Bukan Predestinasi Namun Pepesan Kosong


budi asaliJacobus Arminius (1560-1609) adalah cucu murid John Calvin sebab dia berguru kepada Theodore Beza (1519-1605) yang adalah murid John Calvin (1509-1564). Berdasarkan .  Roma 8:29-30 John Calvin menegakkan doktrin “Selamat Sebagian” yaitu sebagian orang masuk sorga untuk hidup berkelimpahan dan yang lainnya masuk neraka untuk disiksa selama-lamanya. John Calvin bilang hal itu terjadi karena Predestinasi alias Allah MENETAPKAN demikian. Jacobus Arminius bilang bukan karena Predestinasi namun Praescientia alias Allah tahu siapa yang MAU masuk sorga dan siapa yang OGAH itu sebabnya Allah pun MENETAPKAN yang mau untuk masuk sorga. Pengikut John Calvin menyebut dirinya Calvinis. Pengikut Jacobus Arminius menyebut dirinya Remonstrants. Calvinis menyebut Remonstrants sebagai Arminianisme. Continue reading

Yesus Ke Neraka


Hari itu adalah hari Jumat. Saat itu sore menjelang malam. Begitu Yesus mati maka terjadilah gempa bumi dasyat yang menyebabkan bukit-bukit terbelah dan gua-gua kuburan terbuka. Aneh bin ajaib! Banyak mayat di dalam kuburan-kuburan terbuka itu pun bangkit. Sabat pun tiba. Pada hari Sabat orang Yahudi tidak melakukan apa pun, itu sebabnya mayat- mayat yang bangkit pun merayakan Sabat dalam kuburannya masing-masing. Sesudah kebangkitan Yesus, orang-orang kudus yang bangkit itu pun memasuki Yerusalem dan menampakkan diri kepada banyak orang. Itulah ajaran Teologi Reformed yang diajarkan sebagai ajaran Alkitab dari generasi ke generasi kepada jemaat. Benarkah Alkitab mengajarkan hal demikian? Mustahil! Continue reading