Penipuan Lima Roti Dan Dua Ikan


Renungan Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang - winapambudi

Disebut Penipuan Lima Roti dan Dua Ikan karena walaupun keempat injil mencatatnya namun ceritanya saling bertentangan. Siapa yang menipu? Yang mengaku dirinya saksi mata dan pelayan Firman.

“Alkitab pasti benar dan mustahil salah. Biblical inerrancy and infallibility, artinya Alkitab mustahil salah dan tidak bisa keliru,” anda meyakini doktrin demikian sebagai kebenaran? Lalu apa sebutannya karena keempat Injil saling bertentangan?

suhu hai hai benar, “Alkitab tidak berdusta meski banyak dusta di dalamnya. Buktinya Alkitab tidak berdusta walaupun banyak dusta di dalamnya. Siapa yang berdusta ketika anda menemukan banyak dusta di dalam Alkitab?”

Benarkah Yesus melakukan mukjizat Lima Roti Dan Dua Ikan? Keempat Injil mencatatnya. Benarkah Yesus yang melakukan-Nya atau seseorang mengaku-aku Yesus melakukan-Nya? Kalau pun benar Yesus melakukannya, apakah itu mukjizat sejati atau mukjizat bodong?

Mukjizat bodong? Apa itu? Disebut mukjizat bodong karena tidak terjadi mukjizat namun disangka melakukan mukjizat atau terjadi mukjizat padahal tidak. Contoh mukjizat bodong?

Mama saya menderita asma alias bengek. Suatu kali beberapa pendeta alam roh (kharismatik) berkunjung saat asma mamaku kambuh. Mereka berdoa dan menengking dan mengusir asma mamaku dalam nama Yesus dan dalam hitungan menit mamaku bukan hanya sembuh namun memasak untuk kami. Mukjizat?

Puji Tuhan? Pendeta alam roh bersaksi dan memuji Tuhan bahwa mamaku mengalami mukjizat kesembuhan. Banyak orang kharismatik langsung beriman bahwa mamaku telah mengalami mukjizat kesembuhan dari asma padahal tidak terjadi mukjizat sama sekali.

Seperti penderita asma lainnya, asma mamaku juga datang dan pergi seenak jidatnya. Setiap kali asmanya kumat, sekali obatnya dihirup dalam hitungan menit asma mamaku langsung sembuh. Faktanya, walau pun sembuh didoakan Pdt alam roh dan sembuh namun sampai hari ini asma mamaku masih sering kambuh dan sembuh. Karena tanpa didoakan dan ditengking pun, begitu menghirup obatnya dalam hitungan menit asma mamaku selalu sembuh. Makanya dikatakan bahwa mukjizat sembuh dari asma adalah mukjizat bodong.
Pentacostal: Peta pelayanan Yesus Kristus

Ada lima kota di pantai danau Galilea Peta Pelayanan Yesus.

Di sebelah kiri danau, dari bawah ke atas ada tiga kota yaitu:

  1. Tiberias (Genesaret)
  2. Magdala (Magadan)
  3. Kapernaum

Di sebelah kanan danau, dari atas ke bawah ada dua kota yaitu:

  1. Betsaida
  2. Gerasa 

Di bagian atas kanan peta nampak pedoman jarak mil (0 – 30 mil) dan Km (0 – 40 Km).  Dengan pedoman jarak demikian maka kita tahu bahwa jarak antara Tiberias ke Kapernaum yang ditempuh semalaman oleh Yesus dan murid-murid-Nya sekitar 15 Km. Dan jarak antara Betsaida ke Tiberias hampir 20 km.

Anda tidak akan menemukan nama GENESARET di Peta Pelayanan Yesus karena nama Yunani kota Genesaret adalah TIBERIAS. Di samping itu, Genesaret juga disebut danau Galilea.

Lukas 9:10-18 mencatat bahwa Yesus memberi makan lima ribu orang di Betsaida sementara Yohanes 6:1-15 mencatat bahwa Yesus memberi makan lima ribu orang di Tiberias. Kenapa catatan keduanya saling bertentangan?

Matius 14:13-21, tidak mencatat di mana Yesus memberi makan lima ribu orang namun  Matius 14:22 hanya mencatat tentng Yesus menyuruh murid-murid-Nya untuk menyeberang namun tidak menyebutkan nama tempatnya. Matius 14:34 mencatat bahwa mereka mendarat di Genessaret alias Tiberias, artinya Yesus tidak memberi makan lima ribu orang di Genessaret alias Tiberias seperti catatan Yohanes.

Markus 6:30-44 juga tidak memberitahu tempat Yesus memberi makan lima ribu orang namun di Markus 6:45 Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyeberang ke Betsaida sehingga tempat Yesus memberi makan lima ribu orang mustahil di Betsaida seperti catatan Lukas.

Walaupun malamnya Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyeberang ke Betsaida namun paginya Markus 6:53 justru mencatat mereka mendarat di Genesaret. Artinya tempat Yesus memberi makan lima ribu orang bukan di Genesaret (Tiberias) seperti yang diklaim oleh kitab Yohanes.

Kerabatku sekalian, suhu hai hai bengcu sering berucap, “Biarkan pembual terus membual sampai menyangkal bualannya sendiri. Biarkan penipu terus menipu sampai menyangkal tipuannya sendiri.” Nampaknya itulah yang terjadi dengan cerita Yesus memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan lalu malamnya Yesus berjalan di atas air dan Petrus juga ikut berjalan di atas air dengan Yesus.

Tujuan seseorang membual adalah meyakinkan mereka yang mendengar ceritanya. Karena bukan kisah nyata, itu sebabnya seiring waktu berlalu dia lupa dengan detil-detil bualannya, makanya ceritanya berubah-ubah. Saat merasa bualannya kurang seru dan kurang meyakinkan, dia pun segera membumbui bualannya.

Ketika seseorang menulis kisah Yesus, mungkin dia menulisnya karena belum ada orang lain yang menulisnya. Namun, mungkin pula dia menulisnya karena tidak puas dengan tulisan-tulisan yang sudah ada.

Empat kitab Injil. Walaupun menulis tentang hal yang sama namun waktu penulisannya berbeda-beda dan penulisnya pun berbeda-beda. Bahkan sumber penulisannya pun mungkin berbeda-beda.

Yesus memberi makan lima ribu orang. Kenapa keempat Injil mencatat lokasi yang saling bertentangan? Karena bukan kisah nyata, itu sebabnya yang mengaku saksi mata dan pelayan Firman tidak ingat lagi cerita pertamanya lalu asal sebut sementara mereka yang mendengar ceritanya ingat betul bahwa itulah nama tempat yang disebutkannya dulu.

Selama ini orang kristen percaya bahwa kisah Yesus memberi makan lima ribu orang adalah kisah nyata. Sekarang kita tahu bahwa kisah tersebut mustahil kisah nyata karena lokasinya simpang siur. Apa yang harus kita lakukan?

27 thoughts on “Penipuan Lima Roti Dan Dua Ikan

  1. OMG…kok segitunya…? Maafkan pemikiran sy Kalau orng yg tidak pernah percaya..Yesus Kristus adalah Tuhan maka tidak bisa akan bisa /selalu menyangkal pekerjaan TangaNya….tidak lebih baik daripada orang Farisi…apalagi tidak jelas bibit bebet bobotnya…Jesus Love you brotha

    • Lebih baik anda baca alkitab lebih teliti lagi bro. dengan demikian maka anda berpengetahuan. Kalau berpengetauan maka bibit bebet anda pasti naik bro.

      • Kagumnya saya dari alkitab ini adalah dia tulis apa adanya dr penulisnya. Jadi kalau yg nulis ngaco ya tetaplah ngaco. Padahal ada waktu ribuan tahun buat edit sana sini supaya sinkron…. nah inilah sy suka alkitab. Ngaco ya ngaco bener ya bener.

        • Itu sebabnya suhu hai hai bilang, “Alkitab tidak berdusta meski banyak dusta di dalamnya. Buktinya Alkitab tidak berdusta walaupun banyak dusta di dalamnya.”

  2. Bengcu, mending kan.. dibanding kamu cuap cuap disini mending kamu gugat langsung ke Lembaga Alkitab Indonesia mengatakan kamu punya bukti yang jelas bahwa Yesus tidak pernah melakukan semua mukjizat tersebut…

    Soalnya kan bengcu, kita gunakan logika aja yaa.. Untuk membuat alkitab yang digunakan di seluruh dunia, tidak mungkin hanya berdasarkan katanya katanya.. pasti sudah dilakukan penelitian yang jelas dan dasar yang jelas …

    Oh iya, bengcu kristen yaa .. sama saya juga… cuman yang saya tahu yaaa di hukum taurat – kesepuluh perintah Tuhan . (cuman nggak tau yaa bengcu percaya ada hukum taurat atau tidak , soalnya takutnya bengcu bilang bahwa tidak pernah Tuhan menuliskan kesepuluh perintah Tuhan di 2 loh batu hehe.. bahwa semuanya itu ilusi) ada di alkitab ulangan 5:20 “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu” nggak boleh lohh bilang orang penipu..

    God bless bengcu, 🙂

    • LAI hanya menerjemahkan, tidak menulis. Yang menulis Alkitab sudah pada MATI dan tulang belulangnya sudah jadi tanah. Itu sebabnya kita hanya bisa MEMBACA isinya lalu menarik kesimpulan dan BERSIKAP JUJUR dan BERJIWA BESAR menerima apa adanya saja. Anda suka hukum taurat ya Sisca/ Coba dech anda baca tulisan saya yang berjudul, “SEJARAH SEMBAH” anda akan suka dech. Juga banyak tulsian saya tentang YHWH, kamu juga pasti akan suka Sisca.

    • sudah belasan tahun suhu hai hai menggugat, namun anehnya belum ada yang sanggup menyanggah tulisannya… kalau menghujat tanpa menunjukkan yang benar sih banyak…..

      • Kalau saja para sarjana teologi mau berjiwa besar dan ikut melakukan penelitian bersama-sama maka saya yakin dalam waktu dekat banyak sekali kebenaran yang tertulis di dalam Alkitab bis disingkapkan dengan benar. Jadi ingat apa yang dikatakan oleh seorang rektor STT kepada teman saya waktu teman saya menunjukkan tulisan-tulisan saya kepadanya, “Apa yang kimi miliki saat ini adalah hasil karya 2000 tahun. Kalau gara-gara hai hai kia harus mengubah ajaran kita selama ini, bukankah biayanya terlalu besar? ha ha ha …” benar juga kata pak rektor tersebut. ha ha ha

  3. Apa tidak bisa anggap saja Yohanes yang benar saja? Beliau kan murid Tuhan Yesus mula2. Berarti lihat langsung saat itu juga.
    Yah walaupun nulisnya juga katanya paling terakhir tapi masa bisa pikun salah tulis? Mustahil kan? Bagaimana?

    • dari awal murid-murid YEsus sudah suka membual. makin hari bualannya makin parah. Yehanes yang paling panjang umur, itu berarti anda harus hati hati dengan tulisannya. ha ha ha

  4. Memang kelihatannya ada masalah tentang Betsaida. Markus menyatakan, “Segera ia menyuruh murid-muridnya naik ke perahu dan pergi mendahului dia ke sisi lain, ke Betsaida, sementara dia membubarkan orang banyak.” (Markus 6:45). Jadi Markus tampaknya bertentangan dengan Lukas. Dalam Markus, peristiwa yang terjadi selanjutnya adalah kisah berjalan di atas air. Namun, ketika Yesus dan para murid tiba di pantai, itu bukan di Betsaida (yang berada di pantai timur laut di sebelah timur tempat Sungai Yordan memasuki Danau Galilea), tetapi di Gennesaret, yang berada di sisi barat Danau Galilea dekat Kapernaum.

    Tapi kalau diteliti lebih jauh, “ke Betsaida” adalah terjemahan dari “πρὸς Βηθσαϊδάν (pros Bethsaidan)”, dan “pros” adalah preposisi arah; maju ke, yaitu menuju. Jadi itu bisa diterjemahkan “ke arah Bethsaida”. Peristiwa itu terjadi di tempat terpencil di dekat Betsaida. Ketika para murid kembali, dengan perahu mereka awalnya pergi ke Betsaida, tetapi akhirnya tiba di sisi barat danau dekat Genesaret dan Kapernaum.

    • PENIPUAN Alkitab tidak pernah DIUJI karena orang Kristen hanya mengamininya. Sekarang ilmu pengetahuans sudah MAJU dan KECERDASAN manusia sudah tinggi, itu sebabnya PENIPUAN Alkitab pun terbongkar dengan gamblang.

      • Memang banyak orang Kristen yang hanya mengamini alkitab tanpa mempertanyakan validitas isinya. Tapi banyak juga orang Kristen/non-Kristen yang meneliti yang ditulis alkitab secara detail. Dalam pembahasan 5 roti & 2 ikan, memang di permukaan kelihatannya terdapat beberapa kontradiksi. Tapi jika diuji lebih jauh, hal2 yang kelihatannya bertentangan satu sama lain tersebut sebenarnya bisa direkonsiliasi. Jadi saya tidak yakin gugatan anda bahwa cerita ini adalah hoax mempunyai landasan yang kuat.

        • Anda kan sudah membaca tulisan di atas. Anda juga bisa mengujinya. Bagaimana REKONSILIASINYA? Dengan BERIMAN bahwa tidak ada yang mustahil bagi Yesus? ha ha ha

    • Anda benar-benar KECIL KEMALUANNYA. ha ha ha …. Berapologetika dong kalau anda MAMPU kalu nggak becus ya lebih baik diam saja deh. ha ha ha bikin malu saja.

  5. Pffftt, kalo memang ragu dan punya pemikiran gitu, sebetulnya jawabannya gampang bro, jawabanya itu :
    makanya baca versi asli yang menggunakan bahasa asli penulis bro, bisanya si pake bahasa ibrani atau yunani kuno( itupun kalo Anda mengerti dengan baik bahasa itu) ntar baru keliatan bedanya. Ntar keliatan kenapa yang satu nulis di situ, yang lain nulisnya di tempat yang lain. Terus keliatan juga kenapa ada penginjil yang nulis, kenapa ada yang tidak Kalo cuman bikin pendapat dan analisis dari bahasa terjemahannya saya yang ngerasa kasihan ke Anda karena itu jadi kayak tugas SMA saya dulu :v. Good luck bro, Tuhan memberkati.
    Wkwkwkwkwkk

    • Orang Kristen memang SIALAN. Sama sialannya dengan Yesus. Sama-sama LICIK dalam BERSIALT LIDAH. Anda merasa HEBAT hanya pandai BERSILAT LIDAH tanpa perlu BELAJAR? Yesus juga demikian. Lihat saja keempat Injil mas bro, Lihat saja yang dilakukan oleh Yesus. Selain MEMBUAL dan BERSELOGAN RIA dia cuma pandai BERSILAT LIDAH. ha ha ha ha … itu sebabnya dikatakan bahwa, “Hidup tidak seindah COCOT yesus.” ha ha ha ha

      Orang-orang Kristen SIALAN seperti anda nggak bisa DIAJARI, itu sebabnya sudah lama saya mengabaikan orang-orang seperti anda di blog Bengcu Mengguggat.

  6. Dimana bertentangannya antara kitab Lukas dan Yohanes?
    Kitab Lukas menyebutkan dengan jelas tempat Yesus memberi makan dgn sebutan KOTA. Dan nama kota itu adalah Betsaida, Letak kota ini terletak di pinggir Danau Galilea (Danau Tiberias) dan merupakan sebuah kota yg terletak di Dataran TInggi Golan, maka pada kitab Yohanes dideskripsikan dengan kalimat “naik ke atas gunung”.
    Di kitab Yohanes tidak ada menyebutkan lokasi tersebut dgn sebutan KOTA, atau KOTA TIBERIAS. Kitab Yohanes hanya menyebutkan Danau Tiberias (sampai disini terlihat dangkalnya analisismu).

    Artinya kitab Lukas dan Yohanes memiliki pertautan kesamaan lokasi dalam penulisan mereka masing2.
    Kitab Lukas menyebut dengan lugas lokasi tersebut dgn nama KOTA BETSAIDA.
    Sedangkan kitab Yohanes merujuk pada lokasi kota Betsaida tersebut dgn deskripsi Danau Tiberias. Dan Yohanes juga merujuk pada kata “naik ke atas gunung”, yang merupakan lokasi kota Betsaida yang juga berada di dataran tinggi golan.

    Sedangkan cara berpikirmu (yg memang cuman berusaha mencari kekurangan tanpa bernalar lebih jauh) memaksakan bahwa lokasi yang disebut pada kitab Yohanes sebagai KOTA TIBERIAS. Padahal jelas tertulis disana DANAU TIBERIAS.

    Pernah ke Danau Toba gak? Danau tersebut dikeliling oleh beberapa kabupaten. Salah satunya Kabupaten Toba Samosir.
    Jadi kalau ada si Ucok main bola di pinggir Danau Toba di Kabupaten Toba Samosir, salah gak orang menyebut si Ucok main bola di Danau Toba dan yang lain menyebut si Ucok main bola di Kabupaten Toba Samosir?

    Penelitian Alkitabmu rendah bro. Hanya berdasar pada usaha mencari2 kesalahan, bukan kebenaran.
    Mencari2 kesalahan, maka anda tak akan mendapatkan kebenaran.
    Mencari2 kebenaran, maka anda bisa menemukan kesalaha.

    • Kisanak, perilaku anda PERSIS perilaku Yesus, pandai BERSILAT LIDAH. ha ha ha ha …

      Makanya saya biarkan saja anda TOLOL terus sampai kuda gigit jari. dech. ha ha ha ha …. namun kalau anda mau melihat BETAPA BODOHNYA anda, silahkan buka Yohanes 6:1 kemudian LIHATLAH bagaimana para penerjemah LAI mendapatkan kata DANAU Tiberias? Ha ha ha ha …

      DANAU Galiea diterjemahkan dari kata thalassa . Lalu dari kata KUTU KUPRET-kah kata DANAU Tiberias diterjemahkan? Ha ha ha ha …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.