Bukti Kebangkitan Yesus?


Image result for kebangkitan yesusKisah kebangkitan Yesus dalam kitab Matius adalah bukti kebangkitan Yesus? Belum tentu! Mungkin saja itu adalah pembohongan publik. Bagaimana cara kita mengujinya secara ilmiah dengan cara yang mudah? Jejak audit.

Audit trail alias jejak audit adalah jejak-jejak yang ditinggalkan oleh penulis dalam sebuah tulisan. Jejak audit tidak lekang dimakan jaman. Itu sebabnya walaupun jamannya telah lama berlalu namun jejaknya tetap lestari sehingga tulisan tersebut tetap bisa dipahami apa adanya oleh siapa saja.

Dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi alias bukan kisah nyata. Kisah nyata adalah kejadian yang benar-benar ada. Bagaimana cara untuk membedakan kisah nyata dan dongeng dalam cerita Alkitab? Dalam kisah nyata selalu ada JARAK dan RUANG serta WAKTU. Dongeng selalu mengabaikan faktor jarak dan ruang serta waktu.

Keempat Injil mencatatnya dengan gamblang bahwa konspirator konspirasi menyalibkan Yesus adalah Yesus sendiri. Yudas Iskariot hanya kaki tangan Yesus sementara imam-imam kepala dan orang-orang Farisi serta Pontius Pilatus adalah korban konspirasi tersebut.

Karena Yesuslah konspiratornya, makanya ketika ditangkap dan murid-murid melakukan perlawanan dengan menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya, Yesus justru menyembuhkannya. Itu sebabnya murid-murid-Nya mustahil mencuri mayat Yesus karena Yesus memang harus mati agar bisa bangkit pada hari ketiga.

Orang Terakhir Dan Pertama

Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia. Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu. Matius 27:59-61

Maria Magdalena dan Maria yang lain adalah orang terakhir yang ada di kuburan Yesus sore itu. Malamnya sampai paginya dilanjutkan sore-nya adalah hari Sabat. Pada hari itu mayat Yesus relatif aman karena orang Yahudi sedang merayakan Sabat.

Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. Matius 27:62-63

Kata Pilatus kepada mereka: “Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya.” Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya. Matius 27:65-66

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Matius 28:1

Karena murid-murid mustahil mencuri mayat Yesus itu sebabnya hanya penjaga-penjaga makam yang punya kesempatan dan motif untuk mencuri mayat Yesus. Tidak adanya meterai yang rusak adalah bukti bahwa para penjaga itu mengambil mayat Yesus secara legal tanpa merusak meterai. Itulah bukti bahwa merekalah yang mencuri mayat Yesus. Tidak ada keributan membuktikan penjaga-penjaga itu tidak mendapat gangguan selama mencuri mayat Yesus. Mereka mencuri mayat untuk menjamin agar Yerus tidak bangkit pada hari ketiga.

Bukti Kebangkitan Yesus

Kalau memang bangkit Yesus pasti menunjukkan diri-Nya di bait Allah kepada orang banyak untuk menggenapi janji-Nya untuk bangkit pada hari ketiga. Kalau itu yang terjadi, mustahil dunia meragukan kebangkitan Yesus. Namun karena kisah kebangkitan-Nya terkesan plintat-plintut itu sebabnya bahkan orang-orang Kristen sendiri pun hanya berani mengimaninya alias merasa nyaman meyakininya.

Mempertanyakan kebangkitan Yesus adalah penistaan agama Kristen? Mustahil. Itu sebabnya menurut ajaran Alkitab, orang-orang Kristen justru harus memberi pertanggungan jawab dengan lemah-lembut ketika ajaran agamanya dipertanyakan dan diragukan.

Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Matius 28:2

Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Matius 28:3

Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Matius 28:4

Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.” Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Matius 28:5-7

Tidak ada persiapan sama sekali untuk penguburan Yesus apalagi kebangkitan-Nya. Bila tidak ada Yusuf orang Arimatea yang berbaik hati merelakan kuburannya, pastilah mayat Yesus dibuang begitu saja di antara para penjahat. Alkitab mencatat, dari kedua belas murid-Nya, tak seorang pun yang menghadiri pemakaman Yesus.

Tidak ada murid-murid yang ke kuburan Yesus untuk menyambut kebangkitan-Nya. Maria Magdalena dan Maria yang lain hanya ke kuburan Yesus untuk sekedar menyambanginya, bukan untuk menyambut kebangkitan-Nya. Yesus sudah tamat.

Melihat kuburan Yesus terbuka dalam kondisi kosong memang mengejutkan. Selain memancing kaheranan juga memicu kenangan dan memacu harapan bahwa Yesus memang telah bangkit seperti janji-Nya. Apa yang harus kita lakukan saat orang-orang yang seharusnya mendukung kita justru tidak percaya ketika diberitahu bahwa Yesus sudah bangkit? Tentu saja mengarang cerita untuk meyakinkan mereka bahwa Yesus memang telah bangkit.

Kenapa Maria Magdalena membual? Tentu saja untuk meyakinkan murid-murid Yesus bahwa Yesus sudah bangkit. Itu sebabnya dia mengarang cerita malaikat yang dasyat agar orang-orang tertarik dan penuh detail agar ceritanya dianggap masuk akal. Namun sayangnya, karena cerita kebangkitan Yesus itu bukan kisah nyata itu sebabnya walaupun nampak detail dan logis namun begitu diuji langsung kelihatan belangnya bahwa ceritanya bertentangan dengan hukum alam. Begitu kita menambahkan JARAK dan RUANG serta WAKTU maka cerita Maria pun langsung ketahuan mustahil kisah nyata.

Bagi Maria Magdalena dan Maria yang lain kuburan terbuka dalam kondisi kosong adalah bukti bahwa Yesus telah bangkit. Namun murid-murid yang lain keyakinan demikian perlu dipertanyakan. Itu sebabnya salah satunya pun membual. Anggap sajalah bahwa Maria Magdalena yang membual.

Apa bukti bahwa Yesus sudah bangkit? Aku melihat malaikat duduk di batu kuburan Yesus. Bagaimana cara Yesus bangkit? Dia dibangkitkan oleh Malaikat yang turun dari langit. Bagaimana cara malaikat itu membuka kuburan Yesus? Dengan gempa bumi. Seperti apakah wajah malaikat itu? Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

Bagaimana dengan para penjaga? Mereka gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Apa yang dikatakan malaikat itu kepadamu? Dia berkata, “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”

Kerabatku sekalian, nampak gamblang sekali bukan? Cerita kebangkitan Yesus itu sangat sistematis dan terperinci juga logis. Namun itu bukan kisah nyata. Silahkan memasukkan faktor JARAK dan RUANG serta WAKTU dalam cerita tersebut maka langsung ketahuan belangnya.

Gempa bumi yang hebat tidak mungkin hanya menggeser batu kuburan Yesus saja. Gempa itu pasti melanda seluruh daerah tersebut dan menimbulkan kepanikan di antara masyarakat, termasuk di dalamnya Maria Magdalena dan Maria yang lain serta penjaga-penjaga. Itulah bukti bahwa cerita Gempa bumi yang hebat karangan Maria bukan kisah nyata.

Malaikat yang turun dari langit dengan wajah bagaikan kilat dan pakaian putih bagaikan salju pasti kelihatan menyolok dari jauh sehingga siapa pun yang memergotinya pasti langsung memberitahu yang lainnya lalu mereka beramai-ramai mendekatinya untuk melihatnya lebih jelas. Berapa jarak tempuh turun dari langit ke kuburan Yesus? Berapa kecepatan turunnya? turunnya melayang seperti para pendekar film kungfu atau turun nyungsep seperti buah jambu jatuh dari pohon?

Kerabatku sekalian, itulah bukti bahwa cerita Maria tentang malaikat turun dari langit lalu mendarat di batu kuburan Yesus lalu nongkrong di situ bukan kisah nyata namun dongeng belaka. Masih banyak bukti-bukti lain bahwa itu cuman bualan belaka.

Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.” Matius 28:9-10

Anda pernah bertemu seseorang lalu menyembahnya? Sesungguhnya menyembah sesama manusia itu tidak mudah. Anda harus berlatih keras agar mampu melakukannya apalagi menyembahnya secara reflek. Itu sebabnya saya sangat menghina perilaku Paus dan pastor-pastor dan pendeta dan penatu dan orang-orang Kristen yang berlagak rendah hati dengan membasuh kaki sesamanya. Ha ha ha … Mereka lupa apakah ketika Yesus membasuh kaki, murid-murid duduk di bangku seperti bangku yang kita gunakan sekarang?

Kerabatku sekalian, benarkah keempat Injil mencatat kebangkitan Yesus? Anda bisa membacanya dengan teliti dan hati-hati lalu mengujinya dengan akal budimu. Menyatakan ayat-ayat Alkitab tidak mungkin dipahami dengan akal budi adalah HOAX. Mengklaim ayat-ayat Alkitab hanya bisa dipahami dengan Roh Kudus adalah slogan kosong alias pepesan kosong.

#YesusTidakBangkit #KebangkitanYesus

18 thoughts on “Bukti Kebangkitan Yesus?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.