Daud Tony VS Gilbert Lumoindong


Anda tahu kenapa Ev. Daud Tony keok dalam pertarungannya melawan Pdt. Gilbert Lumoindong? Menurut saya, walaupun sakti mandraguna namun dia tidak menerapkan strategi sama sekali ketika bertarung. Bahkan sejak pertarungan hari pertama dia tidak menggunakan strategi sama sekali. Bila dia minta nasehat hai hai, saya jamin dia akan memenangkan pertarungan itu dengan gilang gemilang sejak hari pertama.

Memberanikan diri bertanya; Dalam buku-bukunya Ev. Daud Tony menulis:

Waktu itu saya datang di tempat ruangan doa, tempat persekutuan, bukan ibadah gereja. Saya menyampaikan salam, “Permisi.” Eh, tiba-tiba kepala saya dipegang, dan saya mendengar seseorang berseru, “Dalam nama Yesus, setan keluar!” Lalu kepala saya diurapi dengan minyak. Saya jadi jengkel diperlakukan begitu. Darah saya mendidih. Dunia Roh, hal 32 Continue reading

Semalam di Santa Monica


Sincia artinya tahun baru. Menurut kelender Tionghoa itu adalah hari ulang tahunku. Sejak kecil aku selalu merayakan ulang tahun pada hari itu. Sejak kecil, pada hari ulang tahunku, mama akan masak misua (bihun kecil) dengan telur bulat. Setiap anggota keluarga akan mendapat semangkuk misua dengan dua butir telur bulat dan bakso daging cincang. Bahkan di hari-hari termiskin dalam keluarga kami, jatah dua butir telur dan bakso daging cincang itu tetap ada dan lengkap. Continue reading

Daud Tony vs hai hai – Pertarungan Ilah Zaman Ini?


Saya hanya kenal Ev. Daud Tony dari buku-bukunya dan satu email darinya. Saya tidak punya masalah pribadi dengan dia. Namun mustahil menyerang tulisan Ev. Daud Tony tanpa menyerang pribadinya. Buku adalah hasil karya penulisnya, mustahil mengecam buku tanpa mengecam penulisnya. Walaupun sebagian orang merasa mampu melakukannya, namun itu ibarat burung onta yang merasa aman setelah menyembunyikan kepalanya di dalam pasir. Burung Onta itu berpikir, bila dia tidak dapat melihat musuhnya, maka musuhnya pasti tidak dapat melihatnya. Continue reading