Tahun 2007 aku dan Happy Lee kembali pulang kampung. Ketika melaju naik motor, kami melihat nenek menggoes sepeda tuanya. Saya mencegah Happy lee menyapa sebab kuatir nenek kehilangan keseimbangan gara-gara membalas salamnya. Continue reading
Category Archives: Kemanusiaan
Membereskan Hati Sendiri Agar Pada Tempatnya

Gambar: juliet Ang
Rencana jemput anak istri dan mertua ke airport jam 10:55. Pulang lalu ikut Paskah 2015 GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia di depan istana jam 13.00 WIB. Pesawatnya telat mendarat. Aku harus bagaimana? Continue reading
Bila Kamu Belajar Seperti Kamu Makan

Gambar: gambarkata.com
Iis (ini istri saya) memanggilku ke kamar. Di kamar, dia menunjukkan kertas ulangan PKn anak kami sambil tertawa mengejek. Nilainya 49. Tanpa ekspresi kuambil kertas ulangan itu. “Aku pelajari dulu,” kataku berjalan ke ruang kerjaku. Setelah mempelajarinya, aku kembali ke kamar namun anak kami sudah pergi ke kamarnya untuk tidur. Continue reading
Happy Lee Dan Para Pelintas Batas
Elyus So tinggal di Medan. Tanggal 23 Januari 2014 yang lalu dia merayakan ulang tahun ke 49 dan selamatan rumah barunya yang sekaligus dijadikannya kantor Persatuan Tunadaksa Indonesia. Merayakan ulang tahun ke 49 adalah hal biasa namun selamatan rumah baru benar-benar istimewa baginya, itu sebabnya dia merasa perlu mengundang hai hai dan Happy Lee yang tinggal di Jakarta untuk ikut serta merayakannya. Kenapa demikian? Karena itu adalah rumah pertama miliknya. Tanahnya dibeli dan rumahnya dibangun dengan uangnya sendiri hasil kerja kerasnya selama ini. Berumur 49 tahun baru punya rumah sendiri. Istimewakah? Benar. Elyus So seorang perempuan. Ketika berumur delapan bulan dia kena POLIO sehingga kedua kakinya lumpuh. Sejak itu dia tidak bisa berjalan. Continue reading
Kue Bola
“Kue bola!” teriaknya berulang-ulang. Umurnya empat puluh tahunan. Logat Hokkien Bagansiapiapinya kental sekali. Sangat pendiam. Kepada pembeli dia hanya mengangguk, tidak mengucapkan terima kasih. Continue reading

