Yesus Dan Sun Gokong Beragama Dengan Akal Budi


Ilmu pengetahuan berkembang pesat sehingga banyak hal yang dahulu kita IMANI sebagai kebenaran terbukti pembohongan publik belaka. Saat ini, informasi dan komunikasi membuat kita mustahil tutup mata dan tidak mau tahu.

Makanya, beragama dengan akal budi bukan PILIHAN lagi bagi kita saat ini namun JALAN yang mau tidak mau harus kita TEMPUH karena mustahil menolaknya atau pura-pura tidak tahu sebab siang malam kita dihujani berbagai ilmu pengetahuan dan informasi serta komunikasi.

Banyak Tionghoa yang menyembah Sun Gokong (sūn wùkōng 孫 悟空) si raja kera sebagai makluk sakti mandraguna bahkan sebagai DEWA yang murah hati dan berkuasa menjawab doa-doa dan menyembuhkan berbagai penyakit. Banyak Tionghoa yang bersaksi USAHA-nya diberkati dan doa-doanya dijawab bahkan disembuhkan sakit penyakitnya oleh Sun Gokong.

Banyak Kristen mantan dukun yang bersaksi dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah bahwa Sun Gokong adalah ROH JAHAT yang berkuasa menjawab doa-doa dan menyembuhkan berbagai penyakit para penyembahnya untuk dikutuk anak cucunya bahkan sampai generasi keempat.

Banyak Kristen yang bersaksi, hidup miskin dan penyakitan akibat KUTUK Sun Gokong, namun setelah kutuk leluhurnya dipatahkan dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah, hidup mereka pun penuh berkat dari Tuhan Yesus.

Kerabatku sekalian, gara-gara ilmu pengetahuan dan informasi serta komunikasi maka kita tahu sekarang bahwa Sun Gokong hanya tokoh NOVEL “Perjalanan ke barat,” karangan Wu Chengen (wú chéngēn 吳 承恩 – 1500–1582). Sūn Wùkōng 孫 悟空 artinya cucu dari omong kosong, itulah cara Wu Chengen memberitahu masyarakat dan penggemar novelnya bahwa Sun Gokong bukan kisah nyata.

Karena raja kera Sun Gokong bukan kisah nyata, itu sebabnya dukun-dukun Tionghoa yang mengaku kerasukan Sun Gokong adalah para PENIPU. Karena Sun Gokong tidak pernah ada dalam sejarah, makanya kristen-kristen mantan dukun yang mengaku mendapat kesaktian dari Sun Gokong adalah para PENIPU.

Karena Sun Gokong hanya tokoh novel dan bukan kisah nyata, itu sebabnya walaupun anda beriman alias merasa nyaman meyakini Sun Gokong menjawab doa-doamu namun FAKTANYA dia tidak PERNAH ada dan MUSTAHIL menjawab doa-doamu, kawan. Mustahil juga Sun Gokong mencelakai manusia.

Bagaimana dengan orang Kristen? Orang Kristen percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Tuhan Yesus maha tahu. Benarkah Tuhan Yesus maha tahu? Walaupun keempat Injil mencatat kisah Yesus namun benarkah kisah-kisah tersebut NYATA? Ujilah!

Matius 17:14-21 mencatat kisah, “Yesus menyembuhkan seorang anak muda yang sakit ayan,” Markus 9:14-29 mencatat, “Yesus mengusir roh dari seorang anak yang bisu,” dan Lukas 9:37-43 mencatat, “Yesus mengusir roh dari seorang anak yang sakit,” apa itu AYAN alias EPILEPSI?

Bangsa Yunani dan Romawi percaya bahwa ayan alias epilepsi disebabkan oleh sinar bulan, itu sebabnya kata AYAN dalam Matius 17:15 diterjemahkan dari kata Yunani “seleniazomai” yang artinya “terkena sinar bulan,”

Masyarakat Yahudi yakin bahwa sakit AYAN alias EPILEPSI disebabkan oleh roh jahat. Makanya kata roh jahat dalam Markus 9:25 dan Lukas 9:42 di terjemahkan dari kata Yunani “pneuma akathartos” yang artinya roh jahat.

Menurut ilmu kedokteran: Epilepsi adalah gangguan pada sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik yang berlebihan di otak. Hal itu menyebabkan penderitanya mengalami kejang-kejang secara berulang-ulang pada sebagian atau seluruh tubuhnya. Durasi kejangnya berbeda-beda, tergantung tingkat keparahannya. Ada yang kejangnya hanya beberapa detik namun ada yang hingga beberapa menit. Epilepsi bisa menyebabkan hilang kesadaran pada beberapa orang namun pada yang lainnya kejang hanya terjadi pada sebagian tubuh.

Sampai hari ini, penyebab epilepsi belum diketahui secara pasti namun ada beberapa kondisi yang diduga dapat mempengaruhi pola aktivitas listrik otak yaitu: Cedera kepala, meningitis (peradangan meningen – lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang) dan cerebral palsy (gangguan otot, gerak, dan koordinasi tubuh).

Kalau Yesus memang Tuhan dan Tuhan Yesus maha tahu, sebarusnya beliau memberitahu masyarakat dan murid-murid-Nya bahwa epilepsy alias ayan itu ada dua: Yang satu disebabkan oleh ROH JAHAT, yang kedua dikarenakan gangguan sistem saraf pusat. Selanjutnya Yesus pasti memberitahu mereka cara untuk membedakan keduanya.

Namun Yesus tidak melakukan hal demikian, yang dilakukan Yesus adalah menegor ROH JAHAT itu dengan keras. Artinya, Pengetahuan Yesus sama dengan dengan pengetahuan orang Israel jaman itu, menganggap epilepsy alias ayan mustahil gangguan sistem saraf pusat namun KERASUKAN roh jahat, makanya harus ditengking dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah, “Hai roh epilepsy alias ayan keluarlah dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah.”

Nah, handai taulanku sekalian, itu sebabnya kita harus beragama dengan akal budi sekarang karena itulah tuntutan generasi ini. Ilmu kedokteran telah membuktikan bahwa Epilepsy bukan kerasukan roh jahat namun gangguan sistem saraf pusat. Yesus tidak maha tahu makanya dia makanya Dia tidak tahu ap itu Epilepsy? Pengetahuan Yesus sama dengan pengetahuan TAKHAYUL orang Israel jaman itu menganggap Epilepsy adalah kerasukan roh jahat.

Makanya saudaraku sekalian, kalau anda menemukan orang AYAN alias EPILEPSI, jangan tengking roh jahatnya karena itu adalah KEBODOHAN alias TAKHAYUL menganggap roh jahat ADA padahal tidak ada karena yang ada adalah gangguan sistem saraf pusat.

Menengking ROH JAHAT alias ROH EPILEPSI dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah berulang-ulang memang akhirnya akan membuat dirimu merasa SAKTI mandraguna sebab menyangka dirimu berkuasa mengusir roh jahat, padahal bukan demikian FAKTANYA.

Serangan EPILEPSI hanya berlangsung beberapa detik sampai beberapa menit saja. Artinya, kalau dibiarkan maka serangannya akan REDAH sendiri. Serangan epilepsy tidak perlu ditengking dalam nama Yesus. Hanya orang BODOH saja yang menengkingnya dalam nama Yesus. Ha ha ha …

Melihat orang kena serangan EPILEPSI? Temani saja dia sampai kejangnya berlalu kemudian ajaklah dia ke dokter untuk berobat.

Jadi, anda mau belajar beragama dengan akal budi atau ………?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.