Philip Mantofa Membongkar Tipuannya Sendiri?


Fesstival kuasa allah 21Hai hai sering berkata, “Biarkan Philip Mantofa menipu terus sampai membongkar tipuannya sendiri.” Itulah yang terjadi pada Festival Kuasa Allah 21 di Jakarta. Philip Mantofa membongkar Tipuannya sendiri.  

Orang-orang rebah karena disesatkan? Benar! Mereka rebah karena diajari sehingga meyakini barang siapa yang dijamah Roh Kudus harus rebah karena tidak rebah berarti menentang kuasa Roh Kudus atau tidak peka jamahan Roh Kudus. Itu sebabnya mereka rebah begitu diberi tahu dengan seruan “Touch!” bahwa dirinya sedang dijamah oleh Roh Kudus.

Untuk apa Philip Mantofa mengayunkan tangan sambil berteriak “Touch!”? Untuk memberi tahu anggota jemaat bahwa mereka sedang dijamah Roh Kudus. Apa jadinya bila Philip Mantofa tidak mengayunkan tangan sambil berteriak “Touch!”, namun berbisik di dalam hatinya kepada Roh Kudus agar menjamah mereka? Mustahil ada yang rebah!

Philip Mantofa fasih bahasa Jawa dan Roh Kudus mustahil tidak bisa berbahasa Jawa. Bila Philip Mantofa berteriak, “Cekelono!”, bahasa Jawa, artinya “Touch!” sambil mengayunkan tangannya, apakah mereka akan rebah atau terbahak-bahak?

Diurapi atau urapan palsu? Christos atau antichristos? Kristus atau antikristus? Yang belum teruji tidak boleh dipuji.

Kalimat-kalimat di atas tertulis dalam buku Bengcu Menggugat Teologi Alam Roh Di Mata Seorang Tionghoa Kristen halaman 78. Apa yang ditulis oleh hai hai bengcu itulah yang terjadi pada hari kedua Festival Kuasa Allah 21 di Jakarta.

Pada saat itu Philip Mantofa melancarkan pukulan roh kudus tanpa meneriakan  manteranya. Philip Mantofa juga mengganti mantranya dari “Touch!” menjadi “Received!” artinya “Terimalah!”

Yang terjadi adalah hal-hal berikut ini:

1.    Orang-orang rebah padahal belum diberi perintah.
2.    Tidak ada yang rebah karena Philip Mantofa tidak meneriakan mantera.
3.    Tidak ada yang rebah ketika Philip Mantofa mengucapkan mantera baru, “RECEIVED!”
4.    Philip Mantofa tidak mengucapkan mantera yang biasa dia ucapkan yaitu: “Touch!”
5.    Anak-anak tidak rebah oleh pukulan roh kudus maupun sentuhan roh kudus.
6.    Seorang anak lelaki membongkar penipuan rebah Philip Mantofa.

Kerabatku sekalian, silahkan nonton video yang merekam peristiwa Philip Mantofa membongkar tipuan pukulan roh kudus dan sentuhan roh kudusnya di atas. Setelah menontonnya, silahkan baca transkrip Video tersebut di bawah ini.

Menit ke 0:05: Philip Mantofa berkata, “Nyanyi sama saya. Jangan putus tangannya.” Maksud Philip Mantofa adalah semua yang hadir harus saling berpegangan tangan dan jangan ada yang melepaskannya.

Karena semua orang saling berpegangan tangan maka setiap orang yang rebah akan menyeret dua orang besertanya dan dua orang itu akan menarik dua orang lainnya untuk ikut rebah. Kenapa Philip Mantofa perlu memberi perintah demikian? Karena dalam acara kali ini tidak ada pasukan provokator rebah yang mendukungnya. Kalau anda nonton rekaman Myanmar for Jesus, di sana, banyak sekali anggota pasukan provokator rebah yang memakai kaos seragam aneka warna. Dalam acara kali ini pasukan demikian tidak ada.

Menit ke 0:20: Philip Mantofa kembali memberi perintah agar berpegangan  tangan jangan putus.

Menit ke 0:32: Philip Mantofa berkata, “Aku persembahkan orang-orang muda ini kepadamu. Bangkitkan jenderal baru.”

Kerabatku sekalian, ucapan Philip Mantofa di atas benar-benar kurang ajar. Memangnya siapa dia sehingga berkuasa untuk mempersembahkan orang-orang muda itu? Orang-orang muda itu bukan hambanya juga bukan domba persembahannya.

Menit ke 1:03: Philip Mantofa kembali memberi perintah, “Jangan putus tangannya. Ada yang rebah tetap jangan putus!”

Menit ke 1:24: Ada yang REBAH padahal Philip Mantofa tidak memberi perintah, “Touch!” bahkan dia menghadap ke tempat lain. terjadi REBAH yang cukup banyak jumlahnya karena mereka memang saling berpegangan TANGAN dan DIPERINTAHKAN untuk TETAP bergandengan tangan meskipun ada yang REBAH. Itu sebabnya yang REBAH pun MINIMAL menyeret dua orang di sampingnya ikut REBAH dan kedua orang yang diseretnya menarik dua orang lainnya lalu mereka menimpa orang di belakangnya.

Menit ke 1:38: Philip mantofa berdiri di tepi panggung di bagian tengah. Dia memberi perintah untuk mengangkat tangan tinggi-tinggi. EMPAT kali dia mengulangi  perintah agar mengangkat tangan TINGGI-TINGGI.

Untuk apa disuruh angkat tangan tinggi-tinggi? Agar mudah REBAH berjamaah. Orang-orang itu saling bergandengan tangan dan diperintah jangan dilepaskan meskipun ada yang REBAH. Dalam kondisi demikian bila ada yang REBAH maka dia akan MENYERET yang lainnya ke belakang. Orang yang sedang mengangkat tangannya tinggi-tingga PASTI rebah ketika ditarik ke belakang.

Menit ke 1:45: Philip Mantofa mengangkat tangannya yang memegang jas ke atas kemudian berteriak, “RECEIVED! namun TIDAK ada yang langsung REBAH seperti biasanya kalau dia berteriak ““Touch!” Setelah 3 detik berlalu sejak dia berteriam baru terjadi rebah di akhir menit ke 1:51. Hanya satu orang yang rebah lalu menyeret orang-orang lainnya

Kenapa TIDAK langsung REBAH? Karena Philip Mantofa menganti mantera “Touch!”  yang biasa dia ucapkan dengan mantera baru yaitu “RECEIVED.” Orang banyak itu TIDAK tahu bahwa mantera “Touch!”  sudah diganti dengan mantera baru, RECEIVED!”

Menit ke 1:59: Philip mantofa meninggalkan orang-orang yang tidak roboh itu. Dia bergeser ke bagian kiri panggung sambil memberi perintah agar semuanya angkat tangan. Dia mengulangi perintah “angkat tangan tinggi-tinggi!” sekali lagi lalu berjalan ke tepi panggung mendekati orang banyak.

Menit ke 2:09: Philip mengangkat tangan kanannya yang memegang jas dan berteriak, “RECEIVED!” Tidak ada yang REBAH. Dia lalu mengarahkan tangannya ke kumpulan orang di kanannya dan berteriak, “Roh!” Tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:14: Seorang gundul berseragam kaos hitam tidak bergandengan tangan dengan anggota pasukan penyanggah rebah, adalah bukti bahwa pangkatnya adalah koordinator lapangan (korlap). Dia memandang Philip keheranan. Nampaknay dia heran, kenapa tidak ada yang rebah? Kenapa Philip Mantofa yang biasanya sakti mandraguna kehilangan kesaktiannya? Kenapa pukulan roh kudusnya tidak berkuasa? Kenapa tidak mujarab?

Menit ke 2:18:  Karena pukulan roh kudusnya gagal maka Philip Mantofa pun kembali bergerak ke kanan, ke bagian kiri panggung. Dia kembali memberi perintah agar semua orang MENGANGKAT tangannya tinggi-tinggi. Dia mengulangi perintahnya sekali lagi.

Menit ke 2:25: Philip Mantofa berteriak, “Dalam nama Yesus  Holy spirit kuberikan padamu. Apa yang aku punya kuberikan kepadamu,” sambil melancarkan pukulan roh kudus dengan jasnya. Sayang, tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:31: Philip Mantofa berteriak, “Terimalah! Dalam Nama Yesus Kristus,” sambil mengayunkan jasnya. Namun tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:37: Philip Mantofa kembali mengangkat tangan kanannya yang memegang Jas. Namun tetap tidak ada yang rebah.

Menit ke 2:41: Philip menurunkan tangannya lalu berbalik. Dia berlari ke bagian kanan panggung.

Menit ke 2:48: Philip memberi perintah, “Angkat tanganmu! Angkat! Angkat! Angkat tanganmu!”

Menit ke 2:54: Philip berkata, “Terimalah dalam nama Tuhan Yesus.” Pada saat ucapan, “TERIMA” belum selesai diucapkannya, beberapa orang langsung merebahkan diri menarik yang lainnya.

Menit ke 2:56: Philip Mantofa mengangkat tangan kanannya yang memegang jas lalu berteriak, “RECEIVED!” Namun tidak ada yang rebah. Sampai menit ke 3:03, tidak ada yang rebah. Seorang anggota pasukan penyanggah memandangnya heran. Philip Mantofa sendiri nampaknya bukan hanya heran namun PUTUS asa. Dia lalu bergerak meninggalkan tepi panggung ke tengah panggung.

Menit ke 3:09: Sambil mengangkat tangan kirinya menunjuk ke atas, Philip berkata, “Bawa anak kecil. Anak-anak SD. Elementary. Bawa ke atas panggung. Anak-anak kecil. Bawa ke atas panggung sekarang.” Philip lalu berjalan kembali ke pinggir panggung.

Menit ke 3:17: Philip melakukan pukulan roh kudus sekuat tenaga dengan mengayunkan tangan kanannya yang memegang jas, “Received!” teriaknya putus asa setelah melihat tidak ada yang rebah sama sekali. Dia lalu bergerak lagi ke bagian kiri panggung.

Menit ke 3:24: Philip Mantofa menggeser sesuatu nampaknya seperti kipas angin. Sementara itu anak-anak kecil pun mulai naik ke panggung.

Menit ke 4:27: Anak-anak sudah naik ke panggung dan berdiri berjajar. Philip Mantofa mendekati anak perempuan berbaju kuning yang sedang menangis tersedu-sedu. Dia memberi tanda kepada petugas penyanggah yang lalu menggiring anak itu maju ke depan mendekati Philip Mantofa.

Menit ke 4:32: Philip Mantofa mengangkat tangan kanannya siap untuk mengayunkannya melancarkan pukulan roh kudus. Namun dia ragu lalu mengurungkan niatnya itu. Dia lalu mendekati anak perempuan itu dan memegang dagunya dan mengerahkan kekuatan sentuhan roh kudus. Dia mengangkat dagu anak itu sambil mendorongnya ke kelakang. Itulah cara dia memberi  tahu anak itu agar rebah. Anak itu menurutinya dengan rebah.

Menit ke 4:48: Ketika Philip berjalan ke kanan meninggalkan anak rebah itu, seorang anak yang baru naik ke panggung masuk ke dalam barisan sementara seorang petugas perempuan mendorong anak perempuan berbaju hitam ke depan. Philip Mantofa langsung mengayunkan tangan kirinya melancarkan pukulan roh kudus. Anak itu bengong lalu melangkah mundur lalu merebahkan diri. Jelas sekali gerakan rebahnya telat. Kenapa dia telat rebah? Karena Philip Mantofa tidak meneriakan manteranya, “Touch!”

Menit ke 5:01: Philip Mantofa memberi tanda agar petugas membawa kepadanya seorang anak lelaki yang sedang menangis. Philip memegang kepala anak itu dengan tangan kiri lalu merangkul lehernya dengan tangan kiri.

Menit ke 5:10: Philip Mantofa memberi tanda kepada band untuk menghentikan musik dan lagunya.

Menit 5:14: Philip berkata, “Lihat anak ini bergetar dalam kuasa roh. Lihat anak ini bergetar dalam kuasa roh kudus.”

Menit ke 5:24: Philip berkata, “Anak kecil tidak pura-pura,” dia lalu meniup kepala anak itu dan mengangkat tangannya dari bahu anak itu. Anak itu pun merebahkan diri disambut petugas dibelakangnya.

Menit 5:33: Philip begerak mendekati anak perempuan berbaju coklat yang sedang menangis tersedu-sedu. Dia mendekatkan mic ke anak itu namun menoleh ke kanan. Nampak bahwa sesungguhnya philip ingin bertanya kepada anak itu. Namun ketika dia menatap anak itu untuk bertanya, anak itu langsung merebahkan diri. Rohh kudus kecepatan menjamah? Saya tidak tahu.

Menit ke 5:42: Philip mendekatkan mic ke gadis berbaju hijau tua di sebelah gadis kecil yang keburu rebah sebelum diperintah tadi. Gdis kecil itu sedang menangis tersedu-sedu. Philip langsung bertanya, “Apa yang kamu rasakan?” Anak itu tersedu-sedu.

Menit ke 5:45: Philip mengulangi pertanyaannya, “Apa yang kamu rasakan?” Anak itu diam.

Menit ke 5:47:  Philip mengulangi pertanyaannya, “Apa yang kamu rasakan?” Anak itu tersedu dan menjawab, “Holly Spirit!” Philip mendorong kedua tangan anak itu yang terangkap di dadanya sambil berkata, “Holly spirit, that right!” anak itu pun rebah.

Menit 5:52: Philip berbalik lalu bergerak ke kiri panggung sambil berkata, “That right. that right.”  Dia mencari sasaran baru sambil memberi perintah, “Angkat tanganmu anak-anak.” Anak-anak di depannya tidak mematuhinya. Dia terus bergerak ke kanan dan melihat anak-anak yang mengangkat tangannya.

Menit ke 6:01: Philip mendorong satu anak yang lengah hingga rebah. Dia terus bergerak ke kiri sampai di ujung barisan namun tidak ada anak-anak yang siap direbahkan. Semuanya anak-anak itu menatapnya lugu. Dia lalu berbalik dan bergerak ke kanan barisan.

Menit ke 6:25: Philip memberi tanda kepada petugas lalu melancarkan pukulan roh kudus kepada anak perempuan yang berdiri tenang di belakang. Anak itu tidak rebah. Yang merebahkan diri justru anak di barisan depan, di sebelah kanan yang tidak dipukulnya.

Menit ke 6:29: Philip memberi tanda kepada petugas kemudian mengayunkan pukukan roh kudus dengan tangan kanan. Anak berbaju biru itu merebahkan diri disambut petugas di belakangnya.

Menit ke 6:36: Philip Mantofa melancarkan pukulan roh kudus kepada gadis kecil berbaju hijau. Petugas memegang gadis itu namun dia sama sekali tidak roboh. Dia berdiri tegak dan tenang-tenang saja.

Menit ke 6:46: Philip mendekati gadis kecil berbaju coklat. Dia menumpangkan tangan ke kepala gadis itu dan mendorongnya lembut. Gadis itu kehilangan keseimbangan lalu melangkah mundur dan berdiri tegak. Dia tidak rebah.  Philip meninggalkannya diikuti petugas penyanggah.

Menit ke 6:57: Philip memberi tanda agar petugas membawa seornag gadis kecil ke dapan. Philip memegang dagunya dengan sentuhan roh kudus namun dia tigak rebah. Philip mendorongnya hingga kehilangan keseimbangan namun dia mundur dan tidak rebah. Philip kembali mendorongnya. Dia kehilangan keseimbangan ketika mundur menabrak petugas yang jongkok di belakangnya. Petugas itu langsung menangkapnya dan merebahkannya.

Menit ke 7:17: Philip memberi tanda agar gadis berbaju merah maju ke depan. Gadis itu hanya tersenyum namun menolak maju. Philip lalu memberi tanda kepada gadis lainnya yang berbaju orange kecoklatan. Gadis kecil itu pun maju ke depan.

Menit ke 7:21: Philip menyuruh gadis itu mengulurkan tangannya. Gadis itu pun mengulurkan tangannya dengan lugu dan Philip menyambutnya dengan sentuhan roh kudus. Gadis itu tenang-tenang saja. Philip maju mendekat, mengangkat tangan gadis itu dan meniupnya dengan hembusan roh kudus. Namun gadis itu menatap philip tenang-tenang saja. Philip lalu melepaskan tangannya dan membelai pipi gadis itu kemudian meninggalkannya. Dia gagal makanya mencari sasaran lain.

Menit ke 7:47: Philip Mantofa mengayunkan tangan kanannya melancarkan pukulan roh kudus. Namun anak lelaki berbaju hijau itu tenang-tenang saja. Dia tidak rebah.

Menit ke 7:52: Sorang anak lelaki berkaca mata, berbaju putih garis garis hijau menunjukkan minat. Philip pun mendekatinya lalu memegang dagunya melancarkan sentuhan roh kudus. Tangan kanannya mendorong sehingga anak itu hilang keseimbangan. Philip mengambil botol air di tangan anak itu karena yakin anak itu pasti rebah. EIT ….! Anak itu tidak rebah. Philip memegang dagunya kembali dan mengangkatnya ke atas sambil mendorongnya ke belakang. Anak itu kehilangan kesimbangan dan hampir rebah namun secara reflek dia melangkah mundur sehingga mendapatkan kesimbanganya kembali. Anak itu ketawa demikian juga Philip Mantofa dan anak -anak di sekitarnya. Philip lalu menumpangkan tangan ke kepala anak itu dan mendorongnya. Anak itu kehilangan keseimbangan namun entah bagaimana dia mendapatkan keseimbangannya kembali. Philip Manofa pun meninggalkannya dan anak itu berdiri santai namun kokoh.

Menit ke 8:16: Philip Mantofa menumpangkan tangan ke atas kepala seorang anak kecil  yang digendong seorang perempuan. Anak itu menggeliat dan menggerakkan kepalanya mengelak dari tangan Philip. Philip pun menjauhinya. Mungkin dia takut anak itu nangis bila dia terus memegangi kepalanya.

Menit ke 8:22: Philip bergerak ke kiri. Para petugas mengikutinya. Philip berkata, “Nggak. Nggak. Doakan mereka sekarang. Every one pray. Doain mereka. Doakan mereka.” Ha ha ha ha … nampaknya Philip Mantofa KAPOK karena kebanyakan anak-anak itu masih lugu namun jujur. Mereka tidak akan pura-pura rebah dijamah roh kudus.

Menit ke 8:34: Philip Mantofa berjalan meninggalkan anak-anak itu sambil berkata, “Pray for them. Pray for them.” Dia bergerak mendekati pinggir panggung. Nampak sekali dia hendak melancarkan pukulan roh kudus lagi namun JERIH.

Menit ke 8:53: Tiba-tiba Philip menunjuk seseorang dan menyuruhnya naik ke panggung. Dia mengulangi menyuruh orang itu naik ke panggung.

Menit ke 9:06: seorang ABG perempuan berbaju hijau telur asin naik ke atas. Begitu dia mendekat Philip segera mengaayunkan pukulan roh kudusnya dengan tangan kanan yang memegang mic. Gadis itu tidak roboh namun menangis tersedu-sedu. Philip berjalan mendekatinya lalu meremas bahunya dengan tangan kanan dan menepuk-nepuknya berberapa kali namun gadis itu tidak terpengaruh sentuhan dan tepukan roh kudus. Dia tidak rebah.

Menit ke 9:24: Philip kembali menunjuk seseorang di bawah panggung dan menyuruhnya naik.

Menit ke 9:30: Seorang pemuda berkaus merah naik ke panggung disambut petugas dan dibawa ke sebelah kanan Philip. Dengan kesal Philip pun melancarkan pukulan dan dorongan roh kudus ke dada pemuda itu yang langsung melangkah mundur dan rebah. Philip mendekatinya namun pemuda itu telentdang diam. Philip pun meninggalkannya dan tidak melakukan apa-apa lagi sampai musik selesai dan video habis.

Kesimpulan:

Kerabatku sekalian, setelah membaca transkrip videonya, silahkan kembali menonton rekamannya untuk menguji apakah transkrip tersebut benar adanya? Philip Mantofa akhirnya membongkar TIPUANNYA sendiri. Ha ha ha ha ….

Kerabatku sekalian, izinkan saya menasehati anda. Jangan berlagak dijamah roh kudus lalu pura-pura rebah. Tindakan demikian memang menghindarkan anda dari TUDUHAN: “Ada dosa yang belum diakui makanya tidak dijamah roh kudus. Ada dosa yang belum diakui makanya mengeraskan hati.” Namun perbuatan demikian, bukan hanya MENIPU manusia namun juga MENIPU Roh Kudus bahkan Allah Bapa.”

Ingatlah kisah Ananias dan istrinya Safira yang REBAH lalu MATI karena Petrus MENDAKWA mereka telah MENDUSTAI Roh Kudus dan Allah Bapa. Anda tidak takut?

1,224 thoughts on “Philip Mantofa Membongkar Tipuannya Sendiri?

  1. xander: apa untungnya sy pura2 lemas saat dijamah roh kudus?

    Kisanak, jangan memutar balik fakta ya. Yang terjadi adalah anda anda REBAH untuk PURA-PURA dijamah roh Kudus. Tentu saja tidak ada untungnya bagi anda, itu sebabnya JANGAN pura-pura lagi ya?

    xander: Apa untungnya pak Philip pura2 suru org rebah?

    SEkali lagi jangan memutar balik FAKTA. Philip Mantofa tidak PURA-PURA suruh orang REBAH namun BERLAGAK berkuasa MEMBAGI-BAGI-kan Roh Kudus lewat hembusan Roh Kudus, sentuhan roh kudus dan pukulan roh kudus serta dorongan roh kudus. Dia MEMANIPULASI orang-orang LUGU dengan pembohongan publik bahwa REBAH adalah BUKTI jamahan roh kudus. Orang yang dijamah roh kudus namun TIDAK rebah adalah BUKTI dia mengeraskan hati atau BUKTI orang itu ada di dalam DOSA sehingga roh kudus tidak mau menjamahnya.

    Jadi kisanak, kenapa dan tidak membaca alkitab baik-baik lalu MENCARI ayat mana yang mengajarkan tentang JAMAHAN Roh Kdus? ayat mana yang mengajarkan Para RASUL membagi-bagikan Roh Kudus lewat pukulan roh kudus, hembusan roh kudus, sentuhan roh kudus, dorongan roh kudus? Ayat mana yang mengajarkan REBAH adalha BUKTI dijamah roh kudus? ayat mana yang mencatat kisah orang rebah dijamah roh kudus?

    Jadi, kisanak, BUKA akal budi anda. BELAJAR alkitab baik-baik. UJILAH semua AJARAN dengan alkitab sebagai standar kebenaran dan sumber pustaka.

    Kisanak, ayat alkitab mana yang mengajarkan untuk MENCARI jiwa untuk DISELAMATKAN? Makanya BACA alkitab baik-baik agar anda TIDAK tertipu dan menyakini AJARAN sesat sebagai ajaran alkitab padahal ajaran SESAT itu bertentangan dengan ajaran alkitab. Kisanak, kalau anda BACA alkitab pasti anda tahu bahwa Amanat Agung Yesus Kristus adalah MENJADIKAN semua bangsa Murid-Nya bukan MENCARI jiwa untuk DISELAMATKAN. Kenapa demikian? Karena SEMUA JIWA sudah diselamatkan namun BELUM DIAJARI ajaran Yesus Kristus. Itu sebabnya tugas murid-murid Yesus Kristus bukan MENCARI jiwa untuk diselamatkan namun MENJADIKAN semua bangsa murid Kristus.

    Mencari-cari KESALAHAN? kisanak, anda HARUS mengadili PENGHAKIMAN hai hai bengcu dengan ADIL. Apakah KESESATAN dan KEJAHATAN para PENIPU berlagak PENDETA yang dibongkar di blog-blog hai hai adalah FAKTA atau FITNAH belaka? Kalau MEMANG FITNAH, kenapa anda nggak BECUS menunjukkan SALAH-nya dan MENGAJARKAN yang benar?

    Kisanak, kalau anda baca alkitab anda pasti tahu bahwa hai hai bengcu DIBERI KUASA dan DIURAPI untuk BELAJAR alkitab baik-baik lalu membongkar KEDOK nabi-nabi palsu dan ajaran SESAT sambil MENGAJARKAN kebenaran ajaran alkitab kepada dunia.

    Jadi anda MENCARI jiwa untuk diselamatkan? ha ha ha ha …… ahok mode on: Mencari jiwa nenek lu!?

    Anda TIDAK pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. tidak pernah baca alkitab dari Matius sampai Wahyu. Tidak pernah baca alkitab dari Matius sampai Yohanes namun SOK JAGOAN mengingatkan hai hai yang sudah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu 100 kali lebih tentang BAHAYA baca alkitab? ha ha ha ha ha …… NGACA bro, NGACA. Baca alkitab dulu bangsa sepuluh kalii BARU bicara tentang bahaya baca alkitab bang. ha ha ha ha …

  2. kisanak, anda jelas bukan orang yang terhormat. Anda TIDAK pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. tidak pernah baca alkitab dari Matius sampai Wahyu. Tidak pernah baca alkitab dari Matius sampai Yohanes namun SOK JAGOAN mengingatkan hai hai yang sudah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu 100 kali lebih tentang BAHAYA baca alkitab? perilaku anda demikian bukan hanya tidak terhormat namun BIADAB.

    orang-orang seperti andalah yang disebut ULAR BELUDAK oleh Yesus dan yohanes pembaptis. orang-orang yang TIDAK MEABUR namun SOK MENUAI. Orang-orang yang TIDAK belajar alkitab namun BERLAGAK sok jagoan ajaran alkitab.

    Anda tahu kenapa hai hai berperilaku KASAR? Tentu saja untuk MENGEJEK dan MENGHINA kalian yang MERASA diri SALEH dan SUCI namun MALAS baca alkitab karena orang yang sebut KASAR dan tidak sopan justru SUDAH baca alkitab 100 kali lebih. Ha ha ha ha …. kisanak, kenapa anda nggak NGACA? Kenapa nggak MIKIR? Kalau hai hai yang KASAR dan TIDAK sopan saja sudah baca alkitab 100 kali lebih, kenapa anda yang LEMAH LEMBUT dan sopan serta SALEH tidak pernah baca alkitab? bahkan baca dari Matius sampai Yohanes saja tidak pernah? Bahkan baca MAtius 1:1 sampai Matius 28:20 saja tidak pernah? ha ha ha ha …..

  3. Kisanak, sudahlah, JANGAN SOK JAGOAN ajaran alkitab nak, sebab anda belum penah BACA alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Baca alkitab dari Matisu 1:1 sampai Matisu 28:20 saja anda belum pernah kok SOK JAGOAN mengajarkan ajaran alkitab sich? ha ha ha ha … mbok MALU!.

  4. Sy gak malu krn sy pny Tuhan yg mengajarkan sy utk jd garam & terang dunia, sy gak malu krn blm tamat baca alkitab, tp sy malu seandainya sy jd org yg baca alkitab lebih dr 100 kali tp gak pny hikmat dan kelakuannya akhirnya malah men cari2 kesalahan hamba Tuhan & meng hina2 org lain, yg aneh knp ya koq anda kaya gak suka klo bnyk jiwa diselamatkan oleh hamba Tuhan spt pak Philip? Hanya anda & Tuhan yg tau

  5. Klo anda sudah baca alkitab lebih dr 100 kali jd sy hrs bilang WOW gitu? Anda baca 1 juta kali pun percuma klo anda gak pake hikmat dr Tuhan, akibatnya ya spt skrg ini

  6. Tolong tunjukkan kata2 saya yg menunjukkan bahwa sy “sok jagoan”, dan tolong tunjukkan hebatnya anda yg sdh baca alkitab lebih dr 100 kali dibanding sy yg blm tamat baca alkitab, anda blg semua jiwa sudah diselamatkan? Coba mana ayatnya?? Tp ga usab dijawab denk, lama2 sy jd dosa jg nanti berdebat dng anda trus, sy hanya bs mendoakan saja semoga anda segera mendapat hikmat jd bs menulis suatu hal yg menjadi berkat utk org lain, bkn hny sekedar hinaan & cari2 kesalahan org, GBU

  7. Anda blg anda baca alkitab lebih dr 100 kali, tp koq bisa2 ya ada statement “sebagai orang Kristen saya TIDAK perlu menghormati mereka yang tidak beperilaku terhormat seperti anda.”

    Klo anda bnr baca alkitab lebih dr 100 kali seharusnya anda tau apa yg diajarkan Yesus, bahkan saat disalib pun Yesus msh berdoa utk org yg menyalibkannNya, itulah bukti anda baca alkitab gak pake hikmat, ngaku2 pengikut Kristus tp gak tau ajaran kasih, jangankan kasih, menghormati aja anda nggak mau.

    Sy bkn org suci, sy ga baca alkitab lebih dr 100 kali, bahkan 1 kali pun blm tamat, tp sy menghormati org lain walaupun berbeda pendapat, krn kita semua org berdosa, gak ada yg perfect, ga ada yg hebat hny krn tau alkitab dr kejadian sampai wahyu, yg hebat itu Tuhan, yg terhormat itu org yg mau memikul salibnya, mencari jiwa utk diselamatkan

  8. @xander si kristen yg ga kasar, yg katanya rebah waktu dijamah yg penuh hikmah meski ga pernah baca alkitab,yg sopan ,yang takut dosa. sungguh mulia sekali anda tp saya lebih suka menyebut anda Kristen Munafik.
    daripada anda berdebat tanpa bisa membantah dng ayat alkitab sbg kebenarannya..lebih baik diam.kl anda bisa membuktikan kpd saya ada ayat di alkitab yg bilang bahwa ciri ciri kepenuhan roh kudus itu rebah baru saya akan percaya.juga katakan kpd saya bahwa roh kudus memang bisa dilempar lempar bisa diperintah dan disuruh2untuk memenuhi manusia saat kkr atas perintah seorang pendeta sprti philip misalnya tunjukkan ayatnya .alkitab adalah sumber kebenaran kita umat kristiani.para pendeta bisa khotbah krn melihat data di alkitab.jng pernah katakan bahwa alkitab tidak mencatatnya namun hal itu benar adanya krn itu artinya anda Menipu.atau anda bilang hanya iman yg mampu menjawab dan merasakan krn itu berarti anda tdk punya akal budi dan mungkin sedikit ga waras.tunjukkan kpd saya krn saya tak ingin sesat gara gara si hai hai yg meskipun km bilang dia kasar tp tulisannya bermutu krn dia lampirkan ayat2 alkitab yg mendukungnya.setelah saya cek bahwa ayatnya emang asli..oh itu berarti dia benar.anda gmn? cuma bilang rebah waktu kebaktian mana ayatnya.anda pasti pura pura rebah waktu itu.malu maluin saja

  9. Nyimak mode on.

    Belum khatam sih lu xander, bebal pula. Rendah hati lah, turuti nasihat bengcu, khatamkan dulu baca alkitab. 😀

  10. Kalo mw jujur saya sendiri kurang percaya sama hal2 di atas.
    kebanyakan kita hanya memakan firman yg di bawakan bulat2 tampa benar2 memahami makna dari firman tersebut.
    saya si bukannya ga setuju sama bang hhb, tapi koq saya melihatnya bang hhb ini seperti punya masalah personal ya dengan si philips ini?
    Ya saya sendiri bukan orang yg suka sama si philips ini hanya saja menurut saya menebar kebencian juga tidak baik. Maaf kalo ada salah2 kata

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.