Mungkinkah Philip Mantofa Nabi Palsu?


Meskipun telah ditegor dengan keras, alih-alih BERTOBAT pada tahun 2012 ini Philip Mantofa justru keliling Indonesia memimpin KKR “ A Trip To Hell” dan bersaksi bahwa 12 tahun yang lalu dia DIKIRIM Tuhan ke NERAKA.

Kerabatku sekalian, pada tanggal 28 Februari 2011 kita MENEGOR Philip Mantofa dengan blog  “Bengcu Menggugat Karena Philip Mantofa Mustahil Piknik ke Neraka”. Saat menulis ini, blog tersebut sudah DIBUKA (views) 15.623  kali. Philip Mantofa dan para pemimpin Gereja Mawar Sharon (GMS) TAHU tentang blog tersebut namun mereka BERLAGAK PILON.

Orang yang kekeh jumekeh mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya PENYESAT alias nabi palsu! Orang yang kekeh jumekeh membual piknik ke Neraka namanya PENIPU! Philip Mantofa adalah NABI PALSU yang MENYESATKAN umat Kristen dengan BUALAN piknik ke neraka.

Memberanikan diri bertanya, di dalam  Ibadah Raya IV jam 16.30 WIB tanggal 26 Februari 2012 di GBI-PRJ Phillip Mantofa bersaksi:

A Trip To Hell (Bawalah Jiwa Untuk Mengalami Pertobatan)

Dua belas tahun yang lalu saya mengalami suatu pengalaman yaitu saya dibawa ke neraka. Secara sadar saya melihat pembantaian yang luar biasa yang terjadi di dalam neraka. Saya mengalami stress yang berat ketika menerima penglihatan karena harus menyampaikan hal ini kepada banyak orang. Dua belas tahun tertekan karena begitu banyak orang yang terlewat dan masuk ke neraka tanpa mendengar kesaksian ini, namun sekarang hal itu telah terbayar karena sudah ribuan orang yang bertobat dan diselamatkan melalui kesaksian ini. Mengapa saya yang dikirim Tuhan ke neraka? Karena hanya orang hidup yang dapat memberitakan Injil, orang mati tidak mungkin akan menyampaikan Injil Allah kepada orang hidup. Untuk menyampaikan kepada semua orang yang masih hidup bahwa neraka sungguh ada dan semua orang yang mendengar bertobat.

“Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka. Jika ada orang yang menolak hukum Musa, ia dihukum mati tanpa belas kasihan atas keterangan dua atau tiga orang saksi. Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia? Sebab kita mengenal Dia yang berkata: “Pembalasan adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan.” Dan lagi: “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.” Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.” (Ibr 10:26-31)

Pengalaman dibawa kedalam neraka membuat saya sadar bahwa Injil Kerajaan Allah harus diberitakan, sungguh berharga satu nyawa di hadapan Tuhan. Tidak ada kata yang tepat yang dapat menggambarkan bagaimana keadaan yang ada di neraka. Apa saja yang saya lihat di neraka :

  1. Ada sebuah gerbang tinggi besar yang bertuliskan tulisan-tulisan roh yang artinya “Lembah Penyiksaan”.
  2. Suasana keputusasaan
  3. Jiwa-jiwa yang terhilang yang begitu banyak jumlahnya
  4. Seorang wanita yang dikelilingi oleh roh-roh jahat, yang terus diintimidasi oleh roh-roh jahat itu menurut bahasa mereka yaitu, “ayo berdusta, ayo berdusta”. Wanita itu terus dipaksa untuk mendustai Tuhan.

“Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.” (Mat 5:29-30)

Seorang pria yang badannya sudah meleleh, tidak bisa mati, dan mendekati lautan api. Orang yang sedikit saja mendekati lautan api tubuhnya pasti meleleh. roh-roh jahat meneriakkan “masturbasi, masturbasi”. Setiap orang yang masturbasi mengeluarkan seperti ulat-ulat dari seluruh lubang ditubuh dan kemaluannya.

Orang yang mati karena saling membenci, mereka hidup saling memakan satu dengan yang lain.

Mereka disebut “pembunuh” dan di neraka mereka saling membunuh.

“Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.” (Way 20:11-15)

Maut adalah orang yang mati didalam dosanya, jiwa-jiwa yang tidak menemukan pertobatannya. Gerbang neraka itu menarik semua jiwa yang sudah tidak menemukan pertobatannya. Kerajaan maut adalah tempat penyimpanan orang-orang yang hidupnya tidak didalam Tuhan. Lautan api adalah tempat terakhir untuk setan-setan dan semua orang yang tidak hidup dalam Tuhan setelah Tuhan Yesus datang kedua kalinya, perapian yang tidak akan padam sampai selama-lamanya. Fokus kita adalah firman Allah dan bukan kepada neraka. Kita harus fokus kepada keselamatan kita didalam Tuhan.

“Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” (Kis 2:38)

Hal utama yang harus kita lakukan untuk memperoleh hidup yang kekal dan tidak turut masuk dalam kematian yang kekal adalah bertobat dan berbalik dari setiap kejahatan kita. Amin… “TUHAN YESUS MEMBERKATI”

Bengcu Menggugat:

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Matius 7:16

Ada ratusan orang yang mengutip ayat tersebut di atas untuk membela Philip Mantofa dan membenarkan kesaksiannya. Menurut mereka, kesaksian Philip Mantofa piknik ke neraka pasti  benar  karena banyak orang yang merasa diberkati (merasa asyk) ketika mendengar atau membacanya. Mereka bilang, Philip Mantofa mustahil penyesat karena pelayanannya berbuah lebat..

Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:3-4

Eceng Gondok tetap eceng gondok. Eceng Gondok yang berkembang pesat merusak danau dan sungai. Yang mengajarkan ajaran yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab adalah penyesat. Yang menceritakan dongeng sebagai kisah nyata adalah penipu. Orang-orang demikian adalah NABI palsu alias GURU palsu. Mereka adalah perampok dan pencuri yang menyamar sebagai hamba Tuhan. Buah pelayanan mereka adalah orang-orang yang menutup akal budinya dari kebenaran ajaran alkitab demi dongeng.

Tidak Ada Wahyu Baru Lagi

Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil  bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” Wahyu 22:18-19

Apabila kesaksian Philip Mantofa piknik ke neraka adalah Kisah nyata, itu berarti ajarannya adalah WAHYU BARU karena Alkitab sama sekali tidak mencatat ajaran demikian. Mungkinkah Philip Mantofa mendapat wahyu baru? Mustahil! Kenapa demikian? Karena dalam Wahyu 22:18-19 Yohanes bersaksi tidak akan ada wahyu baru lagi. Itu sebabnya kesaksian Philip Mantofa piknik ke neraka mustahil kisah nyata.

Philip Mantofa Adalah Nabi Palsu

“Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut (thanatos) dan kerajaan maut (hades) menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya. Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian (thanatos) yang kedua: lautan api. Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.” Wahyu 20:11-15

Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan (katargeo) dia, yaitu Iblis (Diabolos), yang berkuasa atas maut (thanatos); Ibrani 2:14

Philip Mantofa: Maut adalah orang yang mati di dalam dosanya, jiwa-jiwa yang tidak menemukan pertobatannya.

Philip Mantofa: Kerajaan maut adalah tempat penyimpanan orang-orang yang hidupnya tidak di dalam Tuhan.

Philip Mantofa: Lautan api adalah tempat terakhir untuk setan-setan dan semua orang yang tidak hidup dalam Tuhan.

Wahyu 20:11-15 mengajarkan bahwa MAUT adalah TEMPAT orang MATI namun Philip Mantofa MENIPU jemaat dengan mengajarkan bahwa MAUT adalah orang yang mati di dalam dosanya.

Wahyu 20:11-15 mengajarkan bahwa KERAJAAN MAUT adalah tempat orang mati namun Philip Mantofa MENIPU jemaat dengan mengajarkan bahwa KERAJAAN MAUT adalah tempat penyimpanan orang-orang yang hidupnya tidak di dalam Tuhan.

Wahyu 20:11-15 mengajarkan bahwa MAUT dan KERAJAAN MAUT serta mereka yang tidak ditemukan namanya dalam kitab kehidupan, dilemparkan ke lautan api sementara Ibrani 2:14 mengajarkan bahwa Iblis yang BERKUASA atas MAUT  SUDAH dimusnahkan oleh KEMATIAN Kristus akan tetapi Philip Mantofa MENIPU jemaat dengan mengajarkan bahwa Lautan Api adalah tempat terakhir untuk setan-setan dan semua orang yang tidak hidup dalam Tuhan.

Mengajarkan yang tidak diajarkan Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya MEMBUAL! Mengajarkan yang bertentangan dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya MENYESATKAN. Yang melakukan hal demikian namanya nabi palsu.

Karena Iblis (Diabolos) sudah dimusnahkan oleh kematian Kristus, mustahil Philip Mantofa melihat Iblis gentayangan di neraka.  Itulah bukti Philip Mantofa menipu umat kristen dengan dongeng piknik ke neraka.

Tidak Ada Penghukuman Di Dalam Kristus Yesus

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam (en) Kristus Yesus. Roma 8:1 – LAI

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman di dalam Kristus Yesus. Roma 8:1 – Terjemahan lebih baik

Kerabatku sekalian kata Yunani “en” di ayat Roma 8:1 artinya “di dalam”.  Penerjemah LAI menafsirkannya menjadi “bagi mereka yang ada di dalam” untuk menegakkan doktrin Kristen Doang (hanya orang Kristen doang yang masuk sorga yang lainnya masuk neraka).

Setelah diterjemahkan dengan benar maka nampak tegas dan gamblang bahwa Roma 8:1 menyatakan di dalam Kristus Yesus tidak ada penghukuman. Artinya Yesus Kristus tidak akan menghukum siapa pun. Artinya tidak ada orang yang akan dihukum di neraka.

Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya. Lukas 23:34

Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Lukas 16:16

sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. Efesus 2:15

Dari atas kayu salib Yesus Kristus menghakimi umat manusia dan vonisnya adalah “Tidak BERSALAH” karena mereka tidak tahu yang dilakukannya. Dia bukan hanya mengampuni  namun memohon kepada Bapa-Nya untuk mengampuni juga.

Melalui kematian-Nya sebagai Manusia, Yesus membatalkan Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya. Karena sudah dibatalkan itu sebabnya hanya hanya berlaku sampai jaman Yohanes Pembaptis. Karena sudah dibatalkan maka tidak akan ada penghukuman karena melanggar Hukum Taurat lagi.

Karena yang diajarkan Alkitab pasti BENAR itu berarti kesaksian Philip Mantofa piknik ke neraka dan melihat orang-orang dihukum karena melanggar Hukum Taurat mustahil kisah nyata. Itu hanya pepesan kosong belaka. Itu hanya dongeng karangan Philip Mantofa. Barang siapa yang mempercayai kesaksian Philip Mantofa piknik ke neraka adalah kisah nyata haru meyakini bahwa:

  1. Yesus membual ketika berkata, “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
  2. Yohanes membual ketika mencatat: Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes.
  3. Paulus membual ketika menulis: Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya.
  4. Paulus membual ketika menulis: Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman di dalam Kristus Yesus.

Banyak teolog yang mengajarkan bahwa Sepuluh Perintah TUHAN mustahil batal karena YHWH sendiri yang menulisnya. Menurut mereka, yang dibatalkan adalah Hukum bangsa Israel dan tata ibadah bangsa Israel. Teolog yang lain mengajarkan bahwa Sepuluh Perintah TUHAN mustahil dibatalkan sebab bila demikian maka manusia pun bebas berbuat jahat seenak jidatnya. Kerabatku sekalian, apa pun alasan yang dikemukakan, mustahil menyangkal fakta bahwa alkitab menyatakan Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya sudah dibatalkan oleh kematian Kristus Yesus.

Mungkinkah manusia berbuat jahat seenak jidatnya karena tidak ada Hukum Taurat? Mustahil! Kenapa demikian? Karena sejarah mencatat bahwa Hukum Taurat hanya berlaku bagi bangsa Israel dan tidak berlaku bagi bangsa-bangsa lainnya namun orang-orang baik di luar bangsa Israel jumlahnya jauh lebih banyak. Ayub bukan orang Israel namun dia adalah seorang yang saleh. Bahkan YHWH sendiri bersaksi tidak ada orang Israel yang sesaleh Ayub. Orang-orang Israel menaati Hukum Taurat karena takut dihukum namun Ayub menjadi orang saleh karena dia suka menjadi orang saleh.

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. 1 Tesalonika 5:21

1 Tesalonika 5:21 adalah cara orang Kristen menjalani hidup. Apabila setelah mengujinya anda menemukan fakta bahwa mencuri itu baik, silahkan memegangnya. Mulailah mengujinya dengan membiarkan barang-barang anda dicuri. Bila mencuri memang baik anda pasti membiarkan orang lain mencuri barang milikmu bukan?

Allah Dung Dung Pret

Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. Yakobus 4:4

“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; Lukas 6:27
 
Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Lukas 6:32

Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian. Lukas 6:33

Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.” Lukas 6:36

Philip Mantofa: Seorang wanita yang dikelilingi oleh roh-roh jahat, yang terus diintimidasi oleh roh-roh jahat itu menurut bahasa mereka yaitu, “ayo berdusta, ayo berdusta”. Wanita itu terus dipaksa untuk mendustai Tuhan.

Philip Mantofa: Seorang pria yang badannya sudah meleleh, tidak bisa mati, dan mendekati lautan api. Orang yang sedikit saja mendekati lautan api tubuhnya pasti meleleh. roh-roh jahat meneriakkan “masturbasi, masturbasi”. Setiap orang yang masturbasi mengeluarkan seperti ulat-ulat dari seluruh lubang ditubuh dan kemaluannya.

Philip Mantofa: Orang yang mati karena saling membenci, mereka hidup saling memakan satu dengan yang lain.

Philip Mantofa: Mereka disebut “pembunuh” dan di neraka mereka saling membunuh.

Kerabatku sekalian, apa sebutan bagi pengkotbah yang melarang jemaatnya berzinah namun dirinya berzinah seenak jidatnya? MUNAFIK! Apa sebutan bagi pengkotbah yang melarang jemaatnya berzinah namun memaksa orang berzinah sampai kuda gigit jari? SAKIT JIWA!

Apa sebutan bagi Allah yang menyuruh manusia “Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu!” sedangkan diri-Nya menyiksa orang-orang yang dimusuhi-Nya di Neraka? Anda menyebut-Nya Allah yang mahakasih? Mustahil! Anda pasti menyebut Dia Allah munafik yang maha dendam!

Apa sebutan bagi Allah yang melarang manusia masturbasi di dunia namun memaksa manusia ngeloco sampai kuda gigit jari di neraka? Anda menyebut-Nya Allah yang mahaadil? Mustahil! Anda pasti menyebut Dia Allah sakit jiwa! Untuk sebuah kata yang lucu anda menyebut-Nya Allah dung dung pret alias Allah dungu-dungu kampret.

Pendeta Philip Mantofa bersaksi dirinya dikirim Tuhan piknik ke neraka. Di Lorong menuju neraka dia melihat seorang perempuan dipaksa berdusta, seorang lelaki dipaksa  masturbasi, mereka yang saling membenci dipaksa saling memakan dan pembunuh dipaksa saling membunuh. Kerabatku sekalian, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, apabila kesaksiannya adalah kisah nyata itu berarti Allah yang di sembah oleh Philip Mantofa dan para pengikutnya adalah Allah DUNG DUNG PRET alias Allah dungu-dungu kampret. Kenapa demikian?

Karena hanya Allah dung dung pret yang murka melihat si Markonah berbohjong di dunia namun senang bukan kepalang ketika memaksa Markonah berdusta sampai pohon semangka berdaun sirih di neraka.

Karena Hanya Allah dung dung pret yang murka melihat si Markoto masturbasi tiga kali sehari di dunia namun happy setengah mati memaksa si Markoto ngeloco sampai kuda gigit jari di neraka.

Karena Hanya Allah dung dung pret yang murka melihat si Markonah dan si Markoto saling membenci di dunia namun puas sekali memaksa keduanya saling membenci sampai burung bangau pulang ke kandang setahun sekali di neraka.

Karena Hanya Allah dung dung pret yang murka melihat si Marsini membunuh si Marsitu dan si Marjauh membunuh si Mardekat di dunia namun bersukacita ketika memaksa si Marsini dan si Marjauh saling membunuh sampai selama-lamanya di Neraka.

Karena Hanya Allah dung dung pret yang murka melihat si Markota berzinah dengan si Mardesa di dunia namun puas dan bahagia ketika memaksa keduanya ngewe terus sampai kuda gigit jari.

Kerabatku sekalian, Hanya Allah sakit jiwa yang membalas dendam kepada orang jahat dengan memaksa mereka berbuat jahat sampai kuda gigit jari! Allah dung dung pret demikian mustahil Allah sejati. Allah dung dung pret adalah BERHALA sakit jiwa ciptaan nabi PALSU Philip Mantofa. Hanya orang-orang Kristen dung dung pret yang menyembah berhala sakit jiwa sebagai Sang Pencipta Sorga dan Dunia.

NB:
GBI-PRJ = Gereja Bethel Indonesia – Praise Revival For Jesus
Philip Mantofa adalah Pendeta Gereja Mawar Sharon

NBB.
Untuk membaca blog-blog hai hai yang lain tentang Philip Mantofa, silahkan Klik di SINI.

684 thoughts on “Mungkinkah Philip Mantofa Nabi Palsu?

  1. Terusin aja bengcu
    Terusin aja ngguggat smo menghakimin greja” lain
    Klo memang merasa paling benar silahkan deh
    Klo sudah sadar segera tobat sana

  2. Kisanak, coba anda bediam diri lalu bedoa minta bimbingan roh Kudus kemudian baca kembali isi blog ini dengan teliti dan hati-hati. LALU adililah dengan ADIL tulisan hai hai ini dengan alkitab sebagai STANDAR kebenaran dan sumbe pustaka.

  3. om bengcu , Saksi Yehova tidak percaya bahwa neraka adalah lautan api sebagai tempat siksaan kekal. Saksi Yehova menganggap bahwa bahasa asli untuk kata “neraka,” yaitu sheol (Ibrani) atau hades (Yunani), hanyalah berarti tempat kuburan. Menurut mereka, mati adalah tidur rohani sampai akhir zaman. Setelah akhir zaman, maka semua manusia akan diperhadapkan kepada tiga kemungkinan, yaitu:
    a. Masuk surga, bagi 144.000 orang pilihan (sesuai dengan tafsiran mereka terhadap Wahyu 7:4 yang diterjemahkan secara hurufiah).
    b. Firdaus, bagi penganut Saksi Yehova di luar 144.00 orang pilihan. Ajaran tentang Firdaus muncul sejak penganut Saksi Yehova telah melebihi jumlah 144.000 orang, sehingga pemimpinnya menciptakan doktrin Firdaus.
    c. Dimusnahkan (cease to exist). Saksi Yehova tidak percaya bahwa pada akhir zaman orang jahat akan hidup untuk dimasukkan ke dalam penyiksaan kekal, tetapi mereka percaya bahwa orang jahat akan benar-benar dimusnahkan.

  4. Sebagai umat Tuhan, kita tidak perlu kuatir apabila dikunjungi atau “diinjili” oleh anggota-anggota Saksi Yehova. Kita diajar oleh Tuhan Yesus untuk mengasihi semua orang dan memberitakan Kabar Keselamatan melalui Yesus Kristus kepada semua makhluk (Mrk. 16:15). Dengan demikian, kita juga terpanggil untuk mengasihi mereka dan berupaya untuk memberitakan Kabar Keselamatan kepada mereka. Oleh sebab itu kita perlu kiat-kiat khusus dalam menjangkau mereka, karena apabila kita tidak memiliki kiat-kiat dalam menjangkau mereka, tidak tertutup kemungkinan malahan kita yang akan “dijangkau” oleh mereka untuk menjadi anggota Saksi Yehova.

    Hal pertama yang harus kita lakukan adalah rajin membaca Alkitab dan bersaat teduh agar kita mengusai ayat-ayat Alkitab dan selalu berada dalam bimbingan dan penjagaan Tuhan.

    Hal kedua adalah apabila kita berjumpa dengan anggota-anggota Saksi Yehova, maka kita harus memberitakan kepada mereka bahwa dengan percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat maka kita akan masuk surga. Jumlah 144.000 umat pilihan Tuhan yang ada di Wahyu 7:4 tidak bisa diterjemahkan secara hurufiah, karena Tuhan tidak hanya menyelamatkan 144.000 orang saja tetapi Tuhan menyelamatkan semua orang yang percaya kepada-Nya (Yoh. 3:16).

    Selanjutnya kita perlu memberi tahu mereka bahwa keselamatan hanya diperoleh melalui karya penebusan Yesus Kristus di kayu salib dan bukan oleh perbuatan baik. Keselamatan bukanlah usaha manusia sendiri, melainkan anugerah Allah, dan perbuatan baik yang kita lakukan adalah buah yang keluar dari kehidupan orang percaya yang telah memperoleh keselamatan (Ef. 2:8-10; Tit. 2:11-14).

    Hal ketiga adalah kita jangan terpancing untuk memperdebatkan ayat Alkitab, tetapi ajak mereka untuk mengamati Alkitab ayat demi ayat, pasal demi pasal, dan bukan mencari ayat-ayat bukti untuk mendukung pendapat kita tanpa memikirkan konteksnya.

    Hal terakhir adalah kita harus mendoakan mereka agar Roh Kudus dapat menjamahnya sehingga ia sadar bahwa keselamatan hanya ada dalam Nama Yesus

  5. Kisanak, anda rajin baca alkitab? Sudah pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? sudah pernah baca alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20? Kalau belum, maka ha ha ha ha …

  6. saya sangat setuju dgn pendapat dan ulasan om… tp saya juga gak mau memaksa orang lain sependapat dgn saya. seperti halnya sodara kita di khatolik… orang2 yg melakukan nubuatan atas nama YESUS harus melewati tes KANONISASI… klo enggak dia termasuk NABI PALSU. dan sayangnya di gereja protestan tidak ada tes tsb. jujur Iblis mengunakan berbagai cara untuk menyesatkan…. bahkan yg saya ketahui, manusia saja tidak bisa membedakan mana Nubuatan aslidan mana yg palsu. saya rasa gereja portestan harus memiliki Kanonisasi.

  7. Sabar yah om dgn koment2 orang lain terhadap blog ini. saya mengerti sekali apa yg om rasakan…. emang sulit hidup sebagai orang kristis dan rasa ingin tahu yg tinggi terhadap kebenaran….. apalagi yg kita permasalahakan orang yg banyak dicintai orang lain. yg jelas saya rasa tulisan om disini bukan untuk merusak IMAN, tp mengingatkan Iblis sangat lihai. yah untuk kepentingan bersama menurutku. sama hal dgn saya om, banyak teman2 satu iman banyak yg menilai saya sesat… padahal menurutku sudah banyak orang kristen yg tidak bisa membedakan MANA PERCAYA TANPA MELIHAT DAN MANA PERCAYA BUTA.

  8. Kisanak, anda nggak NGERTI yang anda tulis. Anda nggak NGERTI apa itu KANONISASI. Makanya jangan bicara tentang KANONISASI lagi sebelum anda belajar baik-baik sampai paham apa itu KANONISASI. Soal nabi palsu, CARA paling gampang adalah baca blog-blog di bengcumenggugat sampai mengerti. Kalau mau benar ya baca alkitab yang rajin.

  9. Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis (diabolos), yang berkuasa atas maut (thanatos); dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut (thanatos). Ibrani 2:14-15

    Kisanak, belajar alkitab. Baca alkitab. Biar anda tahu bahwa Iblis sudah dimusnahkan.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.