Kita Harus MENGUJI dan Memegang Yang Baik


Gambar: dna.com

Gambar: dna.com

UJILAH dan PEGANGLAH yang BAIK. Itulah inti ajaran Kristen. HARI sabat DICIPTAKAN untuk MANUSIA bukan MANUSIA diciptakan untuk hari sabat. Artinya: SEMUA ketetapan dibuat untuk KEBAIKAN manusia BUKAN untuk MEMBUAT manusia MENDERITA. Berikut ini adalah obrolan saya dengan seseorang. Sebut saja dia TEMAN.

Teman:  Anda anti poligami?

Haihai:  ya. maksud saya, poligami boleh asal istri setuju

Teman:  Ooo Salah satunya

Haihai: maksud anda? Continue reading

Bila Suami Selingkuh


Empat belas tahun yang lalu, setelah acara kebaktian keluarga di rumah salah satu jemaat, seorang wanita datang mengadu. Suami yang baru dinikahinya setahun yang lalu ketahuan selingkuh. Dia bertanya kepada jemaat yang merupakan sahabat dan handai taulannya, apa yang harus dilakukannya? Saat itu saya belum menikah, bahkan belum merencanakan untuk menikah sama sekali. Ketika orang-orang memaksa saya untuk urun rembuk, saya menasehati wanita itu untuk membina diri, mengikuti kursus pengembangan diri misalnya. Wanita itu pergi sambil bersungut-sungut, anggota jemaat lainnya memakiku “goblok!”. Sejak itu, wanita itu tidak pernah bertanya padaku lagi walaupun berkali-kali suaminya ketahuan selingkuh. Continue reading

Bercerai Dalam Nama Allah


BERCERAI. Umumnya para pengkotbah mengajarkannya sebagai perbuatan dosa dan kebanyakan orang Kristen meyakininya sebagai dosa. Bagaimana orang Kristen harus menyikapi perceraian dan memperlakukan orang-orang Kristen yang bercerai? Di dalam Sepuluh Perintah Allah, tidak ada perintah, “JANGAN BERCERAI.” Pada jaman Perjanjian Lama, Musa mengizinkan perceraian asal suami memberikan surat cerai kepada istri yang diceraikannya. Yesus Kristus mengizinkan seorang suami menceraikan istrinya yang berzinah. Paulus mengizinkan perceraian dengan orang yang tidak seiman, bila suami atau istri yang tidak seiman itu menghendakinya. Continue reading

Perceraian Di Mata Seorang Tionghoa Kristen


Bang Nelson, sayang sekali, setelah membaca ratusan buku, anda menjadi sombong, keras kepala dan merasa benar sendiri serta meremehkan orang lain. Ini hanya spekulasi, siapa tahu, setelah merasa diberkati Tuhan secara berkelimpahan, merasa Tuhan berbicara sendiri secara langsung kepada anda, menemukan sendiri kebenaran-kebenaran ajaran Alkitab dan kiat-kiat hidup berkelimpahan, anda mulai merasa sedikit erlalu percaya diri? Sekali lagi, ini hanya spekulasi, bukan menuduh, apalagi menghakimi. Sama sekali saya tidak berani. Continue reading