Misteri Jumlah Keluarga Yakub


Perjanjian Lama mencatat 3 kali bahwa jumlah anggota keluarga Yakub yang ke Mesir adalah 70 orang. Stefanus Sang Martir mengajarkan bahwa jumlahnya 75 orang. Ketika dihitung nama-namanya, ternyata jumlah anggota keluarga Yakub yang ke Mesir hanya 69 orang. Alkitab salah catat? Mustahil! Continue reading

Budi Asali Yesus Mustahil Mati Menggantikan Manusia


Doktrin Yesus mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah adalah ajaran sesat karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Namun, doktrin Yesus HAUS menggantikan manusia menerima hukuman Allah ciptaan Pdt. Budi Asali Mdiv benar-benar dasyat. Nampaknya tidak lama lagi Budi Asali akan mengajarkan doktrin Yesus SEGERA datang kembali untuk menggantikan manusia MENANGIS dan MENGGERTAK gigi sebab Dia belum sempat menggantikan manusia menerima hukuman demikian 2000 tahun yang lalu. Bila Yesus datang lagi, Budi Asali pasti akan bilang, “Jangan lupa DISATE dan DIASAP dalam api, bos!” Ha ha ha ha ha ….. Setelah itu Budi Asali pun mengajarkan doktrin Yesus mati di-STEAK menggantikan manusia. Continue reading

Yesus Satu Pribadi Dua Hakekat Adalah Berhala


SOLA SCRIPTURA! Hanya Alkitab! Itulah yang diagul-agulkan oleh para teolog Kristen dari generasi ke generasi sejak 500 tahun yang lalu. Sacra scriptura sui ipsus interpres! Kitab suci menyatakan dirinya sendiri! Itulah yang mereka bangga-banggakan sejak 500 tahun yang lalu. Aneh bin ajaib! Walaupun getol sekali menyerukan kedua SLOGAN tersebut di atas namun para teolog, alih-alih memahami dan mengajarkan ajaran Alkitab tentang Yesus justru kekeh jumekeh melestarikan PENGAKUAN IMAN CHALCEDON yang merupakan kesepakatan konsili Chalcedon tahun 451 untuk SESAT dan MENYESATKAN manusia. Mereka yang pernah menonton film tentang makluk luar angkasa (Alien) sebagai PARASIT alias BENALU yang merasuki tubuh manusia sebagai INANG-nya pasti mudah sekali memahami doktrin Yesus SATU pribadi DUA hakekat dalam pengakuan iman Chalcedon. Continue reading

Hari Ke 3 = Sesudah 3 Hari = 3 Hari 3 Malam Adalah Ajaran Sesat


Kenapa MENAFSIRKAN Alkitab? Seseorang menafsirkan Alkitab karena dia tidak mengerti atau menganggap yang tercatat tidak logis. Karena tidak paham maka dia pun menafsirkannya agar mengerti. Karena menganggap yang tercatat tidak logis maka dia pun menafsirkannya supaya logis. Apa pun alasannya, menafsirkan Alkitab berarti membuang peluang untuk memahaminya dengan benar. Kenapa demikian? Karena MENAFSIRKAN artinya menangkap maksud perkataan (kalimat) tidak menurut apa adanya saja, melainkan diterapkan juga apa yang tersirat (dengan mengutarakan pendapatnya sendiri).  Tidak perlu menjadi GENIUS untuk mengerti bahwa frasa “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” artinya berbeda-beda. Tidak perlu memiliki gelar yang lebih panjang dari namanya untuk mengetahui bahwa ajaran ngaco-belo “3 hari 3 malam” dan “hari ke 3” serta “sesudah 3 hari” memiliki arti yang sama mustahil ajaran Alkitab.  Namun, kenapa para teolog bahkan Pdt. Budi Asali Mdiv dan Esra Alfres Soru STh yang menggelari dirinya Reformed SEJATI justru mengajarkan ajaran KONYOL demikian? Continue reading

Budi Asali YAK-YAK-O Karena YHWH Memang Diciptakan


Alkitab tidak boleh ditafsirkan karena menafsirkan sama dengan mengedit ayat-ayat Alkitab agar sesuai dengan hikmat manusia. Alkitab ditulis untuk dipahami oleh manusia, bukan untuk ditafsirkan itu sebabnya yang harus dilakukan orang Kristen adalah berusaha memahaminya bukan menafsirkan ayat-ayat Alkitab. Saksi Yehova menafsirkan Alkitab agar sesuai dengan hikmat mereka, itu sebabnya mereka TERSESAT. Pdt. Budi Asali MDiv merasa dirinya terpanggil untuk menjadi SENTINEL, penjaga perbatasan, itu sebabnya dia giat sekali melakukan debat dan menulis guna MENYERANG ajaran-ajaran sesat yang bertentangan dengan ajaran Alkitab. Motivasinya patut dihargai namun caranya benar-benar MENGENASKAN. Nampaknya dia tidak tahu bahwa seorang SENTINEL harus menjaga perbatasan dengan menegakkan ajaran Alkitab sejati, bukan menyeruduk membabibuta. Continue reading