Mitos Allah Dan Yesus Orang Kresten


Gambar: katolisitas.org

Allah ciptaan orang Krestenlah yang paling mengenaskan di antara semua Allah ciptaan manusia. Diagul-agulkan mahakasih padahal BERLAGAK kasih. Katanya mahamulia kok minta dijilat pantat selamanya?

Allah orang Kresten adalah dukun ramal BOCUN (nggak jitu). Itu sebabnya RAMALAN-Nya tentang manusia PASTI mati pada hari dia makan buah pengetahuan nggak kejadian.

Untuk membela Allah-nya yang PAYAH orang Kresten pun membangun MITOS bahwa yang dimaksudkan adalah mati ROHANI, bukan mati JASMANI. Lebih lanjut orang Kresten membual bahwa mati rohani adalah TERPISAH dari Allah.

Kenapa Allah mengendap-endap mencari manusia di taman Eden? Karena terpisah. Kenapa Allah tidak tahu manusia ngumpet di balik pohon? Karena mati rohani. Bila benar demikian, itu berarti sebelum mati rohani manusia dan Allah BERSATU? BILA bersatu alias TIDAK terpisah lalu kenapa Allah DIAM saja ketika Hawa dan Adam metik buah pengetahuan dan makan? MITOS bro, mitos! MITOS adalah penjelasan ORANG tidak ilmiah tentang sesuatu yang disebut dunia LAIN. Itu sebabnya nggak ada yang logis sama sekali dalam mitos Allah ciptaan orang Kresten.

Orang Kresten bilang, “Upah dosa adalah maut,” itu sebabnya semua manusia harus MATI karena telah berdosa. Karena mahakasih maka Allah orang Kresten pun mengirim Anak-Nya ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia dengan menggantikan manusia. Anak Allah yang namanya Yesus itu pun MATI disalib.

Kalau Yesus sudah mati MENGGANTIKAN manusia seharusnya manusia nggak perlu MATI lagi, bukan? Namun sayang meskipun Yesus sudah MATI bahkan bangkit lagi dari kematian pada hari ketiga, manusia tetap pada MATI. Itu berarti misi Yesus menyelamatkan manusia GAGAL total! Itu berarti Allah orang Kresten memang payah.

Untuk membela Allah-nya yang payah orang Kresten pun mengarang MITOS lagi bahwa MAUT bukan mati JASMANI namun mati ROHANI alias masuk neraka setelah menuai mati jasmani. Itu sebabnya meskipun Yesus sudah MATI menggantikan manusia namun manusia tetap saja pada mati.

Untuk menjilat Yesus setinggi langit orang Kresten pun mengarang MITOS bahwa Yesus adalah Allah yang demi kasih-Nya kepada manusia RELA menjadi manusia. Kenapa Yesus harus menjadi manusia? Karena hanya MANUSIA yang bisa menggantikan manusia. Mustahil ember menggantikan manusia, bukan? Aple to aple bro!

Berapa lama manusia berdosa harus masuk neraka? Selama-lamanya. Berapa lama Yesus masuk neraka? Paling lama tiga hari karena Dia mati tiga hari doang. Kenapa tidak aple to aple bro? Karena MITOS adalah cara orang TIDAK ilmiah menjelaskan yang disebut dunia lain, bro. Ha ha ha ha ha ha … Hanya MITOS, tiga hari = selama-lamanya.

Ada orang Kresten yang ngarang mitos HOSTI (roti tanpa ragi) di perjamuan kudus alias ekaristi langsung berubah menjadi TUBUH Yesus waktu imam mengutip ucapan Yesus yang mahakuasa, “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu.” Walaupun rupanya tetap hosti namun SUBSTANSI alias HEKEKAT-Nya adalah Yesus. Yesus mahakuasa itu sebabnya mengubah SUBSTANSI hosti menjadi tubuh Yesus nggak sulit-sulit amir.

Bila anda bertanya, “Kenapa hanya SUBSTANSI yang berubah? Kenapa PRIBADI hosti tidak berubah? Kenapa Rupa hosti tidak berubah?” Banyak yang bilang, untuk memberi kesempatan kepada orang Kresten agar BERBAHAGIA seperti yang dikatakan Yesus kepada Tomas, “Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.”

Orang-orang Kresten itu lalu mengajukan bukti sejarah Yesus pernah mengubah bukan hanya SUBSTANSI bahkan rupa hosti menjadi tubuh-Nya.

Konon, pada abad ke 8 di Lanciano Italia ada imam yang nggak percaya kesaktian Yesus mengubah hosti menjadi tubuhnya. Untuk membuktikan kesaktian-Nya maka begitu imam itu mengucapkan kalimat Yesus, “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu,” hosti yang ada di tangannya pun berubah menjadi tubuh Yesus berupa 5 gumpalan daging dan darah yang setelah diteliti secara klinis pada tahun 1971 dan 1981 terbukti adalah darah manusia golongan AB dan daging irisan hati manusia.

Kepada orang-orang Kresten yang percaya mitos TRANSUBSTANSI alias SUBSTANSI (hakekat) hosti berubah menjadi substansi Yesus, saya sering bertanya tentang Allah Tritunggal. Dengan penuh iman mereka bilang, “Allah Tritunggal adalah satu SUBSTANSI tiga pribadi.”

Karena di Lanciano Italia ada 5 SUBSTANSI Yesus, itu berarti sejak abad ke 8 Allah Tritunggal ciptaan orang Kresten sudah berubah menjadi Allah Trisapta alias TIGA pribadi ENAM Substansi dong ya? Ha ha ha ha …

Karena kelima tubuh Yesus di Lanciano itu adalah irisan hati manusia, itu berarti hosti tidak berubah menjadi SATU tubuh Yesus namun menjadi BAGIAN tertentu tubuh Yesus. Nah, saya sering bertanya-tanya, “Ketika makan tubuh Yesus, bagian tubuh yang manakah yang anda makan? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, pernahkah terpikir bahwa anda mendapat bagian lobang pantat?”

Kepada orang-orang Kresten itu saya juga sering bertanya, “SUBSTANSI Yesus kekal dong ya?” Mereka mengiyakan. “Kalau tidak kekal mustahil substansi Yesus dong ya?” mereka kembali membenarkan. Saya lalu bertanya, “Ketika perut mencerna hosti menjadi TAI, substansi Yesus kekal, bukan? Itu sebabnya meskipun rupanya TAI namun substansinya Yesus, bukan?”  ha ha ha ha ha ….. Tuh kan  MITOS memang cara orang tidak ilmiah menjelaskan yang disebut dunia lain?

Kepada orang-orang Kresten demikian saya juga sering bertanya, “Ketika Yesus membelah-belah roti dan berkata, ‘Inilah tubuh-Ku’ saat itu roti berubah jadi tubuh Yesus kan?” Mereka membenarkan. Saya lalu bertanya, “Jangan-jangan yang ditangkap orang Yahudi dan disalib tentara Romawi adalah Yesus yang asalnya ROTI tidak beragi? Yesus yang asli tenang-tenang saja tuh?”

Buntut cecak yang tanggal akan tumbuh lagi. Cecak menanggalkan buntutnya karena menyangka nyawanya terancam. Bagi cecak, dia menanggalkan buntutnya untuk menyelamatkan nyawanya. Cecak tanpa buntut akan baik-baik saja. Berdasarkan fakta-faka demikian maka TINDAKAN cecak menanggalkan buntutnya adalah hal BIASA saja yang tidak perlu diagung-agungkan apalagi diagul-agulkan.

Kata orang Kresten Allah itu mahakuasa sehingga membangkitkan Yesus dari kematian cuman hal biasa saja. Bila demikian maka perbuatan-Nya membangkitkan Yesus nggak perlu diagung-agungkan apalagi diagul-agulkan, dong ya? Itu sebabnya tindakan Yesus MATI juga bukan hal yang luar biasa dong ya? Ibarat cecak menanggalkan buntutnya nanti juga tumbuh lagi. Mati mah mati aja nti juga bangkit lagi.

Saya sering merasa KESAL kepada seseorang dan ingin menghajarnya sampai puas. Namun tidak menghajarnya karena berbagai alasan. Itulah mengampuni. Artinya Tidak menganggapnya BENAR namun tidak MENGHUKUM-nya atas kesalahannya. MENGAMPUNI itu masalah SEPELE. Untuk mengampuni saya nggak perlu mengutus anak saya untuk menggantikan orang menyebalkan itu lalu digebukin tuh?

Itu sebabnya, kerabatku sekalian, alih-alih mahakasih Allah-nya orang Kresten justru BERLAGAK kasih. Itu sebabnya Dia menyelenggarakan sinetron mengutus anaknya menjadi manusia lalu mati menggantikan umat manusia menerima hukuman-Nya. Melakukan hal demikian agar manusia BERTERIMA kasih kepada-Nya? Itu namanya menjilat pantat sendiri.

NB.
Kresten artinya pengikut Krestus

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

125 thoughts on “Mitos Allah Dan Yesus Orang Kresten

  1. Terlepas dari ini, klo anda beragama kristen, tentunya anda pengikut kristus dan bukan pengikut kresten, jadi anda menganggap yesus kristus itu siapa, sesuai dengan iman percaya anda, ko hai, samakah seperti para rasul yg mengatakan bhwa kristus adalah tuhan…,.atau bukan,…jawaban anda akn menunjukkan dan menjawab semua ketidaktahuan org mengenai siapa anda, krn bukn sedikit yg mengatakan anda non kristen,…tks

  2. Kisanak, Siapakah Yesus? Alkitab mencatatnya dengan tegas dan GAMBLANg. Masalahnya adalah masih banyak ajaran Alkitab tentang Yesus yang belum dipahami dan lebih banyak lagi yaang SUDAH DITAFSIRKAN. Peduli setan hai hai Kristen atau BUKAN yang penting adalah apa yang DITULISNYa. Anda harus MENGUJI yang ditulisnya dengan Alkitab sebagai standar kebenaran dan sumber pustaka. Bila yang dia tulis benar, akuilah. bila yang dia tulis salah, BERAPOLOGETIKALAH.

  3. FAJAR YEHUDA

    bengcu??? belajar dari Alkitab?????? artikel anda ini sungguh sangat luar biasa lucunya.
    seperti anda melampiaskan amarah, dendam kesumat dan kebencian yg amat mendalam dengan segala perkerjaan yang dilakukan oleh Allah Pencipta di dalam nama Yesus Kristus, Sang Firman Allah.

    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

    1. dalam Kej. 1:7, kehidupan itu berasal dari kata ‘nefesh’ dan ‘ruakh’. jadi manusia memiliki 2 jenis kehidupan dalam dirinya. Pada saat Adam memakan buah dari pohon terlarang itu maka dia MATI. Adam telah jatuh ke dalam dosa (kematian rohani). dan pengusiran dia dari taman eden yg memiliki pohon kehidupan menyebabkan dia menjadi manusia fana.

    2. Allah Alkitab adalah Allah yang mencari manusia berdosa. Adam menjadi berdosa tetapi Allah adalah Mahakudus. tetapi dosa dan perbuatan Adam yg memilih tidak percaya pada firman Tuhanlah yang menjadi PEMISAH antara dia dan Allah.
    “..tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah kejahatanmu..”(read Yesaya 59:2)

    3. kenapa Allah tidak mencegah Adam? Allah telah memberikan firman-Nya kepada Adam, dan itulah yang menjaganya untuk terus taat. Allah tau pasti Iblis akan mencobai Adam oleh sebab itu DIA memberika firman yang akan mencegah itu.
    “Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (Mazmur 119:105).

    4. Kenapa Allah menciptakan pohon pengetahuan ttg yg baik dan yang jahat? Allah menempatkan pohon itu disamping pohon kehidupan agar manusia memahami bahwa kebebasan dan berkat rohani harus ada di dalam terang firman Allah, bukannya melangkah ke luar. Iblis datang untuk mencobai Adam melalui Hawa yg kurang mengerti perintah itu dan mencuri segala apa yg dimiliki Adam lalu menjadikan dia dan keturunannya budak dosa dan maut.

    harusnya si bengcu menggugat Iblis ehhhh.. keliatannya malah nyalahin Allah 🙂 🙂 🙂 🙂 haha.. wajarlah….. 🙂
    ini sudah mirip seperti saat Adam ketika dia jatuh dalam dosa malah menyalahkan Allah secara tidak langsung karena perempuan yang telah ditempatkan Allah di sisinya (baca Kej. 3: 12). padahal sebelumnya Adam sangat bersyukur atas pemberian Allah itu (baca Kej. 2:23).

    KESIMPULAN:
    sikap seseorang yang menyalahkan Allah Alkitab, meragukan-Nya, menggugat-Nya atau melecehkan-Nya bahkan menghina kasih setia-Nya melalui Yesus Kristus yang mencari manusia yg telah berdosa adalah sikap manusia yg INGIN HIDUP TANPA KEHADIRAN ALLAH (referensinya adalah kebinasaan di neraka)

    sekian dulu pembelajarannya 🙂 🙂 🙂 🙂

  4. to octopus

    hahahaha.. 🙂 🙂 🙂 🙂 santai sajalah….
    saya tidak panas kok…
    tulisan2 antichrist seperti ini sangat bagus untuk latihan rohani 🙂 🙂 🙂
    semakin dalam memahami Alkitab dan mengenal satu-satunya kebenaran yang tak terkalahkan yaitu Tuhan Yesus Kristus yg telah disalibkan, mati, dikuburkan, bangkit dan naik ke surga dan yang akan datang kembali.

    🙂 🙂 🙂 🙂
    🙂 🙂 🙂 🙂

  5. to supar

    si bengcu ini antikristus mas 🙂 🙂 golongan guru palsu atau pengajar sesat.
    baca saja surat Yohanes yang pertama sampai yang ketiga.
    salah satu karunia Roh Kudus adalah membedakan roh.
    jadi semoga anda mengerti. 🙂

    si bengcu cuma menggunakan 1 metode.
    mencampur adukan kebenaran dengan dusta atau murni dusta.

    salam kasih dlm Yesus Krisus 🙂

  6. tuduhan klasik yg diulang2 🙂

    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂
    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂
    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

    BINTANG TIMUR : YESUS ATAU LUCIFER ?

    1. Yesaya 14: 12
    Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!

    2. Wahyu 22: 16
    Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.

    Banyak para orang yang salah kaprah dalam memahami istilah “bintang timur” dalam Yesaya 14: 12 dan Wahyu 22: 16. Mereka berpendapat bahwa istilah “bintang timur” dalam Yesaya 14: 12 mengacu pada Lucifer (berdasarkan terjemahan Vulgata [Alkitab bahasa Latin] dan Alkitab KJV) sedangkan Wahyu 22: 16 menyatakan istilah “bintang timur” mengacu pada Yesus Kristus. Lucifer disebut juga “Bintang Timur” dalam Yesaya 14, sedangkan Yesus juga dapat dikatakan sebagai “bintang timur” dalam Wahyu 22. Pertanyaannya adalah apakah Lucifer sama dengan Yesus atau Yesus sama dengan Lucifer?

    A. AMBISI SANG BINTANG TIMUR

    Dalam Yesaya 14: 12, kita diperkenalkan dengan makhluk yang disebut Lucifer. Dalam akar bahasa latinnya, Lucifer berarti “ia yang membawa terang”. Dalam bahasa Ibrani, kata ini diterjemahkan sebagai “bintang fajar”. Dalam bahasa manapun, Lucifer digambarkan sebagai makhluk terang, bercahaya dan mulia.

    Istilah “Bintang Timur” dalam Yesaya 14, diterjemahkan di beberapa versi Alkitab sebagai Lucifer (dalam Vulgata dan KJV); morning star (NIV); shining one (YLT); Heylel (Hebrew Names Version of the World English Bible); day-star (Jewish Publication society Tanakh); Heilel (The Orthodox Jewish Bible). Namun apapun itu terjemahannya, kita sepakat bahwa Lucifer digambarkan sebagai makhluk terang, bercahaya dan mulia.

    Dalam Yehezkiel 28: 11, kita membaca bahwa Lucifer (yang digambarkan sebagai raja Tirus) adalah gambaran kesempurnaan dari ciptaan Allah, penuh hikmat dan maha indah.

    “Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah. Engkau di taman Eden, yaitu taman Allah penuh segala batu permata yang berharga: yaspis merah, krisolit dan yaspis hijau, permata pirus, kripsopras dan nefrit, lazurit, batu darah dan malakit. Tempat tatahanmu diperbuat dari emas dan disediakan pada hari penciptaanmu.”
    (Yehezkial 28: 12-13)

    Sang Bintang Timur atau yang biasa disebut Lucifer adalah makhluk roh yang sempurna, dia adalah malaikat yang indah dan menawan, Dalam Yehezkiel 28: 14, Lucifer digambarkan sebagai “kerub yang berjaga”. Tampak bahwa Lucifer telah menudungi dengan sayapnya tempat menifestasi kemuliaan Allah di bait-Nya, sama seperti kerub di tabernakel Musa yang menudungi tutup pendamaian dan tempat dimana kemuliaan Allah yang terlihat tampak. Ini digambarkan dalam Keluaran 37: 9 “Kerub-kerub itu mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sayap-sayapnya menudungi tutup pendamaian itu dan mukanya menghadap kepada masing-masing; kepada tutup pendamaian itulah menghadap muka kerub-kerub itu.”

    Sang Bintang Timur sangatlah sempurna namun ia menggunakan kesempurnaannya itu bukan untuk memuliakan Allah, melainkan ia ingin memuliakan dirinya sendiri sehingga ia ingin melebihi para malaikat yang lainnya dan terus ke puncak hingga dapat menyamai Sang Pencipta.

    Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh disebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan hendak menyamai Yang Maha Hinggi.
    (Yesaya 14: 13-14)

    Penghulu malaikat Lucifer atau sang Bintang Timur begitu cantik, indah dan sempurna hingga ia menjadi sombong. Transisi dari penghulu malaikat Lucifer kepada Iblis digenapi melalui kesombongannya. Lucifer selama itu bertanggung jawab atas tempat kudus Allah di sorga. Ia yang bertanggung jawab atas penyembahan. Ia adalah kerub yang menutupi tempat di mana hadirat Allah bermanifestasi. Ia bertanggung jawab atas musik. Ia adalah seorang artis. Ia sangat berhasil. Kemudian ia memberontak dan ia jatuh. Kesombongan!

    Dalam Lukas 14: 11, Yesus menyatakan prinsip ini dengan sangat jelas: “Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.” Ini adalah prinsip yang mutlak. Tidak ada pengecualian! Jalan untuk naik adalah turun. Itulah prinsip kerajaan Allah. Seperti dinyatakan dalam Amsal 18:12, “Kerendahan hati mendahului kehormatan.”

    Dalam bagian A ini kita dapat menari kesimpulan bahwa sebutan “Bintang Timur” dalam Yesaya 14: 12 merupakan nama oknum suatu malaikat [Lucifer adalah nama yang tepat!] yang ingin menyamai Yang Mahatinggi. Jadi intinya adalah Sang Bintang Timur adalah ciptaan dan ia bukanlah Yang Mahatinggi. Selanjutnya kita akan membahas secara singkat siapakah yang dimaksud dengan Yang Mahatinggi?

    B. YANG MAHATINGGI

    Dalam Perjanjian Lama, sebutan “Yang Mahatinggi” mengacu pada TUHAN Allah [YHWH Elohim]. Berikut ini adalah beberapa dari sekian banyak ayat yang menyatakan TUHAN Allah sebagai Yang Mahatinggi.

    1. Bilangan 24: 16
    Tutur kata orang yang mendengar firman Allah, dan yang beroleh pengenalan akan Yang Mahatinggi,…

    2. Mazmur 47: 3
    Sebab TUHAN, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja yang besar atas seluruh bumi.

    3. 2 Samuel 22: 14
    TUHAN mengguntur dari langit, Yang Mahatinggi memperdengarkan suara-Nya.

    Dalam Perjanjian Baru, sebutan “Yang Mahatinggi” tidak hanya mengacu pada YHWH tetapi juga Yesus Kristus. Nama Yesus (Ibrani: Yehosua) berarti keselamatan itu adalah YHWH. Yesus disebut sebagai Anak Allah Yang Mahatinggi (Lukas 1: 32) dan Ia juga menyebut sebagai Yang Mahakuasa (Wahyu 1: 8). Yesus memanggil YHWH Allah sebagai Bapa dan Ia juga mengklaim bahwa diri-Nya dan Bapa adalah satu (Yoh. 10: 30, 17: 11 dan 22). Bahkan Yesus menyatakan bahwa Musa telah menulis tentang diri-Nya (Yoh. 5: 46), Bukankah kita semua tahu bahwa kitab-kitab Musa (Pentateukh) menceritakan tentang perbuatan-perbuatan dahsyat dan penyertaan kasih TUHAN Allah atas suatu bangsa yang bernama Israel. Jadi, Yesus adalah TUHAN Allah Yang Mahatinggi.

    1. Lukas 1: 32
    Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi.

    2. Wahyu 1: 8
    Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang. Yang Mahakuasa.

    Dalam bagian B ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa sebutan “Yang Mahatinggi” dalam Yesaya 14: 12 merupakan sebutan untuk TUHAN Allah yang kita kenal dalam nama Yesus Kristus. Dengan kata lain “Yang Mahatinggi” adalah Sang Pencipta.

    C. SANG BINTANG TIMUR (LUCIFER) VS YANG MAHATINGGI (YESUS)

    Akhirnya kita mengetahui bahwa sebutan Bintang Timur dalam Yesaya 14: 12 tidak mengacu pada Yesus Kristus. Sebab Yesus adalah Yang Mahatinggi [Sang Pencipta] sedangkan sang Bintang Timur (Lucifer) hanyalah ciptaan. Lalu mengapa dalam Wahyu 22: 16, Yesus menyatakan dirinya sebagai bintang timur yang gilang gemilang.

    “Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.”(Wahyu 22: 16)

    Kita perlu melihat dengan teliti bahwa sebutan Bintang Timur dalam Yesaya 14 merupakan nama oknum suatu malaikat [Lucifer adalah terjemahan yang tepat]. Lucifer bukanlah malaikat biasa, ia adalah penghulu malaikat. Kata penghulu dalam akar bahasa Yunaninya, berarti “memerintah”. Kata yang sama muncul dalam kata archbishop “uskup kepala”, uskup yang mengepalai uskup-uskup lainnya.

    Jadi, penghulu malaikat adalah malaikat yang memerintah atas malaikat-malaikat lainnya. Jadi, Lucifer adalah salah satu dari penghulu malaikat utama, bersama-sama dengan Mikhael dan Gabriel. Akan tetapi, sampai pada taraf tertentu, Lucifer membuat kesalahan yang berat. Ia menjadi begitu terpaku dengan kemuliaannya sendiri sehingga ia mencoba membuat dirinya menyamai Allah dan berbalik menjadi pemberontakan menentang Pencipta-nya.

    Bintang Timur dalam Yesaya 14: 12 adalah nama yang cocok untuk menggambarkan seorang oknum yang memiliki otoritas atas suatu wilayah kekuasaan tertentu. Sebagai contoh: Seseorang yang memerintah [memiliki otoritas atas] negara republik Indonesia pasti secara ketatanegaraan dipanggil sebagai presiden republik Indonesia. Demikinan juga halnya seorang pejabat malaikat yang memerintah atau memiliki otoritas atas suatu wilayah di surga yang bernama bintang timur pasti secara resmi akan dipanggil sebagai Bintang Timur (dengan huruf kapital).

    Jadi, Bintang Timur adalah nama yang cocok bagi seorang malaikat yang memiliki tahta di wilayah otoritasnya. Wilayah kekuasaannya itu pastilah bernama bintang timur juga sesuai dengan nama jabatan yang dimiliki penguasanya. Jadi tahta Lucifer pastilah bernama bintang timur. Bukankah Lucifer berkata dalam hatinya “Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan tahtaku mengatasi bintang-bintang Allah” (Yesaya 14: 12).

    Yesaya menyatakan dengan tersirat bahwa Lucifer (yang namanya menjadi Iblis) adalah penguasa Babel di alam roh dan beberapa abad kemudian, Yehezkiel yang hidup sezaman dengan Daniel melaporkan juga bahwa Lucifer memiliki otoritas atas Tirus. Oleh sebab itu, kita tidak usah heran apabila Lucifer dijuluki sebagai raja Babel ataupun raja Tirus sebab bukankah saat ia masih menjabat di surga memiliki nama yang sesuai dengan wilayah kekuasaannya yaitu bintang timur.

    Apabila kita membaca Daniel 10, kita akan mendapat beberapa informasi bahwa Iblis dan para malaikatnya disebut juga sebagai “pemimpin kerajaan orang Persia” atau “raja-raja orang Persia” dan “pemimpin orang Yunani”. Hal ini mengindikasikan bahwa jabatan Lucifer setelah dibuang dari surga ke bumi disamakan dengan nama bangsa-bangsa tertentu yang hidup dibumi, yaitu bangsa-bangsa penyembah berhala. Hal ini sungguh masuk akal, bahwa motivasi Lucifer adalah menjadi seperti Allah, yaitu untuk dipuja dan disembah. Iblis dan para malaikatnya adalah makhluk roh yang mampu untuk memiliki otoritas atas bangsa-bangsa kafir.

    Mikhael (dalam bahasa ibrani berarti “siapakah seperti Allah?”) adalah salah satu penghulu malaikat seperti Lucifer (Iblis) dan Gabriel. Menurut Daniel 10, Mikhael adalah “Malaikat yang mewakili Israel”. Ia adalah malaikat yang menjadi lawan utama Iblis.
    Dalam Daniel 10: 13, kita membaca percakapan Gabriel kepada Daniel “Pemimpin kerajaan Persia berdiri dua puluh satu hari lamanya menentang aku; tetapi kemudian Mikhael, salah seorang dari pemimpin-pemimpin terkemuka, datang menolong aku, dan aku meningggalkan ia disana berhadapan dengan raja-raja orang Persia”. Peperangan rohani antara kuasa Allah dan kuasa Iblis juga masih berlangsung hingga saat ini. Dalam Efesus 6: 11-12, rasul Paulus menegaskan bahwa orang Kristen terlibat dalam peperangan roh ini. Orang Kristen jangan terlalu merasa nyaman dengan berkat-berkat yang diberikan Allah sebab disamping itu ada tanggung jawab ilahi yang harus kita lakukan.

    Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukan melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
    (Efesus 6: 11-12)

    Terpujilah Allah kita bahwa Yesus Kristus telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka (Kolose 2: 15). Kuasa Iblis dan para malaikatnya telah dipatahkan oleh darah Yesus, sekarang tugas kita adalah mengabarkan panji kemenangan itu keseluruh dunia melalui doa dan pemberitaan firman Tuhan. Doa orang percaya sangatlah besar kuasanya oleh sebab itu kita jangan bosan-bosan untuk bersyafaat bagi bangsa-bangsa yang masih tertutup terhadap terang Injil dan juga bagi orang-orang yang masih terikat dengan Iblis sambil mengenakan iman kepada Yesus yang adalah perisai yang kokoh untuk menangkal tipu muslihat Iblis dan firman Allah sebagai pedang Roh. Jangan pernah berpikir bahwa Iblis tidak akan mengganggu anda apabila anda tidak berurusan dengannya.

    Sungguh sangat keliru apabila kita menyangka bahwa Allah menciptakan Iblis dan kerajaan kegelapan. Dalam 1 Yohanes 1: 5 disebutkan bahwa Allah adalah terang dan didalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Lebih lagi dalam Yakobus 1: 17, firman Allah mengatakan bahwa setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang: Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Apabila Allah adalah terang bagaimana mungkin Dia menciptakan kegelapan, apabila Allah adalah baik bagaimana mungkin Dia merancangkan hal yang jahat.

    Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar (Yakobus 3: 11-12). Nama Lucifer dari awalnya adalah nama yang baik dan tepat untuk seorang pejabat malaikat yang memiliki otoritas yang luar biasa, namun sayangnya kesombongan dan keegoisan menjadikan Lucifer sebagai Iblis. Lucifer adalah nama yang indah sampai akhirnya kesombongan membuat keindahan nama itu menjadi rusak. sang Bintang Timur telah jatuh dari tahtanya.

    Jasi kesimpulannya adalah sebutan “Bintang Timur” dalam Yesaya 14:12 merupakan nama oknum malaikat sedangkan sebutan “bintang timur” dalam Wahyu 2: 28, 22: 16 merupakan nama suatu tahta.

    1. Wahyu 2 : 26, 28
    Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa. dan kepadanya akan Kukaruniakan bintang timur.

    2. Wahyu 22: 16
    Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.

    Kedua ayat diatas mengindikasikan bahwa setelah Yesus mengalahkan kuasa Iblis atas maut, Yesus menggenapi nubuatan mengenai diri-Nya sebagai Sang Tunas dan Ia memproklamirkan diri-Nya sebagai satu-satunya penguasa resmi tahta bintang timur. Dalam Wahyu 22: 16, Yesus mengkalaim diri-Nya sebagai tunas dari keturunan Daud, hal ini adalah penggenapan nubuat nabi-nabi PL. Dalam Yeremia 23: 5; 33: 15, Allah befirman: “Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.” Dalam Zakharia 3: 8, Allah berfirman: “…,sesungguhnya Aku akan mendatangkan hamba-Ku, yakni Sang Tunas.” Dalam Zakharia 6: 12-13, Allah berfirman bahwa Sang Tunas akan mendirikan bait TUHAN dan akan memerintah di atas tahtanya. Pernyataan nubuat mengenai Yesus sebagai Sang Tunas juga kita dapat baca di Yesaya 11: 1, 10.

    Allah tetap mengingat janji abadi yang pernah Ia ikrarkan dengan raja Daud. Dalam 2 Samuel 7: 1-17, kita dapat mengetahui bahwa Allah mengadakan dua jenis perjanjian. Pertama, perjanjian Allah untuk keluarga Daud, kedua, perjanjian Allah untuk tahta kerajaan Daud. Yesus Kristus disebut Sang Tunas atau tunas Daud, yang berarti bahwa Yesus datang ke bumi melalui garis keturunan Daud. Dan Ia telah mengalahkan Iblis yang berkuasa atas maut. Hal ini berarti bahwa melalui kebangkitan Yesus, tahta Daud akan berdiri kokoh sampai selama-lamanya.

    Tahta bintang timur yang dahulu kepunyaan Lucifer kini telah direbut oleh Yesus Kristus yang datang dari keturunan Daud. Dengan kata lain, tahta bintang timur kini secara resmi telah memiliki pengertian lain, yaitu tahta Daud.

    Jadi orang-orang yang percaya pada Yesus Kristus sebagai Allah Yang Mahatinggi dan menyembah-Nya akan diberikan tahta bintang timur yang dulunya pernah dijabat oleh Lucifer. Bahkan lebih daripada itu, mereka akan diam bersama-sama Allah di dalam kerajaan-Nya untuk selama-lamanya. Oleh karena kematian dan kebangkitan Yesus Kristus, umat manusia yang percaya kepada-Nya bukan hanya ditebus dari hukuman akhir (neraka) tetapi mereka juga akan diam bersama-sama dengan Yang Mahatinggi di dalam tahta kerajaan-Nya, yang tidak lain adalah tempat yang dulu ingin dicapai oleh Lucifer.

    “Lihatlah kemah Allah ada ditengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu akan berlalu.”
    Wahyu 21: 3-4

    sekian..
    🙂 🙂 🙂 🙂
    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

  7. to budi

    saudara ku, jangan mudah percaya kalau si bengcu ini anggota jemaat GKI.
    dia saja menyangkal Yesus Kristus sgb Anak Domba Allah dan menghina darah perjanjian-Nya. bahkan menghujat Allah Alkitab.

    model kaya si bengcu ini gak ada apa-apanya.
    coba kasih dia satu pertanyaan: “siapa yang lebih BERKUASA? Yesus Kristus atau Iblis?”

    dijamin mulutnya langsung terkunci! hahaha… 🙂
    segala roh dlm dunia ini akan TAKLUK dibawah kaki Roh Allah di dalam nama Yesus Kristus.

    doa adalah kunci kemenangan rohani atas kegelapan dan ‘bensin’ dlm pekabaran kabar Injil di seluruh dunia.
    sdr. budi tolong bantu doakan semua umat Tuhan Yesus Kristus dari semua denominasi di seluruh dunia.

    Salam kasih.
    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂
    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

  8. to bengcu

    HAHAHAHA.. 🙂 🙂 dasar penyesat amatiran! 🙂 🙂

    Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” (LUKAS 22:19)

    hahaha.. 🙂 cerita kloning daging yg ente omongin itu kurang menghibur. 🙂
    Yesus adalah Roti Hidup.

    Yesus berkata, “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” (Yohanes 6:35)

    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂
    🙂 🙂 🙂 🙂 🙂 🙂

    simpan cerita kloning dagingmu itu untuk lucifer. 🙂

  9. Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala itu dari air yang ada di atasnya. Dan jadilah demikian. Kejadian 1:7

    fajaryehuda: 1. dalam Kej. 1:7, kehidupan itu berasal dari kata ‘nefesh’ dan ‘ruakh’. jadi manusia memiliki 2 jenis kehidupan dalam dirinya.

    Baca Kejadin 1:7 di atas dengan teliti dan hati hai lalu BERTOBATLAH dari KETOLOLAN anda. ha ha ha ha …

  10. to bengcu

    hahaha.. 🙂 🙂 🙂 jangan salah mengerti dulu dong om.. 🙂 🙂 🙂 🙂
    level esesatan ente itu masih rendah.

    Kata “kehidupan” dalam bahasa Ibrani disebut ‘chaim’, seperti halnya yang kita ketahui bahwa akhiran –im dalam bahasa Ibrani menunjukan sifat jamak. Pada pasal pembuka kitab Kejadian mengungkapkan “kehidupan” pada dua tingkat yang berbeda: roh (ruach) dan jiwa (nefesh). baca lagi Kej. 1:7, mari hanya belajar dari Alkitab. 🙂 🙂 🙂 🙂
    adalah fakta bahwa manusia memiliki tubuh, roh dan jiwa. anda mau menyangkal ini??
    sesat anda 🙂

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.