Misteri Jumlah Keluarga Yakub


Perjanjian Lama mencatat 3 kali bahwa jumlah anggota keluarga Yakub yang ke Mesir adalah 70 orang. Stefanus Sang Martir mengajarkan bahwa jumlahnya 75 orang. Ketika dihitung nama-namanya, ternyata jumlah anggota keluarga Yakub yang ke Mesir hanya 69 orang. Alkitab salah catat? Mustahil!

Itu hanya masalah SEPELE. Bila hanya masalah SEPELE, kenapa sampai hari ini belum ada sarjana teologi yang mampu menjelaskan masalah tersebut?

Pdt. Budi Asali adalah Master of Divinity Theology dari Reformed Theological Seminary (RTS), Jackson, Mississippi, United States of America. Dia menggelari dirinya Teolog Reformed sejati dan hidup dengan prinsip murid Yesus mustahil kalah debat.

Dr. J. A. Alexander (1809-1860) dikenal sebagai salah satu teolog besar di Princeton Theological Seminary dan penulis J.A. Alexander’s commentary.

Dr. Adam Clarke (1762–1832) adalah teolog Methodist terbesar yang menulis “The Adam Clarke Commentary” yang masihur itu. John Calvin (1509–1564) adalah bapak reformator yang namanya diabadikan untuk nama Teologi Reformed.

Aneh bin Ajaib! Kenapa orang-orang besar tersebut nggak becus memahami ajaran Alkitab yang demikian SEDERHANA? Karena mereka MENASIRKAN ajaran Alkitab.

Memberanikan diri bertanya, di dalam blog berjudul: Eksposisi Kitab Kejadian 46:8- Kejadian 47:26, Pdt. Budi Asali Mdiv menulis:

Kejadian 46:8- Kejadian 47:26.  Keluarga Yakub tiba di Mesir. Berapa jumlah keluarga Yakub yang tiba di Mesir? Kej 46:26 mengatakan 66 orang; Kej 46:27 mengatakan 70 orang, tetapi Kis 7:14 mengatakan 75 orang.

a)   Keturunan Lea:

  1. Ruben (ay 9). Anak-anaknya: Henokh, Palu, Hezron, Karmi. Total 5 orang.
  2. Simeon (ay 10). Anak-anaknya: Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar, Saul. Total 7 orang.
  3. Lewi (ay 11). Anak-anaknya: Gerson, Kehat, Merari. Total 4 orang.
  4. Yehuda (ay 12). Anak-anaknya: Er (x) , Onan (x), Syela, Peres, Zerah. Cucu-cucu: Hezron, Hamuel. Total 6 orang (Catatan: Er dan Onan tak dihitung karena sudah mati – Kej 38).
  5. Isakhar (ay 13). Anak-anaknya: Tola, Pua, Ayub, Simron. Total 5 orang.
  6. Zebulon (ay 14). Anak-anaknya: Sered, Elon, Yahleel.  Total 4 orang.
  7. Dina (ay 15). Total 1 orang.

Total keturunan Lea (Lea tak termasuk) adalah (5+7+4+6+5+4+1) = 32 orang. Tetapi ini tak cocok dengan ay 15 akhir yang mengatakan 33 orang. Menurut Calvin bilangan 33 ini mencakup Yakubnya sendiri.

b)   Keturunan Zilpa:

  1. Gad (ay 16). Anak-anaknya: Zifyon, Hagi, Syuni, Ezbon, Eri, Arodi dan Areli. Total  8 orang.
  2. Asyer (ay 17). Anak-anaknya: Yimna, Yiswa, Yiswi, Beria, Serah. Cucu-cucu: Heber, Malkiel. Total 8 orang.

Total keturunan Zilpa (Zilpa tak termasuk) adalah (8+8) = 16 orang. Ini cocok dengan ay 18.

c)   Keturunan Rahel:

  1. Yusuf (ay 19,20). Anak-anaknya: Manasye, Efraim. Total 3 orang.
  2. Benyamin (ay 19,21). Anak-anaknya: Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Rosy, Mupim, Hupim, Ared. Total 11 orang.

Total keturunan Rahel (Rahel tak termasuk) adalah (3+11) = 14 orang. Ini cocok dengan ay 22.

d)   Keturunan Bilha:

  1. Dan (ay 23). Anaknya: Husim. Total 2 orang.
  2. Naftali (ay 24). Anak-anaknya: Yahzeel, Guni, Yezer, Syilem. Total 5 orang.

Total keturunan Bilha (Bilha tak termasuk) adalah (2+5) = 7 orang. Ini cocok dengan ay 25 akhir.

Total semua (mencakup Yakub, Yusuf dan 2 anaknya, tetapi tidak mencakup ke 4 istri Yakub) adalah (33+16+14+7) = 70 orang. Ini cocok dengan ay 27.

Kalau Yakub, Yusuf dan kedua anaknya tidak dihitung (karena 46:26 mengatakan ‘semua orang yang tiba di Mesir bersama-sama dengan Yakub), maka jumlahnya adalah 66 orang. Ini cocok dengan ay 26.

Tetapi sekarang, bagaimana mengharmoniskan semua ini dengan Kis 7:14 yang mengatakan: “Kemudian Yusuf menyuruh menjemput Yakub, ayahnya, dan semua sanak saudaranya, 75 jiwa banyaknya”?

Catatan: J. A. Alexander, dalam tafsirannya tentang Kis 7:14, berkata:

  • Kej 46:27 (LXX / Septuaginta) – 75 orang.
  • Kel 1:5 – 70 orang (tetapi LXX/Septuaginta – 75 orang).
  • Ul 10:22 – 70 orang (beberapa manuscript tua mengatakan 75 orang).

Pengharmonisan Cara pertama:

Bilangan 75 itu diambil dari LXX/Septuaginta (Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani), yang mencakup anak-anak dari Manasye dan Efraim.

Kej 46:20 dalam LXX/Septuaginta menambahkan anak-anak Manasye dan Efraim sebagai berikut: “These were the sons of Manasseh whom his Syrian concubine bore unto him: Machir; and Machir begat Galaad. The sons of Ephraim, Manasseh’s brother, were Sutalaam and Taam; and the sons of Sutalaam, Edem” (= Ini adalah anak-anak dari Manasye yang dilahirkan gundik Sirianya untuknya: Machir; dan Machir memperanakkan Galaad. Anak-anak Efraim, saudara Manasye, adalah Sutalaam dan Taam; dan anak-anak Sutalaam adalah Edem) – Adam Clarke.

Rupanya ini diambil dari silsilah dalam 1Taw 7:14-dst.

Kej 46:27 (LXX/Septuaginta) berbunyi: “The sons of Joseph, who were with him in Egypt, were nine souls; all the souls of the house of Jacob which came with Jacob into Egypt, were seventy-five souls” (= Anak-anak/keturunan Yusuf, yang ada di Mesir bersama dia, adalah 9 jiwa; semua jiwa dari keluarga Yakub yang tiba di Mesir bersama Yakub adalah 75 jiwa).

Bilangan 9 didapat oleh LXX/Septuaginta dengan memasukkan keturunan Manasye dan Efraim.

Adam Clarke: “These add five persons to the list, and make out the number given by Stephen, Acts 7:14, which it seems he had taken from the text of the Septuagint” (= Ini menambahkan 5 orang pada daftar, dan menyesuaikan dengan bilangan yang diberikan oleh Stefanus, Kis 7:14, yang kelihatannya ia ambil dari text Septuaginta).

Pengharmonisan Cara kedua:

Bilangan 66 dalam 46:26 ditambah dengan 12 istri anak-anak Yakub – istri Yehuda yang sudah mati – istri Yusuf – Yusuf sendiri (yang sudah di Mesir) = 75.

Catatan: penjelasan yang ini terasa agak aneh, karena Yusuf dan istrinya tidak dihitung karena mereka sudah ada di Mesir, tetapi anak-anak mereka dihitung.

Bengcu Menggugat hai hai Mengungkap:

Apa yang dilakukan oleh orang-orang PINTER ketika tidak memahami ajaran Alkitab? Karena PINTER maka mereka YAKIN masalahnya bukan pada AKAL BUDI-nya namun di Alkitabnya. Itu sebabnya mereka pun segera mengerahkan kepinterannya untuk MENETAPKAN yang harus DIUNGKAPKAN Allah. Apa yang dilakukan oleh orang-orang PINTER ketika menemukan hal-hal yang nampak salah dalam Alkitab? Mereka segera mengerahkan kepinterannya untuk MENETAPKAN hal BENAR yang HARUS diungkapkan Allah.

Dr. J. A. Alexander, Dr. Adam Clarke dan John Calvin adalah orang-orang PINTER. Itu sebabnya ketika menemukan masalah tentang jumlah keluarga Yakub yang ke Mesir, mereka pun langsung mementang jurus tafsir 1001 mimpi untuk membantu Allah. Bagaimana dengan Budi Asali Mdiv? Ha ha ha … mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, mustahil menyebut Budi Asali PINTER sebab dia GENIUS sekali. Apa bukti KEGENIUSANNYA? Buktinya adalah dia menyebut tulisannya Eksposisi Kitab Kejadian 46:8-Kejadian 47:26 padahal isinya hanya copy paste tulisan Dr. J. A. Alexander, Dr. Adam Clarke dan John Calvin. Bukankah dia adalah Master of divinity lulusan Reformed Theological Seminary (RTS), Jackson, Mississippi, United States of America? Ho ho ho ho …. Saya sama sekali tidak meragukan gelar Mdiv yang dimilikinya namun sering bertanya, Mdiv-nya jurusan teologi atau Foto copy? Bila jurusan teologi kenapa bisanya hanya foto copy? Ha ha ha ha ha … Kerabatku sekalian, apa yang dilakukan oleh para teolog dari generasi sebelumnya dan Budi Asali itu lah yang disebut: Orang PINTER bertindak BODOH.

Apa yang dilakukan oleh hai hai ketika nggak ngerti atau menemukan hal yang nampak salah waktu membaca Alkitab? Karena menyadari dirinya BODOH maka dia pun menarik kesimpulan bahwa masalahnya ada pada akal budinya, mustahil pada Alkitab. Itu sebabnya dia pun belajar lebih giat lagi dengan membaca Alkitab lebih hati-hati dan teliti lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi. Dia akan terus mengulangi membaca Alkitab sampai mengerti bahkan sampai mati nanti. Apa yang dilakukan oleh hai hai itu disebut: Orang BODOH bertindak PINTER.

Orang-orang bodoh percaya pada Alkitab yang menyatakan dirinya adalah tulisan-tulisan yang diilhamkan oleh Allah. Mereka juga percaya bahwa Alkitab ditulis untuk diwariskan dari generasi ke generasi dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa serta disebarkan ke seluruh dunia. Itu sebabnya Alkitab sangat LOGIS, GAMBLANG, SISTEMATIS, AKURAT, TEGAS dan KONSISTEN serta DUA SAKSI. LOGIS artinya tidak ada yang bertentangan dengan akal sehat. GAMBLANG artinya jelas dan mudah dipahami. SISTEMATIS artinya ditulis secara teratur dan berkesinambungan. AKURAT artinya sangat teliti dan cermat. TEGAS artinya jelas dan terang benar serta tidak ada yang samar-samar. KONSISTEN, artinya tidak ada yang saling bertentangan atau saling menyangkal. DUA SAKSI artinya semua ajaran Alkitab disaksikan minimal oleh dua orang saksi. Orang-orang pinter MENGHARUSKAN Alkitab adalah misteri Allah yang mustahil dipahami oleh manusia, agar hanya orang-orang pinter bisa MENAFSIRKANNYA seturut kepinteran mereka.

Orang-orang bodoh percaya bahwa Alkitab harus dipahami, tidak boleh ditafsirkan karena Alkitab ditulis untuk dipahami, bukan ditafsirkan. Anda bisa MENOLAK namun mustahil MENYANGKAL ajaran Alkitab. Anda bisa tidak memahaminya namun tidak bisa MENAFSIRKAN semaunya. Itu sebabnya, semua ayat yang digunakan untuk MENENTANG ajaran Alkitab yang benar akan berbalik mendukungnya dan semua ayat yang digunakan untuk mendukung ajaran sesat akan berbalik menentangnya. Orang-orang pinter percaya bahwa TAFSIRAN-nyalah yang benar karena Alkitab mustahil dipahami oleh manusia yang otaknya terbatas. Ha ha ha ha ….

Stefanus Membual Tentang Jumlah Keluarga Yakub

Kemudian Yusuf menyuruh menjemput Yakub, ayahnya, dan semua sanak saudaranya,  tujuh puluh lima jiwa banyaknya. Kisah Para Rasul 7:14

Anak-anak Yusuf yang lahir baginya di Mesir  ada dua orang. Jadi keluarga Yakub yang tiba di Mesir, seluruhnya berjumlah tujuh puluh jiwa. Kejadian 46:27

Seluruh keturunan yang diperoleh Yakub berjumlah tujuh puluh jiwa. Tetapi Yusuf telah ada di Mesir. Keluaran 1:5

Dengan tujuh puluh orang nenek moyangmu pergi ke Mesir, tetapi sekarang ini TUHAN, Allahmu, telah membuat engkau banyak seperti bintang-bintang di langit.” Ulangan 10:22

Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Matius 18:16

The sons of Joseph, who were with him in Egypt, were nine souls; all the souls of the house of Jacob which came with Jacob into Egypt, were seventy-five souls – Anak-anak Yusuf yang lahir baginya di Mesir ada SEMBILAN orang. Jadi keluarga Yakub yang tiba di Mesir, seluruhnya berjumlah tujuh puluh jiwa. Kejadian 46:27 – Septuaginta

Tiga kali Perjanjian Lama mencatat bahwa jumlah keluarga Yakub yang pindah ke Mesir adalah 70 orang. Namun, Stefanus menyangkal catatan tersebut dengan mengajarkan bahwa jumlahnya 75 orang. Dr. J. A. Alexander dan Dr. Adam Clarke mengajarkan bahwa jumlah 75 orang di dapat oleh Stefanus dari Alkitab terjemahan Septuaginta yang mencatat bahwa jumlah anak-anak Yusuf di Mesir semuanya 9 orang yang bila ditambah dengan 66 orang yang datang bersama Yakub maka semuanya genap 75 orang. Benarkah demikian? Mustahil! Jumlah anak-anak Yusuf di Mesir 9 orang, bila ditambah Yusuf dan istrinya menjadi 11 orang.  66+11=77 orang.

Teolog yang lain mengajarkan bahwa jumlah 75 orang didapat dengan 66 orang ditambah dengan 10 orang istri anak-anak Yakub. Angka 10 didapat dari 12 orang dikurangi istri Yehuda yang sudah mati dan istri Yusuf yang tinggal di Mesir. 66+10=76 orang. 76 orang bila ditambah 4 orang yaitu Yusuf dan Istrinya serta 2 orang anaknya maka total menjadi 80 orang.

Kerabatku sekalian, hitungannya sangat sederhana namun kenapa tukang foto copy Budi Asali bahkan para sarjana teologi tidak mampu menghitungnya dengan benar? Saya tidak tahu. Mungkin mereka berlagak pilon atau mereka memang tidak pandai berhitung. Masalahnya sangat sederhana, kenapa para teolog itu lebih suka main pat pat gulipat alias tafsir 1001 mimpi? Saya tidak tahu. Itu sebabnya banyak orang yang bilang sekolah teologi adalah sekolah  tafsir Alkitab. Ha ha ha ha ha …

Satu saksi tidak sah. Dua saksi baru sah. Tiga saksi tak terbantah. Tiga kitab yaitu: Kejadian, Keluaran dan ulangan bersaksi bahwa jumlah anggota keluarga Yakub yang datang ke Mesir adalah 70 orang. Di samping itu, jumlah 70 orang tersebut juga dilampiri daftar nama. Benar-benar akurat. Mustahil Stefanus dapat wahyu baru untuk mengoreksi kesalahan Perjanjian Lama, bukan? Satu saksi tidak sah. Mengajarkan yang tidak diajarkan Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya MEMBUAL. Mengajarkan yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya MENYESATKAN. Stefanus MEMBUAL!

Dina Dan Anak Perempuannya

Anak-anak Ruben ialah Henokh, Palu, Hezron dan Karmi. Kejadian 46:9

Anak-anak Simeon ialah Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin dan Zohar serta Saul, anak seorang perempuan Kanaan. Kejadian 46:10

 Anak-anak Lewi ialah Gerson, Kehat dan Merari. Kejadian 46:11

Anak-anak Yehuda ialah Er, Onan, Syela, Peres dan Zerah; tetapi Er dan Onan mati di tanah Kanaan; dan anak-anak Peres ialah Hezron dan Hamul. Kejadian 46:12

Anak-anak Isakhar ialah Tola, Pua,  Ayub dan Simron. Kejadian 46:13

Anak-anak Zebulon m  ialah Sered, Elon dan Yahleel. Kejadian 46:14

Itulah keturunan Lea, yang melahirkan bagi Yakub di Padan-Aram anak-anak lelaki serta Dina juga, anaknya yang perempuan. Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah tiga puluh  tiga jiwa. Kejadian 46:15

Itulah keturunan Zilpa, yakni hamba perempuan yang telah diberikan Laban kepada Lea, anaknya perempuan, dan yang melahirkan anak-anak bagi Yakub; seluruhnya enam belas jiwa. Kejadian 46:18

Itulah keturunan Rahel, yang telah lahir bagi Yakub, seluruhnya berjumlah empat belas jiwa. Kejadian 46:22

Itulah keturunan Bilha, yakni hamba perempuan yang diberikan Laban kepada Rahel, anaknya yang perempuan dan yang melahirkan anak-anak itu bagi Yakub–seluruhnya berjumlah tujuh jiwa. Kejadian 46:25

Semua orang yang tiba di Mesir bersama-sama dengan Yakub, yakni anak-anak kandungnya, dengan tidak terhitung isteri anak-anaknya, seluruhnya berjumlah enam puluh enam jiwa. Kejadian 46:26

Anak-anak Yusuf yang lahir baginya di Mesir ada dua orang. Jadi keluarga Yakub yang tiba di Mesir, seluruhnya berjumlah tujuh  puluh jiwa. Kejadian 46:27

  1. Keluarga Ruben 5 orang
  2. Keluarga Simeon 7 orang
  3. Keluarga Lewi 4 orang
  4. Keluarga Yehuda 6 orang (8-2)
  5. Keluarga Izakhar 5 orang
  6. Keluarga Zebulon 4 orang
  7. Keluarga Dina 1 orang
  8. Total Keturunan Lea = 32 orang

Kejadian 46:15 mencatat jumlah keturunan Lea adalah 33 orang namun daftar nama dalam Kejadian 46:9-14 hanya mencatat 32 nama. Itu berarti ada SATU orang yang DIHITUNG namun tidak DICATAT namanya. John Calvin memasukkan Yakub ke dalam daftar nama sehingga genap menjadi 33 orang. Memasukkan Yakub dalam daftar nama Keturunan Lea berarti menyatakan Yakub adalah KETURUNAN Lea. Bila benar mengajarkan hal demikian, itu berarti John Calvin benar-benar konyol. Aneh bin ajaib. Apabila John calvin memang mengajarkan hal demikian, kenapa selama 500 tahun ini TIDAK ada orang kristen yang menyadari kekonyolan ajarannya? Kenapa Pdt. Budi Asali yang Master of Divinity itu mengajarkan ajaran konyol itu sebagai kebenaran?

Kebanyakan orang Kristen mengaku menghormati John Calvin padahal mereka menyembahnya sebagai TUHAN. Itu sebabnya mereka menerima apa yang diajarkan oleh John Calvin sebagai kebenaran. Itu sebabnya ketika menemukan ajaran yang bertentangan dengan ajaran John Calvin mereka langsung memvonisnya sesat. Umumnya mereka yakin, John Calvin mustahil salah. Bila John Calvin salah mustahil pelayanannya diberkati hingga hari ini.

Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani sedangkan Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Walaupun para penerjemah Alkitab sudah berusaha semaksimal mungkin namun faktanya sampai hari ini Alkitab terjemahan masih mengandung banyak sekali kesalahan. Itu sebabnya mempelajari Alkitab bahasa asli sebagai pembanding adalah salah satu cara untuk memahami ajaran Alkitab dengan benar. Bagaimana bila kita tidak bisa bahasa Ibrani dan Yunani? Mungkinkah bisa menjadikan Alkitab bahasa asli sebagai pembanding? MUNGKIN!

Baya-baya uli hapa balaku apui, artinya pengetahuan bahasa asingku hanya sekedar cukup untuk meminta api.  Itulah ungkapan orang Daya sungai menurut seorang teman yang adalah orang Daya sungai. Yang jadi masalah adalah bagaimana bila pengetahuan bahasa Ibrani dan Yunani anda tidak cukup untuk sekedar meminta api seperti hai hai? Dalam kondisi demikian, anda masih bisa menjadikan Alkitab bahasa asli sebagai pembanding asal pengetahuan bahasa Ibrani dan Yunani anda cukup untuk menggunakan kamus dengan baik dan menguasai bahasa Indonesia dengan baik.

Saya percaya bahwa penerjemah Alkitab adalah orang-orang jujur dan kompeten serta penuh dedikasi pada pekerjaannya. Mereka mustahil menerjemahkan Alkitab untuk menipu dan menyesatkan. Itu sebabnya bila terjadi kesalahan dalam penerjemahan, maka hal itu terjadi karena lengah alias lalai atau kerena menghadapi KERAGUAN alias menganggap ayat tersebut kurang logis. Apa yang terjadi ketika seorang penerjemah menghadapi KERAGUAN saat menerjemahkan Alkitab dari bahasa asli ke bahasa Indonesia? Dia akan membandingkan terjemahannya dengan terjemahan lain yang bahasanya dia kuasai, misalnya bahasa Inggris. Apabila penerjemah LAI menghadapi KERAGUAN itu berarti kemungkinan besar penerjemah bahasa Inggris pun mengalami keraguan. Itu sebabnya apa bila anda menemukan kalimat yang tidak wajar dalam Alkitab terjemahan Indonesia maka anda pun akan menemukan kalimat yang tidak wajar dalam Alkitab terjemahan bahasa Inggris.

Semua orang yang menguasai bahasa Indonesia dengan baik akan melihat kejanggalan dalam Kejadian 46:15, yaitu:

Itulah keturunan Lea, yang melahirkan bagi Yakub di Padan-Aram anak-anak lelaki serta Dina juga, anaknya yang perempuan.

Kalimat itu akan menjadi benar bila susunannya seperti ini:

Itulah keturunan Lea, yang melahirkan bagi Yakub di Padan-Aram anak-anak lelaki serta anaknya yang perempuan.

Namun kalimat tersebut mustahil seperti tersebut di atas karena dalam bahasa aslinya ada: DINA. Dina adalah satu-satunya nama yang disebut dalam ayat tersebut, berarti pencantumannya oleh penulis benar-benar penting. Dengan mencantumkan DINA maka kalimat yang benar adalah:

Itulah keturunan Lea, yang melahirkan bagi Yakub di Padan-Aram anak-anak lelaki serta Dina, juga anaknya yang perempuan.

Kita hanya memindahkan KOMA dari depan kata JUGA ke depan kata DINA. Aneh bin ajaib. Kalimat itu langsung menunjukkan ARTI yang baru. Karena pengetahuan bahasa ibrani kita benar-benar payah, namun bahasa Inggris kita lumayan, itu sebabnya kita pun membandingkan ayat tersebut dengan terjemahan bahasa Inggris.

These  were the sons of Leah, whom she bore to Jacob in Padan Aram, with his daughter Dinah. All the persons, his sons and his daughters,  were thirty–three. Genesis 46:15

These  were the sons of Leah, whom she bore to Jacob in Padan Aram, Dinah with HER daughter. All the persons, HER sons and HER daughters,  were thirty–three. Genesis 46:15 – Revised

Semua orang yang menguasai bahasa Inggris yang cukup untuk meminta api akan melihat hal yang tidak wajar dalam kalimat di atas. Ayat tersebut bicara tentang “the sons of Leah” namun “with HIS (Jacob) daughter Dinah.” Tidak sistematis dan nggak konsisten. Alkitab mustahil ditulis dengan cara demikian. Penerjemah mustahil tidak tahu tentang hal demikian. Namun, kenapa alih-alih menggunakan frasa “with HER (LEAH) daughter Dinah”, justru menggunakan frasa “with HIS (Jacob) daughter Dinah.”? Hal itu pasti disebabkan karena sang penerjemah tahu PASTI bahwa kata HER adalah kata yang BENAR namun kata HER itu bukan milik LEAH. Dia menghadapi keraguan bahwa kata HER itu adalah milik DINAH sebab dia tidak BERSUAMI. Itu sebabnya dia lalu memutuskan untuk memberikannya kepada JACOB sehingga menjadi HIS. Coba anda baca kalimat tersebut setelah kita mengeditnya.

Kerabatku apa yang kita temukan di atas disebut HIPOTESA atau DUGAAN karena BELUM terbukti kebenarannya. Namun, pekerjaannya tidak sulit karena kita SUDAH tahu apa yang hendak DICARI. Kita bisa membuka pelajaran bahasa Ibrani dan kamus untuk MENGUJI dan mempelajarinya pelan-pelan sebab yang harus dipelajari sama sekali tidak banyak. Kita hanya perlu mencari TAHU dari kata apa “ANAKNYA alias HER daughter” diterjemahkan. Kerabatku sekalian, anda boleh percaya boleh tidak namun dengan cara demikianlah selama ini hai hai membandingkan Alkitab terjemahan dengan bahasa aslinya. Pekerjaannya tidak sulit karena kita hanya perlu berpikir logis tanpa prasangka dan kesabaran untuk membaca ayat-ayat Alkitab dengan teliti dan hati-hati serta kesabaran untuk belajar bahasa Ibrani dan membaca kamus. Cara belajar Alkitab demikian adalah cara belajar orang BODOH bertindak PINTER. Sedikit SULIT dan RUMIT namun BISA dilakukan siapa saja. Bila sering melakukannya maka anda pun menjadi ahli melakukannya. Namanya juga usaha!

Semua orang yang tiba di Mesir bersama-sama dengan Yakub, yakni anak-anak kandungnya, dengan tidak terhitung isteri anak-anaknya, seluruhnya berjumlah enam puluh enam jiwa. Kejadian 46:26

Dina punya anak perempuan. Itu sebabnya penulis, dalam Kejadian 46:15  menegaskan bahwa yang dia tulis adalah anak lelaki juga anak perempuan. Anak perempuan Dina tidak dicatat namanya karena dia adalah keturunan BAPAKNYA  yang bukan keturunan Yakub. Itu sebabnya di dalam Kejadian 46:26 penulis menegaskan bahwa jumlah 66 orang adalah anak KANDUNG alias KETURUNAN SAH Yakub. Anak perempuan Dina tidak termasuk keturunan kandung Yakub menurut tradisi saat itu.

25 thoughts on “Misteri Jumlah Keluarga Yakub

  1. Anak2 Yakub yg perempuan ada beberapa. Itu juga memang tdk ditulis di Alkitab. Oleh sebab itu ketika hijrah hitungannya berbeda. Perjanjian lama adalah kitab kesaksian.
    Trus, nama anak2 muhammad sapeh aje ?
    Kok gak ditulis. Kebanyakan jajan ya?
    Kok Kitab orang dikomentarin

    • HA ha ha …. Anda belum pernah BAca Alkitab dari KEjadian sampai Wahyu itu sebabnya ngaco-belo menyatakan anak-anak perempuan Yakub nggak tahu siapa namanya? ha ha ha Anak Yakub yang perempuan namanya Dina, kisanak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.