Hai Dan Anjingnya


Saya adalah seorang jutawan dengan tanah pertanian ratusan hektar. Saya memiliki sebuah rumah mewah di tengah-tengah lahan pertanian saya dan memagarinya dengan indah serta membayar satpam untuk menjaga keamanannya.

Sutu hari, saya membeli sepasang anjing doberman, dan menamai mereka Adam (bukan nama sebenarnya) dan Eva (bukan nama sebenarnya). Saya menempatkan keduanya di halaman rumah yang luas dan memenuhi semua kebutuhan mereka serta merawat keduanya dengan penuh sayang. Saya melatih kedua anjing tersebut untuk mematuhi semua perintah saya dan menghendaki keduanya untuk patuh 100%. Artinya, dalam situasi dan kondisi apapun, keduanya harus patuh 100% pada perintah saya. Saya sudah melatih keduanya untuk tidak makan dari tempat sampah. Setiap kali keduanya terpancing untuk mengais makanan dari tempat sampah, maka saya melakukan koreksi yang tegas atas keduanya. Saya mempercayakan pemeliharaan, perawatan dan pelatihan kedua anjing tersebut pada anak saya, dia anak saya satu-satunya. Dengan tegas, saya mengingatkan pada anak saya, kalau saya menemukan kedua anjing tersebut makan dari tempat sampah, maka saya akan menghajar keduanya lalu menjualnya. Continue reading

100% Anugerah 0% Usaha


100% ANUGERAH ALLAH, 0% USAHA MANUSIA. Itulah yang dikotbahkan di mimbar-mimbar gereja tentang keselamatan. Banyak orang Kristen MENG-IMANI hal tersebut, namun hanya sedikit yang benar-benar MEMAHAMInya. Kebanyakan orang Kristen yakin dalam hatinya, Keselamatan memang anugerah, disediakan oleh Tuhan, namun manusialah yang memutuskan untuk menerimanya atau tidak. Mana yang benar? Pengkotbah atau kebanyakan orang Kristen? Continue reading

Ada Dua Jalan Keselamatan?


Alkitab mencatat, ADA KESELAMATAN di luar Kekristenan. Benarkah? Ayat-ayat mana yang mencatat hal itu?

Menurut alkitab, umat manusia berasal dari sepasang manusia, Adam dan Hawa. Karena menaati perintah Tuhan dan atau karena dipaksa Tuhan lalu terserak ke seluruh bumi. Karena berasal dari sepasang manusia, maka artinya, pada mulanya agama manusia adalah satu, yaitu menyembah Allah. Alkitab mencatat, setelah umat manusia tersebar, secara khusus Allah memimpin bangsa Israel untuk tetap menyembah Allah dan membimbing para nabi untuk mencatat sejarahnya. Bagaimana perkembangan agama setelah manusia tercerai-berai? Selain bangsa Israel adakah bangsa lain yang tetap menjaga kemurnian ajaran menyembah Allah? Alkitab mencatat; Sekitar tahun 515 SM Allah berfirman kepada bangsa Israel: Continue reading