Merr, jangan sirik bila gua telat mati nanti


Aku batalkan janji kita untuk tua bareng
Bila ada yang mati biarlah bersedih
Namun nggak kesal sebab ada yang mengingkari janji

Aku mau hidup sampai tua sekali
Bukan takut mati namun berani hidup
Bukan tak ingin mati namun dilahirkan untuk hidup
Jadi biarlah aku hidup sampai mati
Sendirian pun kan kujalani

Sejak kecil selalu telat
Telat ikut sincia ketika lahir malam hari
Telat sekolah
Telat menikah
Telat punya anak
Tolong jangan sirik bila nanti aku telat mati Continue reading

Kematian Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Semua yang hidup pasti mati. Semua manusia hidup pasti takut mati. Itu sebabnya setiap manusia secara naluri berusaha untuk tetap hidup ketika menghadapi kemungkinan mati. Itu sebabnya banyak manusia yang mencari berbagai cara agar tetap hidup dan tidak menghadapi kematian. Itu sebabnya sebagian manusia mengakhiri hidup orang lain demi hidupnya sendiri.  Yang lainnya mengakhiri hidupnya sendiri agar orang lain hidup. Yang paling mengenaskan adalah manusia-manusia yang merangkul kematian untuk menjalani hidupnya. Continue reading

Hidup dan Mati di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Apa itu HIDUP dan apa itu MATI? Apa yang diajarkan oleh Alkitab tentang HIDUP dan apa pula yang diajarkannya tentang MATI? Alkitab sangat LOGIS, GAMBLANG, SISTEMATIS, AKURAT, TEGAS dan KONSISTEN. LOGIS artinya tidak ada yang bertentangan dengan akal sehat. GAMBLANG artinya jelas dan mudah dipahami. SISTEMATIS artinya ditulis secara teratur dan berkesinambungan. AKURAT artinya sangat teliti dan cermat. TEGAS artinya jelas dan terang benar serta tidak ada yang samar-samar. KONSISTEN atau taat asas, artinya tidak ada yang saling bertentangan atau saling menyangkal. Anda bisa MENOLAK ajaran Alkitab namun mustahil MENYANGKALNYA. Mari kita gunakan keenam prinsip itu guna membahas HIDUP dan MATI menurut ajaran Alkitab. Continue reading

Mamaku Memaksaku Bunuh Diri


Saat itu kami tinggal di sebuah kota di Lampung, aku berumur delapan tahun, mendekati sembilan tahun duduk di kelas satu SD. anak sulung dengan tiga orang adik perempuan dan tiga adik lelaki, jarak umur kami masing-masing satu tahun. Orang tuaku miskin dan kami tinggal di rumah kontrakan yang berhalaman luas dengan pagar bambu. Selain memelihara ayam dan bebek, kami juga menanam sayuran untuk di makan sendiri, kangkung, bayam, labu siam, oyong, labu emas, cabe, jahe. Juga banyak bunga mawar. Continue reading