YHWH Elohim Yang Mahatahu Tidak Tahu


Teologi Reformed mengajarkan bahwa Allah mahakuasa dan mahatahu. Lebih lanjut diajarkan bahwa Mahakuasa artinya mampu melakukan segala sesuatu dan tidak ada yang tidak bisa dilakukannya. Mahatahu artinya mengetahui segala hal dan tidak ada yang tidak diketahuinya. Demi keyakinan demikianlah para Teolog Reformed NEKAD menafsirkan bahkan mengembangkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Alkitab. Continue reading

Bengcu Menggugat Doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat


Teologi Reformed mengajarkan bahwa Yesus Kristus Adalah Allah sejati dan manusia sejati. Sebagai Allah sejati Dia memiliki hakekat Allah dan sebagai manusia sejati Dia memiliki hakekat manusia yang diperoleh-Nya dari Maria. Walaupun memiliki dua hakekat, namun Yesus hanya memiliki satu pribadi yaitu pribadi yang dimiliki-Nya sebelum menjadi manusia. Walaupun diajarkan dari generasi ke generasi sebagai kebenaran namun benarkah doktrin Satu Pribadi Dua Hakekat (Diofisitisme)  adalah ajaran Alkitab? Continue reading

Alkitab Belum Selesai Dipahami


Mereka menyebut dirinya teolog Reformed dan menamai  ajaran Alkitab yang diyakininya Teologi Reformed. Teologi Reformed di bangun di atas prinsip LIMA SOLA atau FIVE SOLAS yaitu:

  1. Sola scriptura – by Scripture alone – Hanya Alkitab
  2. Sola fide – by faith alone – Hanya Iman
  3. Sola gratia – by grace alone – Hanya Anugerah
  4. Solus Christus – Solo Christo – Christ alone; through Christ alone – Hanya Kristus
  5. Soli Deo gloria – glory to God alone – Hanya untuk kemuliaan Allah Continue reading

Papaku Pasti Masuk Neraka


Papaku,  dia pasti masuk neraka. Panggil dia bobengcu artinya no body, bukan siapa-siapa. Papaku umurnya lima puluh empat tahun ketika dia mati. I love my self go to hell sendiri kalau mau. Itulah yang dia ajarkan kepadaku . Aku lupa kapan pertama kali dia mengajarkan hal itu kepadaku, namun aku ingat itulah yang paling sering dia ajarkan kepadaku, I love my self go to hell sendiri kalau mau. Saya lupa kapan pertama kali menyangkal ajarannya tersebut, namun aku ingat, setiap kali menyangkal, dia mengambil Alkitab, Alkitab yang diberikan oleh gereja kami ketika dia menikahi mamaku. Dia lalu membuka Alkitab itu lalu menyuruhku untuk membacanya pelan-pelan dan hati-hati. Continue reading