Kisah penciptaan sorga dan dunia dalam 6 hari bukan dongeng. Anda kekeh jumekeh menuduhnya dongeng padahal belum pernah membacanya dengan teliti dan hati-hati secara ilmiah hingga memahaminya dengan benar.
Apakah 1 hari (malam dan siang) dalam kisah penciptaan adalah satu hari dalam arti 1X24 jam? Benar! Kenapa demikian? Karena itulah yang tertulis di dalam kitab Kejadian. Apakah kisah tersebut masuk akal? Bukan hanya masuk akal namun ilmiah.
Kisah penciptaan diceritakan oleh YHWH kepada Musa. Musa lalu mencatatnya di dalam Kisah Kejadian. Menurut catatan Alkitab, saat itu bangsa Israel sudah mengenal KALENDER dan TULISAN. Kalender adalah alat dan sistem pencatatan saat dan waktu.
Satuan waktu di Kalender Ibrani adalah: Malam, Siang, Hari, Minggu, Bulan, Tahun. Siang terdiri dari Malam dan Siang. Minggu terdiri dari tujuh hari. Bulan terdiri dari 30 hari. Tahun terdiri dari 365 hari. Sistem Jam baru ditambahkan kemudian. Sistem Tanggal (perhatikan tanggal di bulan Februari) baru muncul ratusan tahun kemudian.
Satu Hari kalender Yahudi adalah malam dan siang. Kalau 1 hari yang dicaritakan oleh YHWH kepada Musa bukan malam dan siang pastilah Musa mempertanyakannya. Kalau Kalau 1 hari yang dicaritakan oleh Musa kepada bangsa Israel sudah pasti mereka akan mempertanyakannya. Itu sebabnya kita meyakini bahwa 1 hari yang tercatat di dalam kitab Kejadian adalah satu hari yang setara dengan 24 jam dalam sistem jam modern.
Saat ini sebagian sarjana teologi Kristen percaya bahwa kisah penciptaan di kitab Kejadian adalah kisah nyata namun sayangnya mereka nggak becus menjelaskannya secara logis dan ilmiah itu sebabnya menjadi olok-olok. Sebagian teolog yang lain mengagul-agulkan diri cerdas karena menurutnya itu hanya metafora alias dongeng belaka. Padahal keduanya bodoh karena alih-alih mempelajari Alkitab dengan cara yang benar mereka justru menafsirkannya sembarangan sehingga nggak memahaminya dengan benar.
Pada mulanya Allah menciptakan sorga (shamayim) dan dunia (eret). Dunia belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
Kejadian 1:12 – terjemahan lebih baik
Demikianlah diselesaikan sorga dan dunia dan segala isinya. Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:1-2 – terjemahan lebih baik
Bagaimana cara James Watt menciptakan (bara) mesin uap? Dia menciptakannya dari nihil (Creatio ex nihilo) dengan daya ciptanya. Berapa lama waktu yang dihabiskan oleh James Watt untuk menciptakan mesin uap? Sekejap. Apakah ciptaan James Watt itu ujug-ujug jadi? Tidak! Mula-mula dia membuat rancangannya selama bertahun-tahun kemudian membangunnya (yatsar) selama bertahun-tahun.
Demikianlah riwayat sorga dan dunia pada waktu diciptakan (bara). Ketika YHWH Elohim menjadikan dunia (eret) dan sorga (shamayim), — Kejadian 2:4 – terjemahan lebih baik
belum ada semak apapun di dunia, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab YHWH Elohim belum menurunkan hujan ke bumi (adamah), dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; Kejadian 2:5 – terjemahan lebih baik
tetapi ada kabut naik ke atas dari dunia (eret) dan membasahi seluruh permukaan bumi (adamah) itu— Kejadian 2:6 – terjemahan lebih baik
ketika itulah YHWH Elohim membentuk (yatsar) manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kejadian 2:7 – terjemahan lebih baik
Itulah yang cercatat di dalam kitab Kejadian tentang penciptaan alam semesta. Walaupun diciptakan (bara) dalam 6 hari namun Kejadian 2:4-17 mencatat bahwa alam semesta dan manusia tidak ujug-ujug jadi. Sorga dan dunia tidak ujug-ujug ada namun dibangun melalui proses memisahkan dan membatasi lalu menyatuhkan.
Alkitab ditulis dengan prinsip: Logis, gamblang, sistematis, akurat, tegas, dan konsisten. Logis artinya tidak bertentangan dengan akal sehat. Gamblang artinya jelas dan mudah dipahami. Sistematis artinya teratur dan berkesinambungan. Akurat artinya sangat teliti dan cermat. Tegas artinya jelas dan terang benar serta tidak ada yang samar-samar. Konsisten artinya tidak saling bertentangan satu dengan yang lainnya.
Apabila menemukan hal yang tidak logis di dalam Alkitab, itu berarti belum memahaminya dengan benar. Apabila tidak gamblang, itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak sistematis itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak akurat itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak tegas alias masih samar-sama itu berarti belum memahaminya dengan benar. Tidak konsisten itu berarti belum memahaminya dengan benar. Kenapa demikian? Karena Alkitab ditulis dengan prinsip: Logis, gamblang, sistematis, akurat, tegas, dan konsisten.
Yang memegang prinsip kebenaran Alkitab demikian tidak akan menafsirkan meskipun tidak memahaminya apalagi menganggapnya salah. Tidak memahami yang dibaca? Masalahnya pada pembacanya bukan pada penulisnya apalagi yang tertulis. Masalahnya adalah kemampuan untuk memahami yang tertulis bukan ketidakmampuan penulis untuk menulis dengan benar.
Nah, kisanak, bacalah kembali kisah penciptaan sorga dan dunia dengan teliti dan hati-hati menurut kutat Kejadian. Itulah kisah nyata yang diajarkan oleh YHWH kepada Musa untuk diberitakan kepada bangsa Israel untuk teruskan ke seluruh bangsa.
Dinosarus itu bersayap ya? Hari apa manusia diciptakan? Setelah hati itu ada hari apa? Coba anda baca kembali proses pencipaan mansuia itu menurut Kejadian 2:7.
yang saya maksud hewan air yang besar itu dinosaurusnya
2:1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, —
2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu–
2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
manusia diciptakan menurut gambarnya pada hari keenam.. tapi dihembuskan nafas hidupnya setelah hari ketujuh saya tidka tahu hari apa itu mungkin hari senin hahaha..
salah ayat yang benar ini
1:6 Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.”
1:7 Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian.
1:8 Lalu Allah menamai cakrawala itu langit. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua.
1:14 Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,
1:15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi bumi.” Dan jadilah demikian.
1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
jadi dari sini digambarkan ada air(1) cakrawala lalu air(2)… air(1) ada di bumi berarti laut… cakrawala adalah tempat dimana penerang dan yang lainnya berada ( matahari, bintang dan bulan) sehingga cakrawala yang dimaksud mustahil atmosfer bumi yang ada awannya itu… pastilah yang dimaksud cakrawala adalah ruang hampa dimana bulan dan matahari berada bukan begitu… lalu air(2) adalah surga yang dimaksud yaitu berada di jauh di luar ruang hampa tempat penerang berada(matahari dan bulan)….mungkin surga dekat black hole ya… bukan begitu?
1:26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
pada ayat ini dituliskan menurut gambar KITA…. apakah Tuhan disini tunggal atau jamak (Tuhan-Tuhan)? apakah monotheis ataukah politheis?
Ayat mana yang menulis binatang besar itu dinasaoris?
ayat mana pula yang mencatat manusia diciptakan pada hari ke 6 lalu dihembaskan nafas hidup pada hari ketujuh?
Baca lagi yang benar bang.
Anda harus buka Kamus BEsar Bahasa indonesia untuk mengerti arti kata TUHAN. SEtelah pahan baru kembali lagi untuk menulis bang.
1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
1:29 Berfirmanlah Allah: “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.
1:30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Dan jadilah demikian.
1:31 Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
berikut ayat mengatakan bahwa manusia diciptakan pada hari ke enam……
2:1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.
2:4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, —
2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu–
2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
pada kejadian 2 ayat 1-4 dikatakan bahwa pada hari ketujuh Tuhan istirahat lalu menguduskan segala penciptaannya itu.
kejadian 2 ayat 5-7 menjelaskan bahwa belum ada tunas yang muncul karena belum ada hujan lalu kabut muncul dan jadilah hujan membasahi bumi… pertanyaannya pada hari ke berapa kabut muncul? Apakah hari ke enam? hari ke 7? atau hari sesudah 7? tidak ada penjelasan konkrit di ayat ini.. pada saat kabut muncul dan membasahi bumi pada saat itulah Tuhan menghembuskan nafas pada manusia itu.. pertanyaannya benarkah nafas diberikan pada hari keenam? mengapa menjelaskan bahwa Tuhan istirahat dari penciptaan dulu?
baca kembali blog tersebut dengan teliti dan hati-hati. baca sampai anda ngerti. Jangan terlalu cepat bertanya. Baca sampai anda ngerti.
ok berdasarkan quote “Itulah yang cercatat di dalam kitab Kejadian tentang penciptaan alam semesta. Walaupun diciptakan (bara) dalam 6 hari namun Kejadian 2:4-17 mencatat bahwa alam semesta dan manusia tidak ujug-ujug jadi. Sorga dan dunia tidak ujug-ujug ada namun dibangun melalui proses memisahkan dan membatasi lalu menyatuhkan”.
disimpulkan bahwa walaupun proses penciptaan 6 hari namun ada rentang waktu dari penciptaan (hari ke 7) sampai menaruh taman eden dan manusia di bumi… waktunya tidak diketahui bisa saja 6000 tahun, 6 juta tahun bahkan milyaran tahun..