HIDUP Adalah Perjalanan Pulang


Gambar: ceritanyamila.blogspot.com

Hidup adalah perjalanan pulang. Hidup manusia di dunia adalah perjalanan debu tanah untuk kembali menjadi debu tanah. Kenapa tidak rela ketika debu tanah yang adalah tubuh pulang ke rumahnya? Kembali ke pangkuan ibunya? Kembali ke ibu pertiwi? Karena masih mau terus berjalan. Karena menyangka tidak ada hidup lagi setelah mati. Karena tidak tahu kemana akan pergi setelah mati. Karena tidak tahu apa yang terjadi setelah mati. Karena menyangka mati adalah penderitaan. Continue reading

Iman Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Umat Kristen menyebut dirinya orang BERIMAN. Mereka ahli sekali membuat definisi IMAN. Ketika ditanya, “Apa itu iman?” dengan senang hati mereka akan memberitahu anda definisi-definisi iman yang diketahuinya dan nggak segan-segan menambahkan definisi-definisi baru bagi anda. Saking ahlinya membuat definisi IMAN dan saking banyaknya definisi iman yang mereka tahu, akhirnya orang Kristen pun bingung sendiri ketika ditanya, “Apa itu iman?” Aneh bin ajaib. Menyebut diri orang BERIMAN dan ahli sekali membuat DEFINISI iman namun sama sekali tidak memahami apa itu IMAN? Itulah orang Kristen. Itu sebabnya mereka murah hati sekali menuduh anda tidak beriman sehingga mustahil mengerti apa itu iman? Continue reading

Merr, jangan sirik bila gua telat mati nanti


Aku batalkan janji kita untuk tua bareng
Bila ada yang mati biarlah bersedih
Namun nggak kesal sebab ada yang mengingkari janji

Aku mau hidup sampai tua sekali
Bukan takut mati namun berani hidup
Bukan tak ingin mati namun dilahirkan untuk hidup
Jadi biarlah aku hidup sampai mati
Sendirian pun kan kujalani

Sejak kecil selalu telat
Telat ikut sincia ketika lahir malam hari
Telat sekolah
Telat menikah
Telat punya anak
Tolong jangan sirik bila nanti aku telat mati Continue reading

Kematian Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Semua yang hidup pasti mati. Semua manusia hidup pasti takut mati. Itu sebabnya setiap manusia secara naluri berusaha untuk tetap hidup ketika menghadapi kemungkinan mati. Itu sebabnya banyak manusia yang mencari berbagai cara agar tetap hidup dan tidak menghadapi kematian. Itu sebabnya sebagian manusia mengakhiri hidup orang lain demi hidupnya sendiri.  Yang lainnya mengakhiri hidupnya sendiri agar orang lain hidup. Yang paling mengenaskan adalah manusia-manusia yang merangkul kematian untuk menjalani hidupnya. Continue reading