Gembala Dan Juruselamat Manusia


Image result for zaratustraWalaupun dunia merayakannya dengan gemilang namun kisah kelahiran Yesus sangat mengenaskan. Konon, walaupun kelahiran-Nya dirayakan oleh bala tentara sorga namun Yesus dan Maria juga Yusuf nggak diundang. Tanya, “Kenapa?”

Faktanya, Lukas 2:6-7 mencatat, tidak ada orang Majus dari Timur yang menyembah Yesus sampil mempersembahkan mas, mur dan kemenyan. Juga tidak ada Malaikat Tuhan yang diliputi kemulian apalagi sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji-muji-Nya.

Kisah kelahiran Yesus sungguh amat mengenaskan. Ibarat kacang lupa pada kulitnya. Dijanjikan setinggi langit oleh Gabriel dalam Lukas 1:32-33 namun setelah hamil, dilupakan begitu saja. Jangankan kelahiran-Nya dirayakan, hadir pun Gabriel tidak pernah. Ha ha ha …

Lalu Daud menetap di kubu pertahanan itu, sebab itu orang menamainya: Kota Daud. 1Tawarikh 11:7

Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, –karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud– Lukas 2:4

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud Lukas 2:11

Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31

Kisanak, Yerusalem diberi nama “Kota Daud” oleh Daud dan bangsa Yahudi sejak purbakala. Kenapa ujug-ujug Lukas menyebut Betlehem sebagai “kota Daud” walaupun LAI menggunakan HURUF kecil? Bila anda tanya, “Kenapa?” LAI pasti bilang, “kota Daud” dalam Lukas 2:4 bukan “Kota Daud” yang dinamakan oleh Daud.

Orang-orang Kristen generasi ini percaya bahwa Yesus adalah Kristus. Kalau Yesus adalah Kristus lalu kenapa setelah dinamai Yesus oleh Maria sesuai amanat Gabriel, kenapa dia lalu dinamai Kristus oleh Malaikat Tuhan?

Kalau Yesus memang Kristus lalu kenapa alih-alih merayakan kelahiran Yesus di palungan bersama Maria dan Yusuf, Malaikat Allah dan sejumlah besar bala tentara sorga justru merayakan kelahiran Kristus di padang disaksikan oleh gembala-gembala?

Siapakah pendusta itu? Ha ha ha ha … handai taulanku sekalian, ternyata Yesus dan Kristus itu DUA TUNGGAL. Yesus disebut Anak sedangkan Kristus dinamai Bapa. Yesus nampak di mata Maria dan Yusuf serta gembala-gembala sementara Kristus hanya kelihatan di mata Malaikat Allah dan sejumlah besar bala tentara sorga. Itu sebabnya ketika Kristus dielu-elukan, Yesus justru cuman dijogrokin di palungan.

Makanya ketika gembala-gembala menceritakan kisahnya kepada Maria, dia hanya bisa menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya. Mengenaskan bukan? ha ha ha … Ternyata Yesus dan Bapa-nya Esa.

Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak. Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa. 1 Yohanes 2:22-23

“Aku dan Bapa adalah satu.” Yohanes 10:30

Kalau Yesus dan Kristus itu ESA, lalu kenapa pada malam itu Kristus ada di tiga tempat yang berbeda? Tempat pertama bersama Yesus di palungan, kedua di “Kota Daud” Yerusalem, ketiga di padang tempat gembala-gembala menggembalan domba mereka. Itulah kehebatan ajaran Gnostik alias Gnostikisme.

Selain menganut agama Yahudi, sesungguhnya Yesus dan murid-murid-Nya juga menganut agama Gnostik dan agama Majusi. Maria adalah penganut agama Majusi. Itu sebabnya meskipun para bapa gereja mengharamkannya namun faktanya Alkitab Perjanjian Baru penuh dengan jejak-jejak Gnostikisme dan Majusi.

Pada jaman Yesus hidup, agama Yahudi, Yunani, Majusi, Buddha dan Gnostikisme berkembang pesat di Israel dan kekaisaran Romawi. Walaupun agama Yahudi tertutup bagi bangsa lain sehingga haram hukumnya bagi non Yahudi untuk membaca kitab Taurat dan beribadah ke Sinagoge apalagi Bait Allah, namun banyak yang tertarik mempelajari kitab Taurat yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta).

ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup (nashamah chay) ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup (nephesh chay). Kejadian 2:7

Berdasarkan kejadian 2:7 kaum Gnostik alias Gnostikisme menyembah Nashamah chay (Roh Hidup) alias Roh Kudus (pneuma hagios) dan percaya bahwa manusia adalah nephesh chay (nafas hidup). Manusia terdiri dari tubuh dan Roh.

Tubuh Yesus memang biasa namun Roh yang ada di dalam-Nya adalah Roh Kudus. Itu sebabnya dikatakan bahwa Yesus adalah Juru Selamat yang telah dinubuatkan oleh Zarathustra yang dikuatkan oleh Gabriel lalu orang Majus yang melihat bintang-Nya di Timur. Yesus memang raja namun dia bukan raja biasa namun raja yang bintangnya dilihat oleh orang-orang Majus di Timur.

Itu sebabnya, ketika Yesus lahir, tubuh-Nya dikuasai ruang dan waktu sehingga hanya ada di satu tempat yaitu palungan. Namun Kristus adalah Roh Kudus, itu sebabnya terbebas dari ruang dan waktu sehingga bisa berada di mana saja dan kapan saja.

Zarathustra adalah pendiri agama Majusi. Dia menagajarkan bahwa setelah 3 hari tubuhnya mati roh manusia dibangkitkan untuk dihakimi dengan Chinvat Peretum (jembatan Cinvat). Pada hari kebangkitannya roh orang baik disambut oleh seorang gadis cantik yang harum baunya untuk melewati jembatan Cinvat guna bertemu Amesha Spenta yang lalu membawanya ke sorga.

Roh orang jahat yang bangkit akan disambut oleh seorang nenek tua jelek yang tubuhnya berbau busuk guna melewati jembatan Cinvat. Jembatan Cinvat adalah jembatan mukjizat yang tidak berpagar. Ketika mendeteksi kejahatan seseorang, jembatan Cinvat pun menyempit dan terus menyempit seiring banyaknya kejahatannya. Karena sempitnya, akhirnya orang jahat itu jatuh ke neraka.

Zarathustra mengajarkan bahwa Ahura Mazda adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Dia adalah pencipta segala sesuatu yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Dia abadi dan murni. Dia adalah satu-satunya kebenaran.

Segala ciptaan diciptakan oleh Ahura Mazda untuk kebaikan menurut kehendak-Nya dan sesuai dengan rencana-Nya. Tidak ada yang salah dan tidak ada yang tidak sempurna serta tidak ada yang jahat dari semua yang diciptakan oleh-Nya.

Dinubuatkan Zarathustra bahwa 3000 tahun setelah kelahirannya adalah akhir jaman yang lamanya 3000 tahun yang periodenya masing-masing 1000 tahun. Itulah yang disebut kerajaan 1000 tahun. Kerajaan 1000 tahun pertama dimulai dengan lahirnya Saoshyant (Juru Selamat) yang akan berkuasa di dunia selama 1.000 tahun. Pada akhir kerajaan 1000 tahun itu Juru Selamat akan dibunuh oleh Angra Mainyu dan para pengikutnya.

Kerajaan 1000 tahun kedua dimulai dengan lahirnya Juru Selamat yang lebih kuat dari Angra Mainyu dan para pengikutnya. Juruselamat itu akan berkuasa 1000 tahun lalu dikalahkan.

Kerajaan 1000 tahun ketiga adalah masa penganiayaan. Masa itu dimulai dengan gugurnya Juru Selamat dan Angra Mainyu melepaskan belenggu anaknya yang bernama Azi Dahaka (Dia yang empunya selaksa ribu kuda). Keduanya pun saling bahu-membahu meneror manusia di seluruh dunia.

Dikatakan bahwa bahwa pada masa itu, kejahatan mencapai puncaknya sehingga manusia kehilangan rasa hormatnya terhadap agama alias ateis. Saat itu matahari dan bulan menjadi gelap sementar musim dingin berkepanjangan.

Ketika manusia hampir hilang harapannya, lahirlah Juru Selamat pamungkas yang disebut Juru Selamat Manusia. Dia dikandung secara mujizat oleh seorang PERAWAN waktu mandi di danau. Akhirnya Juru Selamat Manusia mengalahkan Angra Mainyu dan para pengikutnya.

Setelah kemenangan-Nya, Juru Selamat pun menghakimi orang yang masih hidup maupun yang sudah mati, mereka yang sudah masuk sorga maupun neraka. Orang-orang yang mmasuk neraka lalu ampuni dan dibersihkan dosa-dosanya.

Selanjutnya seluluh umat manusia pun bersama-sama menyeberangi sungai logam cair di mana orang benar tidak terbakar. Di sanalah Juru Selamat Manusia dan Ahura Mazda mengorbankan lembu jantan sebagai persembahan terakhir untuk segala masa sehingga manusia pun hidup kekal dan bumi menjadi datar karena gunung-gunung dan bukit-bukit akan merendahkan diri dan jurang-jurang mengangkat kepalanya ke atas. Surga akan turun ke bulan bersama matahari sementara bumi bangkit menemui mereka.

#YesusOrangYahudi
#YesusOrangMajus
#YesusOrangGnostik
#YesusDanZarathustra
#GembalaDanJuruselamat

10 thoughts on “Gembala Dan Juruselamat Manusia

    • Tafsir yang mana ya? Sudah lama saya belajar ajaran agama majusi. nggak ada masalah kok. Saya hanya menunjukkan ajaran tersebut. silahkan saja kalau mau membandingkannya dengan perjanjian baru.

  1. wouw…
    beberapa cerita yg diangkat om hai-hai sangat mirip dg yg tertulis di perjanjian baru
    lalu pertanyaannya kalau begitu alasan Rasul/murid Yesus menulis ini mmg hasil ilham Roh kudus seperti yg sering diajarkan digereja atau sebuah ajaran Gnotiskisme gaya baru
    mohon petunjuknya om, terimakasih

  2. malaikat gabriel memberi nama Yesus. diutus hanya untuk umat israel (fanatik)

    malaikat Tuhan memberi nama Kristus. Untuk diutus ke seluruh bangsa. (TIDAK FANATIK)

    Lukas 2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk SELURUH BANGSA:
    Lukas 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

    KRISTUS TUHAN diutus UNTUK SELURUH BANGSA, termasuk Korea,Jepang,Tiongkok, Indonesia, Alias ngak fanatik. hehehe boleh juga asyik tuh,

    • Kalo fanatik gak pantas disebut alfa dan omega betul gak bro?? Hehe.. jd Sang kebenaran gk bs mencla mencle harus yg benar yaitu gk fanatik jd buat semua bangsa2 asyik cihuyyy

  3. Yesus Kristus sebagai Allah yang maha tinggi, Raja diatas segala raja.
    Bersukacitalah Umat yang menjadikan Yesus sebagai Allah, Faktanya dibelahan bumi manapun Banyak yang diberkati, pintar-pintar, Makmur-makmur, menguasai teknologi, ekonomi dan keuangan dunia. itulah sebabnya dunia merayakannya dengan gemilang. jujur saja di negara manapun, Hanya sedikit orang kristen yang bodoh, miskin, dan sial.

  4. kl mbak bengcu ahli sejarah beneran mah saya takjub ya.
    lha kl cuma ngaku2 “sudah belajar”, tapi bahasanya ngga kayak orang berpendidikan… ya maleslah. ngga bisa jadi acuan.
    bahkan namanya saja nama samaran.
    emak2 juga bisa, mbak beng.

  5. Allah yang mewajibkan untuk menyembah dirinya adalah palsu. Bila ada Allah lain yang tidak mewajibkan untuk menyembah DiriNya pasti Allah Asli. Menyembah dan berdoa kepada Allah asli atas keinginan diri sendiri lebih baik dan lebih ikhlas dalam mengasihi Allah.
    Allah Asli tidak suka kasih yang palsu, tidak murni, dan tidak dengan setulus hati. itulah yang diajarkan Yesus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.