Akhirnya GKI Yasmin Kalah


Image result for gki yasminTerserah Walikota Bogor Bima Arya saja, karena GKI Yasmin sudah KALAH. Perjuangan GKI Yasmin terpaksa TAMAT karena tanahnya dipaksa akam dijual oleh para pendeta dan penatua BPMS Wilayah Jabar GKI. Keok … KEok … KEOK …”

Menurut Tata Gereja & Tata Laksana GKI, semua harta tidak bergerak (tanah & Bangunan) GKI harus dibeli atas nama Sinode Wilayah Jawa Barat GKI dan yang berkuasa untuk menjualnya adalah BPMSW (Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah Jabar) GKI.

Kisanak, apa yang akan terjadi kalau setengah lebih satu dari anggota BPMSW Jabar GKI yang jumlahnya belasan orang itu sepakat untuk menjual semua tanah & bangunan Sinode Wilayah Jabar GKI? Maka, semua anggota jemaat GKI Jabar yang jumlahnya lebih dari 700 ribu cuman bisa garuk aspal.

Kenapa menjadi anggota GKI? Untuk beribadah. Itu sebabnya Tata Gereja & Tata Laksana GKI disusun dengan itikad baik untuk mengatur tata ibadah, bukan untuk mengamankan harta gereja dari para pendeta dan penatua GKI. Namun, dengan apa yang dialami oleh GKI Yasmin, kita tahu sekarang bahwa harta gereja kita tidak aman.

Membiarkan Walikota Bogor Bima Arya untuk MENJARAH tanah GKI Yasmin untuk dibangun MASJID guna memuaskan kehendak KAUM Intoleransi (bukan kehendak masyarakat taman Yasmin dan sekitarnya yang sejak awal mendukung pembangunan GKI Yasmin), ATAU membiarkan TAMATNYA GKI Yasmin karena tanah gerejanya DIJUAL oleh para pendeta dan penatua BPMSW Jabar GKI?

Berita kbr.id Selasa, 26 Des 2017, dengan gamblang memberitakan apa yang saat ini dialami oleh para anggota GKI Yasmin dan Komunitas Lintas Iman Indonesia: BMPS GKI wilayah Jawa Barat, kata Juru bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging, telah menyetujui gagasan Bima yang berniat membuka segel GKI Yasmin di Bogor. Pembukaan segel gereja tersebut sebagai legitimasi untuk proses renovasi. Namun syaratnya, Bima akan membangun masjid di sebagian lahan gereja, agar tidak ada perasaan iri dari kelompok yang selama ini menolak pembangunan gereja.

“Jadi dari luas lahan 1.721 meter persegi itu, nanti Bima Arya yang akan memutuskan persentasenya. Saya kira Wali Kota nggak akan mungkinlah memutuskan secara gegabah soal itu. Terakhir ada pembicaraan apakah 50:50 persen pembagiannya, atau 60:40 persen—60 persen untuk gereja dan 40 persen untuk masjid. Itu kami serahkan sepenuhnya pada Bima Arya dan kami yakin dia akan memutuskan secara bijak,” pungkas Bona Sigalingging.

Awal tahun 2018 ini, Indonesia memang sudah merdeka 72 tahun, namun faktanya PENJAJAHAN di Indonesia masih marak sampai hari ini. Walikota Bogor Bima Arya dan belasan pendeta serta penatua BPMSW Jabar GKI adalah para PENJAJAH tersebut. Bagaimana dengan Presiden Jokowi? Nampaknya beliau masih sibuk mengerjakan yang lain sehingga belum sempat menegakkan HUKUM dan HAM serta TOLERANSI beragama di Indonesia.

Mari kita berharap agar Presiden Jokowi sehat walfiat dan menjadi Presiden periode ke 2. Semoga kelompok orang-orang Islam yang selama ini menolak pembangunan gereja karena IRI HATI dibukakan pintu jiwa besarnya. Semoga para pendeta dan penatua BPMSW Jabar GKI dibukan pintu tobatnya dan segera masuk sorga. Semoga Walikota Bogor Bima Arya tidak terpilih lagi untuk periode ke 2 karena dia pendukung INTOLERANSI beragama.

SALAM 2 PERIODE wahai presiden Jokowi yang saya hormati. Kalau sempat, tolong, SEGERA menegakkan HUKUM dan HAM serta TOLERANSI beragama di Indonesia dimulai dengan GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia yang sudah berjuang selama 10 tahun padahal gereja mereka berkuekuatan hukum tetap menurut Keputusan Mahkamah Agung.

4 thoughts on “Akhirnya GKI Yasmin Kalah

  1. Mungkin, ini sekali lagi mungkin, GKI Yasmin terpaksa mengalah, bukan kalah. Karena melihat situasinya yang tidak kondusif juga tidak baik untuk umat beribadah. Kalau menuruti emosi dengan dalih keadilan, negara hukum dll, tentu kita semua “marah” dan ingin berjuang sampai “akhir”. Tapi apa yang kita dapat setelahnya ? bangga karena telah berhasil menang ? menang melawan siapa ? kita menang melawan mereka tetapi kita kalah melawan diri sendiri.

    Maafkan saja mereka yang telah “menang” tsb, karena sesungguhnya mereka tidak tahu apa yang telah mereka perbuat.

    Semangat, beribadah bisa dimana saja, kecuali di monas.Jangan beribadah disana ya.

    • Ha ha ha …. Teman-teman GKI Yasmin adalah para sahabat saya. Saya mendukung perjuangan mereka tanpa syarat. Apa pun keputusan mereka, saya dukung 10% tanpa sayrat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.