Belajar Tanpa Berpikir, Sia-sia


Belajar tanpa berpikir, sia-sia. Berpikir tanpa belajar, berbahaya! Lun Yu II:15

Itulah yang diajarkan oleh Kongzi (Khonghucu), seorang nabi Tiongkok kuno yang hidup antara tahun 551-479SM.

Coba anda perhatikan kalimat di bawah ini.

saya sempat berdebat lama dengan pendeta saya dari HKBP… saya dulu juga sempat di Gpdi, lalu saya juga sempat di Tiberias… terus terang saya MENOLAK pengkotak-kotak-kan aliran Gereja seperti ini… saya terus terang lebih menghargai orang-orang yang mau berbagi tanpa memandang dari Gereja mana… karena nanti akan tiba saatnya kita bersama-sama melawan si jahat di akhir jaman… akankah kita bisa survive dengan cara berkotak-kotak seperti ini.. Continue reading

Mejeng Di Kampus Yosua


Setelah berjabat tangan, kami ngobrol, seolah kami telah saling mengenal sejak 1000 tahun yang lalu. Kami ngobrol dan terus ngobrol …

Karena takut dengan adik kelas Josua, maka saya mengajak seorang teman, namanya BJ.

Jam 14.48 sampai di kampus Josua, kampusnya keren, nggak kalah megah dibanding dengan tower-tower lain sepanjang Jalan Sudirman. Kami parkir di samping Gedung B, gedung yang peresmiannya dilakukan oleh Almarhum Paus Yohanes Paulus II. Bila anda berkunjung, maka anda masih dapat melihat kursi yang digunakan oleh Beliau ketika berkunjung ke Kampus josua. Sungguh menimbulkan rasa cemburu. Continue reading

I LOVE My Self, Go To Hell Everybody


Manusia adalah makluk cinta. Manusia diciptakan dengan kodrat untuk saling mencintai dan saling dicintai. Tanpa cinta, manusia tidak akan bahagia. Cinta itu saling memikat, bukan saling mengikat. Cinta itu saling memberi, bukan saling meminta. Cinta itu memberi dari kelebihan bukan berkorban. Mencintai diri sendiri adalah cara  untuk  mencintai orang lain. Tidak mencintai diri sendiri mustahil mampu mencintai orang lain. Bila tak mampu mencintai diri sendiri mustahil dapat dicintai orang lain. Cinta itu tanpa syarat. Sekali syarat ditentukan maka cinta pun berubah menjadi benci. Continue reading