Zinah adalah terjemahan literal dari kata Ibrani zanah, artinya bersanggama antara lelaki dan perempuan yang tidak terikat oleh hubungan pernikahan. Bersundal artinya berhubungan sex tanpa ikatan pernikahan.
Dalam bahasa Ibrani, kata Na’aph artinya berhubungan sex antara sesama jenis kelamin, antara lelaki dan lelaki, perempuan dan perempuan. Apa jadinya kalau, hukum ke 7 dari 10 hukum Taurat, “Jangan na’aph,” diterjemahkan menjadi, “Jangan berzinah”? Kekacauan.
Apa jadinya kalau salah terjemahan itu terjadi pada para penerjemah Septuaginta yang menerjemahkan Perjanjian Lama ke dalam bahasa Yunani? Apa jadinya kalau jaman itu, orang Yahudi tidak berbahasa Ibrani lagi namun berbahasa Aram dan Yunani? Apa jadinya kalau saat itu orang-ornag Yahudi hanya membaca Perjanjian Lama terjemahan Septuaginta?
Apa jadinya karena Yesus tidak bisa berbahasa Ibrani seperti umumnya orang-orang Yahudi pada masa itu sehingga hanya membaca Septuaginta dan tidak mengujinya ke bahasa aslinya? Tentu saja Yesus hanya tahunya bahwa hukum ke 7 dari 10 hukum Taurat adalah, “Jangan berzinah,” bukan “Jangan na’aph” yang artinya jangan berhubungan sex antara sesama jenis kelamin, antara lelaki dan lelaki, perempuan dan perempuan.
Apa yang terjadi ketika para penerjemah Alkitab dari bahasa Ibrani menemukan FAKTA bahwa Yesus salah mengutip ayat Alkitab karena Dia mengajar dengan mengutip Perjanjian Lama terjemahan Septuaginta yang ternyata salah? Kisanak, kalau anda dalam posisi demikian, beranikah anda mengungkapkannya alias membongkarnya?
Beriman saja bahwa Yesus pasti benar dan Dia mustahil salah karena Alkitab pasti benar dan tidak mungkin salah?
Itu sebabnya aku suka menjadi orang Tionghoa karena nenek moyangku mengajarkan bahwa, “Ombak yang datang belakangan selalu lebih tinggi dari ombak yang datang duluan,” artinya pengetahuan dan hikmat umat manusia hari ini adalah kumpulan dari dahulu kala sampai hari ini, makanya terus bertambah dan bertambah dari hari ke hari.
Oleh karena itu, silah saja beriman bahwa Yesus pasti benar dan Dia mustahil salah karena Alkitab pasti benar dan tidak mungkin salah. Anda bisa menolak kebenarannya namun tidak mungkin menyembunyikannya selamanya karena kalau bukan generasi ini, pasti generasi yang akan datanglah yang akan membongkarnya.
Kisanak, anda benar-benar orang Kristen yang MORALNYA sudah RUSAK. Menghalalkan segala CARA untuk membela agama Kristen. Ha ha ha … pada zaman Plato dan Ariestoteles, hubungan PEDAGOGIK alias Homoseksual itu sudah RAME, bloon. ha ha ha
Guys silakan untuk report ke https://en.wordpress.com/abuse/ apabila merasa content ini tidak bermanfaat. Thanks
Anda sudah report bukan? Gimana hasilnya? PUAS? ha ha ha Hari ini saya nulis lagi ya? Biar anda dapat pencarahan kalau Ysus juga pernah MEMBUAL. ha ha ha
orang oon banyak koh hahahaha… beneran saya ngakak waktu baca “…karena di Yunani pada waktu itu LGBT ngak dikenal.”
Jelas sekali anda ngawur, anda mengklaim arti Na’aph hanya kepada hubungan sesama jenis, tetapi anda tidak menyebut arti berzinah dengan lawan jenis dalam bahasa hebrew primitif. Jika anda bisa menyebut bahasa primitif ibrani khusus berzinah dengan lawan jenis, barulah anda bisa membuat tulisan ini. Kelihatan sekali anda sngat kaku dengan bahasa asing. Anda merasa mampu berbahasa asing. Anda pernah dengar istilah seseorang berbicara dng bahasa asing tetapi dia sesungguhnya berkata2 dalam bahasa indonesia alias terjemahan langsung tanpa memperhitungkan waktu, keadaan, subjek, objek kalimat dlsb
Saya bisa melihat anda sedang menciptakan sebuah dilema dalam tulisan ini, yang sebenarnya itu dikarenakan rendahnya pengetahuan saudara. Ini tidak akan menjadi sebuah dilema bagi orang yang percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Dan mungkin anda akan heran jika saya tahu bahwa anda bukan menyerang alkitab tetapi anda sedang menyerang Yesus. Buat semua pembaca Bengchu adalah anti kristus
Saya bisa melihat anda sedang menciptakan sebuah dilema dalam tulisan ini, yang sebenarnya itu dikarenakan rendahnya pengetahuan saudara. Ini tidak akan menjadi sebuah dilema bagi orang yang percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Dan mungkin anda akan heran jika saya tahu bahwa anda bukan menyerang alkitab tetapi anda sedang menyerang Yesus. Buat semua pembaca Bengchu adalah anti kristus
jangan di hapus ya om beng beng
inilah diri anda yang sebenarnya anda belajar takkan pernah mengerti, anda belajar hanya utk sesuatu yg bisa menyenangkan anda. Ada lagi yang anda hrs pahami, ketika anda bisa membuat oranglain kebingungan itu bukan berarti anda mengerti, ketika anda merasa membuktikan bahwa oranglain salah, itu bukan berarti anda benar. Selamat berangan-angan
Hebat juga ya anda, tahu diri saya yang sebenarnya. Terima kasih pemberithuannya bro. ha ha ha