ketika mendaki,
ada tanjakan,
ada tebing yang harus di daki,
ada juga jalan yang datar bahkan jalan yang menurun. Continue reading
Category Archives: Puisi
Haram Jadahku
demi kontol lelaki
yang menghunjam memekku
dalam gelinjang nikmat
yang batal orgasme
aku mendaraskan doa
allah-ku , allah-ku
izinkan aku nikmat
jangan beri aku anak
demi muncrat mani lelaki
dalam nikmat ku bersyafaat
hikmat, o hikmat
memekku hanya ngemil
jangan rahimku hamil
memek suci dekap
kontol kudus hunjam
rahim berdoa
turunanku, datanglah
sperma menjadi nama
begitulah seharusnya
o pencipta
cinta o pencipta
bila murka
timpa ku dengan laknat
asal jangan ku beranak
janinku
o janinku
darah dagingku
kehendak allah
bukan mauku
membunuhmu
manjakanmu
bukan tidak mau
ku tak mampu
demi allah,
ku tak minta
berhutang padamu
aku tidak
bukan benci
tidak siksa
hanya
NB
Hari ibu. Aku punya mama yang luar biasa. Penuh cinta dan bijaksana. Tak habis-habis menulis tentangnya. Setiap kali, setelah menulis tentang mama, aku merasa berhutang kepada handai taulanku yang mamanya brengsek. Sama sepertiku mereka pun tidak memilih, namun kenapa mamanya tidak seperti mamaku? Setelah lama melihat mama mama brengsek di sekitarku dan memikirkannya matang-matang. Aku menulis puisi ini untuk membuatku merasa sedikit nyaman, bukan membayar hutang.
Tertidur Bidadari
tertidur bidadari
berganti lagu nyanyi
terlena bantal lengan kanan
di sofa Karaoke Continue reading
patah asmara
titisari
si cantik patah hati
ingin hati menyelam ke dalam bumi
ingin rasa luluh lantak diterpa langit
angin sepoi bisik-bisik
rambut putih riap-tiap
lentik bulu mata
legam mata indah
bibir ceria hati luka
si cantik lembut hati
patah asmara
Jakarta 21 November 2013
kau yang suruh ku datang

Gambar: daraelisa.blogspot.com
sejak dulu
tahuku setia
hari kau kata
ku cinta kau
kan tiba
masih ku simpan tulisanmu bilang
ku tak di rumah saat kau datang siang-siang
ku tak kunjung pulang malam menjelang
ingatkah hari itu?
kau tanyaku
kau yang suruh ku datang Continue reading