Tujuan utama melatih anjing adalah supaya anjing tersebut tidak membahayakan manusia dan disayangi manusia. Anjing adalah anjing, manusia adalah manusia. Ketika seekor anjing menggigit manusia, maka dia harus dikorbankan. Mustahil mengorbankan keselamatan manusia demi seekor anjing. Cara membuat seekor anjing tidak membahayakan manusia adalah dengan menjauhinya atau memenjarakannya atau melatihnya agar menghormati bahkan patuh pada perintah manusia. Ketika anjing yang dilatih melanggar perintah, saya melakukan KOREKSI kepadanya. Tujuan koreksi adalah supaya anjing tersebut taat pada perintah manusia. Mengoreksi anjing bukan tindakan balas dendam karena dia tidak patuh namun untuk melatihnya agar taat. Continue reading
Category Archives: Keselamatan
Iman Yang Diimani Bukan Iman Sejati
Pisteuo adalah kata kerja, artinya PERCAYA. Pisteuo berasal dari kata pistis, kata benda yang berarti IMAN. Pistis berasal dari kata peitho, kata kerja yang artinya YAKIN. Apabila percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan yakin bahwa Dia telah menebus dosa manusia, maka anda PASTI masuk surga. Itulah yang disebut iman keselamatan. Apabila percaya bahwa Allah mahakuasa dan yakin bahwa Dia akan mengabulkan doa, maka doa andapun TERKABUL. Itulah iman melakukan mujizat. IMAN adalah KEYAKINAN atau KEPERCAYAAN bahwa harapan anda akan menjadi kenyataan. Iman adalah anugerah karena Allahlah yang membuat anda yakin. Itulah yang diajarkan oleh Teologi Reformed. Itukah yang diajarkan oleh Alkitab? Apabila bukan ajaran Alkitab, kenapa para Teolog Reformed mengajarkannya demikian dari generasi ke generasi? Bukankah para Teolog Reformed selalu gembar-gembor bahwa yang mereka ajarkan adalah ajaran Alkitab? Continue reading
Ada Dua Jalan Keselamatan – Misteri Keselamatan
Orang Kristen adalah orang yang MENGAKUI Pengakuan Iman Rasuli sebagai pernyataan imannya dan Alkitab sebagai kitab sucinya. Semua orang Kristen percaya bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Jalan keselamatan. Sebagian orang Kristen percaya bahwa menjadi Kristen adalah satu-satunya jalan untuk selamat atau masuk sorga. Saya menyebut ajaran demikian Christian Only atau Kristen Doang. Apakah keyakinan demikian benar? Salah! Apakah keyakinan demikian adalah ajaran Alkitab atau justru bertentangan dengan ajaran Alkitab? Ajaran demikian bertentangan dengan ajaran Alkitab! Walaupun Alkitab mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Dao (satu-satunya jalan) namun Yesus Kristus mengajarkan bahwa KEKRISTENAN bukan satu-satunya jalan bagi-Nya untuk menyelamatkan manusia. Saya menyebut ajaran Kristus itu Satu Gembala Dua Kandang. Selain di kandang ini ada pula domba-domba di kandang lain, namun keduanya satu kawanan karena Gembala-nya satu. Continue reading
Ada Dua Jalan Keselamatan – Nabi Picik Berhati Dengki
Sebagian orang Kristen meyakini bahwa pada jaman Perjanjian Lama HANYA orang Israel yang takut akan Allah dan pada jaman Perjanjian Baru hanya orang Kristen yang takut akan Allah. Itu sebabnya mereka mengajarkan HANYA Israel dan bangsa-bangsa yang pernah berhubungan dan mempercayai kebenaran Perjanjian Lama dan beriman kepada Allah Israel saja yang selamat! Saya menyebut orang-orang Kristen demikian kaum ISRAEL ONLY walaupun banyak Theolog Reformed yang meyakini ajaran demikian. Walaupun bertentangan dengan Alkitab namun ajaran demikian marak dari generasi ke generasi karena pada hakekatnya manusia memang berjiwa picik dan berhati dengki seperti nabi Yunus. Continue reading
Ada Dua Jalan Keselamatan – Tongkat Ikatan Dan Tongkat Kemurahan
Karena para pengkotbah mengajarkannya maka umumnya jemaat percaya bahwa pada jaman Perjanjian Lama, di luar bangsa Israel tidak ada keselamatan dan setelah Perjanjian Baru, di luar gereja tidak ada keselamatan. Ajaran demikian walau nampak alkitabiah sesungguhnya tidak alkitabiah sama sekali karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Alkitab memang mengajarkan bahwa pada masa Perjanjian Lama manusia diselamatkan oleh iman melalui korban bakaran. Namun Alkitab dengan gamblang mengajarkan bahwa bangsa Israel bukan satu-satunya bangsa yang mengagungkan Allah dan memberi korban bakaran yang tahir. Fakta demikian mengajarkan bahwa pada jaman Perjanjian Lama, bangsa Israel bukan satu-satunya bangsa yang selamat. Alkitab memang mengajarkan bahwa pada masa Perjanjian Baru manusia diselamatkan oleh iman melalui korban Kristus. Namun Alkitab dengan gamblang mengajarkan bahwa yang diselamatkan adalah orang-orang pilihan, bukan orang yang memilih untuk menjadi Kristen. Fakta demikian mengajarkan bahwa pada masa Perjanjian Baru orang Kristen bukan satu-satunya orang yang diselamatkan. Continue reading