Sebagian orang Kristen percaya bahwa hukum taurat tidak berlaku lagi dengan berbagai alasan berikut ini: Pertama, karena hukum taurat hanya berlaku sampai zaman Yohanes pembaptis. Kedua, karena hukum taurat hanya berlaku sampai Kristus datang. Ketiga, karena Yesus Kristus sudah menggenapinya. Keempat, karena kematian Kristus sudah membatalkan hukum taurat. Kelima, karena sudah digantikan oleh hukum kasih. Ajaran demikian tentu saja SALAH karena Alkitab mengajarkan dengan gamblang bahwa Sebelum langit dan bumi lenyap, hukum taurat tetap berlaku sampai semuanya digenapi. Continue reading
Monthly Archives: February 2011
Gilbert Lumoindong Membual Karena Kutuk Garis Keturuan Itu Nggak Ada
Menderita kanker, mati muda, bercerai, keguguran dan kemalangan lainnya dapat terjadi pada siapa saja. Pdt. Gilbert Lumoindong mengajarkan bahwa bila kemalangan yang sama sering terjadi pada generasi yang berbeda di dalam garis darah yang sama, maka itulah yang disebut KUTUK garis keturunan. Sekali kutuk mengejar, maka sebuah keluaarga pasti tumpas, seperti dinasti Saul. Apakah itu memang ajaran Alkitab atau HANYA BUALAN nabi Indonesia yang terbesar? Continue reading
Gilbert Lumoindong Membual Karena Kutuk Dipatahkan Janda Blingsatan
Apabila berpikiran negatif maka pikiran negatif anda akan menjadi kenyataan. Pdt. Gilbert Lumoindong menyebut berpikir negatif sebagai mengutuk diri sendiri. Apakah yang diajarkannya benar atau dia sedang membual atau itulah akibatnya bila berpikir tidak dengan rasio saja?
Memberanikan diri bertanya; Dalam bukunya yang berjudul Mematahkan Kutuk Dari Garis Keturunan, Pdt. Gilbert Lumoindong, MTh menulis: Continue reading
Allah Punya Banyak Rencana Penyelamatan
Saudara Agape, sekarang kita tahu bahwa anda adalah seorang Katolik yang menguasai ajaran Theologia reformed Injili dengan BAIK. Anda Bukan seorang Katolik Karismatik yang pernah beberapa kali mendengar kotbah Pdt. Dr. Stephen Tong dan menganggap Roh Kudus sebagai Rahmat (SESUATU) yang bekerja melalui sakramen namun seorang Katolik SEJATI yang memahami ajaran gereja Katolik dengan baik. Continue reading
Mamaku Memaksaku Bunuh Diri
Saat itu kami tinggal di sebuah kota di Lampung, aku berumur delapan tahun, mendekati sembilan tahun duduk di kelas satu SD. anak sulung dengan tiga orang adik perempuan dan tiga adik lelaki, jarak umur kami masing-masing satu tahun. Orang tuaku miskin dan kami tinggal di rumah kontrakan yang berhalaman luas dengan pagar bambu. Selain memelihara ayam dan bebek, kami juga menanam sayuran untuk di makan sendiri, kangkung, bayam, labu siam, oyong, labu emas, cabe, jahe. Juga banyak bunga mawar. Continue reading