Dung Dung Pret Mau Relokasi Bersyarat


gambar: goodreads.com

“Dung Dung Pret MAU Relokasi BERSYARAT” bilang: Sinode GKI memperhatikan kepentingan GKI yang lebih luas bahkan kepentingan NASIONAL, kepentingan BANGSA itu sebabnya menggunakan cara Kristiani yang ELEGAN dengan prinsip MENGOSONGKAN diri untuk MENGALAH meskipun MENANG di pengadilan agar tidak memberi AMUNISI kepada pihak lain untuk MENYERANG gereja. Makanya Sinode GKI memaksa jemaat GKI Yasmin menghentikan aksi Kebaktian Bagi Negeri di depan Istana yang ditunggangi LSM dan partai politik dan politikus dan negara asing karena SIKAP yang diekspresikan GKI Yasmin menjadi AMUNISI bagi pihak lain untuk MENYERANG gereja dengan mempermasalahkan gereja yang tidak punya IMB dan mempersulit pengurusan IMB gereja. Selanjutnya Sinode GKI akan menanggapi usul RELOKASI walikota Bogor dengan mengubah fungsi gereja GKI Yasmin menjadi MONUMEN tempat diskusi KEBANGSAAN atau RELOKASI dengan syarat: Lokasinya disetujui GKI, tanahnya harus milik GKI dan IMB GKI Yasmin Relokasi harus TERBIT sesuai dengan WAKTU yang ditentukan GKI. Continue reading

Walikota Bogor Seharusnya Menjadi Teladan


Menantang untuk menyelesaikan sengketa di Pengadilan dan gembar-gembor ke seluruh dunia akan menaati Putusan Pengadilan Republik Indonesia namun setelah Putusan Pengadilan keluar, alih-alih  menaatinya malah berbalik MELAWAN-nya dan MENGABAIKAN-nya. Perilaku Walikota yang demikian, mustahil menjadi TELADAN bagi rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adalah negara hukum. Continue reading