Kisah Penciptaan Sorga Dan Dunia


sorgaduniaKisah penciptaan sorga dan dunia dalam 6 hari bukan dongeng. Anda kekeh jumekeh menuduhnya dongeng padahal belum pernah membacanya dengan teliti dan hati-hati secara ilmiah hingga memahaminya dengan benar.

Apakah 1 hari (malam dan siang) dalam kisah penciptaan adalah satu hari dalam arti 1X24 jam? Benar! Kenapa demikian? Karena itulah yang tertulis di dalam kitab Kejadian. Apakah kisah tersebut masuk akal? Bukan hanya masuk akal namun ilmiah.

Kisah penciptaan diceritakan oleh YHWH kepada Musa. Musa lalu mencatatnya di dalam Kisah Kejadian. Menurut catatan Alkitab, saat itu bangsa Israel sudah mengenal KALENDER dan TULISAN.  Kalender adalah alat dan sistem pencatatan saat dan waktu.

Satuan waktu di Kalender Ibrani adalah: Malam, Siang, Hari, Minggu, Bulan, Tahun.  Siang terdiri dari Malam dan Siang. Minggu terdiri dari tujuh hari. Bulan terdiri dari 30 hari. Tahun terdiri dari 365 hari. Sistem Jam baru ditambahkan kemudian. Sistem Tanggal (perhatikan tanggal di bulan Februari) baru muncul ratusan tahun kemudian.

Satu Hari kalender Yahudi adalah malam dan siang. Kalau 1 hari yang dicaritakan oleh YHWH kepada Musa bukan malam dan siang pastilah Musa mempertanyakannya. Kalau Kalau 1 hari yang dicaritakan oleh Musa kepada bangsa Israel sudah pasti mereka akan mempertanyakannya. Itu sebabnya kita meyakini bahwa 1 hari yang tercatat di dalam kitab Kejadian adalah satu hari yang setara dengan 24 jam dalam sistem jam modern.

Saat ini sebagian sarjana teologi Kristen percaya bahwa kisah penciptaan di kitab Kejadian adalah kisah nyata namun sayangnya mereka nggak becus menjelaskannya secara logis dan ilmiah itu sebabnya menjadi olok-olok. Sebagian teolog yang lain mengagul-agulkan diri cerdas karena menurutnya itu hanya metafora alias dongeng belaka. Padahal keduanya bodoh karena alih-alih  mempelajari Alkitab dengan cara yang benar mereka justru menafsirkannya sembarangan sehingga nggak memahaminya dengan benar.

Pada mulanya Allah menciptakan sorga (shamayim) dan dunia (eret). Dunia belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
Kejadian 1:12 – terjemahan lebih baik

Demikianlah diselesaikan sorga dan dunia dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan  yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:1-2  – terjemahan lebih baik

Bagaimana cara James Watt menciptakan (bara) mesin uap? Dia menciptakannya dari nihil (Creatio ex nihilo) dengan daya ciptanya. Berapa lama waktu yang dihabiskan oleh James Watt untuk menciptakan mesin uap? Sekejap. Apakah ciptaan James Watt itu ujug-ujug jadi? Tidak! Mula-mula dia  membuat rancangannya selama bertahun-tahun kemudian membangunnya (yatsar) selama bertahun-tahun.

Demikianlah riwayat sorga dan dunia pada waktu diciptakan (bara). Ketika YHWH Elohim menjadikan dunia (eret) dan sorga (shamayim), — Kejadian 2:4 – terjemahan lebih baik

belum ada semak apapun di dunia, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab YHWH Elohim belum menurunkan hujan ke bumi (adamah), dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; Kejadian 2:5 – terjemahan lebih baik

tetapi ada kabut naik ke atas dari dunia (eret) dan membasahi seluruh permukaan bumi (adamah) itu— Kejadian 2:6 – terjemahan lebih baik

ketika itulah YHWH Elohim membentuk (yatsar) manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kejadian 2:7 – terjemahan lebih baik

Itulah yang cercatat di dalam kitab Kejadian tentang penciptaan alam semesta. Walaupun diciptakan (bara)  dalam 6 hari namun Kejadian 2:4-17 mencatat bahwa alam semesta dan manusia tidak ujug-ujug jadi. Sorga dan dunia tidak ujug-ujug ada namun dibangun melalui proses memisahkan dan membatasi lalu menyatuhkan.

Alkitab ditulis dengan prinsip: Logis, gamblang, sistematis, akurat, tegas, dan konsisten. Logis artinya tidak bertentangan dengan akal sehat. Gamblang artinya jelas dan mudah dipahami. Sistematis artinya teratur dan berkesinambungan. Akurat artinya sangat teliti dan cermat. Tegas artinya jelas dan terang benar serta tidak ada yang samar-samar. Konsisten artinya tidak saling bertentangan satu dengan yang lainnya.

Apabila menemukan hal yang tidak logis di dalam Alkitab, itu berarti belum memahaminya dengan benar. Apabila tidak gamblang, itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak sistematis itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak akurat itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak tegas alias masih samar-sama itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak konsisten itu berarti belum memahaminya dengan benar. Kenapa demikian? Karena Alkitab ditulis dengan prinsip: Logis, gamblang, sistematis, akurat, tegas, dan konsisten.

Yang memegang prinsip kebenaran Alkitab demikian tidak akan menafsirkan meskipun tidak memahaminya apalagi menganggapnya salah. Tidak memahami yang dibaca? Masalahnya pada pembacanya bukan pada penulisnya apalagi yang tertulis. Masalahnya adalah kemampuan untuk memahami yang tertulis bukan ketidakmampuan penulis untuk menulis dengan benar.

Nah, kisanak, bacalah kembali kisah penciptaan sorga dan dunia dengan teliti dan hati-hati menurut kutat Kejadian. Itulah kisah nyata yang diajarkan oleh YHWH kepada Musa untuk diberitakan kepada bangsa Israel untuk teruskan ke seluruh bangsa.

75 thoughts on “Kisah Penciptaan Sorga Dan Dunia

  1. Komentar buat baikbaiksaja on 14/07/2016 at 7:23 am :

    Kalau boleh saya sarankan, bahwa jangan terlalu percaya apa yang di jelaskan oleh si “Beng cu”. Mengapa..??? Karena apa yang diterjemahkan oleh “Beng cu” SANGAT SALAH dan TIDAK BENAR.

    Saya yakin “baikbaiksaja” pasti bisa menilainya …!!!

    “Beng cu” menafsirkan isi kitab Kejadian 1 : 1 – 2, adalah :

    “Pada mulanya Allah menciptakan sorga (shamayim) dan dunia (eret). Dunia belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.” Kejadian 1:12 – terjemahan lebih baik.

    Ini terjemahan yang SALAH SAMA SEKALI, karena dalam ALKITAB isi kitab Kejadian 1 : 1-2 tertulis lain yaitu :

    “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.”

    ——————————

    Konsep “Langit” bukan hanya bermakna “Sorga” saja…!!! TUHAN ALLAH tidak memberikan ilham kepada Musa untuk menulis “Sorga dan Dunia”, tetapi “Langit dan Bumi”, serta “Bumi belum berbentuk dan kosong”, bukannya “Dunia belum berbentuk dan kosong” seperti yang diterjemahkan oleh Beng cu.

    Hal ini sangat prinsip, dan apa yang ditafsirkan oleh Beng cu adalah tafsiran yang salah…!!!

    Mengapa saya katakan bahwa tafsiran “Beng cu” adalah SALAH.

    Dalam mempelajari ALKITAB, harus menggunakan prinsip “integralistik” artinya : Isi kitab-kitab dalam ALKITAB merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, saling melengkapi dan menggenapi kitab-kitab lainnya. Karena TUHAN ALLAH sangat sempurna dalam menyusun rancangan dan menjalankan kehendak-Nya. ALKITAB merupakan tulisan-tulisan yang di-ilhamkan kepada para penulisnya sesuai bimbingan dan tuntunan Roh Kudus…dan Roh Kudus tidak pernah salah dalam menjelaskan seluruh kehendak-Nya…!!! Itu prinsip utama.

    ALKITAB harus dipahami secara integral, barulah kita bisa memahami isi ALKITAB secara parsial…!!!
    Jika tidak, maka manusia akan salah menafsirkan kehendak TUHAN ALLAH, dan faktanya bisa terlihat pada “Tafsiran Beng cu yang sangat keliru”.

    Jika kita membaliknya, secara parsial lebih dulu baru integral, maka pasti banyak orang tidak memahaminya.
    YESUS KRISTUS ketika mengutip nubuatan yang tertulis dalam kitab-kitab Ibrani…..secara pasti DIA telah memahaminya secara INTEGRAL..silahkan dilihat pada beberapa perkataan YESUS KRISTUS di kitab-kitab Perjanjian Baru..!!!

    Iblis bisa saja mengutip isi ALKITAB, tetapi ia tidak memahami isi dan makna ALKITAB secara integral…!!!, Demikian juga halnya dengan kitab buatan Muhammad bin Abdullah…”kitab termeterai” tersebut hanya bisa digunakan oleh penganut Islam secara parsial karena jika dicermati secara Integral, maka secara pasti akan bertentangan satu-sama lainnya. Saling menjatuhkan diantara surat-suratnya.

    Sangat jauh berbeda dengan ALKITAB, kita harus memahami secara Integral barulah kita menjelaskan isi ALKITAB secara parsial. Sehingga disaat kita memahami setiap isi ALKITAB secara Parsial, maka isi dan maknanya adalah KEBENARAN.

    Saya menilai “Beng cu” belum memahami ALKITAB secara Integral, walaupun ia membanggakan diri telah membaca ALKITAB 100 kali, karena isi kitab Kejadian 1 : 1-2, yang adalah titik tolak segala sesuatu yang ada.

    —- Oh iya, anda perlu cek ALKITAB apa yang dipakai dan dibaca oleh Beng cu, karena para pengikut KRISTUS di Indonesia menggunakan ALKITAB Terjemahan Baru (TB) terbitan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Tahun 1974. Saya kuatir si “Beng cu” menggunakan “Alkitab Lain”, seperti : “alkitabnya para Saksi-Saksi Yehuwa” atau yang lainnya yang sangat bertentangan dengan kehendak TUHAN ALLAH.

    Sering “Beng cu” mengatakan : “anda belum membaca Alkitab, baca lagi sampai mengerti”, padahal Alkitab yang digunakannya sangat berbeda dari kita..!!! Yang dilakukan hanyalah untuk menutupi kebodohan dan kebohongannya saja, dan mempengaruhi opini orang dengan tafsiran-tafsirannya yang salah. Dia tidak membimbing orang kepada sesuatu yang benar, tetapi justru mengolok-olok orang lain….

    “roh seperti ini bukan berasal dari TUHAN ALLAH, roh yang menunggangi “Beng cu” adalah roh jahat yang sangat licik untuk menjerumuskan manusia”…..

    Kita sebagai pengikut KRISTUS wajib menguji setiap roh, dengan indikator : ” membimbing kepada KEBENARAN KRISTUS, atau sebaliknya”.

    Secara pribadi, saya membaca semua tafsiran “Beng cu” sangat salah dan penuh kebohongan. Saya membacanya, untuk menilai perkembangan pemahaman manusia-manusia di “akhir jaman”. Dan “Beng cu” adalah salah satu yang sangat salah penasiran-nya tentang isi ALKITAB.

    Apa alat ukur saya yang paling utama :”Prinsip Kebenaran adalah menyatakan bahwa YESUS KRISTUS adalah TUHAN ALLAH Sang Pencipta Semesta Alam”. …..”Beng cu” tidak mengakui hal tersebut, justru ia menolak dan menyangkali YESUS KRISTUS adalah TUHAN ALLAH.

    Padahal ALKITAB secara integral, memiliki makna hanya satu (esa) yaitu menyatakan bahwa YESUS KRISTUS adalah TUHAN ALLAH. Target dan sasaran penyataan TUHAN ALLAH dalam Alkitab, baik PL (39 kitab) maupun PB (27 kitab) hanya satu : supaya manusia mengenal, mengasihi dan menyembah YESUS KRISTUS adalah TUHAN ALLAH. Inilah “Batu Karang” yang teguh bagi berdirinya jemaat KRISTUS.

    “Langit” yang dimaksud dalam kitab Kejadian 1 : 1-2 ditafsirkan hanya sebagai “Sorga” padahal, “Langit” yang dimaksudkan sangat dalam dan luas pengertian-nya.

    Dalam ALKITAB telah jelas memberikan gambaran tentang konsep “Langit” yang dimaksudkan. Dalam kitab Kejadian 1 dan 2 sebagai sesuatu yang diciptakan dalam kisah 6 hari penciptaan. Apakah cakrawala adalah “Surga” …???..ketika TUHAN ALLAH memisahkan memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Apakah diatas “surganya Beng cu” itu, ada air diatasnya…???

    Tafsiran “Beng cu” ..sangat salah sama sekali, sebab TUHAN ALLAH menamai Cakrawala itu “Langit”. Jadi konteks isi kitab Kejadian 1, hanya berbicara tentang “langit” yang diciptakan pada penciptaan hari itu. Kesimpulannya bisa terlihat dalam kejadian 2:4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan “bumi dan langit”.

    Bumi dan langit yang dimaksudkan dalam kitab kejadian 1 dan 2 adalah “Dunia” atau “Alam Semesta”.

    “Dunia” atau “Alam Semesta” adalah Langit dan Bumi. Jadi sangat salah, jika Beng cu menafsirkan “Langit” adalah Sorga saja, dan “Bumi” adalah “Dunia”.

    Kebenaran yang sesungguhnya sesuai HIKMAT KRISTUS dalam kitab kejadian 1 dan 2, adalah :

    — Bumi bukanlah “Dunia” ;
    — Langit bukanlah sorga saja, sebab yang disebut langit adalah cakrawala. Terkait sorga …ada penjelasan dan kisahnya tersendiri…!!!
    — Dunia atau Alam semesta, terdiri atas “langit dan bumi” dan itu terpisah dari “SORGA”.

    Saya nanti akan menjelaskan pengertian “langit” dan “bumi” yang benar sesuai kebenaran KRISTUS..!!!, Kita bisa memperhatikan ayat-ayat ALKITAB berikut ini :

    – Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

    – Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, —

    – Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari.

    – Pada tahun ketiga puluh, dalam bulan yang keempat, pada tanggal lima bulan itu, ketika aku bersama-sama dengan para buangan berada di tepi sungai Kebar, terbukalah langit dan aku melihat penglihatan-penglihatan tentang Allah.

    – Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri.

    – Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit, hai air yang di atas langit!

    – Sesungguhnya, TUHAN, Allahmulah yang empunya langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit, dan bumi dengan segala isinya ;

    – Ditutuplah mata-mata air samudera raya serta tingkap-tingkap di langit dan berhentilah hujan lebat dari langit

    – Langit itu langit kepunyaan TUHAN, dan bumi itu telah diberikan-Nya kepada anak-anak manusia.

    – Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,

    – dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

    – Arahkan pandanganmu ke langit dan lihatlah, perhatikanlah awan-awan yang lebih tinggi dari padamu!

    -TUHAN tinggi mengatasi segala bangsa, kemuliaan-Nya mengatasi langit.

    Dan lain-lainnya dalam ALKITAB.

    Jadi, kesimpulannya, adalah :

    — Bumi bukanlah “Dunia” ;
    — Langit bukanlah sorga yang dimaksudkan oleh TUHAN ALLAH, sebab yang disebut langit dalam kitab kejadian 1 dan 2 adalah Cakrawala. Terkait Sorga …ada penjelasan dan kisahnya tersendiri…!!!
    — Dunia atau Alam semesta, terdiri dari : “langit dan bumi” dan itu terpisah dari “SORGA”.

    “Beng cu” telah membuat tafsiran yang salah, dan apa konsekwensi dari kesalahan tafsiran “Beng cu” tersebut..???

    Secara pasti “Beng cu” telah membenarkan isi kitab buatan Muhammad bin Abdullah yang disebut “AL-QURAN”. Apakah itu suatu KEBENARAN…??? Jaabnya : tidak ada kebenaran sama sekali dalam AL-QURAN.

    Sekalipun “Beng cu” sangat licik dan lihai, namun ajarannya dapat dikenal dan teridentifikasi seara jelas di mata para pengikut KRISTUS…!!!

    Hmmmmh…!!!

  2. kok saya tidak bisa reply post yang bersangkutan ya…. untuk putra dari ufuk timur… yang saya tanyakan berdasarkan ayat kejadian tentang penciptaan bumi…..pemahaman saya ada air(1) langit dan air(2)
    air 1 adalah air di bumi yaitu samudera… langit/cakrawala adalah alam semesta bukan langit penuh awan alias atmosfer bumi… karena alam semesta tempat bergantung bintang dan matahari letaknya diluar atmosfer bumi… sedangkan air(2) adalah sorga atau tempat TUHAN berada… letaknya berada di luar alam semesta yang tidak tahu berapa besarnya…
    menurut putra definisi ini keliru atau benar? kalau keliru yang benar seperti apa?

  3. Tata surya, galaksi di alam semesta, kecuali Bumi, dan semuanya itu berada di Cakrawala yang disebut “Langit” dalam kitab kejadian pasal 1 dan 2, dalam rincian penciptaan tersebut ? Sedang pengertian “langit” sebagai Sorga…memiliki konteks yang sangat luas dan secara umum terdapat dalam kejadian 1 : 1 “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” …Langit tersebut memberikan pengertian yang luas, yakni : “Sorga dan Cakrawala”… tetapi penjelasan rincian penciptaan langit dan bumi seperti penjelasan ayat 2 dan seterusnya, adalah penjelasan tentang Cakrawala dan isinya—Bumi dan isinya…itulah “Dunia” atau Alam Semesta.

    Jadi “Langit” yang dimaksudkan “sorga” berada di atas Cakrawala, dimana dapat diketahui dari kalimat : “Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya.”. Dan “sorga” tidak dijabarkan secara mendetail dalam dalam kejadian 1 : 1. Hanya kesimpulan saja : “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.”

    Mengapa bumi berumur jutaan tahun…??? karena bumi sudah ada tetapi tertutup oleh air yang berada dibawah Cakrawala, dengan berkumpulnya air (zat cair) baru bumi terbentuk tapi masih kosong, belum ada isinya. Sehingga bumi telah berumur sangat lama…!!! Umur bumi secara pasti (numerik) tidak terdapat dalam ALKITAB, yang pasti “bumi telah ada jutaan tahun lalu namun tertutup air dibawah Cakrawala”, belum berbentuk dan kosong…!!!”

    Demikian juga “Langit” yang memiliki makna atau disebut “Sorga” , itu pun telah ada dalam waktu yang sangat lama…, mengenai hal ini tidak dijelaskan secara mendetail dalam ALKITAB, tetapi isi “Langit” itu secara jelas telah tertulis dalam ALKITAB.

    Mengapa TUHAN ALLAH tidak menyatakannya secara mendetail seperti penciptaan “langit dan bumi” atau yang disebut “Dunia” atau “Alam Semesta” atau segala sesuatu yang terdapat di bawah “air diatas Cakrawala” …..??? Karena bukan itu point-nya untuk menjelaskan tentang “Alam Semesta”…Penciptaan Sorga bukan-lah urusan manusia dan makhluk dibawah kolong langit…!!!

  4. mari berbicara sedikit tentang sorga… apakah sama dengan kota yerusalem baru yang berada di kitab wahyu?

  5. Terjemahan yang tepat di kejadian 1 itu adalah “Pada waktu/saat Allah Mendesain/Merakit/Merancang Surga Dan Alam Semesta”

    – Surga adalah dunia supranatural yang tidak kelihatan atau dunia roh atau alam Ghoib 🙂

    – Alam Semesta adalah Universe atau adalah dunia material termasuk luar angkasa dan galaxy.

    – Alam semesta itu tidak diciptakan dari ketidakadaan (nihil) namun diperbaiki dari keadaannya pada waktu di desain oleh Allah yaitu “Belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air”

  6. Penciptaan sorga dunia itu terjadi dalam 6 hari. Hari ke 7, Allah memberkati semuanya. HARI ke 7 itu TIDAK pernah akan BERAKHIR. Itu ibarat, LAGI Indonesia RAYA sudah SELESAI diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman, namun Lagu itu TIDAK akan pernah BERAKHIR alias AKAN ADA terus.

    Jadi, ada 6 hari PENCIPTAAN sorga dan donia. Hari ke 5 Allah memperkatinya dan hari itu TIDAK ada pernah berakhir. Dan selain hari ke 7 TIDAK ada lagi PENCIPTAAN.

    Berapa LAMA panjangnya hari ke 7? Menurut catatan alkitab, TIDAK akan PERNAH BERAKHIR karena YHWH pernah mencoba untuk MENGAKHIRINYA namun Allah bilang, akan TERUS ada hari hari dan musim.

  7. orang-orang BODOH namun SOK TAHU membuat pembohongan publik dengan menyebutnya itu ALAM GAIB. Orang-orang TOLOL mempercayainya. itulah FAKTA-nya.

    Jadi kalau mau JAGOAN dengan cara BELOON ya sebut saja bahwa itu ALAM GAIB alias DuNia ROH.

  8. Memang demikianlah bung, berdasarkan kesaksian beberapa hamba tuhan yang bermimpi pergi ke surga.

    Membaca alkitab saja nggak cukup!. Karna hanya orang2 yg paling berimanlah seperti pdt. phillip mantofa dan pariadji yg dapat memahaminya karena tuntunan roh kudus. 😉

  9. kalau anda pernah mengikuti blog ini dan perdebatan tentang surga dan neraka… ada flaws yang disebutkan oleh hamba TUHAN tersebut…
    1. gambaran surga dan neraka tidak konsisten… tiap hamba Tuhan memiliki versinya sendiri…
    2. Gambaran surga tidak sesuai dengan isi kitab wahyu pada hari penghakiman…
    3. para hamba Tuhan tidak bisa menceritakan sama persis bagaimana rupa surga itu jika ditanyakan lagi.. itu bukti mereka sedang berhayal….
    4. bukannya menjelaskan hayalan mereka, para hamba Tuhan menyatakan yang tidak percaya pasti langsung berdosa….
    5. versi paling unik ada yang mengatakan surga itu kosong dan putih… padahal jelas dikatakan pada kitab wahyu banyak sekali isinya…
    6.Hamba Tuhan mengatakan mereka bertemu Yesus dan Allah dan menganggap Yesus adalah pesuruh mereka.. padahal tidak ada yang pernah bertemu muka dengan Allah.. dikatakan di alkitab….

    jgn gampang-gampang percaya bro… jadi kristen fanatik tanpa menganalisa logis akan tersesat…
    amsal 18:2 Orang bebal tidak suka kepada pengertian, hanya suka membeberkan isi hatinya.
    amsal 28:26 Siapa percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bebal, tetapi siapa berlaku dengan bijak akan selamat.
    Proverbs 14:15 ESV / 58The simple believes everything, but the prudent gives thought to his steps.
    orang bodoh percaya segalanya, namun orang bijak memikirkan langkahnya….

    jadi analisalah kebenaran bukan menjadi bebal dan bodoh karena percaya buta dan menelan mentah-mentah informasi dari pihak-pihak walaupun itu adalah hamba Tuhan… kalau anda baca alkitab pasti tahu tidak mungkin tidak ada penipu… dan nabi-nabi palsu dari jaman dulu sampai sekarang pasti ada

  10. NB anda bilang sendiri itu mimpi… jika mimpi dapat dipercaya tanpa alasan logis yang jelas maka kita harus percaya bahwa semua mimpi manusia juga kenyataan… contohnya saya bermimpi kalau ada alien yang akan datang 2 minggu lagi di jakarta… ingat jangan gunakan standar ganda dan kemunafikan dalam emnilai suatu kasus

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.