Bahasa Roh Dan Imunitas



“Bahwa sesuai dengan penelitian ahli bedah otak dari Oral Roberts University bahwa orang yang BERBAHASA ROH akan meningkatkan sistem imunnya sebesar 35% sampai 40% sehingga tidak mudah terinveksi #COVID19.”

Kerabatku sekalian, apakah yang diajarkan oleh Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo di atas adalah KEBENARAN atau HOAX? Banyak orang Kristen yang BERIMAN bahwa Niko Njotorahardjo adalah Pendeta BESAR yang diurapi Allah, mustahil yang diajarkannya ngaco belo. Faktanya kita sudah berkali-kali membuktikan PENIPUAN-nya.

Walaupun sudah sering TERBUKTI menipu namun kita tetap harus MENGHAKIMI-nya dengan ADIL karena itulah yang diajarkan oleh Yesus. Itu sebabnya, kita akan menguji pernyataannya secara ilmiah.

Kenapa seseorang sakit? Karena tubuhnya diserang oleh patogen alias mikroorganiseme alias PARASIT. IMUN alias antibody adalah SEL-SEL pembunuh PARASIT di dalam tubuh. Bagaimana cara mengukur imunitas seseorang? Dengan menghitung jumlah antibody alias imun yang terkandung di dalam darahnya.

Ahli virus mengajarkan, setelah positif #COVID19 (dalam tubuhnya ada virus #COVID19) selama 7 hari barulah antibody #COVID19 alias imun #COVID19 alias SEL-SEL pembunuh#COVID19 terbentuk.

Hanya imun #COVID19 yang BISA membunuh virus #COVID19. Imun yang lain, misalnya imun Malaria dan Flu Burung serta SAR tidak bisa membunuh #COVID19.

Begitu imun #COVID19 berhasil membunuh virus #COVID19 dalam tubuhnya maka imun #COVID19 pun menghilang dari tubuh. Kalau virus #COVID19 menyerang lagi, maka tidak perlu waktu 7 hari lagi, hanya dalam waktu 24 jam imun #COVID19 pun terbentuk.

Kerabatku sekalian, pernyataan Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo, “Bahwa sesuai dengan penelitian ahli bedah otak dari Oral Roberts University bahwa orang yang BERBAHASA ROH akan meningkatkan sistem imunnya sebesar 35% sampai 40% sehingga tidak mudah terinveksi #COVID19.” Adalah HOAX. Kenapa demikian?

Karena Imunitas tidak membuat seseorang tidak terinfeksi alias tidak terpapar #COVID19. Artinya walaupun imunitasmu setinggi langit anda pasti terinfeksi (terpapar) kalau virus #COVID19 menclok di dalam hidungmu atau mulutmu atau matamu lalu menalar ke saluran nafasmu.

IMUN #COVID19 baru TERBENTUK setelah anda TERINVEKSI #COVID19 selama 7 hari. Imunitasmu hanya membuatmu TIDAK SAKIT ketika diserang #COVID19.

Memang benar, Dr Clark Peterson (suami penginjil Vickie Jamison Peterson) spesialis otak dari Oral Roberts University, di Tulsa, Oklahoma, melakukan penelitian tentang hubungan otak dan berbahasa roh (berdoa). Walaupun dokter tersebut sudah dicaput izin prakter dokternya dan dipenjara karena membunuh istrinya namun kita tidak boleh mengaitkan hasil penelitiannya dengan moralnya.

Melalui penelitiannya Dr Clark menemukan fakta bahwa ketika seseorang berdoa (berbahasa roh) ada 2 hormon yang meningkat 35% sampai 40% di dalam otaknya. Kedua hormon tersebut adalah: ENDORFIN (Endorphins) dan ENKEPALIN (Enkephalin).

ENDORFIN disebut hormon semangat alias hormon nikmat alias hormon asyik alias hormon bahagia karena menimbulkan perasaan bersemangat, nikmat, asyik dan bahagia. Hormon itu juga menaikan ambang rasa sakit alias membuat tubuh tidak merasa sakit waktu disakiti.

Kerabatku sekalian, faktanya, Dr Clark Peterson hanya mengukur jumlah peningkatan Endorfin dan Enkepalin di otak seseorang saat dia berbahasa roh namun sama sekali tidak menghitung jumlah IMUN di dalam darahnya.

Walaupun ENDORFIN diduga memacu imunitas namun sampai hari ini belum ada penelitian yang menghitung BERAPA jumlah IMUN dan IMUN apa saja yang MENINGKAT di dalam tubuh ketika Endorfin dan Enkepalin jumlahnya meningkat di otak.

Berbahasa Roh bukan satu-satunya cara untuk memicu ENDORFIN dalam otak. Banyak sekali kegiatan yang bisa meningkatkan ENDORFIN dalam otak. Nonton film, nonton stand up comedy bahkan narkoba sangat efektif meningkatkan ENDORFIN dalam otak.

Kerabatku sekalian, MERASA SENANG dan ASYIK serta BERSEMANGAT ketika BERBAHASA Roh hanya MENINGKATKAN jumlah ENDORFIN di dalam OTAK namun sama sekali BELUM ada melakukan RISET tentang hubungannya dengan IMUNITAS apalagi IMUN #COVID19.

Dalam hal ini saya sebut Pdt DR Ir Niko Njotorahardjo PENIPU karena dia MENIPU umat Kristen bahwa dia MENDENGAR Suara Tuhan dan Tuhan BERKATA kepadanya, padahal TIDAK.

13 thoughts on “Bahasa Roh Dan Imunitas

  1. Komentar mu PEMBODOHAN, Kamu Baik-baik saja?, Ayat di atas 1 Tawarikh 16:22 (TB) ini tidak HOAX, karena apa?, Justru Ayat ini sebenarnya memperingati kamu, Kalo kamu Berbuat jahat dan menyangkal Dengan Ayat dan juga Tafsir sendiri yang kamu Tambahkan, itu Dosa besar, dan aku punya bukti ayat ini, dan supaya aku gak kasih tau kamu, biarlah kamu Alami sendiri, Gak Pengaruh, Terhadap kami, Kami tau dalam ratusan Orang di sini sudah tau, Bahwa Kamu itu PENYESAT, dalam pandangan Kami yang orang pintar, dari pada kamu Paling EGOIS DAN PENYESAT, Emang Kami Peduliin kamu?, Tidak kan, karena kamu tuh Seorang Penyesat Seluruh Artikel ini, Camkan itu Kakek Tua Peot dan BANGKA, ha ha ha ha ….

  2. Ternyata kamu Guru Penyesat, beda sekali dengan Pendeta dengan kamu orang Memutar balik kan saja, Main Politik Agama… kau Kakek Tua Bangka dan Peot

  3. Main Asumsi, Aku sudah Lapor kamu, tentang mengenai Agama kristen dan lainnya juga yang kamu Rendahkan, itu Penistaan agama, Masa Bodoh kamu yang buat artikel ini, Sudah ku laporkan ke Polisi, dan menyampaikan dengan Screenshot, Biar tau Pasti, Kamu di susul oleh Polisi, Jangan Nangis kalo Ketangkap, ha ha ha ha …..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.