Philips Joeng Menipu Dengan Trinity Bible School


Kerabatku sekalian, sekolah teologi harus punya IZIN. Sekolah teologi tanpa izin tidak berhak memberikan ijazah, sertifikat kompetensi atau gelar akademik. Menyelenggarakan sekolah teologi tanpa IZIN melanggar undang-undang. Menggunakan ijazah, sertifikat kompetensi atau gelar akademik yang diperoleh dari sekolah teologi tanpa IZIN melanggar undang-undang. Itu sebabnya dikatakan: Sekolah teologi tanpa IZIN adalah sekolah teologi TEPU-TEPU. Selain diri sendiri melanggar hukum juga MENIPu orang lain untuk melanggar hukum. Yang MENIPU dan yang TERTIPU sama-sama akan dipidana. Itu sebabnya perilaku demikian jahat sekali. Trinity Bible School adalah sekolah teologi tepu-tepu milik Oen Tay joeng yang mengaku bernama Gyntara Yongky Wenas dan menggelari diri Pst Wenas alias Philips Joeng. Continue reading

Philips Joeng Menipu Lewat Penjualan Buku Online


Andai kata anda MENJUAL buku lewat internet dan komunikasi lewat SMS. Hal pertama yang anda ketahui tentang PELANGGAN adalah NAMA. Mustahil pelanggan memesan tanpa nama, bukan? Hal kedua yang anda ketahui adalah ALAMAT. Mustahil pelanggan minta buku dikirim ke entah berentah, bukan? Hal ketiga yang anda ketahui adalah No. Hp, sebab melalui SMS-lah pelanggan memberitahu bahwa uang sudah ditransfer dan Nama serta Alamat yang harus dikirim.  Hal keempat yang anda ketahui adalah No. A/C bank pelanggan  sebab mustahil pelanggan mentransfer pembayaran lewan ACCOUNT Face book, bukan? Terhadap informasi dari pelanggan tersebut, minimal anda akan menambahkan informasi: Jumlah pesanan. Bila melakukannya dengan profesional umumnya anda akan menambahkan Informasi: Tanggal Transfer, Jumlah transfer, Tanggal konfirmasi lewat SMS. Continue reading

Philips Joeng Sudah Mengaku Dia Memang Menipu


Oen Tay joeng yang mengaku bernama Gyntara Yongky Wenas dan menggelari diri Pst Wenas alias Philips Joeng yang menantang hai hai untuk MENGUJI bahwa kesaksiannya sembuh dari kanker paru-paru stadium 2B-3 adalah kisah nyata, bukan pepesan kosong alias omong kosong belaka. Pst Wenas SUDAH MENGAKU bahwa dia memang MENIPU hai hai selama hai hai mengumpulkan data. Pst Wenas SUDAH MENGAKU bahwa dia memang MENIPU hai hai dengan MEMALSU kutipan Unair Medical Jurnal. Ketika TIPUANNYA terbongkar dia pun kembali MENIPU hai hai dengan MEMALSU foto copy Unair Medical Jurnal. Dan ketika TIPUANNYA kembali terbongkar, dia lagi-lagi MENIPU hai hai dengan MEMALSU foto CT-Scan dadanya tahun 1999 dan CT-Scan dadanya tahun 2001. Bukan hanya MENGAKU bahwa dia memang MENIPU hai hai namun Pst Wenas juga MENGAKU bahwa PENIPUAN-nya dilakukan dengan bantuan banyak orang, sebagian besar mereka yang membantunya adalah anggota Face Book Group ELIM. Kenapa Pst Wenas MENIPU hai hai? Pst Wenas MENGAKU bahwa dia MENIPU hai hai dengan tujuan: Continue reading

Philips Joeng Menipu Lagi


Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.” 2 Petrus 2:22

Oen Tay joeng yang mengaku bernama Gyntara Yongky Wenas dan menggelari diri Pst Wenas alias Philips Joeng memang benar-benar BEJAT moralnya! Setelah ketahuan membuat Unair medical jurnal palsu untuk menipu, alih-alih betobat dia justru membuat American Society of Clinical Oncology jurnal untuk menipu. Dan ketika tipuannya tertangkap basah, dia malah semakin JAHAT dengan sengaja memberi data palsu untuk mengacaukan usaha hai hai untuk menguji kesaksiannya sembuh dari kanker peru-paru stadium 2B-3. Kenapa dia melakukan hal demikian? Dia mengaku untuk NGERJAIN hai hai. Bahkan dia mengaku sudah melakukan hal demikian sejak awal penyelidikan hai hai. Benarkah demikian? Mustahil. Penipu bernama Pst enas itu memang sejak awal menipu dan terus menipu. Dalam blog ini kita kembali melihat TIPUAN liciknya. Continue reading

Ioanes Rakhmat Jarang Belajar Alkitab


Sebagian mahasiswa teologi menggelari dirinya orang beriman lalu getol sekali mempelajari buku-buku teologi. Setelah lulus mereka menjuluki dirinya ortodok alias Reformed dan dipoyoki Fundamentalis. Sebagian mahasiswa teologi menjuluki dirinya rasional dan rajin sekali mempelajari buku-buku teologi. Setelah lulus mereka menjuluki dirinya Freethinker dan diejek sebagai Liberal. Kebanyakan mahasiswa teologi baik yang beriman maupun yang rasional sama-sama rajin belajar buku teologi dan menyangka nggak perlu belajar alias membaca Alkitab lagi. Setelah lulus kuliah teologi, para Fundamentalis dan Liberal pun saling menyerang. Aneh bin ajaib. Para sarjana teologi Liberal berusaha mati-matian membuktikan bahwa Alkitab adalah buku DONGENG agar dapat memahaminya secara ILMIAH sementara para sarjana teologi Fundamentalis berusaha mati-matian membuktikan bahwa Alkitab adalah firman Allah secara ILMIAH dengan DONGENG. Tentu saja keduanya sama-sama tidak mempelajari Alkitab lagi karena sudah mempelajari banyak sekali buku-buku teologi. Ioanes Rakhmat adalah sarjana teologi. Dia doktor teologi. Continue reading