Prabowo Dipecat Dengan Hormat


Hasil gambar untuk Prabowo di dkpDipecat artinya diberhentikan jabatannya atau keanggotaannya. Itu sebabnya kita tidak boleh sirik kalau Prabowo menyangkal pemecatannya dengan mengagul-agulkan dirinya diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun.

Jangan dengki karena di dalam surat pemberhentian Prabowo, Presiden berterimakasih atas jasa-jasanya selama menjalankan tugas terhadap Negara dan Bangsa selaku Prajurit Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Selama menjadi prajurit sampai diberhentikan, mustahil Prabowo SALAH dan JAHAT melulu, pastilah dia juga sering melaksanakan tugasnya dengan baik.

Itu sebabnya, sejarah mencatat, setelah dicopot jabatan Panglima Kostrad-nya tanggal 22 Mei 1998, besoknya Prabowo menggertak Presiden Habibie, “Atas nama ayah saya Profesor Soemitro Djojohadikusumo dan ayah mertua saya Presiden Soeharto, saya minta Anda memberikan saya tiga bulan untuk tetap menguasai pasukan Kostrad,” lalu mengemis lagi.“

Karena gertakannya gagal, Prabowo pun MENGEMIS, “Berikan saya tiga minggu atau tiga hari saja untuk masih dapat menguasai pasukan saya!”

Presiden Habibie menolaknya mentah-mentah tanpa tedeng aling-aling, “Tidak! Sebelum matahari terbenam semua pasukan sudah harus diserahkan kepada Pangkostrad baru! Saya bersedia mengangkat anda menjadi duta besar di mana saja.”

Kenapa Panglima Kostrad Prabowo dicopot? Presiden Habibie bersaksi, karena dia MENENTANG perintah dengan menggerakan pasukan Kostrad seenak jidatnya seolah itu pasukan nenek moyangnya. Tindakannya disebut MENGUDETA alias merebut kekuasaan Panglima ABRI dan Panglima Tertinggi Presiden dengan paksa dan tidak secara sah. Kita patut bersyukur karena perebutan kekuasaan segera diakhiri Presiden dengan mencopot Prabowo.

Sampai hari ini tindakan Prabowo itu BELUM diadili oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP) apalagi di Pengadilan Militer Tinggi. Namun dDemi kehormatan NKRI dan TNI, semoga Prabowo segera diadili di Pengadilan Militer Tinggi.

Pembentukan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) berdasarkan Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor Sekp/533/P/VII/1998 tanggal 14 Juli 1998 untuk memeriksa TABIAT Letnan Jenderal Prabowo Subianto.

DKP membuat keputusan: Sesuai dengan hal-hal tersebut diatas, maka Perwira Terperiksa atas nama Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto disarankan dijatuhkan hukuman administrasi berupa diberhentikan dari dinas keprajuritan. Keputusan DKP tersebut adalah fakta sejarah yang mustahil disangkal oleh siapa pun.

Kalau Dewan Kehormatan Perwira tidak sah karena pangkat para anggota DKP (Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo sebagai ketua. Enam Letnan Jenderal: Djamari Chaniago, Fachrul, Yusuf Kartanegara, Agum Gumelar, Arie J. Kumaat, dan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai anggota) dianggap kurang tinggi, pasti ada mekanisme untuk menyempurnakannya.

Atas rekomendasi DKP Panglima ABRI menerbitkan Surat Menteri Hankam/Pangab Nomor: R/811/P-03/15/38/Spers tanggal 18 November 1998 tentang usul pemberhentian dengan hormat dari dinas Keprajuritan Angkatan Bersenjata Republik Indoneisa. Berdasarkan surat itulah Presiden memberhentikan Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto dari dinas keprajuritan.

Prabowo diberhentikan waktu berumur 47 tahun, jauh sebelum m.asa pensiun TNI yang 53 tahun. Kenapa? Karena TABIAT Letnan Jenderal Prabowo Subianto JAHAT dan membahayakan TNI dan WNI

Prabowo memang kecil kemaluannya, itu sebabnya alih-alih bertobat lalu membina diri, dia justru mengagul-agulkan kekayaannya sehingga uang pensiunnya pun tidak pernah diambilnya. Itu sebabnya banyak orang yang menuduhnya MELECEHKAN TNI dengan tidak mau mengambil uang pensiunnya!

Kalau Prabowo tidak bersalah, beranikah KAMPRET dan Prabowo mendukung pemerintah untuk menggelar Pengadilan Militer Tinggi untuk menegakkan KEBENARAN?? Kalau BERANI maka suhu hai hai bengcu pasti mendukungnya.

#PrabowoDipecatDenganHormat
#PengadilanMiliterMembelaPrabowo

4 thoughts on “Prabowo Dipecat Dengan Hormat

    • Kita berjuang, bang. hasilnya kita tunggu saja. kalau dalam generasi ini belum berhasil, semoga generasi yang akan datang bisa diwujudkan.

  1. Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 prabowo keok lagi. namun ada yang lucu biarpun keok mengagul agulkan dirinya menang .
    . biarpun banyak utang namun prabowo lapor kekayaan mengagul agulkan tanpa utang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.