Ada Dua Jalan Keselamatan – Misteri Keselamatan


Orang Kristen adalah orang yang MENGAKUI Pengakuan Iman Rasuli sebagai pernyataan imannya dan Alkitab sebagai kitab sucinya. Semua orang Kristen percaya bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Jalan keselamatan. Sebagian orang Kristen percaya bahwa menjadi Kristen adalah satu-satunya jalan untuk selamat atau masuk sorga. Saya menyebut ajaran demikian Christian Only atau Kristen Doang. Apakah keyakinan demikian benar? Salah! Apakah keyakinan demikian adalah ajaran Alkitab atau justru bertentangan dengan ajaran Alkitab? Ajaran demikian bertentangan dengan ajaran Alkitab! Walaupun Alkitab mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah Dao (satu-satunya jalan) namun Yesus Kristus mengajarkan bahwa KEKRISTENAN bukan satu-satunya jalan bagi-Nya untuk menyelamatkan manusia. Saya menyebut ajaran Kristus itu Satu Gembala Dua Kandang. Selain di kandang ini ada pula domba-domba di kandang lain, namun keduanya satu kawanan karena Gembala-nya satu.

“Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?” Yohanes 10:20

Yang lain berkata: “Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?” Yohanes 10:21

Yesus adalah Dao (jalan tunggal), namun Gereja bukan Dao, Injil bukan Dao, Kekristenan bukan Dao,  menjadi orang Kristen bukan Dao. Ada orang bukan Kristen yang selamat. Ada keselamatan di luar gereja. Itulah ajaran Alkitab. Ketika Yesus Kristus mengajarkan kebenaran itu kepada bangsa Israel, Dia disebut gila dan kerasukan. Sebagai hamba Kristus dan pelayan manusia saya tidak berani berharap lebih dari yang dialami Kristus saat itu. Namanya juga usaha, siapa tahu ada yang matanya melek setelah membaca blog ini?

Pintu, Penjaga, Gembala dan Orang Asing

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; Yohanes 10:1

tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Yohanes 10:2

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Yohanes 10:3

Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Yohanes 10:4

Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Yohanes 10:5

Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka. Yohanes 10:6

Maka kata Yesus sekali lagi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu. Yohanes 10:7

Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Yohanes 10:8

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Yohanes 10:9

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Yohanes 10:10

Yang masuk lewat Pintu namanya gembala. Yang masuk dengan memanjat tembok namanya pencuri dan perampok. Gembala bisa masuk melalui pintu karena Penjaga membukakan pintu baginya. Gembala memanggil domba menurut NAMANYA masing-masing dan domba-domba MENGIKUTINYA karena MENGENAL suaranya. Gembala menuntun domba-domba keluar. Domba-domba tidak mengikuti ORANG ASING bahkan lari dari padanya karena tidak mengenal suaranya.

Penjaga membukakan pintu bagi gembala. Gembala memanggil domba menurut namanya masing-masing. Gembala MENGENAL semua domba-dombanya dan HANYA memanggil domba-domba miliknya. Gembala hanya memanggil nama, sama sekali tidak mengiming-imingi. Domba-domba mendengar suara panggilannya dan mengenalinya, itu sebabnya mereka mengikutinya. Domba-domba mengikuti gembala karena mengenali suara panggilannya, bukan karena iming-imingnya. Apabila membuka pintu adalah penginjilan sementara Gembala adalah Kristus dan domba-domba adalah manusia dan mengikutinya adalah menjadi orang Kristen, bukankah itu berarti seseorang menjadi Kristen bukan karena iming-iming namun karena mengenal suara panggilan Kristus? Karena itulah yang diajarkan Kristus, bukankah itu berarti penginjilan tidak lebih dari MEMBUKA pintu agar Kristus dapat masuk untuk memanggil domba-domba-Nya?

Bukankah itu berarti pemahaman kita selama ini bahwa penginjilan adalah MEMPERSEMBAHKAN atau MEMBAWA jiwa-jiwa kepada Kristus, SALAH?

Bukankah itu berarti pemahaman kita selama ini bahwa penginjilan adalah memperkenalkan Kristus kepada orang-orang berdosa juga SALAH?

Bukankah itu berarti mengiming-imingi orang agar menjadi Kristen adalah perbuatan SIA-SIA karena Ke Po (sok tahu)?

Karena sudah tahu kebenarannya, bukankah di masa depan kita HANYA melakukan tugas kita saja, MEMBUKA pintu bagi Gembala.

Karena Kristus mengajarkan dengan GAMBLANG:

Seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.

Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Bukankah itu berarti pemahaman sebagian orang Kristen bahwa jiwa-jiwa manusia dikuasai roh-roh teritorial, NGAWUR?

Bukankah itu berarti pemahaman sebagian orang Kristen bahwa penginjilan adalah merampok jiwa-jiwa dari Iblis NGAWUR?

Bukankah itu berarti pemahaman sebagian orang Kristen bahwa sebelum seseorang mengikut Kristus dia adalah pengikut Setan, NGAWUR?

Bukankah itu berarti pemahaman sebagian orang Kristen bahwa manusia sudah disesatkan Iblis, NGAWUR?

Bukankah itu berarti pemahaman sebagian orang Kristen bahwa peperangan rohani melawan roh-roh teritorial harus dilakukan agar Injil dapat diberitakan, NGAWUR?

Karena sudah tahu kebenarannya, bukankah itu berarti yang MEYAKINI ajaran-ajaran demikian tidak boleh meyakininya lagi? Karena sudah tahu kebenarannya, bukankah itu berarti yang MENGAJARKAN ajaran-ajaran demikian harus BERTOBAT dan di masa depan HANYA mengajarkan yang benar?

Yesus adalah PINTU. Barang siapa masuk melalui pintu ia akan selamat. Itu berarti pencuri dan perampok yang memanjat tembok pasti mati.  Itu berarti Mustahil Kristus membiarkan pencuri dan perampok masuk melalui pintu karena Dia mengajarkan bahwa pencuri dan perampok hanya masuk dengan memanjat tembok. Bila perampok dan pencuri tidak bisa masuk, kenapa Yesus menyatakan ada pencuri dan perampok di dalam kandang? Ah, mereka pasti pencuri dan perampok palsu, bukan pencuri dan perampok asli, itu sebabnya domba-domba tidak mendengarkan mereka. Bila mereka adalah pencuri dan perampok asli, pasti mereka BERKUASA untuk MEMAKSA domba-domba mendengarkan mereka.

Gembala, Domba Dan Orang Upahan

Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; Yohanes 10:11

sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Yohanes 10:12

Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu. Yohanes 10:13

Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku Yohanes 10:14

Yesus Kristus adalah Pintu. Dia adalah Pintu Sejati, Dia Pintu sejak kekal sampai kekal. Namun, Dia juga bersaksi bahwa Dialah Gembala Sejati. Ada gembala sebelum Dia datang, namun bukan gembala sejati karena mereka hanya orang-orang upahan. Orang-orang upahan adalah ketiga gembala yang dimaksudkan nabi Zakaria ketika menulis:

Dalam satu bulan aku melenyapkan ketiga gembala itu. Kemudian aku tidak dapat menahan hati lagi terhadap domba-domba itu, dan merekapun merasa muak terhadap aku. Zakaria 11:8

Ketika Gembala datang, domba-domba akan mengikuti-Nya karena mengenal suara-Nya. Itulah Li (kesusilaan) dan hao (bakti) domba-domba terhadap gembala sejak purbakala.  Ketika Gembala datang, orang-orang upahan-Nya akan menyambut-Nya karena mengenali Tuannya. Itulah Li (kesusilaan) dan hao (bakti) orang upahan terhadap Tuannya sejak purbakala. Ketika Gembala datang, Penjaga membuka Pintu bagi-Nya. Itulah Li (kesusilaan) dan hao (bakti) Penjaga terhadap gembala sejak purbakala

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Lukas 2:8

Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lukas 2:9

Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Lukas 2:10

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Lukas 2:11

Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” Lukas 2:12

Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: Lukas 2:13

“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.” Lukas 2:14

Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: “Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” Lukas 2:15

Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan. Lukas 2:16

Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Lukas 2:17

Dan semua orang yang mendengarnya heran tentang apa yang dikatakan gembala-gembala itu kepada mereka. Lukas 2:18

Para gembala mewakili domba-domba menegakkan Li (kesusilaan) dengan menunjukkan hao (bakti) kepada Gembala-Nya. Silahkan baca ayat-ayat tersebut di atas dengan seksama dan perhatikan, betapa konsistennya Li (kesusilaan) domba-domba kepada Gembala. Penjaga (malaikat) membuka pintu, Gembala  (kemuliaan Tuhan) masuk. Sebelum Gembala (diwakili orang upahan, malaikat) bersuara, domba-domba tidak mengenalinya. Gembala memanggil domba-domba-Nya dan domba-domba-Nya mengenali suara-Nya. Mereka mengikuti-Nya (ke Betlehem) karena mengenal suara-Nya. Hanya domba-domba yang dipanggil yang mengenali suara Gembala. Yang tidak dipanggil, heran tentang apa yang dikatakan oleh gembala-gembala itu kepada mereka. Ketika melihat Yesus, Gembala sejati, domba-domba (gembala-gembala) tidak menyambut-Nya apalagi menyembah-Nya. Mereka justru bercerita tentang SUARA Gembala yang mereka dengar. Domba-domba HANYA mengenali suara Gembala namun TIDAK mengenali Gembalanya.

Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, Lukas 2:25

dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan. Lukas 2:26

Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, Lukas 2:27

ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: Lukas 2:28

“Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, Lukas 2:29

sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, Lukas 2:30

yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, Lukas 2:31

yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.” Lukas 2:32

Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia. Lukas 2:33

Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan Lukas 2:34

–dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri–, supaya menjadi nyata pikiran hati banyak orang.” Lukas 2:35

Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, Lukas 2:36

dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. Lukas 2:37

Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. Lukas 2:38

Zakaria mengajarkan kepada kita tentang keberadaan tiga gembala. Karena yang diajarkannya  benar, maka kita tahu sekarang bahwa NABI adalah orang upahan. Simeon dan Hana adalah domba namun keduanya juga orang-orang upahan. Penjaga membuka Pintu, Gembala masuk, orang upahan mengenali Tuannya. Domba-domba mengenali SUARA Gembalanya namun orang upahan MENGENALI Tuannya ketika bertemu dengan-Nya. Ketika bertemu dengan Yesus Kristus, Yohanes pembaptis mengenali-Nya. Dia mengenali-Nya walau pun masih di dalam kandungan dan dia mengenali-Nya ketika Yesus menghampirinya. Itulah Li (kesusilaan) orang upahan terhadap tuannya sejak purbakala.

Kita sudah bertemu nabi, siapakah dua gembala yang lainnya? Ada tiga manusia agung di Israel yaitu NABI, IMAM dan RAJA. Karena kita sudah melihat nabi, maka Imam dan Raja pasti muncul untuk menyambut Tuannya.

Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Matius 2:3

Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Matius 2:4

Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Matius 2:5

Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.” Matius 2:6

Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Matius 2:7

Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia.” Matius 2:8

Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Matius 2:16

Para Imam tahu Kristus lahir di Betlehem. Raja tahu bahwa yang lahir itu memang penguasa dunia. Keduanya mengenali Tuannya dan menyambut-Nya. Imam menyambut-Nya dengan penolakan atau ketidak pedulian sementara berusaha membunuh Tuannya. Imam dan raja, keduanya melanggar Li (kesusilaan) karena put hau (tidak berbakti). Karena Li sudah runtuh, bukankah itu berarti Ming (Firman) juga runtuh? Tidak! Menyangka Ming runtuh adalah bukti tidak memahami atau salah memahami Ming sama sekali. Tianming (firman Tuhan) tegak selamanya.

Serigala Bukan Iblis

Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Yohanes 10:5

sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Yohanes 10:12

Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. Yohanes 8:44

Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. Matius 15:19

Serigala adalah binatang, domba-domba juga binatang sementara pencuri dan perampok bukan binatang. Perampok dan pencuri datang untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan sementara serigala menerkam dan mencerai-beraikan kawanan domba. Mungkinkah serigala adalah Iblis? Iblis bukan bagian dari dunia, itu sebabnya dia bukan bagian dari kandang ini, dia adalah orang asing. Untuk memasuki kandang harus melalui Pintu karena yang tidak melalui pintu pasti mati. Domba-domba tidak mendengarkan orang asing, bahkan mereka lari dari padanya. Serigala bukan Iblis. Apabila serigala bukan Iblis, lalu siapakah dia?

Serigala adalah binatang, adalah manusia. Serigala adalah domba-domba yang berhati jahat, itu sebabnya mereka disebut serigala berbulu domba atau serigala yang menyamar sebagai domba. Orang upahan adalah gembala walaupun bukan gembala sejati. Gembala seharusnya tidak menerkam dan mecerai-beraikan kawanan dombanya. Namun, itulah yang terjadi.

Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia. Kejadian 4:8

Pemuka-pemukanya di tengah-tengahnya adalah seperti serigala-serigala yang menerkam mangsanya dalam kehausan akan darah, yang membinasakan orang-orang untuk menguntungkan diri sendiri secara haram. Yehezkiel 22:27

Para pemukanya di tengah-tengahnya adalah singa yang mengaum; para hakimnya adalah serigala pada waktu malam yang tidak meninggalkan apapun sampai pagi hari. Zefanya 3:3

Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Matius 7:15

Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. matius 10:16

Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Kisah Para Rasul 20:29

Handai taulan sekalian, kita tahu bahwa serigala bukan roh-roh jahat. Serigala adalah domba-domba yang berhati jahat. Serigala adalah para pemuka dan nabi-nabi palsu serta sesama domba. Imam dan raja dikuasai pikiran jahatnya sehingga menjadi serigala. Raja Herodes berusaha membunuh gembala karena dia takut kehilangan kekuasaannya. Para imam tidak menyambut Tuannya karena mereka bukan orang upahan yang baik. Li (kesusilaan) dan Hau (bakti) retak namun Ming (firman) tegak selamanya.

Domba-Domba Di Kandang Lain

Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Yohanes 10:16

Yesus menyatakannya dengan GAMBLANG! Anda boleh menyangkalnya hingga kuda gigit jari, namun yang diucapkan-Nya akan tegak selamanya. Apabila domba-domba dari kandang ini adalah Israel, bukankah domba-domba dari kandang lain bukan Israel? Apabila domba-domba dari kandang ini bersunat, bukankah domba-domba dari kandang lain tidak bersunat? Apabila domba-domba dari kandang ini ber-Perjanjian Lama, bukankah domba-domba dari kandang lain tidak ber-Perjanjian Lama? Apabila domba-domba dari kandang ini memberi korban, bukankah domba-domba dari kandang lain tidak memberikan korban? Apabila domba-domba dari kandang ini ber-perjanjian Abraham, bukankah domba-domba dari kandang lain tidak ber-perjanjian Abraham? Apabila domba-domba dari kandang ini menyembah  di bait Allah, bukankah domba-domba dari kandang lain tidak menyembah di bait Allah? Apabila domba-domba dari kandang ini adalah gereja, bukankah domba-domba dari kandang lain bukan gereja? Apabila domba-domba dari kandang ini orang Kristen, bukankah domba-domba dari kandang lain bukan Kristen? Apabila domba-domba dari kandang ini mengenal Injil, bukankah domba-domba dari kandang lain tak mengenal Injil?

ADA DUA KANDANG! Itulah ajaran Alkitab. Yesus Kristus mengajarkan-Nya secara pribadi agar tidak ada satu lidah pun di dunia ini yang mampu menyangkal kebenarannya. Silahkan menyangkalnya, silahkan pura-pura tidak tahu sampai kuda gigit jari, namun itu hanya menunjukkan KEPICIKAN jiwa, KEDENGKIAN hati dan KEDEGILAN pikiran anda! TAAT seperti Kristus TAAT! Itulah yang harus kita lakukan! Kita boleh MEMPERTANYAKAN ajaran Alkitab agar dapat memahaminya namun tidak boleh MENYANGKALNYA!

Yesus Kristus adalah Pintu. Pintu sejati hanya satu. Pintu sejati adalah pintu sejak kekal hingga kekal. Pintu sejati hanya menuju satu tempat. Yesus adalah Gembala. Gembala sejati hanya satu. Gembala sejati adalah gembala sejak kekal sampai kekal. Gembala sejati hanya menggembalakan satu kawanan domba. Yesus Kristus adalah Pintu kandang ini, itu berarti mustahil menjadi Pintu kandang lain. Yesus Kristus adalah Gembala kandang ini, itu berarti mustahil menjadi Gembala kandang lain. Apabila Kristus adalah Pintu dan Gembala kandang ini itu berarti Kristus BUKAN Pintu dan Gembala kandang lain. Karena Kristus HANYA Pintu dan Gembala kandang ini itu berarti ADA Pintu dan Gembala di kandang lain. Ada dua Pintu itu berarti ada DUA jalan keselamatan. Ada dua Gembala, itu berarti ada DUA jalan keselamatan.

NAMUN, dengan GAMBLANG, Yesus Kristus menyatakan bahwa Dialah yang empunya domba-domba di kandang lain. Dengan GAMBLANG pula Dia menyatakan bahwa Dialah yang akan menuntun domba-domba di kandang lain. Pernyataan-Nya GAMBLANG sehingga mustahil menyangkal-Nya, Dialah Pintu dan Gembala kandang lain itu. Satu adalah Dua, Dua namun Satu. Satu Pintu adalah Dua Pintu, Dua Pintu adalah Satu Pintu. Satu Gembala adalah Dua Gembala, Dua Gembala namun Satu Gembala. Misteri dalam misteri! Misteri dalam misteri adalah pintu ke bait Allah. Laozi mengatakan, “dengan prasangka hanya melihat altar perbatasan, tanpa prasangka akan melihat kuil leluhur.” hai hai berkata, “dengan prasangka hanya melihat golgota, tanpa prasangka akan melihat makam yang kosong.”

Laozi mengajarkan, ming ke ming fei heng ming, nama yang di-nama-kan bukan nama sejati. Yesus Kristus, Pintu dan Gembala HANYA kata-kata yang dijadikan NAMA. Ketiga-Nya bukan nama sejati. Ketiganya bukan nama sejati-Nya. Dia tidak memiliki nama! Dia tidak memerlukan nama! Yesus Kristus menjadi nama-Nya karena domba-domba kandang ini ingin menyapa-Nya ketika Dia menjelma menjadi manusia. Pintu menjadi nama-Nya karena domba-domba kandang ini ingin mendefinisikan pekerjaan penjaga. Gembala menjadi nama-Nya karena domba-domba kandang ini ingin membedakan-Nya dari domba-domba-Nya di kandang ini. Karena Dia menceritakan kepada kita tentang kandang lain, kemungkinan besar Dia juga menceritakan kepada kita tentang nama-nama-Nya yang dapat kita gunakan ketika berbicara tentang kandang lain. Kita tidak melihatnya karena tidak mencarinya atau kita melihatnya namun tidak menyadarinya? Mungkin kita melihatnya namun mengabaikannya karena selama ini kita hanya meyakini ajaran Kristen Doang? Mungkinkah kita tidak menyadarinya karena belum pernah mempelajari kitab-kitab Tiongkok kuno sehingga tidak tahu bahwa Kongzi mengajarkan tentang betapa pentingnya memahami nama-nama dan Laozi mengajarkan tentang jalan dan nama sejati? Saya tidak tahu!

Saya hanya bersaksi, setelah mempelajari dan memahami ajaran kitab-kitab Tiongkok kuno, ajaran leluhur saya, orang Tionghua, saya mulai mempertanyakan banyak hal yang tidak pernah saya pertanyakan sebelumnya dan memperhatikan banyak hal yang tidak pernah saya perhatikan sebelumnya ketika membaca Alkitab. Dengan keyakinan bahwa Alkitab adalah firman Tuhan yang mustahil salah, saya membulatkan tekat untuk mencari jawaban-jawaban atas semua pertanyaan tersebut. Puji Tuhan! Saya menemukan jawaban-jawabannya dengan gamblang. Menguji ajaran Alkitab dengan kitab Tiongkok kuno sebagai standard kebenaran memang nampak gila, namun saya berpikir lain, apabila Alkitab tidak mampu membuktikan kebenarannya menghadapi kebenaran kitab Tiongkok kuno, itu berarti Alkitab bukan kitab sejati. Karena yakin Alkitab adalah kitab sejati, itu sebabnya saya tidak takut mengujinya dengan kitab-kitab suci agama lain sebagai standard. Karena kitab-kitab Tiongkok kuno bertekuk lutut pada Alkitab, mustahil kitab-kitab lain tidak. Itu bukan ajaran Alkitab namun keyakinan seorang Tionghua Kristen, keyakinan hai hai.

Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” –berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu–:” Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” Lukas 5:24

Lalu katanya: “Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” Kisah Para Rasul 7:56

Lukas 5:24 mencatat pertama kali Yesus menyebut diri-Nya Anak Manusia. Apabila anda menganggap Stefanus adalah rasul, maka dialah satu-satunya rasul yang mengajarkan bahwa Kristus adalah Anak Manusia. Dia mengajarkannya ketika ajal menjelang karena dirajam oleh bangsa Israel. Saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang hal itu dalam blog ini. Anda dapat mempelajarinya sendiri dengan klik di sini.

Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” Matius 16:13

Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi.” Matius 16:14

Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Matius 16:15

Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Matius 16:16

Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Matius 16:17

Lalu jawab orang banyak itu: “Kami telah mendengar dari hukum Taurat, bahwa Mesias tetap hidup selama-lamanya; bagaimana mungkin Engkau mengatakan, bahwa Anak Manusia harus ditinggikan? Siapakah Anak Manusia itu?” Yohanes 12:34

Kata Yesus kepada mereka: “Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi. Yohanes 12:35

Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang.” Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka. Yohanes 12:35

Siapakah Anak Manusia? Kata orang: Anak Manusia adalah Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi. Kata Petrus: Anak Manusia adalah Mesias, Anak Allah yang hidup! Namun, kata Yesus: Anak Manusia adalah TERANG yang ada di antara kamu!

Kata orang bukan standard kebenaran! Kata Petrus yang mendapat pernyataan dari Allah Bapa adalah standard kebenaran. Kata Yesus, Anak Allah yang hidup adalah standard kebenaran. Anda melihat kebenarannya? Bagi domba di kandang ini, Anak Manusia adalah Mesias. Bagi domba bukan kandang ini Anak Manusia adalah TERANG. Mesias adalah Pintu bagi Gembala untuk memasuki kandang ini. Terang adalah Pintu bagi Anak Manusia untuk memasuki bukan kandang ini.  Kedua-Nya SATU walaupun berbeda Nama.

Hanya ada SATU Pintu dan hanya ada SATU gembala, namun ada DUA nama. Kita menyebut-Nya Mesias, mereka menyebut-Nya Terang. Kita menyebut-Nya Gembala, mereka menyebut-Nya Terang. Kita menamai-Nya Yesus Kristus, bangsa Tiongkok kuno menamai-Nya Ming (terang).

Walaupun tidak satu kandang, namun semuanya SATU kawanan dengan SATU gembala yang masuk melalui SATU pintu dan akan memimpin keluar lewat SATU pintu menuju padang rumput. Yesus adalah Anak Manusia, namun Dia juga Anak Allah. Anak Manusia adalah Anak Allah. Anak Allah dan Anak Manusia hanya nama yang dinamakan, bukan nama sejati sebab Dia tidak bernama. Anak Manusia adalah Raja Dunia, Penguasa Dunia, Raja dan Penguasa anak-anak manusia. Anak Allah adalah Raja dan Penguasa Kerajaan Allah, Raja dan Pengausa anak-anak Allah.

Anak-anak manusia adalah semua manusia di dunia. Di antara anak-anak manusia ada yang diberi anugerah untuk menjadi anak-anak Allah. Merekalah anggota Kerajaan Allah. Dunia adalah KANDANG, di dalam kandang ada KANDANG INI. Yang tinggal di KANDANG adalah anak-anak manusia yang tinggal di KANDANG INI adalah anak-anak Allah. Anak-anak Allah adalah anak-anak manusia namun anak-anak manusia BELUM tentu anak-anak Allah.

Ada orang upahan di kandang ini, pasti ada orang upahan yang bukan dari kandang ini. Orang upahan pasti menyambut ketika Tuannya datang. Orang upahan PASTI mengenali Tuannya. Orang upahan yang baik akan mengenali Tuannya, karena mereka mengenali-Nya ketika melihat-Nya. Para penjaga tidak perlu memberitahu orang upahan bahwa itulah tuannya. Orang upahan tidak perlu diberitahu orang upahan lainnya bahwa itulah Tuannya. Mereka mengenali tuannya ketika melihat-Nya. Itulah Li (kesusilaan) dan HAO (bakti) serta MING (firman) orang upahan sejak purbakala. Apabila anda membaca Alkitab dengan teliti, maka anda akan menemukan kisah-kisah orang upahan ketemu tuannya. Mereka mengenali-Nya ketika melihat-Nya. Yang mengenali suara-Nya setelah namanya dipanggil adalah domba.

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem Matius 2:1

dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” Matius 2:2

Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Matius 2:9

Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Matius 2:10

Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Matius 2:11

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Matius 2:12

Orang Majus adalah orang upahan bukan dari kandang ini. Ketika Tuannya datang di Israel, mereka mencari-Nya. Ketika sampai di Israel mereka bertanya kepada orang upahan di Israel, karena mereka yakin dalam setiap bangsa ada orang upahan-Nya. Namun sayang, orang upahan Israel yang mereka temui adalah serigala. Gembala Sejati tidak pernah berdusta, Li (kesusilaan) dan Hao (bakti) serta Ming (Firman) yang diberikan-Nya TEGAK selamanya. Orang Majus mengenali Tuannya bukan kerena petunjuk penjaga maupun orang upahan Israel yang telah dikuasai hatinya yang jahat. Mereka mengenali-Nya karena mereka mengenal-Nya. Tiga Gembala. Mas, Mur dan Kemenyan. RAJA, NABI dan IMAM. Itulah tiga gembala. Orang Majus adalah orang upahan bukan dari kandang ini! Mustahil menyangkalnya karena itulah ajaran Alkitab!

sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Yohanes 10:15

Gembala HARUS memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya. Kenapa Gembala HARUS memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya? Misteri di dalam misteri! Misteri di dalam misteri adalah gerbang ke bait Allah. Kepada siapakah nyawa Gembala diberikan? Bukan kepada orang asing yang adalah perampok dan pencuri. Kita sudah tahu siapakah orang asing atau perampok atau pencuri itu. Mereka adalah malaikat yang memberontak. Orang asing tidak memiliki domba-domba. Karena inilah yang dikatakan Gembala tentang orang asing:

Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Yohanes 10:5

Apakah Gembala memberikan nyawa-Nya kepada yang Empunya domba-domba? Mungkinkah Gembala memberikan nyawa-Nya kepada Bapa? Apakah Gembala memberikan nyawa-Nya kepada domba-domba-Nya? Mungkinkah Gembala memberikan nyawa-Nya kepada domba-domba-Nya?

Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Yohanes 10:17

Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”  Yohanes 10:18

Gembala memberikan nyawa-Nya untuk menerimanya kembali. Adakah yang diterima oleh Gembala yang bukan dari Bapa-Nya? Tidak ada! Selain Bapa, adakah yang mampu menerima nyawa Gembala lalu mengembalikannya untuk diterima Gembala? TIDAK ADA! Gembala memberikan nyawa-Nya kepada Bapa dan Bapa mengembalikannya kepada Gembala dan Gembala menerimanya kembali. Itulah Dao penebusan.

Yesus mati di TANGAN manusia. Gembala membiarkan tubuh-Nya dicabik-cabik serigala hingga mati. Dia membiarkan hal itu terjadi bukan karena tidak berdaya namun karena Dia MEMBERIKANNYA untuk MENGAMBILNYA kembali. Dia BERKUASA untuk memberikannya dan mengambilnya kembali. Itulah TUGAS-NYA dari Bapa-Nya. Kenapa gembala harus mati? Misteri di dalam misteri! Misteri dalam misteri adalah jalan ke bait Allah.

Apa yang dikatakan oleh Gembala sangat GAMBLANG, mustahil menyangkalnya!

Pengadilan Gembala

Orang Kristen adalah orang yang MENGAKU bahwa Pengakuan Iman Rasuli sebagai pernyataan imannya dan Alkitab sebagai kitab sucinya. Bagi orang Kristen Hanya ada satu Pintu dan hanya ada satu Gembala yaitu Yesus Kristus.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Matius 7:21

Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Matius 7:22

Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” Matius 7:23

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, Yohanes 10:27

dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Yohanes 10:28

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.  Yohanes 10:29

Pengadilan dalam Matius 7:21-23 dilakukan oleh Gembala itu sebabnya saya menyebutnya Pengadilan Gembala karena yang menjadi hakim adalah Gembala Agung. Pengadilan Gembala bukan pengadilan karena yang dilakukan-Nya hanya mengusir yang tidak dikenal-Nya dai kawanan domba-Nya. Standard yang digunakan untuk mengadili adalah KENAL. Karena Gembala tidak mengenali orang-orang tersebut maka mereka diusir. Ada dua jenis orang yang diusir dalam kisah tersebut di atas. Yang pertama adalah mereka yang berseru-seru: Tuhan, Tuhan! Merekalah yang disebut kambing. Yang kedua adalah mereka yang berseru: Tuhan, Tuhan! dan bernubuat demi nama-Nya dan mengusir setan demi nama-Nya serta  mengadakan banyak mujizat demi nama-Nya. Merekalah yang disebut serigala yang menerkam dan mencerai-beraikan kawanan domba. Walaupun tidak selamat namun orang-orang tersebut mengenal Injil dengan baik, itu sebabnya kambing-kambing dengan jumawa mengagul-agulkan diri sebagai orang yang berseru-seru: “Tuhan, Tuhan!” Sementara serigala dengan pongah bersaksi bahwa selain berseru-seru: “Tuhan, Tuhan!” Mereka juga bernubuat demi nama-Nya, mengusir setan demi nama-Nya dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Nya.

Kenapa banyak orang Kristen (kambing) bahkan pemuka dan pemimpin Kristen (serigala) yang tidak dikenal oleh Gembala? Karena mereka bukan domba-domba milik-Nya. Kenapa Dia tidak memiliki mereka? Bukankah mereka hidup di dalam kawanan domba yang digembalakan-Nya? Apakah mereka adalah domba-domba yang dicuri atau dirampok? Bukan! Apakah mereka adalah domba-domba yang membangkang? Bukan! Domba-domba yang diberikan Bapa kepada-Nya akan mendengar suara-Nya dan mengikuti-Nya dan dipimpin keluar pintu menuju padang rumput. Tidak seorangpun yang mampu merebut domba-domba-Nya, tidak orang asing, tidak orang upahan-Nya, juga tidak serigala apalagi domba itu membangkang. Dia tidak memiliki-Nya karena Bapa tidak memberikan mereka kepada-Nya. Kenapa Bapa tidak memberikan mereka kepada-Nya? Misteri dalam misteri.

Pengadilan Tahta Kristus

Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 2 Korintus 5:10

Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. Roma 14:10

Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri. 1 Korintus 3:8

sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.1 Korintus 3:13

Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. 1 Korintus 3:13

Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api. 1 Korintus 3:15

Domba-domba tidak dihakimi, karena Gembala mengenali setiap domba-domba-Nya. Namun, domba-domba akan dihakimi di pengadilan Allah oleh Kristus. Pada saat itu segala perbuatan mereka akan dihakimi untuk diberi UPAH.

Bagaimana kita tahu bahwa kita adalah domba-Nya? Bila kita MENDENGAR suara-Nya dan MENGENAL suara-Nya dan MENGIKUTI-NYA. Bagaimana kita MENGENAL suara-Nya? Tidak Tahu! Misteri dalam misteri! Misteri dalam misteri adalah pintu ke padang rumput.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, Efesus 2:8

itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:9

Banyak orang Kristen yang memahami bahwa IMAN adalah KEYAKINAN atau KEPERCAYAAN atau HARAPAN atau KEYAKINAN bahwa harapannya akan menjadi kenyataan atau KEYAKINAN bahwa Allah PASTI mewujudkan harapannya. Apabila pemahaman demikian benar, mustahil orang-orang yang berseru-seru Tuhan, Tuhan dan bernubuat demi nama-Nya dan mengusir setan demi nama-Nya serta mengadakan banyak mujizat demi nama-Nya TIDAK selamat.

Alkitab mengajarkan bahwa Manusia diselamatkan oleh ANUGERAH Allah. Gembala tidak MENAWARKAN keselamatan kepada domba-domba namun Dia MEMANGGIL domba-domba-Nya yang telah Dia selamatkan. Hanya orang-orang yang tidak tahu bahwa mereka tidak tahu yang menyangkal ajaran Alkitab tersebut di atas dengan menyakini bahwa Gembala menawarkan keselamatan kepada domba-domba dan domba-domba yang MAU menerima tawaran itu akan menjadi domba-domba-Nya dan domba-domba-Nya yang setia sampai akhirlah yang akan mencapai padang rumput.

Pengadilan Anak Manusia

Gembala mengusir serigala dan kambing dan tidak menghakimi domba-domba-Nya karena Dia mengenal semua domba-domba-Nya. Domba-domba akan dihakimi Kristus, Juruselamat-Nya di hadapan tahta Allah untuk menentukan UPAH mereka. Anak Manusia TIDAK menghakimi anak-anak Allah namun menghakimi anak-anak manusia. Anak Manusia juga tidak menghakimi yang telah dihakimi Gembala, karena Anak Manusia adalah Gembala. Anak-anak manusia adalah semua manusia yang bukan anak Allah sementara Anak Manusia adalah RAJA atau PENGUASA DUNIA.

“Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Matius 25:31

Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, Matius 25:32

dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Matius 25:33

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Matius 25:34

Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; Matius 25:35

ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Matius 25:36

Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Matius 25:37

Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Matius 25:38

Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? Matius 25:39

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Matius 25:40

Anak Manusia memisahkan anak-anak manusia seperti gembala memisahkan domba dan kambing. Itu berarti Anak Manusia itu bukan gembala dan anak-anak manusia itu bukan domba dan kambing. Anak Manusia bukan Gembala karena Dia adalah Raja Manusia. Anak-anak manusia itu bukan domba dan kambing karena mereka adalah anak-anak manusia.

Kenapa anak-anak manusia itu diselamatkan? “KALIAN melakukan KEBAIKAN kepada-Ku ketika Aku lapar, haus, seorang asing, telanjang, sakit dan dalam penjara!” Itulah yang dikatakan oleh Anak Manusia kepada anak-anak manusia tersebut. Anak-anak manusia itu bertanya keheranan, “Kapan kami melihat-Mu lapar, haus, seorang asing, telanjang, sakit dan dalam penjara dan berbuat baik pada-Mu?” Anak Manusia itu menatap anak-anak Manusia sambil tersenyum JAIL dan berkata, ” “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” Anak-anak manusia itu mulai mengingat-ingat, siapakah saudara-Nya yang paling hina? Pernakah mereka bertemu dengan-Nya? Sementara itu Anak Manusia berkata-kata kepada anak-anak manusia yang lainnya.

Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Matius 25:41

Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum; Matius 25:42

ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. Matius 25:43

Lalu mereka pun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau? Matius 25:44

Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Matius 25:45

Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” Matius 25:46

Anak Manusia mengusir anak-anak manusia itu ke dalam api yang kekal karena mereka tidak melakukan KEBAIKAN kepada-Nya ketika melihat-Nya lapar, haus, seorang asing, telanjang, sakit dan dalam penjara. Anak-anak manusia itu bertanya, “Kapan kami MELIHAT-MU lapar, haus, seorang asing, telanjang, sakit dan dalam penjara dan tidak berbuat baik kepada-Mu? Anak Manusia memandang anak-anak manusia dengan tatapan jail sambil berkata, “Sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.”

Anak-anak manusia meyakini bahwa manusia diselamatkan karena melihat TERANG lalu beramal kepada sesama manusia. Agama adalah TERANG karena mengajar manusia untuk mengembangkan kebajikan. Amal bakti seseoranglah yang akan membawanya ke sorga.

Sebagian orang Kristen setelah membaca ayat-ayat Alkitab tersebut di atas meyakini bahwa Kristus mati untuk menebus dosa seluruh dunia. Manusia dapat menikmati penebusan Kristus itu dengan dua cara. Pertama, dengan menjadi orang Kristen atau menjadi murid Kristus. Kedua, dengan beramal sebanyak-banyaknya. Orang-orang yang beramal tetap menikmati penebusan Kristus walaupun mereka tidak mengenal-Nya karena pada saat dihakimi Kristus hanya melihat amal, bukan ibadah mereka kepada-Nya. Apakah itu yang diajarkan oleh ayat-ayat Alkitab tersebut di atas? BUKAN! Bila bukan, kenapa mereka mengajarkannya demikian? Karena mereka tidak memahami ayat-ayat tersebut dengan benar.

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku. Matius 25:40

Seorang yang paling hina dari saudara-saudara-Ku

Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Matius 25:45

Seorang yang paling hina ini atau seorang yang paling hina di sini

Menurut saya, terjemahan Matius 25:40 dan Matius 25:45 tersebut di atas kurang tepat, itu sebabnya saya memberikan terjemahan yang lebih tepat di bawah kedua ayat tersebut. Anda dapat menguji terjemahan saya dengan terjemahan bahasa Inggris dan bahasa Yunani dengan mengklik ayat-ayat tersebut di atas.

Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Matius 19:28

Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!” Matius 12:42

Kedua ayat tersebut di atas mengajarkan bahwa saat penghakiman, orang-orang yang selamat akan ikut menghakimi. Karena Anak Manusia adalah Gembala, itu berarti domba-domba atau anak-anak Allah ikut hadir ketika Anak Manusia menghakimi anak-anak manusia.

Tetapi Ia menjawab mereka: “Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.” Lukas 8:21

Siapakah SAUDARA Anak Manusia yang dimaksudkan dalam Matius 25:40? Lukas 8:21 menjelaskannya dengan gamblang. Saudara Anak Manusia adalah domba-domba atau anak-anak Allah.

Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.” Matius 10:42

dan berkata kepada mereka: “Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku; dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia, yang mengutus Aku. Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.” Lukas 9:48

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Galatia 3:13

Siapakah yang paling kecil atau paling hina di antara anak-anak Allah? Di dalam Kerajaan Allah, adakah yang lebih kecil dan hina dibandingkan Yesus Kristus?  Ha ha ha … Bukankah saya sering memberitahu anda bahwa Anak Manusia seorang yang ngocol? Kita membuat perumpamaan untuk menjelaskan, Dia membuat perumpamaan untuk menyesatkan. Anda paham sekarang? Amal yang bisa menyelamatkan BUKAN amal kepada sesama manusia namun amal kepada yang paling kecil atau paling hina dalam kerajaan Allah. Dia yang menciptakan berlaksa ada, Dia yang empunya berlaksa ada. Siapa yang SANGGUP beramal kepada Anak Manusia? AMAL? Amal dari hongkong?

Dao Keselamatan Manusia

Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Yohanes 10:29

Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Matius 25:34

Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya. Roma 8:29-30

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8-9

Misteri Dua Jalan Keselamatan

ada yang mendengar Injil
ada yang tidak pernah mendengar Injil
tidak mendengar Injil, tidak melihat Terang, binasa
tidak mendengar Injil, melihat terang,  menyangkali-Nya, binasa
tidak mendengar Injil, melihat terang, hidup dalam-Nya, ANUGERAH

mendengar Injil dan memahaminya, ANUGERAH
mendengar Injil tidak memahaminya, ANUGERAH
mendengar Injil tidak memahaminya, melawan Anak Manusia
melawan Anak Manusia, melihat terang,  menyangkali-Nya, binasa
melawan Anak Manusia, melihat terang, hidup dalam-Nya, ANUGERAH

mendengar Injil dan memahaminya
memahami Injil, menyangkali-Nya, binasa
memahami Injil, hidup dalam-Nya, ANUGERAH

NB:
Untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
Untuk istri dan anakku serta adik-adikku.
Untuk sahabatku Samuel Franklyn, pencari kebenaran sejati.
Untuk sahabatku Vantillian guna mengenang pertarungan pertama kami.
Untuk sahabatku Purnawan Kristanto yang telah mengunggah blog ke 200.
Untuk sahabatku yang memberitahu istrinya tentang dua jalan keselamatan.
Untuk sahabatku Dennis Santoso dan Istri sebagai hadiah kelahiran anak mereka.
Untuk menghormati pimpinan dan para staff YLSA.
Untuk hadiah ulang tahun SABDASpace.
Untuk seluruh blogger SABDASpace, para sahabat pencari kebenaran sejati.

Saya sudah menulis banyak blog, namun inilah blog yang saya tulis dengan hati BENAR-BENAR GENTAR. Apabila yang saya tulis benar, itu berarti banyak sekali pemahaman-pemahaman kita tentang ajaran Alkitab yang harus dikoreksi. Apabila yang saya tulis salah, bagaimana kita harus mempertahankan pemahaman-pemahaman kita selama ini? Berhari-hari saya menutup diri dan bergumul namun tak menemukan alasan untuk tidak mengunggahnya. Ingwei Shangdi bu gan buzheng! Karena Tuhan Allah tidak berani tidak menyerang! Tuhan, kehendak-Mulah yang jadi!

30 thoughts on “Ada Dua Jalan Keselamatan – Misteri Keselamatan

  1. Anak Domba yg di sembelih adalah ketujuh Roh Allah,sy gak ngerti,pasal sebelumnya mengatakan 7 Obor adalah Tujuh Roh Allah…

  2. trima kasih sebelumnya suhu,ayat2pasti akan sy renungkan.
    klo boleh tolong di kasih tahu AIR itu maksudnya apa?

  3. Salam kenal koko hai hai.

    Dibutuhkan keberanian, kejeniusan dan idealis tingkat tinggi agar bisa tampil seperti koko, mendobrak suatu keyakinan yang telah diyakini dan diajarkan ribuan tahun. Izinkan saya angkat topi untuk itu.
    Bila nanti koko tidak terlalu sibuk, perkenankan saya menambah wawasan, pencerahan dan mencari kebenaran hakiki melalui koko hai hai, terimakasih 🙂

  4. Koko Hai-hai yang kritis dan idealis yang saya hormati.
    Itu baru kabar baik dan berita gembira ko,semakain banyak jalan keselamatan, nanti surga akan semakin ramai. Bahwa ada orang bukan Kristen yang selamat,dan ada keselamatan diluar Gereja, membuat milyaran umat manusia diluar Kristen, akan bergairah kembali menjalani hidupnya, jika selama ini mereka merasa galau dan ngeri akan penghukuman,karena sering tersiar kabar bahwa sorga adalah kavlingan hkusus umat Kristiani. Sekalipun hanya menjadi warga pinggiran,berada dekat dengan perbatasan neraka, kepada mereka tentu juga akan diucapkan, “selamat datang di sorga Kerajaan Allah, inilah yang dulu dijanjikan oleh para nabi utusan-Ku kepada mu”, dan calon warga nereka akan diucapkan pula kepada mereka “ Go to Hell” maka kini saat nya hidup dijalan yang dikehendaki Tuhan. Kalau ada dua atau tiga jalan keselamatan,itu artinya umat manusia dimuka bumi ini punya pilihan untuk menempuh jalan yang mana:
    MAU JALAN TOL,TIDAK MENUGGU HARI PENGHAKIMAN,MESKIPUN BANYAK DOSA ,DIAJAK MENYONGSONG TUHAN DI ANGKASA .JADILAH PENGIKUT RASUL PAULUS,KARENA RASUL PAULUS ADALAH WARGA SORGA.

    Catatan hai hai bengcu:

    Kisanak, berapa banyak jumlah HALAMAN yang anda COPAS dan harus saya dan orang-orang Kristen BACA? Kisanak, Sebaiknya anda baca alkitab dulu dari Kejadian sampai Wahyu. kalau anda sudah baca baru kembali lagi untuk menulis. Anda belum pernah BACA Alkitab dari KEjadian sampai Wahyu namun sudah BERLAGAK menginjil dengan COPAS seenak jidat anda? ha ha ha ha … Bukan begitu caranya ksianak. Bualan anda berupa COPI PASTE saya hapus.

  5. ooh yaa..? terimakasih nasehatnya Ko, padahal setiap yang saya tulis dilengkapi dengan dalil dari Al Kitab,jika terlihat seperti BUALAN COPY PASTE, dan mengInjil seenak jidad. ha ha ha ha kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.