Allah Tritunggal Adalah Ajaran Sesat


Gambar: piperbasenji.blogspot.com

Kerabatku sekalian, saat ini saya berumur 49 tahun. Sejak sekolah minggu saat berusia 9 tahun, saya diajari bahwa doktrin Allah Tritunggal adalah ajaran Alkitab. Apa yang harus saya lakukan ketika menemukan FAKTA bahwa doktrin Allah Tritunggal bukan hanya tidak diajarkan oleh Alkitab namun bertentangan dengan ajaran Alkitab? Saya memilih untuk Sacra Scriptura Sui Ipsius Interpress artinya saya  memilih untuk tidak menafsirkan Alkitab namun membiarkan Alkitab menyatakan dirinya sendiri dan mengerti ajaran Alkitab apa adanya saja. Saya memilih untuk SOLA SCRIPTURA, artinya HANYA Alkitab artinya memilih untuk meyakini ajaran Alkitab yang diajarkan Alkitab.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8-9

IMAN adalah perasaan NYAMAN meyakini sesuatu. Umat Kristen BERIMAN bahwa Allah itu Tritunggal artinya mereka MERASA nyaman meyakini bahwa Allah itu Tritunggal. Pengetahuan manusia tidak membawanya ke sorga apalagi ke neraka. Pengetahuan seseorang akan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan syarat untuk menjadi Warga Negara Indonesia. Pengetahuan manusia akan ajaran Alkitab hanya berguna baginya untuk menjalani hidup lebih mudah sebagai manusia sama seperti pengetahuannya akan NKRI hanya berguna baginya untuk menjalani hidup lebih mudah sebagai WNI.

Dengan pemahaman demikian, mustahil MEMBENCI seseorang karena pengetahuan Alkitabnya lebih banyak atau lebih sedikit dibandingkan diri saya. Juga mustahil membenci seseorang karena dia MENOLAK untuk MEYAKINI yang saya yakini dan MEMELUK yang tidak saya yakini sebagai keyakinannya. Itu sebabnya, MENGINJIL alias BERDAKWA adalah MEMBERITAKAN apa yang diyakini kepada orang lain sebagai KABAR BAIK alias dikabarkan secara baik-baik dengan HARAPAN semoga BERMANFAAT meskipun TIDAK sepakat.

Sejak purbakala umat Kristen segala denominasi mengucapkan Pengakuan Iman Rasuli untuk mengungkapkan keyakinannya akan doktrin Allah Tritunggal dalam setiap misa atau kebaktian. Para teolog menuangkannya dalam konsili-konsili. Apakah hal demikian adalah JAMINAN 100% bahwa doktrin Allah Tritunggal pasti ajaran Alkitab? Tidak! Kenapa demikian? Karena umat Kristen sejati tidak pernah menjadikan konsili dan pengakuan atau keyakinan seseorang sebagai STANDAR kebenaran dan sumber pustaka. Alkitab adalah sumber pustaka dan standar kebenaran ajaran Alkitab alias ajaran Kristen.

Apabila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Apakah agama Kristen RUNTUH dan KEKRISTENAN luluh-lantak? Mustahil! Kenapa demikian? Karena agama Kristen adalah ajaran Alkitab, bukan doktrin Allah Tritunggal. Karena KEKRISTENAN didirikan di atas Tuhan Yesus Kristus, bukan di atas Allah Tritunggal. Karena keselamatan adalah ANUGERAH bukan PENGETAHUAN. Karena manusia diselamatkan oleh IMAN, bukan oleh PENGETAHUAN-nya.

Apabila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab, apakah itu berarti Alkitab SALAH? Mustahil! Kenapa demikian? Karena bila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab, itu HANYA berarti Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Alkitabnya sendiri TIDAK salah sebab yang terjadi bukan Alkitab SALAH namun ajaran Alkitab belum dipahami oleh generasi sebelumnya. Yang terjadi adalah ajaran Alkitab disalahpahami oleh generasi sebelumnya.

Apabila terbukti! Doktrin Allah Tritunggal bukan ajaran Alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Itu hanya berarti umat Kristen generasi ini dan selanjutnya MEMAHAMI ajaran Alkitab yang BELUM dipahami oleh generasi sebelumnya.

Kerabatku sekalian, nampak gamblang sekali bukan? Umat Kristen tidak perlu kuatir ketika doktrin Allah Tritunggal DIUJI dengan Alkitab sebagai STANDAR kebenaran. Para sarjana teologi Kristen tidak perlu TAKUT ketika doktrin Allah Tritunggal DIUJI dengan dengan Alkitab sebagai STANDAR kebenaran. Kenapa demikian? Karena yang BELUM diuji dan TERUJI tidak layak DIPUJI.

Allah Banyak Tunggal?

Allah Tritunggal = Tiga Pribadi SATU hakekat. TIGA pribadi adalah BAPA dan Putera dan Roh Kudus. Ada BERAPA Roh Kudus? SATU!

dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Lukas 3:22

Setelah dibaptis oleh Yohanes pembaptis, Roh Kudus yang rupanya seperti burung merpati turun atas Yesus.

dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Kisah Para Rasul 2:3

Pada hari Pentakosta murid-murid bersaksi melihat BANYAK Roh Kudus yang rupanya seperti litah-lidah api HINGGAP pada MASING-masing orang.

Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat  yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,  Wahyu 1:4

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang MENYERTAI dengan kasih karunia dan damai sejahtera.

“Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! Wahyu 3:1

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang dimiliki oleh DIA (dia bukan Yohanes).

Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. Wahyu 4:5

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang rupanya seperti obor yang menyala.

Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. Wahyu 5:6

Yohanes bersaksi tentang 7 Roh Allah yang rupanya seperti MATA.

Menurut ajaran Alkitab ada BERAPA Roh Kudus alias Roh Allah?

Minimal = 1 + BANYAK + 7

Berdasarkan FAKTA yang tercatat di dalam Alkitab maka doktrin SATU Roh Kudus adalah ajaran sesat karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Itu juga berarti doktrin Allah Tritunggal adalah ajaran SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.

TUJUH bukan jumlah namun SIMBOL yang artinya SEMPURNA. TUJUH Roh Allah bukan TUJUH pribadi Roh Allah namun artinya Roh Allah yang sempurna. Itukah apologetika teologi reformed?  Yohanes bersaksi melihat TUJUH obor. Dia tidak bersaksi melihat SATU obor yang sempurna. Yohanes bersaksi tentang TUJUH Roh Allah, bukan SATU Roh Allah yang sempurna. Yohanes bersaksi melihat TUJUH mata, bukan SATU mata yang SEMPURNA. Yohanes tidak pernah bersaksi bahwa TUJUH artinya SEMPURNA. Dia juga tidak pernah bersaksi melihat TUJUH artinya melihat yang SEMPURNA.

Roh Kudus berkuasa untuk menampakkan diri dalam berbagai wujud yaitu: Burung merpati, lidah-lidah api, obor, mata dan lain sebagainya. Itulah bukti kemahakuasaan-Nya. Itukah apologetika teologi reformed?  Itu berarti Roh Kudus menguasai ilmu 72 wujud seperti milik Sun Go Kong?

Roh Kudus berkuasa untuk menjadi SATU atau TUJUH bahkan BANYAK. Itulah bukti kemahakuasaan-Nya. Itukah apologetika teologi reformed?  Itu berarti Roh Kudus menguasai ilmu SERIBU bayangan seperti yang dimiliki oleh Naruto?

Seharusnya teologi reformed tidak mengajarkan Allah Tritunggal namun Allah BANYAK Tunggal, bukan?

Allah Tri Duo

Yesus = Satu Pribadi DUA hakekat = Pribadi + hakekat manusia + hakekat Allah

Allah Tritunggal = Tiga Pribadi Satu Hakekat = Bapa + Anak + Roh Kudus + hakekat Allah

Bila doktrin Allah Tritunggal Teologi Reformed benar, bukankah seharusnya mengajarkan:

Allah Tri Duo = Allah TIGA pribadi DUA hakekat = Bapa + Anak + Roh Kudus + hakekat Allah + hakekat manusia

Kebenaran yang tidak konsisten mustahil kebenaran sejati.

Ketika Yesus Mati Roh Kudus dan Bapa ½ mati

Yesus = SATU pribadi DUA hakekat

Ketika Yesus MATI apanya yang MATI? Yesus mati 100%

Pribadi MATI, hakekat manusia dan hakekat Allah tidak mati = 1/3 mati

Hakekat manusia MATI, pribadi dan hakekat Allah tidak mati = 1/3 mati

Pribadi dan hakekat manusia MATI, hakekat Allah tidak mati = 2/3 mati

Pribadi dan hakekat manusia MATI dan hakekat Allah, semuanya mati = 100% mati.

Allah Tritunggal = Tiga Pribadi SATU hakekat

Hakekat Allah Yesus mati = Hakekat Allah Bapa mati = hakekat Roh Kudus Mati

Pribadi Bapa tidak mati namun hakekat-Nya mati = ½ mati

Pribadi Roh Kudus tidak mati namun hakekat-Nya mati = ½ mati

Yesus Mati = Roh Kudus dan Bapa ½ mati?

Hakekat Allah Yesus Mati, Pribadi Yesus mati = Hakekat Allah Roh Kudus dan Bapa Mati, Pribadi Roh Kudus dan Bapa mati.

Kalau Allah Tritunggal MATI, siapa yang bangkitkan?

Jadi sebetulnya waktu disalib itu Yesus 1/3 mati atau 2/3 mati atau Allah Tritunggal MATI?

Kenapa teologi reformed tidak pernah mengajarkan hal demikian di atas?

Tubuh dan Jiwa Bukan Hakekat dan Pribadi

Alkitab mengajarkan manusia adalah DIKOTOMI yaitu Tubuh dan jiwa. Manusia DIBENTUK dari DEBU tanah dan NAFAS Hidup. Debu TANAH menjadi TUBUH dan nafas HIDUP adalah ROH manusia. Ketika tubuh masih hidup ROH manusia disebut JIWA dan setelah tubuhnya mati, rohnya disebut ARWAH.

Alkitab mengajarkan manusia adalah TRIKOTOMI yaitu: Tubuh dan jiwa dan Roh. Manusia Trikotomi bentuk dari Manusia dikotomi (Tubuh + jiwa) dan Roh Kudus. Hal itu terjadi pada hari Pentakosta. Itu sebabnya manusia Trikotomi = Tubuh  + jiwa + roh.

Alkitab TIDAK pernah mengajarkan bahwa manusia itu dikotomi yaitu: HAKEKAT +  PRIBADI. Lalu dari mana para teolog reformed mendapatkan ajaran manusia Dikotomi = Hakekat + Pribadi, kemudian mengajarkan bahwa Yesus memiliki hakekat manusia? Dari entah berentah atau dari hongkong?

Teologi Reformed mengaku sola scriptura namun mengajarkan yang tidak diajarkan bahkan yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab? Terlalu!

Bukan Meruntuhkan Namun Menguji

Handai taulanku sekalian, apa yang harus umat Kristen lakukan menghadapi fakta-fakta tersebut di atas? Memvonis tulisan ini SAMPAH lalu membuangnya ke tong sampah dan BERLAGAK tidak pernah membacanya serta memaksa diri untuk beriman alias merasa nyaman bahwa doktrin Allah Tritunggal adalah KEBENARANA ajaran Alkitab tidak menyelesaikan masalah sama sekali. Menggali Alkitab habis-habisan untuk memahami KEBENARAN-nya. Itulah satu-satunya jalan keluar bagi kita.

NB.
Untuk membaca blog-blog tentang Allah Tritunggal yang lain, silahkan klik di SINI.

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

226 thoughts on “Allah Tritunggal Adalah Ajaran Sesat

  1. Dari Pengikut TUHAN Menjadi Pengikut SETAN

    Bengcu adalah seorang pendiam yang mendaftar di sekolah lanjutan Theologia (Shatanic) di Bandung Indonesia bagian timur. Bengcu tidak banyak bicara dengan teman-temannya sesama siswa bahkan dengan guru-gurunya. Jadi tidak ada orang yang banyak tahu tentang dia. Mereka duga dia datang dari keluarga non-Theologia (Shatanic), dan karena banyak siswa yang datang dari keluarga non-Theologia (Shatanic), jadi tak ada orang terlalu banyak memikirkannya.

    Bengcu membaur di dalam kelas-kelas dan kegiatan-kegiatan sekolah, tetapi tampaknya dia tidak bergairah mengenai agama.

    Penyataan yang Mengagetkan

    Setelah beberapa bulan sekolah berjalan diadakanlah Pekan Doa 10 hari. Pendeta yang memimpin Pekan Doa itu menggunakan waktu berjam-jam untuk memberi nasihat dan bimbingan rohani kepada para siswa. Pada suatu hari pendeta itu melihat nama Bengcu tertera di dalam daftar para siswa yang ingin menemuinya. Setelah dia tiba, dia memberikan banyak pertanyaan tentang apa yang diajarkan Alkitab dan gereja. Esoknya dia datang lagi dan memberikan pertanyaan yang lebih banyak. Kemudian pada hari Jumat dia datang lagi ke kantor, kali ini dengan penyataan yang mengejutkan, “Saya datang ke sekolah ini bukan untuk memperoleh pendidikan Kristen, ” katanya memulai. “Saya dikirim ke sini untuk membagikan kepercayaan saya kepada para siswa dan berupaya untuk mempertobatkan mereka kepada agama saya.”

    Bengcu menyatakan bahwa dia dan keluarganya adalah anggota sebuah gereja yang menyembah Setan. Para pemimpin agamanya telah mengutus dia sebagai seorang misionaris rahasia, seorang mata-mata, untuk membawa orang-orang kepada Setan. Tetapi dia perhatikan ada suatu hal yang lain di dalam diri para siswa di sekolah ini, dan dia sadar itulah agama yang mengasingkan mereka. Jadi ganti membagikan imannya kepada para siswa dan guru itu, dia mulai memberikan pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang dipercayai orang-orang Theologia (Shatanic).

    “Sekarang saya sadar bahwa selama dua tahun saya telah menjadi seorang tawanan gereja Setan, tetapi sekarang saya ingin mengikut Yesus,” katanya. Tetapi ketika pendeta bertanya apakah dia bersedia untuk baptisan, dia menggelengkan kepala. “Saya tidak mau dibaptiskan!” sahutnya hampir berteriak. “Dua tahun yang lalu saya diharapkan akan dibaptiskan di sebuah gereja Protestan, tetapi ketika pendeta dan saya masuk ke dalam air, seluruh tubuh kami berdua penyakitan. Ini membuat pendeta takut, dan dia tidak membaptiskan saya. Segera setelah keluar dari air penyakit itu meninggalkan kami. Saya tahu Setanlah yang melakukan ini jadi saya tidak memasuki gereja ini.

    “Saya datang ke sekolah ini bukan unuk memperoleh gelar, tetapi mempengaruhi para siswa dan guru untuk memasuki gereja Setan. Tetapi upaya itu tidak berhasil. Ganti mempertobatkan mereka, malah saya yang ditobatkan. Sekarang saya percaya, dan saya ingin mengikut Yesus. Tetapi saya masih takut untuk dibaptiskan. Saya takut kepada Setan.”

    Percayailah Dia

    Pendeta mendorong semangat Bengcu. “Engkau tak perlu takut kepada Setan,” katanya. “Setanlah yang takut kepada kita.” Mereka berdoa bersama-sama. Pesan pendeta pada panggilan terakhir agar dengan iman dia tampil ke depan menyerahkan diri kepada Tuhan. Bengcu meninggalkan kantor pendeta dan kembali ke kelasnya. Tiba-tiba dia menjadi sakit dan memuntahkan darah. Setan coba menakut-nakutinya. Dia kembali ke kantor pendeta di mana pendeta mendoakannya dan muntahnya berhenti.

    Ketika panggilan diadakan pada malam itu, beberapa siswa datang ke depan untuk berdiri bagi Kristus. Bengcu menangis, berdoa, dan bergumul untuk melangkahkan kakinya menuju ke podium.

    Pada hari Sabat pagi semua orang di sekolah itu tahu tentang masa lalu Bengcu yang dikuasai Setan. Setelah acara baptisan tiba, para siswa berbaris di sepanjang tepi kolam renang. Bengcu ikut dengan mereka, menangis dan gemetar.

    Pendeta meyakinkannya bahwa Tuhan akan menemplak Setan dan membawa kemuliaan kepada nama-Nya. Dengan gemetar Bengcu masuk ke air untuk dibaptiskan.

    Ketika mereka keluar dari air, pendeta melihat lengannya. Tidak ada penyakit. Tetapi ketika Bengcu melihat lengannya, dia kaget dan berteriak, “Pendeta, apa ini?” Dia tunjukkan lengannya dan setiap orang melihat. Ada angka merah yang menyala-nyala dengan nomor 666. Segera pendeta mendoakan Bengcu, dan dengan iman dia janjikan kepada Bengcu bahwa tanda itu akan segera hilang. Kemudian pendeta melanjutkan baptisan.

    Sesudah acara baptisan, para siswa berkumpul mengelilingi Bengcu untuk melihat tanda yang di lengannya. Tampaknya tanda itu menyakitkan, tetapi Bengcu katakan bahwa dia tidak merasa apa-apa. Beberapa jam kemudian tanda itu menghilang.

    Pengucilan

    Orangtua Bengcu mengetahui baptisannya. Mereka marah dan memaksanya menarik diri dari sekolah Theologia (Shatanic). Kemudian keluarga itu pindah ke kota lain, jauh dari teman-teman Kristennya. Tetapi sebelum pergi dia berjanji kepada guru-gurunya di sekolah, “Jangan berhenti mendoakan saya. Saya akan setia kepada Tuhan. Saya percaya kepada kebenaran ini dan saya tidak mau pergi.”

    Orangtua Bengcu tidak mengizinkannya pergi ke gereja Theologia (Shatanic) di kota itu dan pendeta Theologia (Shatanic) tidak boleh mencari tempat untuk Bengcu di sana. Tetapi kata-katanya terus mengiang di telinga mereka yang mengenal Bengcu. “Saya datang ke sekolah ini untuk mempertobatkan para guru dan siswa agar menyembah Setan.

  2. apa itu MAHABESAR = PALING BESAR? MAHABESAR = tidak ada yang di luar dirinya. hai hai mustahil MAHABESAR karena ada bangku di luar dirinya. Ruang tempat hai hai dan bangku lebih besar dari diri hai hai dan bangku.

    Apa itu MAHAMULA? MAHAMULA = Causa Prima = Yang Paling MULA

    Ziran artinya Yang ada karena dirinya ada, adalah MAHAMULA dan MAHABESAR.

    Karena MAHABESAR maka semua yang ada PASTI adalah di dalam DIRINYA. Karena MAHAMULA maka semua yang ADA pasti BERMULA dari dirinya.

    Dalam alkitab, yang ada karena dirinya ADA disebut BAPA. Semua CIPTAAN ada di dalam diri-Nya dan semua ciptaan DICIPTAKAN dari DIRINYA. Itu sebabnya Dia berkata, “Kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.” Kamu di dalam Aku karena Akulah yang PALING BESAR. Aku di dalam kamu sebab kamu DIbUAT dari dIRIKU alias KELUAR dari DIRIKU alias LAHIR dari diriku.

    Pengetahuan di Israel kuno. hikmat di Tiongkok kuno. Keduanya HARUS berpadu untuk saling mengajari. Itu sebabnya saya suka belajar Alkitab sama sukanya dengan belajar kitab tiongkok kuno.

  3. biar ku jelasin yah,,,
    Tritunggal berbicara tentang 3 Pribadi yang memiliki satu Esensi, jika anda berbicara tentang “pribadi” maka pertanyaannya adalah siapa anda? sedangkan jika berbicara tentang esensi maka pertanyaan adalah siapa anda? untuk itu analoginya tidak jauh-jauh dari manusia, ketika berbicara tentang esensi apa kamu? maka jawabannya mengacu pada keberadaan anda sebagai manusia, sedangkan siapa anda dalam keberadaan anda sebagai manusia? jawabannya mengacu pada nama anda sebagai pribadi yang memiliki keberadaan sebagai manusia, 3 Pribadi dalam Tritunggal yaitu: Bapa, Anak dan Roh Kudus. sedangkan esensi dari Ketiga Pribadi tersebut adalh Tuhan. Mengapa disebut “Pribadi”? karna Ketiga Oknum dalam Tritunggal memiliki kemampuan berpikir, merasakan dan bertindak,, Tritunggal mempunyai Hirarki yang jelas yaitu, Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. namun tidak ada yang terbesar dari 3 Pribadi tersebut melainkan ke-3 Pribadi tersebut sama-sama besar, sama-sama memilki kuasa, dan juga kemuliaan, karna Allah Bapa adalah Tuhan, Allah Anak (Tuhan Yesus Kristus) adalah Tuhan dan Allah Roh Kudus adalah Tuhan.
    owh iya,, sebelumnya anda pernah mendengar semboyan Indonesia ga? “Bhineka Tunggal Ika” atau yang dalam bahasa Inggrisnya “Unity in Diversity” (kalau ga tau sungguh keterlaluan) meskipun satiap Pribadi dalam Tritunggal itu berbeda-beda namun Ketiganya mempunyai satu kesatuan dalam Ketuhanannya. Hubungan dalam Tritunggal memiliki kekekalan yang saling mengasihi satu sama lain dimana Allah Bapa mengasihi Allah Anak dangan sempurna demikian juga sebaliknya Allah Anak mengasihi Allah Bapa dangan sempurna, Allah Anak mengasihi Allah Roh Kudus dengan sempurna dan demikian juga sebaliknya Allah Roh Kudus mengasihi Allah anak dengan sempurna, Allah Roh Kudus Mengasihi Allah Bapa dengan sempurna, demikian juga sebaliknya, Allah Bapa mengasihi Allah Roh Kudus dengan sempurna. Mengapa harus mengapa harus ada kata sempurna karena Allah memiliki kasih yang sempurna, bukan seperti kasih yang manusia tunjukan, dan ALLAH itu sempurna adanya. Mangapa hanya ada 3 Pribadi dalam Allah Tritunggal? Ga 4, 5, 10 dan sebagai nya?? Yah….itu urusan Allah dong, emangnya siapa kamu sehingga ingin coba-coba mangatur Allah…? yang harus kamu sadari adalah kamu adalah ciptaan sedangkan Allah adalah Pencipta mu, yang jauh melebihi kamu. Jangan sok ingin tahu segalanya seolah-olah anda adalah Tuhan, Tuhan menciptakan otakmu terbatas agar kamu sadar bahwa dalam katerbatasan-mu ada Pribadi yang tidak terbatas yaitu TUHAN. Sebagai Penutup nih, gua kasi ayat penuntun dalam Ulangan 29:29 “Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat ini”.okay sekian dulu dari saya semoga bermanfaat.

  4. Kisanak, kalau anda mau MENULIS DONGENG sebaiknya tulisakan bagi EMBER. Kalau anda mau mengajarkan ajaran Alkitab sebaiknya kutip ayatnya. anda tahu apa itu TUHAN? ha ha ha ha ha …. silahkan klik di SINI lalu belajar baik-baik dech. BIAR nggak malu maluin gitu lho.

  5. setelah bacabaca blog ini.. cuman satu kesimpulannya.. jangan belajar alkitab menggunakan pikiran sendiri yaa.. ngga akan mampu kita mahh.. apa bangganya punya pengetahuan segudang tapi NOL KASIH.. inget mas.. “nubuat akan berakhir, bahasa roh akan berhenti, PENGETAHUAN akan LENYAP”.. so.. intinya kalo mau jadi seorang pengikut Yesus cuma satu sihh.. “MENGASIHI” yaa.. cuman itu yang bisa menghapuskan segala kebencian antar umat manusia yang terjadi.. apa? mau bilang orang bodoh yang belajar alkitab dari kulitnya saja? saya lebih memilih menjadi bodoh namun memiliki KASIH yang membawa DAMAI daripada memiliki PENGETAHUAN namun membawa kebencian terhadap yang lain.. GBU lahh :))

  6. Orang BEBAL dan DUNGU seperti anda memang bisanya BERLAGAK punya KASIH. ha ha ha ha ha … Gimana mau KASIH kalau baca alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 saja anda tidak pernah? ha ha ha …

  7. Anda menafsirkan kitab Wahyu bukan sebagai simbol. ( Tentang 7 obor ). Padahal Alkitab sendiri penuh dengan simbol. Ke tujuh Roh Allah, jika memang Anda tidak setuju Tritunggal, lalu anda berkata ke tujuh Roh Allah itu maksudnya Roh Allah sempurna, berarti Allah ga sempurna dong?

  8. hai orang BODOH, jangan SOK tahu kau! Anda belum pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Bahkan anda belum pernah baca kitab Matius 1:1 sampai Matius 28:20, itu sebabnya belam saatnya anda SOK TAHU bicara ajaran alkitab. BELAJAR baca alkitab dulu baru sok jagoan, nak.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.