Senjata ke 13 pendekar Tiongkok kuno adalah suling bambu. Bukan sembarang suling bambu, namun yang benar-benar teruji dan dipuji. Ada dua jenis suling Tionghoa. Yang saat ditiup memanjang ke samping namanya Dizi 笛子. Yang menjulur ke bawah waktu ditiup namanya Xiao 簫. Keistimewaan Dizi adalah sebuah lobang (mokong 膜孔)yang ditutup dengan selaput (dimo 笛膜) sehingga menimbulkan vibrasi ketika ditiup. Yang biasa digunakan sebagai dimo adalah selaput bagian dalam bambu. Selaput salak dan bawang juga bisa digunakan meskipun mudah rusak bahkan suling Batak menggunakan menggunakan kertas rokok atau selotip, meskipun kualitas vibrasinya lebih jelek. Yang terbaik adalah dimo dari selaput bambu. Continue reading
Tag Archives: gereja kristen indonesia
Iman yang Memindahkan Gereja Yasmin

Anda tahu kopi si Borong-Borong? Benar! kopi Siborong-borong dijual oleh Starbucks Cafee dengan harga Rp. 90 sekian ribu per 250 g. Minggu lalu waktu kebaktian bagimu negeri di depan Istana saya kebagian 250 g. Oleh-oleh dari Jemaat HKBP Sitabo-tabo Si Borong-borong Tapanuli Utara yang dibawa oleh Ibu Pdt. Marcia Silaen. Saya sudah mencium wanginya dan menelitinya. Wow … benar-benar kopi Siborong-borong yang dasyat itu. Selain membawa kopi, Pdt. Marcia juga membawa UANG. Uang itu dikumpulkan oleh anggota Jemaat HKBP Sitabo-tabo untuk membantu GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia. Continue reading
Pertemuan BPMS GKI dengan Aktivis HAM dan Lintas Iman
Pertemuan anggota Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GKI dan para aktivis HM dan Lintas Iman di lantai 5 STT Jakarta, jl. Proklamasi No. 27 Jakarta Pusat tanggal 30 Januari 2013 telah berlangsung dengan baik. Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah (BPMSW) Jawa Tengah dan BPMSW Jawa Timur juga mengirim anggotanya untuk hadir. Wahid institute dan LBH Jakarta dan Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), GPBI, HKBP dan lain-lainnya Continue reading
Jejak TB SIlalahi (Mantan Menpan) di Gereja Yasmin
Ha ha ha ha …. Jenderal TB Silalahi yang mulia, masak sebagai mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara anda nggak paham rekomendasi Ombudsman RI yang menyatakan “tindakan Walikota Bogor merupakan bentuk MALADMINISTRASI berupa perbuatan MELAWAN hukum dan PENGABAIAN kewajiban hukum serta bertentangan dengan putusan Peninjauan Kembali Mahkamah RI nomor 127/PK/TUN/2009 tanggal 9 Desember 2010.”? Pantas saja Walikota Bogor ngaco-belo wong mantan MENPAN saja dung dung pret. Aparatur negara yang MALADMINISTRASI kok GKI yang diobok-obok? Menyebalkan! Tidak ada tendensi apa pun? Tertangkap basah nich ye? Continue reading
GKI Sudah Sesat
Kisanak, apakah “Sesuai dengan hakikatnya GKI tidak memberikan kemungkinan pemisahan diri dari kesatuan GKI.” adalah pepesan kosong belaka? Sekitar tahun 1972, saya mulai sekolah minggu di GKI Siliwangi. Tahun 1986 menjadi anggota Sidi GKI Siliwangi. Sampai hari ini tetap anggota Jemaat GKI Siliwangi. Saya akan menjadi anggota Jemaat GKI Siliwangi sampai mati. GKI menganut pemerintahan Presbiterial-Sinodal. Di sekolah minggu, belum pernah mendengar cerita tentang pemerintahan Presbiterial-Sinodal. Di kebaktian Remaja dan Pemuda pun tidak pernah mendengar kotbah tentang hal itu. Di katekisasi tidak diajari hal demikian. Dari mimbar gereja GKI belum pernah mendengar kotbah tentang itu. Tager & Talak GKI. Berapa banyak anggota GKI yang memilikinya? Berapa banyak yang membacanya apalagi membacanya dengan teliti dan hati-hati? Umumnya kita tidak membaca Tager & Talak GKI karena meyakini di dalamnya tidak ada hikmat dan bijaksana yang bisa dipelajari. Sebagian kecil dari kita percaya bahwa Tager & Talak GKI hanya perlu dibaca oleh penatua dan pendeta. Sebagian kecil yang lain yakin bahwa Tager & Talak GKI hanya perlu dibaca ketika menghadapi masalah. Tuan dan nona, tahukah anda bahwa gonjang-ganjing GKI Yasmin mustahil terjadi bila anggota-anggota GKI memahami pemerintahan GKI (Presbiterial-Sinodal) dan gemar belajar Tager & Talak GKI? Continue reading

