Akhirnya Tuhan Lulus Kedokteran



Iin Tjipto mengaku dirinya adalah NABI yang siang malam ngerumpi dengan Tuhan. Itu sebabnya di AWAL mendengar tentang CHINA (awal Januari) dia langsung BERTANYA dan Tuhan langsung BICARA, “Minum madu nak, dan teh panas. Berjemur nak, dari jam 10 – 14. Kumur air garam. Mandi sambil nyanyi satu lagu baru bilas. Katakan dalam nama Yesus kuman-kuman dihabiskan baru bilas.”

Namun kenapa baru awal April ini SUARA Tuhan tsb anda BERITAKAN dengan berdesah-desah kepada dunia, Iin Tjipto yang cantik? Ha ha ha …lu kelamaan berjemur sambil mandi ya? Ha ha ha ….

Syukurlah Tuhan lu udah lulus kuliah kedokteran In, itu sebabnya dia mulai mengajarkan ilmu kesehatan sama lu. Ha ha ha …

Sejak lulus kedokteran Tuhan lu udah nggak BECUS main TENGKING, main sebar TUMEM dan PATOK dalam nama Yesus ya? Ha ha ha …. Itu sebabnya Dia ngajarin lu MANDI? ha ha ha ..

Kerabatku sekalian, tersebut di atas adalah link Video lengkap kotbah Iin Tjipto di Youtube. Di menit 20.06 – 21.13, Iin Tjipto MEMBUAL bagaimana LEWAT telepon dia BICARA dengan para anggotanya yang masuk rumah sakit karena #COVID19 ketahuilah bahwa itu bukan kisah NYATA namun PENIPUAN. Kenapa demikian?

Transkrip kesaksian Iin Tjipto tukang tipu itu: “Saya ditelp oleh beberapa orang yang SUDAH ada di RUMAH SAKIT. Saudara dan keluarganya menelpon saudara, karena mereka, saudara, melihat keluarganya mulai SESAK nafas DI rumah sakit. Dan saya bilang, ‘kasih telepon itu,’ dan saya mulai berdoa dan teriak, saudara, di telepon, kepada mereka di telinga mereka dari orang yang sakit itu. Saudara dan beberapa saudara berkata, ‘Saya merasakan HANGAT,’ ‘Saya merasakan PANAS,” DAN mereka mulai BANGKIT saudara. Saudara, ada satu yang sudah bahkan tidak bisa bernafas, sedang menunggu saudara, untuk alat pernafasan tetapi juga abis di rumah sakit itu. Dan hari itu saudara, kami teriak, kami berdoa, saudara, tiba-tiba dia berdiri, duduk saudara. Dan kemudian bernafas. Sekali lagi, ini waktunya anak-anak Tuhan menyampaikan korban keselamatan.”

Di rumah sakit, semua PASIEN COVID19 harus MASUK ruang ICU bagi yang KRITIS. Mereka yang kondirinya tidak KRITIS masuk RUANG ISOLOSI. Di ICU dan ruang ISOLASI pasien hanya dilayani oleh DOKTER dan PERAWAT dengan pakaian astronot APD (Alat Pelindung Diri). Itu sebabnya PESIEN mustahil DIBESUK atau DIJAGA oleh anggota keluarganya.

Makanya kesaksian Iin Tjipto bicara lewat telepon dengan para pasien dan anggota keluarganya adalah PENIPUAN PUBLIK. Iin TOLOL, lu GOBBLOK bener ya? Kalau NIPU kira-kira dong.

Masak TUHAN lu nggak BISIKIN lu kalau PASIEN #COVID19 nginep di ruang ISOLASI atau ICU dan nggak BOLEH dijenguk dan DIJAGA oleh keluarganya? Ha ha ha …SIALAN lu! NIPU aja lu bawa-bawa nama Tuhan? Bangsat Lu!

Kampret lu In. GOBLOk SIA! Gimana lu bisa BICARA dengan PASIEN lewat kkeluarga kalau Keluarga nggak boleh masuk? TOLOL lu! NIPU-nya TOLOL pisan lu?! BEDEGONG sia NIPU gua lu! Ha ha ha …

Kerabatku sekalian, Iin Tjipto bukan Pendeta walaupun lagaknya kaya NABI. Itu karena dia DIMANJAKAN oleh Pdt Petrus Agung. Namun setelah Petrus Agung wafat, dia langsung tahu dirinya PASTI nggak kepake lagi. Itu sebabnya dia cepat-cepat mengajak gerombolan BATEHRA untuk MINGGAT.

Kerabatku sekalian, orang-orang Bahtera yang mulia, sekali lagi TERBUKTI bahwa Iin Tjipto adalah PENIPU yang siang malam menghalalkan segala cara untuk MENIPU kita. Itu sebabnya, kembalilah ke JKI. Jangan mau DITIPU lagi oleh IIN TJIPTO SONTOLOYO itu.

Iin Tjipto memang cantik dan FASIH lidah, itu sebabnya berhati-hatilah dengan BISA dimulutnya yang MANIS.

#MukjizatIinTjipto
#KotbahIinTjipto
#KuasaIinTjipto
#Mahanaim
#YehudaMinistry

21 thoughts on “Akhirnya Tuhan Lulus Kedokteran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.