Apabila mencintainya itu sebabnya melamarnya untuk menjadi kekasih, kenapa murka bukan kepalang lalu membencinya karena dia menolak menjadi kekasih? Dia ingin kawan namun anda hanya MAU jadi kekasih. Dia perlu sedikit namun anda hanya MAU memberi banyak. Oleh karena itu, alih-alih memberi anda justru membenci. Jika mengasihinya itu sebabnya memberitakan injil kepadanya, kenapa murka lalu memusuhinya sebab dia menolak jadi Kristen? Dia ingin jadi sesama manusia namun anda hanya MAU seagama. Dia perlu sedikit namun anda hanya MAU memberi banyak. Itu sebabnya, alih-alih memberkati anda justru mengutuknya. Continue reading
Category Archives: Membina diri
Bebal
ANDA ORANG BEBAL? Pada hakekatnya, tidak ada orang yang tidak BEBAL di dunia ini. Kita memiliki kebiasaan buruk dan menyadari sepenuhnya bahwa itu kebiasaan buruk. Kita ingin mengubah kebiasaan itu akan tetapi walaupun telah berusaha mengubahnya, namun tidak kunjung berubah. KITA LUPA! Setiap kali melakukan hal itu, kita lupa mengubah caranya. Setelah melakukannya, ketika dikecam dan ditegur, kita baru menyadari, bahwa kita belum berubah. Itulah yang disebut BEBAL. Continue reading
Gertak Sambal
Pernahkah anda bertemu dengan anjing galak? Dia menggonggong dari balik pagar. Matanya garang, seluruh bulu kuduknya berdiri, gigi taringnya meringis, dia berprilaku seolah siap membunuh dan mencabik-cabik anda hingga lumat. Anjing demikian disebut anjing galak karena dianggap galak. Pendapat demikian SALAH! Itu bukan anjing galak, itu anjing penakut. Anjing penakut nyalinya kecil sehingga mudah sekali merasa terancam. Dia sok garang untuk menggertak orang. Dekati anjing demikian, maka dia akan mundur-mundur dengan tubuhnya gemetar. Dia mengonggong, karena dia ketakutan! Sekali anjing penakut menggigit orang, maka dia langsung menjadi anjing pengecut. Dia akan mengigit orang dengan cara membokong karena sudah belajar bahwa cara paling cepat mengusir orang asing adalah langsung menggigitnya ketika mereka lengah. Continue reading
Aku Birahi Pada Mamaku
Aku birahi pada mamaku. Sebagai seorang anak yang sangat menyayangi dan menghormati mamanya, kenyataan itu sangat menyiksa namun aku tak mampu mengenyahkannya. Sia-sia aku mencari pengampunan dari sang Pencipta dan minta Dia musnahkannya karena birahi itu tetap ada tak peduli betapa khusuk aku berdoa dan berapa hari aku puasa. aku tidak tahu kapan hal itu pertama kali terjadi, namun aku tahu itu sudah terjadi sejak lama dan masih berlaku sampai aku duduk di kelas tiga SMP. Continue reading
Penolong VS Tertolong
Walaupun saya yang menulisnya, namun tulisan ini adalah 100% ajaran yang diajarkan oleh blogger Happy Lee kepada saya. Dia sendiri tidak menulisnya, karena baru belajar memakai komputer. Continue reading