol tangan kanan), pendidikan rendah (cuma lulus SMP), urusan cinta gagal melulu (bertepuk sebelah tangan terus), dibenci banyak temen padahal saya tetap bersikap baik ke mereka (cuma sedikit/beberapa orang yg bersikap baik ke saya), kesehatan sakit melulu (sering diare), harta diembat salah satu sepupu dan 2 orang tukangnya (abis sekitar 20 juta!), sayang nggak bisa dibawa ke pengadilan coz nggak ada CCTV di rumah dan nggak ada saksi mata, tapi ibu saya yakin pencurinya memang mereka, soalnya nggak ada orang lain lagi di rumah saat itu!
    Eeehhh sekarang malah saya kehilangan ibu, satu2nya orang yg setiap hari menemani saya di rumah.
    Celakanya lagi, si sepupu jahat yg bertahun2 udah banyak nyusahin ibu & saya, justru semakin dikasih kaya raya oleh Tuhan, kebawa enak dari si cewek CLBK nya yg memang kaya raya, bahkan mereka berdua udah nikah, jadi lengkaplah sudah kebahagiaan mereka saat ini.
    Inikah bukti bahwa Tuhan itu Maha Adil?? Katanya Tuhan Maha Baik, Maha Adil, dll, tapi kok ternyata dia justru membela orang2 yg jahat?? Maha Adil apanya haahhh??

  2. Agama Tiongkok kuno adalah agama akal budi. Tidak ada takhayul dalam ajarannya. Agama Tiongkok kuno mengajarkan bahwa yagn disebut PENCIPTAAN adalah MEMISAHKAN dan MEMBATASI.

    Pembatasan dan Pemisahkan mengakibatkan KELANGKAAN. Kalangkaan itulah yang menyebabkan BERLAKSA MAKLUK saling BERSAING dan MAU MENANG sendiri.

    Berapa banyak yang MAMPU dimakan oleh seorang konglomerat? Namun kenapa mereka TIDAK mau berbagi kepada sesama walaupun hartanya tidak akan HABIS mereka bagi-bagikan? Juga ketika Mati HARTA mereka mustahil dibawa pergi bukan?

    Jadi itu bukan ULAH oknum yang disebut TUHAN atau YHWH namun itu akibat ulah MANUSIA yang tidak mau saling berpeikemanusiaan dan saling berbagi.

    Itu sebabnya, sejak kecil saya diajari untuk MENYAPA siapa saja yang saya temui. Dengan cara demikianlah maka saya BERTEMAN dengan siapa saja. Dengan cara demikianlah maka saya menghindari orang-orang JAHAT. Mereka tidak akan terlalu JAHAT karena berteman dengan saya.

    Sejak kecil saya juga diajari untuk hidup MANDIRI. Dengan cara demikianlah maka saya tidak TERGANTUNG kapa orang lain. Karena tidak tergantung pada orang lain, makanya saya terhindar dari ditipu orang.

    Karena kenal bahkan bergaul dengan banyak orang, itu sebabnya ketika saya jatuh cinta kepada seorang perempuan dan dia tidak mau, saya tidak PUTUS asa karena masih banyak teman perempuan yang yang kenal. Karena saya populer di antara banyak perempuan dan mandiri itu sebabnya banyak PEREMPUAN yang senang-senang saja untuk menjadi kekasih saya.

    Namun saya tidak pernah mata keranjang karena mata keranjang itu merugikan orang lain dan bikin ribet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.