https://www.youtube.com/watch?v=dKgE0VI6S60
Kristen bukan agama PENCITRAAN apalagi TEPU-TEPU namun agama KEBENARAN. Itu sebabnya bila KEBENARAN-nya dipertanyakan seseorang maka setiap Kristen WAJIB memberi PERTANGGUNGAN JAWAB agar dia menemukan KEBENARAN.
Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk MEMBERI PERTANGGUNGAN JAWAB kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang PENGHARAPAN yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati NURANI yang MURNI, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu. 1 Petrus 3:15-16
Aku menerima SMS dari sahabat yang paling aku hormati, Pdt Thomy Matakupan. Dia ada di Singapura. “Bengcu, aku kena KANKER kelenjar getah bening. Stadium tiga +. Kemoterapi.”
Rongga ulu hatiku pun menggelembung dan rasa itu benar-benar menyebalkan. Aku tidak tahu berapa lama terdiam dan gentar. Kemudian aku membalas SMS-nya, “Thomy Matakupan sahabatku, just fight until the end. Kuberikan seluruh semangatku.” Dia tidak membalas SMS-ku. Mustahil mengharapkan lebih dari itu, bukan?
Aku lalu minta tolong adikku memantau kondisinya lewat sahabatnya yang adalah adik sahabatku itu. Dia sama sekali tidak pernah menghubungiku lagi. Suatu hari, aku melampiaskan frustasiku, entah di wall FB-nya atau di wall YM-nya, “Thomy Matakupan sahabatku, AWAS LU kalau mati muda!” Dia hanya ngakak.
Suatu hari adikku bilang, “Thomy Matakupan sudah bersih.” Aku pun menelponnya. Senang sekali. Kami pun ngobrol lama sekali. Suatu hari dia memberitahuku jadwalnya di Jakarta. Kami pun berjanji untuk bertemu.
Saat bertemu, di kamar tempat menginap, Pdt Thomy Matakupan tahu apa yang kuinginkan. Karena sejak di bandara, sudah berkali-kali dia memergokiku menatap tubuhnya penuh selidik. Dia membuka bajunya dan memamerkan tubuhnya. Aku memeriksanya dengan teliti lewat pandangan mataku. Thomy Matakupan sudah bersih dari kanker kelenjar getah bening (limfoma). Itulah vonisku.
“Benarkan, nasibmu jelek, makanya panjang umur!” Komentarku setelah memeriksa tubuhnya. Dia ngakak sementara temannya, seorang pendeta, terlongong-longong melihat ulah kami.
Handai taulanku sekalian, Pdt Thomy Matakupan adalah orang Kristen KW 1 (Kwalitas No. 1). Kesembuhannya dari KANKER LIMFOMA (getah bening) adalah kisah NYATA. Itu sebabnya ketika kupertanyakan, dia langsung memberiku kesempatan untuk memeriksanya sendiri. Bahkan selama bertahun-tahun, setiap kali memeriksakan dirinya ke rumah sakit dia memberitahuku, “Puji Tuhan, hasil test kankerku BERSIH, bengcu!”
Pdt Gilbert Lumoindong, RAJIN sekali mengklaim bahwa Yesus telah melakukan banyak MUKJIZAT kesembuhan lewat dirinya. Pdt Niko Njotorahardjo mengaku Mujizat Yang Kreatif itu nyata lewat dirinya. Philip Mantofa mengaku melakukan banyak mukjizat lewat Festival Kuasa Allah. Ketika KLAIM-KLAIM mereka dipertanyakan bahkan DIBONGKAR penipuannya oleh suhu hai hai bengcu? Ha ha ha …
Banyak Kristen langsung menuduh suhu hai hai bengcu mencari sensasi. Menuduhnya KADRUN. Menuduhnya antikris. Menuduhnya menista agama Kristen. Menuduhnya tidak beriman. Menghinanya. Itulah perilaku Kristen ABAL-ABAL alias Kristen KW3. Kenapa demikian?
Kerabatku sekalian, sudah nonton video di atas sampai tuntas? Andi Simon dari Gereja Yesus Hidup Sejati – Balik Papan mengunggahnya 15 Okt 2020 (6 bulan kemudian tulisan ini diunggah) dengan judul: GOD is the HEALER his name IS JESUS CHRIST – Tuhan adalah penyembuh, namanya Yesus Kristus.
Namanya Trifena Salim. Alamat Jl. Papandayan. Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah. Jauh-jauh dari Semarang ke Balik Papan? Karena dia menderita Metastatic Rectal Cancer Pass Motion Disorder (kanker kolorektal usus besar ke anus) sejak Agustus 2018 yang tidak bisa diobati lagi. Ini kesaksiannya.
“Kankernya masih ada di sini. … Di sini merasa sakit sekali kalau ndak minum obat pencahar, saya ndak bisa jalan. ….. Dan setiap malam kesakitan. Tidurnya ndak nyenyak. BAB-nya juga nggak lancar,” bisiknya pasrah.
Harapan adalah milik terakhir anak manusia, itu sebabnya Trifena Salim akan terus berharap dan mengejar harapannya. Walaupun akhirnya TERTIPU namun minimal mereka sudah MENGEJAR harapannya tanpa jerah.
TRIK PENIPUAN ANDI SIMON
Kerabatku sekalian, METODE penipuan Andi Simon selalu dimulai dengan WAWANCARA untuk mengorek INFORMASI. Berdasarkan informasi tersebut dia lalu BERLAGAK BERKUASA melakukan MUKJIZAT kesembuhan dilanjutkan dengan berlagak SEDANG melakukan MUKJIZAT kesembuhan. Dia mengakhiri TIPUAN-nya dengan menunjukkan bahwa pesiennya NAMPAK sudah SEMBUH. Padahal tidak ada KESEMBUHAN sama sekali.
Dari wawancaranya Andi Simon bukan hanya tahu bahwa KANKER menyebabkan ibu Trifena Salim selalu KESAKITAN bahkan ibu itu BARU saja makan obat penahan sakit. Kesaksian ibu Trifena, “Penahan sakit, saya makan TADI, barusan.”
Perlu waktu bagi obat penahan sakit (Toksinom) untuk bereaksi. Itu sebabnya PENIPU (Andi Simon) berlagak sibuk dengan tujuan MENUNGGU obat penahan sakit (Toksinom) ibu Trifena Salim bereaksi.
PENIPU itu lalu menyuruh ibu Trifena Salim turun dan berjalan dengan tujuan menguji reaksi obat penahan sakit (Toksinom) itu. Ketika ibu Trifena Salim bersaksi, “Sekarang berkurang banyak sekali. Tadi meskipun minum pencahar tapi tetap sakit. Ini bisa jalan cepat,” Andi Simon langsung MENGKLAIM bahwa dia SUDAH melakukan MUKJIZAT kesembuhan dan MENUNTUT testimoni.
Kerabatku sekalian, kenapa ibu Trifena Salim berjalan tanpa rasa sakit? Karena pengaruh obat penahan sakit (Toksinom) yang diminumnya, bukan karena MUKJIZAT kesembuhan.
Tidak ada MUKJIZAT kesembuhan sama sekali. Ibu Trifena Salim TIDAK sembuh sama sekali. Lalu kenapa Ibu Trifena Salim dan suami serta anak mantunya tidak BERSAKSI untuk memberitahu DUNIA bahwa dia mengalami MUKZIJAT? Tentu saja karena selain bikin MALU juga bikin para Kristen KW3 ngamuk. Ha ha ha …
Pernyataan Andi Simon, “Ibu IMAN-mu yang MENYELAMAT-kan, pastor andi hanya alat,” adalah PENIPUAN kampungan. “Huak ……. PHUI ….!” Mengenaskan.
Kunjungi tempat isolasi covid? Ha ha ha ha ….. Nggak ada duitnya. Mana mau pdt pdt mata duitan pencuri perpuluhan itu bersusah payah? ha ha ha …
Nah, ternyata anda sudah tahu teknik PENIPUAN Andi Simon? Mari kita bersama-sama sebarkan PENIPUAN Andi Simon itu, agar banyak orang diselamatkan dari penipuannya.
Anda benar, banyak orang Kristen yang MERASA malu JIKA tidak JATUH waktu pengkotbah bilang, dalam nama Yesus JATUH. Sebab pdt pdt sontoloyo itu selalu mengkliam, TIDAK jatuh adalah bukti MENGERASKAN HATI.
Om om
Serius nih mau tanya
Kenapa tidak ada aksi penyembuhan pandemi covid dengan mukjizat
Padahal banyak jemaat yang kena loh dan mereka juga beriman
Bukannya tidak ada yang mustahil bagi Nya
Kenapa ya pada sembunyi semua
Seriusan tanya ini
Awalnya, banyak pdt yang MEMBUAL telah memyembuhkan orang dari COVID 19. Contohnya adalah Iin Tjipto. Juga ada Niko dari GBI, dia bahkan mengaku sudah diperintah oleh Tuhan untuk menengkingi Covid dan covid pun DIAM. namun sayangnya, seiring walti berlalu ternyata pengkotbah-pengkotbah itu terbuki MENIPU. ha ha ha ha …
Covid 19, ada yang sembuh juga ada yang mati. Yang sembuh JAUH lebih banyak dari yang mati. Banyak juga yang mengklaim dirinya SEMBUH karena disembuhkan oleh TUHAN. Banyak juga yang KENA lalu sembuh tanpa perlu berobat apalagi DISEMBUHKAN oleh TUHAN Yesus. Jadi, bagi mereka yang mengklaim disembuhkan oleh TUHAN, tidak ada BUKTI bahwa mereka memang disembuhkan TUHAN.
Emang anda sudah buat apa buat bangsa ini Bengcu? Tulisan anda ini seperti sedang mempertontonkan KEBODOHAN anda sendiri. Asal anda tahu aja, apa yg terikat di bumi terikat juga di sorga, ukuran yg anda ukur akan menjadi takaran anda di akhirat nanti, pengadilan bukan hanya di bumi aja, di akhirat anda akan diadili jg. Oleh karena ada dosa yg tidak bisa diampuni yaitu Menghujat Roh Kudus, Jika anda Menghujat kuasa penyembuhan Tuhan, Anda akan akan bertanggung jawab di penghakiman nanti
Maaf om ranya lagi
Bearti krsimpulannya COVID sangat berbahaya
Belum ada mukjizat yang bisa menyembuhkannya
Dulu jauh sebelum ada covid saya nelihat begitu perkasanya Pdt, dengan kuasa roh kudus sakit apapun pasti disembuhkan
Bearti kesimpulannya
Tetap jaga prokes ya, jangan berkerumun, kalau beribadah jaga jarak aman
Om joe boleh ya aku ikut tanya
Saya tertarik dengan kuasa penyembuhan
Apakah bisa menyembuhkan covid?
Saya orang awam bicara by data
Waktu vaksinasi masal belum terjadi banyak klaster covid dari gereja
Itu kenapa ya karena kurang beriman atau memang covid spesial case tidak bisa di sembuhkan by kuasaa penyembuhan?
Kalau sekarang situasinya beda karena vaksinasi sudah banyak, klaster dari gereja pun akan minim bila di dampingi prokes
Maaf cuma tanya saja
Sebenarnya, saya sudah mengamati MUKJIZAT BODONG KRISTEN sejak tahun 1987, saat KKR Kasih Melanda Jakarta. Sejak itu banyak sekali KLAIM melakukan MUKJIZAT namun nyatanya, sampai hari ini tidak ada SATU PUN Mukjizat SEJATI.
Banyak orang Kristen yang mengaku mengalami mukjizat kesembuhan dari KANTER. Ternyata kita tahu bahwa KANKER memang bisa disembuhkan walaupun JARANG. Itu sebabnya banyak orang NON KRISTEN yang sembuh artinya mereka DISEMBUHKAN karena pengobatan dokter, bukan karena MUKJIZAT ditengking pendeta.
Orang-orang Kristen yang mengaku sembuh karena mukjizat itu PASTI mengalami pengobatan dari DOKTER. TIDAK ada yang sembuh TANPA dokter dan hanya ditengking pendeta.
Covid 19 hanya bikin mati 3% orang. Yang jadi masalah adalah, SERANGANNYA sangat CEPAT sehingga DUNIA kekurangan DOKTER dan TENAGA MEDIS serta PERALATAN.
Kita lihat, waktu covid mengganas, banyak yang tidak kebagian TEMPAT di rumah sakit. Dan banyak yang terpaksa mati karena tidak punya VENTILATOR.
Itu sebabnya sampai hari ini, walau pun saya sudah vaksin 2 kali, namun selalu jaga PROKES. Bukan karena TAKUT mati karena covid namun karena TAKUT covid menggila dan kita kekurangan alat dan dokter serta perawat.
Sekarang tahun 2021 sudah era digital
Tapi masih aja orang percaya sesuatu yang non sense dibalut dengan judul mukjizat, keajaiban dan sebagainya
non semse lah.
Kalau memang ada hal seperti itu pandemi global ini sudah selesai dari tahun lalu,
Be smart people
Yg oei tahu pembuat ‘mujizat’ terhebat saat ini rrc yg mampu bikin matahari buatan lebih panas dari aslinya, pemimpin dunia 5G, strategi nol covid, bikin rudal hipersonik mampu jangkau semua penjuru bumi dlm 1 jam, bikin rumahsakit raksasa hitungan hari, bikin bendungan raksasa perlambat gravitasi bumi, secara cepat kekayaannya lampaui as, melarang pejabatnya nganut agama (jangan ditiru ya), mengangkat taraf hidup rakyatnya terbebas dari kemiskinan. Ketika amrik setiap hari kasus kematian kisaran seribu hingga dua ribu dg angka positif terjangkit hingga 500ribu, rrc malah bikin nol kematian nol penularan lokal. Ini negara ateis tapi bisa bikin ‘mujizat’ (diluar nalar), tidak koar2 agama tapi gerakannya kemanusiaan banget. Bandingin tuh as sibuk berseteru bangun koalisi jegal rrc, provokasi rakyat covid jadi kurang terurus.
keyakinan apapun dianut ya sebaiknya baca, fahami isi kitab suci sampai seribu kali. Namun tetap harus menjunjung tinggi hukum yg berlaku di negara kita. Sains itu sudah terbukti kebenarannya jangan diacuhkan. Nah pelajari agama secara mendalam, kearifan lokal, sejarah dunia, perkembangan science, prosed awal bumi terbentuk hingga sekarang, sampai disitu andapun berpikiran bijaksana. Apa pandangan newton, albert einstein, pytagoras, nikola tesla, stephen hawking, elon musk tentang mujizat?