Misteri Agama Tiongkok Kuno


Sembahyang Sam Seng dan Ngo Seng, Tradisi Imlek Masyarakat Tionghoa

Agama Tiongkok kuno sangat tua dan unik. Saking tuanya, walaupun kitabnya lestari sampai hari ini namun tidak dipahami secara lengkap lagi ajarannya. Unik karena itu agama akal budi tanpa takhayul dan ketakutan dalam ajarannya.

Di Tiongkok, agama Kristen adalah agama import. Di dalam agama Tiongkok kuno tidak ada OKNUM gila hormat dan CEMBURUAN yang MEMAKSA minta disembah sebagai satu-satunya TUAN dengan iming-iming BERKAT dan ANCAMAN diazab bila menolak menyembah-Nya.

Bangsa Tiongkok kuno juga tidak menyembah oknum-oknum tanpa juntrungan yang mengaku-aku penguasa kolong langit yang berkuasa memberkati dan mengazab manusia.

Di dalam agama Tiongkok kuno tidak ada TEMPAT di mana mereka yang telah mati bangkit lagi untuk menjalani kehidupan yang berkelimpahan tanpa harus bekerja selama-lamanya. Pertanyaannya adalah, kalau tidak perlu bekerja lalu apa yang akan anda lakukan? Siang malam hanya menjilat dan memberi hormat sambil menyanyi? Itu mengenaskan.

Juga tidak ada tempat di mana mereka yang menolak menyembah, setelah mati akan dihidupkan untuk disiksa selama-lamanya dalam api.

Api memang melukai dan lukanya sangat menyakitkan bahkan membunuh. Namun, kalau orang matinya telah dibangkitkan mustahil mati lagi karena api bukan? Mereka yang disiksa, lambat laun akan terbiasa dan tidak merasa sakit lagi. Ilmu pengetahuan saat ini menunjukkan dengan pakaian anti panas, api bukan masalah lagi.

Ajaran agama import sangat menarik hati kaum miskin dan kaum putus asa serta kaum tertindas karena memberi iming-iming dan jalan pintas. Anda miskin? Sakit? Dalam bencana? Hutang di mana-mana? Tenang saja, anda hanya perlu berdoa dan beriman alias yakin yang didoakan pasti menjadi kenyataan maka bukan hanya masalahmu, gunung pun akan pindah ke samudera bila kau perintahkan. Semudah itukah? Tentu saja semudah itulah, namanya juga iming-iming. Sayangnya hidup tidak seindah iming-iming cocotnya …..

Agama import mengajarkan, manusia diciptakan untuk hidup berkelimpahan dan menganggur. BEKERJA adalah KUTUKAN. Itu sebabnya setelah dosanya ditebus maka kutukanya pun dipatahkan sehingga seharusnya sejak itu manusia hidup berkelimpahan tanpa perlu bekarja namun sayangnya hal demikian tidak pernah terjadi.

Menurut ajaran Tiongkok kuno, manusia harus BEKERJA karena sumber daya alam LANGKA alias terbatas jumlahnya. Karena sumber daya jumlahnya LANGKA makanya manusia harus BEKERJA menanam lebih banyak benih lagi di kolong langit ini (Tiān xià 天下).

Di Tiongkok kuno, tidak ada yang terkutuk dan tidak ada yang berkuasa untuk mengutuk karena berlaksa ada hidup menurut takdirnya sendiri-sendiri (míngmìng 明命). Semak duri dan rumput duri pasti berguna. Bunga mawar adalah semak duri, selain bunganya indah, minyaknya pun mahal harganya. Putri Malu adalah rumput duri, sejak dahulu kala masyarakat menggunakan remasan daunnya untuk mengobati luka berdarah.

Itulah bukti bahwa semak duri dan rumput duri tidak jahat karena tidak ada yang mengutuknya untuk menjahati makluk lainnya. Berlaksa ada (wànwù 萬物) pasti ada sumbangsihnya. Dalam hal inilah, agama Import bertentangan dengan ajarang agama Tiongkok kuno.

Dari mana anda berasal? Dari kedua orang tuamu. Dari mana orang tuamu berasal? Dari orang tuanya. Dari mana orang tuanya orang tuamu berasal? Dari orang tuanya. Kisanak, kalau pertanyaannya diteruskan dan terus diteruskan, bukankah pada akhirnya kita akan sampai pada kesimpulan tentang keberadaan DIA yang melahirkan namun tidak dilahirkan? Siapakah DIA?

Langit dan bumi berpadu (Tiāndì hé天地 合) maka sulung dari berlaksa ada pun jadi (hòu wànwù xīngyān 后 萬物 興焉). Laki-laki dan perempuan bersetubuh sesuai kesusilaan (lǐ 禮) maka berlaksa generasi pun dimulai. Liji IX:III:7 – Jiao tesheng

Siapakah DIA yang melahirkan namun tidak dilahirkan? Tiongkok kuno menggelari-Nya langit dan bumi (Tiāndì 天地) alias negatif positif (yīnyang 陰陽) alias kaisar yang maha tinggi (Shàngdì上帝) alias kakek langit (Tiānzōng 天宗) alias maha kakek (dàzōng 大宗) alias moyang (zǔ 祖) alias moyang tertua (zūnzǔ 尊祖) alias moyang yang mulia (wénzǔ 文祖) alias moyang agung (dàzǔ 大祖) alias moyang paling tinggi (gāozǔ高祖) dan masih ada beberapa gelar lainnya.

Harus selalu memelihara orang tua (fányǎng lǎo 凡養 老). Kelima kaisar (wǔdì 五帝) melembagakannya dan menjadikannya hukum (xiàn 憲) kemudian ketiga raja (sānwáng 三王) menyebarkannya (yán 言). Kelima kaisar melembagakannya dan menjadikannya hukum (xiàn 憲) agar memelihara (yǎng 養) dengan sepenuh jiwa raga (qìtǐ 氣體) tanpa diminta apalagi disuruh. Setiap orang harus mengingatnya dan menjadikannya tradisi (dūnshǐ 惇史). Ketiga raja juga melembagakannya dan menjadikannya hukum (xiàn 憲) agar memelihara orang tua (yǎnglǎo 養老) tanpa diminta apalagi disuruh agar hal itu menjadi kesusilaan (lǐ 禮) dan tradisi (dūnshǐ 惇史). Liji X:2:3 – Neize

Melakukan sembahyang (jì 祭) berarti melanjutkan untuk terus memelihara (zhuīyǎng 追養) dan terus berbakti (xiào 孝) karena berbakti berarti merawat (xù 畜). Taat kepada jalan (dào 道) dan tidak berani mengingkari hubungan kekeluargaan (lún 倫), itulah yang disebut terus merawat (xù 畜). Itu sebabnya dikatakan bahwa anak berbakti (xiàozǐ 孝子) akan mengurus orang terdekatnya (shìqīn 事親) melalui tiga jalan (sāndào 三 道) yaitu: Saat masih hidup, dia memeliharanya (yǎng 養). Ketika meninggal, dia berkabung atasnya (sàng 喪). Setelah masa perkabungan lewat dia menyembahyanginya (jì 祭). Saat memeliharanya (yǎng 養) dia patuh kepadanya (shùn 順). Ketika berkabung dia sedih (āi 哀) atas kematiannya. Waktu sembahyang dia hormat (jìng 敬) kepadanya dari waktu ke waktu. Dengan menggenapi ketiga jalan tersebutlah anak berbakti (xiàozǐ 孝子) memenuhi seluruh kewajibannya . Liji XXII:3 – Jitong

Kenapa anda sembahyang? Kenapa memberi sesajen? Di dalam agama import, selain minta dijilat, si OKNUM gila hormat juga minta diberi SESAJEN. Kalau tidak MENJILAT-nya, anda akan dikutuk bahkan dibunuh. Kalau tidak memberi SESAJEN anda akan dimiskinkan dan menderita. Makin rajin menjilat-Nya dan memberi sesajen maka anda akan makin diberkati.

Di dalam agama Tiongkok kuno, tidak ada yang minta dijilat (chǎn諂), juga tidak ada yang minta disajen. Bila demikian, kenapa Tiongkok kuno memberi korban dan persembahan (jìsì 祭祀)? Di sinilah keunikan ajaran agama Tiongkok kuno.

Sejak purbakala, sampai hari ini, ketika seseorang wafat, rasa sayang dan hormat kita kepada almarhum sama sekali tidak berkurang apa lagi hilang. Walaupun tidak melihatnya namun rasanya dia tidak jauh dari kita. Rasanya dia masih ada di antara kita. Selain kangen juga ada keinginan untuk mengurusinya.

Untuk apa Tionghoa sembahyang? Untuk melampiaskan kerinduannya dan rasa hormatnya (jìng 敬) serta terus mengurusi almarhum ayah (fù 父) dan kakek (zǔfù 祖父) serta moyang (zēngzǔ fù 曾祖 父. Kenapa memberi SESAJEN (jì 祭)? Sebenarnya bukan memberi sesajen namun melayani almarhum yang pulang ke rumah untuk makan bersama.

Apakah arwah orang mati makan? Tidak. Kalau begitu, kenapa diberi sesajen? Kalau anda bertamu ke rumah orang Tionghoa yang masih memegang ajaran Tiongkok kuno, maka anda akan ditanya, “Sudah makan belum?” Kalau anda menjawab, “Belum,” maka anda akan ditawari untuk makan.

Sembahyang ayah, kakek, moyang, itu sama dengan mengajak mereka untuk pulang kerumah kita. Itu sebabnya kita menyajikan makanan seolah-olah mereka hadir di rumah kita. Tujuan kita mengajak mereka pulang ke rumah kita adalah untuk melampiaskan kerinduan atas mereka. Kita tidak tahu apakah mereka benar-benar datang atau tidak datang? Namun itu bukan masalah karena tujuan utama kita adalah melampiaskan kerinduan kita kepada mereka.

Itu sebabnya hanya tiga generasi yang kita sembahyangi, ayah, kakek dan moyang. Kenapa demikian? Karena kita tidak pernah berinteraksi alias mengenal secara pribadi generasi setelah moyang. Makanya diajarkan bahwa, menyembahyangi yang tidak kita kenal namanya MENJILAT (chǎn諂).

Itu sebabnya, bangsa Tiongkok kuno hanya menyembah Kongco (zōngzǔ 宗祖) artinya leluhur. Ada dua jenis leluhur di Tiongkok kuno yaitu:

  1. Kong (zōng 宗) adalah leluhur yang dilahirkan dan melahirkan alias leluhur yang dilahirkan lalu mati = Kong (zōng 宗) – leluhur.
  2. Co (zǔ 祖) adalah leluhur yang tidak dilahirkan namun melahirkan alias leluhur yang tidak dilahirkan dan tidak pernah mati = Co (zǔ 祖) maha leluhur.

Makanya kepada ayah, kakek dan moyang (Kong – zōng 宗) yang kita kenal dengan baik, kita mengucapkan jìng 敬, artinya mengundang alias mempersilahkan dengan hormat namun kepada maha leluhur pertama yang tidak dilahirkan kita hanya bài 拜 – memberi hormat dan memuliakan namun tidak permah jìng 敬.

Kenapa saya membandingkan agama Tiongkok kuno dan agama import dalam tulisan ini? Untuk menunjukkan bahwa agama Tiongkok kuno sangat berbeda dengan agama import. Dengan membandingkannya maka kita akan mengerti dengan gamblang.

8 thoughts on “Misteri Agama Tiongkok Kuno

  1. Sesungguhnya ketahuilah bahwa semua budaya peradaban dan teknologi maju milik mereka semua berasal dari kaum eternals yang datang diutus oleh Celestial untuk menyelamatkan bumi dari kaum deviant
    Mereka datang ke bumi lebih dari 70 abad silam

    Itulah fakta seuarah yg sebenarnya

  2. Agama import mirif sistem MLM gemar nyari pengikut&janji2 surga, 1 orang ngerekrut 10 orang, 10 orang ini ngerekrut lagi, dst. Masyarakat tiongkok kuno menyembah Tian(langit), atau orang mongol menyebutnya Tengri. Tengriisme menyebar luas di rumpun ras mongoloid lainnya (siberia, korea). Karena agama tiongkok kuno gak bukan agama sistem MLM praktis penganutnya gak nyebar ke suku bangsa lain. Agama import kini menghadapi penolakan serius di tiongkok. Banyak negara2 di dunia agama lokal yg dulu dipaksakan agama import kini mulai bangkit agama lokalnya seperti di Iran. Di asia timur hanya di korsel agama import cukup kuat namun bekakangan udah mulai gak laku alias gak laku

  3. belajar.
    Matius 4:1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
    Roh kudus dan iblis bersekongkol untuk memberi pelajaran bahwa mereka berdua yang berkuasa atas kerajaan dunia. itulah sebabnya kita tidak boleh menghujat roh kudus maupun iblis. Allah itu gak ada. Anda mau minta tolong ke roh kudus atau ke iblis gak masalah. Yesus minta tolong ke Allah namun tetap miskin. Iri kepada orang kaya lalu disuruh jual seluruh hartanya. Mengenaskan.

  4. Begini biar anda tidak salah paham

    Apakah anda tahu pencipta matahari dan bintang lain?
    Siapakah yag akan menghakimi die or live?
    Siapakah yang menciptakan dewa dewa penyelamat?

    Ya semua jawaban nya adalah CELESTIAL

  5. gunung pun akan pindah ke samudera bila kau perintahkan. Semudah itukah? Tentu saja semudah itu, namun ada firman jangan mencobai Tuhan. Allah mu. Semudah itulah bikin alasan. makanya gunung gak mau pindah.

  6. Awalnya ada seorang kepala suku yang melembagakan agama Tiongkok kuno. Kemudian banyak kepala suku lain yang menggabungkan diri kepada kepala suku tersebut. Hal demikian terus berlangsung akhirnya suku-suku itu pun menjadi kekaisaran tiongkok kuno.

    Agama import memberi iming-iming, itu sebabnya masyarakat miskin pun tergiur lalu menganutnya. Namun saat ini, ilmu pengetahuan sudah sangat maju, itu sebabnya ajaran-ajaran agama di seluruh dunia bisa saling menguji dengan akal budi, sehingga takhayul agama pun mulai terbuka. harapannya adalah, manusia mulai beragama dengan akal budi dan melepaskan diri dari takhayul.

    Takhayul menyebabkan kemiskinan dan ketidak adilan.

  7. celestial itu ras alien adanya di film dan buku komik. seharusnya buku komik dijadiin kitab suci.

  8. Kalau saya percaya mereka nyata real lord
    Kenapa?
    Itu kan keyakinan saya
    Keyakunan tersebut tidak menimbulkan perselisihan
    Rasa dengki
    Lord Celestial pun sama sama memberikan janji manis pada pengikutnya
    Sama sama penyelamat bagi pengikutnya
    Sama sama mewartakan kebenaran pengikutnya

    Yang membedakan cuma waktu penulisan aja
    Yg sering di bahas jaman purbakala
    Dan sosok yang dituliskan juga mana ga pernah muncul juga

    Hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.