Sejarah Agama Kristen


Image result for agama kristenDengan doktrin menyembah Allah dalam Roh dan hukum kasih, Yesus mulai munggerototi agama Yahudi dan agama Samaria. Namun Pauluslah yang menghancurkan rasialisme Yahudi, perjanjian sunat dan hukum Taurat.

Setelah Yesus wafat, sementara murid-murid-Nya bertahan, bangkitlah Paulus yang semula anti Kristen menjadi sang pembaharu. Secara sistematis dan masif Paulus menegakkan doktrin “Yahudi rohani” dan “sunat dalam hati” serta “oleh kematian Yesus Hukum Taurat telah dimusnahkan” untuk memusnahkan agama Yahudi dan agama Samaria serta agama-agama lain sementara memberitakan Yesus sang juruselamat.

Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan secara lahiriah. Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah. Roma 2:28-29

Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat. 1 Korintus 7:18

sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, Efesus 2:15

Faktanya, Yesuslah yang mendirikan agama Kristen namun Pauluslah yang menegakkan ajarannya sementara kaisar Constantine Agung dari kekaisaran Romawi yang memberinya kuasa. Tanpa kolaborasi ketiganya, mustahil agama Kristen merajai dunia.

Tanpa Yesus dan murid-murid-Nya paling-paling Paulus hanya menjadi orang Farisi biasa saja. Tanpa Paulus nama Yesus dan ajaran-Nya pasti segera lenyap dari sejarah. Kalau tidak ada kaisar Constantine tidak mungkin agama Kristen merajai dunia.

Penganiayaan memaksa umatnya bertahan namun ajaran baru yang menggairakan penyebarannya dan kekuasaanlah yang membuat agama merajai dunia. Semua agama besar mengalaminya. Anda bisa melihat catatan sejarahnya, termasuk agama Kristen.

Karena dianiaya maka murid-murid Yesus pun kekeh jumekeh bertahan. Namun ajaran Pauluslah yang menggairakan pemberitakan Injil ke seluruh dunia. Kekuasaan kaisar Constantine dari kekaisaran Romawilah yang membuat institusi keagamaan Kristen bebas menggalang dana dan menyebarkan agamanya ke seluruh dunia tanpa halangan.

Bagaimana cara seseorang menandai kambing dombanya? Dengan memotong telinganya atau melukai bulunya dengan api. Bagaimana cara para penguasa kuno menandai budak-budaknya? Dengan memotong kemaluannya alias mengebirinya. Itulah cara menaklukkan sesama manusia oleh manusia.

Bagaimana cara orang-orang kuno menandai keluarga besarnya? Dengan tato. Bagaimana cara YHWH (TUHAN) mengklaim umatnya? Dengan memerintahkan sunat. Bagaimana pula cara Abraham menandai keluarga besarnya dan budak sahayanya? Dengan sunat. Itu sebabnya dikatakan bahwa bagi orang Yahudi, sunat adalah kebanggaan namun bagi orang Kristen, sunat adalah belenggu. Itu sebabnya bebas dari sunat adalah keselamatan alias bebas dari hukum Taurat.

Ketika bait Allah Yerusalem diruntuhkan pada tahun 70 dan imam-imam Yahudi kehilangan kekuasaannya maka jumlah penganut agama Yahudi pun menyusut dengan cepat. Namun ketika mengalami penganiayaan dari umat Kristen, secara otomatis umat Yahudi pun bertahan mati-matian sampai mereka menemukan kekuasaan tahun 1948.

Kolaborasi antara penguasa dan pemimpin agama melahirkan lembaga keagamaan. Ketika agama Kristen muli merajai, muncullah lembaga-lembaga keagamaan Kristen dan penguasa-penguasa agama Kristen. Lembaga keagamaan Kristen yang paling berjaya pada jamannya menyebut dirinya Katolik, artinya seluruh dunia dan penguasa tertingginya mengagulkan dirinya sebagai Paus artinya Bapa. Sombong sekali! Lembaga agama Kristen yang lain menyebt dirinya Ortodoks.

Para penguasa agama Kristen itu pun lalu saling berlomba membangun rumah ibadah yang semakin hari semakin besar dan tinggi serta megah untuk memuliakan dirinya dalam nama Yesus demi kemuliaan Allah.

Itu sebabnya kita tahu sekarang karena sejarah gereja mencatatnya bahwa lembaga keagamaan Kristen yang disebut gereja dan rumah ibadahnya yang megah dengan liturgi yang agung itu bukan ajaran Paulus dan para rasul apalagi ajaran Yesus.

Ternyata, agama yang sekarang kita sebut agama Kristen itu bukan agama yang didirikan oleh Yesus dan Paulus, karena Yesus mengajarkan untuk menyembah Allah dalam roh tanpa rumah ibadah dan liturgi serta lembaga keagamaan sementara orang Kristen menyembah di rumah ibadah yang megah dengan liturgi yang agung. Yesus beribadah di bukit-bukit yang sepi waktu malam.

Yesus anti penggalangan dana sosial keagamaan. Itu sebabnya, walaupun memuji persembahan janda miskin namun Alkitab tidak pernah mencatat kisah Yesus memberi persembahan. Yesus dan murid-murid-Nya tidak memberi persembahan persepuluhan dan persembahan syukur apalagi persembahan yang lainnya.

Para rasul dan Paulus juga tidak pernah mengajarkannya. Bahkan untuk membayar bea Bait Allah sajah Yesus pantang memakai uang-Nya sendiri. Dengan ajaran “sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,” dalam Efesus 2:15 membuktikan bahwa persembahan persepuluhan sudah tamat riwayatnya. Itulah bukti bahwa Yesus dan para rasul anti penggalangan dana sosial keagamaan.

Seperti ada tertulis: “Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaran-Nya tetap untuk selamanya.” 2 Korintus 9:9

Dana sosial keagamaan dan dana sosial kemanusiaan adalah dua hal yang berbeda. Dana sosial keagamaan dikumpulkan untuk mendirikan rumah ibadah dan peribadatan sementara dana sosial kemanusiaan dikumpulkan untuk menopang kehidupan orang-orang miskin dan para janda.

Sesungguhnya kita sama sekali tidak sirik dengan kedua dana tersebut, yang penting adalah: Doktrin pengajarannya jujur dan tidak melanggar keadilan sosial juga pengunaannya transparan. Jadilah bendara Tuhan yang jujur dan lurus. Memberi persembahan persepuluhan dengan jujur namun diam saja ketika uangnya dirampok oleh pendeta gembala? Semoga Allah mengampunimu, kisanak.

#SejarahAgamaKristen #YesusDanAgamaKristen

9 thoughts on “Sejarah Agama Kristen

  1. saya setuju bahwa rumah ibadah itu tidak mutlak demikian pula dengan liturgi mungkin dengan alasan agar lebih fokus dalam beribadah maka diaadakan,
    lalu bagaimana menyembah dalam roh dan kebenaran itu sendiri om? boleh saya dikasih petunjuk ya?

      • Klau menyembah dlm kbnaran gmn mnurut pak hai? Klau dlm doktrin reformed, artinya menyembah sesuai pimpinan Roh Kudus krn Roh Kudus adlh Roh Kebenaran.

        • “Menyembah dalam Roh dan kebenaran,” pernyataan Yesus itu biasa saja, artinya menyembah tanpa RUMAH Ibadah dan RITUAL. BERDOA sendiri dan HIDUP jadi orang BAIK dengan benar. Biasa saja, gak perlu pencitraan apalagi jual harta dan lain-lain. Jalani hidup jadi Warga negara yang baik saja. Ajaran demikian menjadi ANEH karena para pendeta dan sarjana teologi mengajarkan TAHYUL.

  2. Klau menurut ulasan pak hai d atas, berarti kkristenan skrg luncas dr ajaran para rasul dan Yesus, bgtu ya? Wah, klau bgtu berarti Roh Kudus tidur slma lbih dari 2000 thn ini krn tak mampu mnjga ajran yg bnar. Kok bs bgtu pak? 🙂 Masa seh?

    Oya, utk para penguasa yg mnandai budak2nya d masa lampau itu bknnya telinganya ya yg ditandai, dg dilobangi gitu? Atau konteks yg Anda ceritakan itu, yg lainnya lg?

    Baru kli ini sy mmbca klau agama Kristen bs merajai dunia krn kolaborasi Yesus, Paulus, dan Kaisar Konstantine. Yg Anda ajarkan seolah sllu baru dan menggebrak pak hai. Kyaknya yg gak familiar dg gaya berpikir dan retorika Anda itu bkal mkin kbakaran jenggot…😂😇

    • Saya baru mengunggah blog baru yang membahas bahwa Pentakosta adalah HOAX. Dengna pengetahuan demikian maka anda langsung tahu kenapa selama 2000 tahun itu apa yang disebut Roh Kudus itu DIAM?

      Anting dan tindik adalah cara menandai orang lain.

      30 tahun yang lalu saya persis anda. Murid Stephen Tong, bangga menjadi orang Feformed dan hidup dalam ketakutan dan tahyul. Takut bertanya dan takut mempertanyakan. Kemudian saya berani untuk BERTANYA dan mempertanyakan segala hal dengan menjadikan Alkitab sebagai standar kebenaran dan sumber pustaka sampai hari ini.

      Di satu pihak, saya kasihan dengan orang-orang Kristen itu sebabnya saya mengukur ajaran-ajaran saya agar tidak menyakiti banyak orang. Namun setelah saya kena stroke ringan dan Samuel Franklyn meninggal, saya tahu bahwa saya pun bisa mati kapan saja. Itu sebabnya saya berusaha mengajar sebanyak mungkin agar semua pengetahuan saya tidak hilang begitu saja.

      Setelah mengajarkan semuanya, saya pasti akan berhadapan dengan anak saya. Menurut saya, itulah pertarungan yang paling seru di dunia. suhu hai hai VS Wisely sebagai orang Reformed. ha ha ha … Kalau saya keburu meninggal, biarlah dia bertahan menghadapi tulisan-tulisan saya di sini. ha ha ha

      • Waw… itu lbh bombastis lg. Sbnrnya sy mau debat dg Anda tp masih ragu. Klau kita debat terbuka di fb bkal gmn ya? Soalnya gaya debat kita kan beda tu dgsbgian para pmbljar Alkitab yg kbnyakan mkan micin itu.

        Stlah sy pikir2, sy urungkan dulu… smoga klau jurus sy udah matang, ntar sy kbarin dech, haha… tp yg sy tangkap skrg, bengcu berangkat dari hipotesis yg berbeda mkanya jd bgtu.

        Ok, nnti sy bca pak hai blognya. Soalnya klau bca tulisan Anda sy hrs pkai RAM yg lbh bsar, biar gak lemot, ha ha ha …

        Wah, pastinya…pertarungan ayah vs anak itu bkal terseru d dunia. Kirain si Wisely nya udah tercekoki…btw, dia udah bljar teologi reformed Stephen Tong blm?

        • Tidak. Saya belum mengajari Wisely apa pun. Saya memberi kesempatan dia untuk berpetulang sendiri. Itu sebabnya saya menulis semua tulisan saya agar dia bisa membacanya suatu saat nanti.

          Silahkan saja kalau anda punya pemikiran. ungkapkan saja. Tidak ada kebencian di antara kita. Kita menggali kebenaran bukan sedang saling mengalahkan apalagi saling memmbubuh. ha ha ha

  3. kalau menurut saya berbicara mengenai “menyembah dalam Roh dan Kebenaran” bukan berbicara mengenai tempat, toh bumi ini milik Tuhan, tidak ada yang tersembunyi di mata Tuhan. menyembah bearti kita melakukan suatu tindakan penghormatan terhadap yang dihormati. secara sederhana, Tuhan Yesus sedang berkata bahwa jika kita menyembah Bapa dan yesus, kita harus menyembahnya secara seimbang, artinya bahwa setiap tindakan yang kita lakukan harus berdasarkan apa yang tertulis dalam Alkitab. semakin kita menyelidiki Alkitab, dan dengan pertolongan Roh Kudus, maka niscaya kita akan menemukan apa itu “menyembah dalam Roh dan Kebenaran”. Terimahkasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.