Kesusilaan Politikus Tionghoa Indonesia


Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri, langit dan luar ruanganKenapa Ahok yang politikus Tionghoa paling TOP di Indonesia tidak pernah mengagul-agulkan dirinya sebagai TOKOH Komunitas Tionghoa Indonesia? Karena hanya politikus kampret yang mencuri kebajikan orang Tionghoa.

Ahok memulai karir politiknya dari bukan siapa-siapa di tahun 2004 dia menjadi anggota Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB) dan menjadi calon legislatif Belitung Timur. Dia keliling dari rumah ke rumah untuk memperkenalkan dirinya untuk mendulang dukungan dari masyarakat. Karena kerja kerasnya dan dukungan masarakatlah Ahok terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur periode 2004-2009.

Tujuh bulan kemudian Ahok maju menjadi calon Bupati Belitung Timur dan menang. Dia pun menjadi Bupati Belitung Timur periode 2005-2010.

Setelah menjadi Bupati lebih kurang dua tahun, Ahok pun mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung pada tahun tahun 2007. Meskipun menuding adanya manipulasi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara namun Ahok tetap kalah.

Setelah kalah Ahok berhak untuk melanjutkan jabatan Bupati Belitung Timurnya. Namun alih-alih menyelesaikannya, pada Pemilu Legislatif 2009 Ahok justru maju untuk menjadi aggota DPR Golkar.

Sebagai anggota Komisi II DPR-RI, Ahok lalu diusung PDIP dan Partai Gerindra untuk menjadi Calon Wakil Gubernur DKI 2012-2017 bersama Joko Widodo.

Setelah Jokowi menjadi Presiden Indonesia pada bulan November 2014, Ahok pun mulus menjadi Gubernur DKI.

Namun sayang, pada tahun 2017 yang lalu, Ahok bukan hanya kalah dalam pemilihan gubernur DKI bahkan dituduh menista agama dan divonis 2 tahun masuk penjara.

Kerabatku sekalian, Ahok bukan satu-satunya orang Tionghoa yang sukses dalam politik Indonesia. Faktanya, selain Ahok, banyak orang Tionghoa lainnya yang juga berpolitik. Baik yang di bidang eksekutif demikian pula di legistatif. Ada yang jujur namun ada pula yang masuk penjara ketahuan korupsi. Ada yang karirnya sukses namun banyak pula karir politiknya gurem.

Bagaimana dengan Agnes Marcellina Tjhin dari partai Gerindra yang bersama-sama dengan Lieus Sungkharisma mengagul-agulkan dirinya sebagai TOKOH komunitas Tionghoa Indonesia yang mau mengganti Presiden? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, kalau bicara tentang keduanya saya hanya bisa, “Thao jio – diam-diam tertawa geli.”

Kenapa demikian? Karena sejak kecil orang Tionghoa diajari untuk, “Cai si, tahu diri!” Jangan meminta hal yang mustahil engkau miliki. Jangan melewati pintunya kalau tidak mau memasuki ruangannya. Itu namanya mencuri kebajikan.

Dilahirkan sebagai orang Tionghoa (atau suku apa saja) bukan PRESTASI seseorang namun ANUGERAH dari Dayi 大一 Yang Maha Esa. Itu sebabnya, anda tidak berhak mengambil keuntungan karena dilahirkan sebagai orang suku tertentu. Namun anda harus menjaga anugerah tersebut baik-baik dengan penuh kesusilaan Li 禮.

KPU 2014: Sdri Dra. Agnes Marcellina Tjhin menjadi calon legislatif untuk DPR pada Pemilu 2014. Dia menjadi calon Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Jabar XI. Total suara sah pada pemilihan umum untuk DPR dari Jabar XI adalah 0. Sdri Dra. Agnes Marcellina Tjhin menerima 0 suara, Jumlah suara ini merupakan 0 persen dari semua suara sah di daerah pemilihan ini. BPP yang dicapai calon ini adalah 0 Dalam daftar calon partai Gerindra. Sdri Dra. Agnes Marcellina Tjhin menjadi calon nomor 5 dari Partai Gerindra.

Nyatanya, tidak ada satu rakyat Indonesia pun yang memilih Agnes Marcellina Tjhin untuk menjadi wakilnya dalam Pemilu 2014-2019 yang lalu. Itu sebabnya jangan sok jagoan mengagul-agulkan dirimu sebagai TOKOH komunitas Tionghoa Indonesia yang mau mengganti Presiden, Agnes. Bwa ha ha ….

Izinkan suhu hai hai bengcu menghardikmu agar bertobat nak, “Perempuan culas dan jahat mustahil dipilih menjadi wakil rakyat. Perempuan penyebar kepahitan dan kebusukan tidak mungkin sukses menjadi politikus Indonesia.”

Politikus Tionghoa Indonesia harus menjaga kesusilaannya. Belajarlah kepada Ahok yang jujur dan pekerja keras. Jangan berpolitik hanya asal menjilat pantat orang, cara demikian selain mempermalukan keluarga dan handai taulan juga mustahil mendulang suara pemilih.

# KesusilaanPolitikusTionghoa
#BelajarPolitikKepadaAhok

20 thoughts on “Kesusilaan Politikus Tionghoa Indonesia

  1. Cewek Ras Mongoloid seperti China, Korea, Jepang, Vietnam, kok bikin gue horny ya 🙄, apa karena mereka pake kaos oblong dengan rapi 🤔

  2. Thailand bukan ras Mongoloid! Yang termasuk ras Mongoloid adalah CHINA, KOREA, JEPANG, DAN VIETNAM

  3. Zaman now marak seminar penipuan jangan mau transfer biarpun tempat terbatas atau dibatasi. Kalau mau investasi pilihlah barang nyata emas batangan benar-benar emasnya ada ditangan, Mata uang dollar langsung duit dollarnya ada ditangan, Jangan percaya sofware trading itu rawan penipuan. Saya beli dollar terus dari dibawah 2000 hingga sekarang ngak dijual nungguin 1dollar=1milyar lemari besi penuh dengan dollar dan emas batangan. Inilah investasi yang benar dan aman.

  4. BAKAR!! HAHAHAHAHAHA JADI CACING BAKAR, JANGAN LUPA DI BUMBUIN… HAHAHAAHAAHAHAHHAHAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.