Hanya Mau Memberi Banyak


Apabila mencintainya itu sebabnya melamarnya untuk menjadi kekasih, kenapa murka bukan kepalang lalu membencinya karena dia menolak menjadi kekasih? Dia ingin kawan namun anda hanya MAU jadi kekasih. Dia perlu sedikit namun anda hanya MAU memberi banyak. Oleh karena itu, alih-alih memberi anda justru membenci. Jika mengasihinya itu sebabnya memberitakan injil kepadanya, kenapa murka lalu memusuhinya sebab dia menolak jadi Kristen? Dia ingin jadi sesama manusia namun anda hanya MAU seagama. Dia perlu sedikit namun anda hanya MAU memberi banyak. Itu sebabnya, alih-alih memberkati anda justru mengutuknya. Continue reading