YHWH Sahabat Pembunuh


ilustrasi: espressostalinist.files.wordpress.com

YHWH membunuh dengan sewenang-wenang. Membunuh untuk makan, namanya PEMANGSA. Membunuh untuk mempertahankan nyawanya, namanya PETARUNG. Membunuh untuk memiliki, namanya PERAMPOK. Membunuh untuk memaksakan kehendaknya, namanya PEMERKOSA. Membunuh untuk menghilangkan ancaman, namanya PENGECUT. Membunuh untuk balas dendam, namanya PENDENDAM. Membunuh di luar kesadaran, namanya PEMABUK.  Membunuh untuk menaati perintah, namanya PENJAGAL. Membunuh untuk menakut-nakuti namanya PENEROR alias TERORIS. Membunuh karena benci atau cemburu namanya PENDENGKI. Membunuh dengan sewenang-wenang namanya PSIKOPAT. Silahkan menyimpulkan sendiri, YHWH alias TUHAN termasuk yang mana?

Firman-Nya: “Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah. Kejadian 4:10

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” Kejadian 1:28

Apa yang terjadi ketika kain membunuh Habel? Habel kehilangan kesempatan untuk menjalani kehidupannya. Bagaimana dengan keturunan Habel yang belum lahir? Mereka kehilangan kesempatan untuk menjalani kehidupannya sebagai manusia. Itu sebabnya terjemahan yang lebih tepat dari ayat tersebut di atas adalah, “Darah-darah adikmu …” Sebab itulah yang tercatat dalam Alkitab bahasa Ibrani. MEMBUNUH seorang manusia bukan hanya mengakhiri hidup seseorang di dunia, mungkin itu juga menghilangkan kesempatan keturunan-keturunannya untuk lahir dan menjalani hidup sebagai manusia. Mungkin itu sebabnya tertulis, “Beranakcuculah dan bertambah banyak.” Ada yang beranak cucu namun ada yang bertambah banyak. Bertambah banyak artinya tidak dilahirkan, walaupun hidup namun kehilangan kesempatan untuk menjalani hidup sebagai manusia. Bila tidak lahir lalu di manakah darah-darah Habel? Di tanah.

YHWH dan Elohim Membunuh Manusia

Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, Kejadian 6:5

maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. Kejadian 6:6

Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka. ” Kejadian 6:7

Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN. Kejadian 6:8

Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. Kejadian 6:11

Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup  yang rusak di bumi. Kejadian 6:12

Berfirmanlah Allah kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. Kejadian 6:13

Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa.  Kejadian 6:17

Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN;  dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. Kejadian 8:20

Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Kejadian 8:21

Tetapi mengenai darah kamu, yakni nyawa kamu, Aku akan menuntut balasnya; dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia. Kejadian 9:5

Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah  oleh manusia , sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. Kejadian 9:6

“Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu  dan dengan keturunanmu, Kejadian 9:9

dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi. Kejadian 9:10

Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi.” Kejadian 9:11

YHWH (TUHAN) menyesal telah menciptakan manusia dan memutuskan untuk memusnahkan semuanya. Elohim (Allah) juga mengambil keputusan yang sama, namun menyelamatkan Nuh sekeluarga. Ketika air bah surut dan Nuh mempersembahkan korban bakaran, YHWH (TUHAN) berjanji takkan membinasakan segala yang hidup lagi walaupun mereka jahat sejak kecil. Elohim (Allah) juga berjanji tidak akan membinasakan manusia dengan air bah lagi. Di samping itu, Elohim (Allah) juga berjanji untuk menuntut: Siapa saja yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah  oleh manusia , sebab Dia membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri.

YHWH (TUHAN) dan Elohim (Allah) sama-sama mengaku sebagai pencipta manusia. Apakah itu berarti  YHWH adalah Elohim? Bukan! TUHAN bukan Allah. TUHAN hanya mengaku, Dialah yang menciptakan manusia sementara Allah mengaku Dia menciptakan manusia menurut gambar-Nya  sendiri.

TUHAN berjanji dalam hati bahwa Dia tidak akan membunuh manusia lagi walaupun mereka jahat sejak kecil sementara Allah berjanji kepada segala makluk bahwa Dia tidak akan mendatangkan air bah lagi. Di samping itu, Allah juga berjanji untuk menuntut siapa saja yang menumpahkan darah atau membunuh manusia. Karena manusia diciptakan menurut gambar (Tselem) Allah, itu berarti membunuh manusia sama dengan membunuh Allah. Bukankah dengan membinasakan manusia itu berarti Allah telah membunuh diri-Nya sendiri atau minimal melanggar ketetapan-Nya sendiri? Namun semuanya sudah terjadi.

YHWH Membunuh sodom dan Gomora Sewenang-Wenang

Sesudah itu berfirmanlah TUHAN: “Sesungguhnya banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora dan sesungguhnya sangat berat dosanya. Kejadian 18:20

Baiklah Aku turun untuk melihat, apakah benar-benar mereka telah berkelakuan seperti keluh kesah orang yang telah sampai kepada-Ku atau tidak; Aku hendak mengetahuinya.” Kejadian 18:21

Katanya: “Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?” Firman-Nya: “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh   itu.” Kejadian 18:32

Lalu kedua orang itu berkata kepada Lot: “Siapakah kaummu yang ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini, Kejadian 19:12

sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya.” Kejadian 19:13

Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua anaknya perempuan, katanya: “Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkan kota ini.” Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja. Kejadian 19:14

Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: “Larilah, selamatkanlah nyawamu;  janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap.” Kejadian 19:17

Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.   Kejadian 19:26

Handai taulanku, bukankah TUHAN sudah berjanji dalam hati untuk tidak membinasakan manusia walaupun mereka jahat  sejak kecilnya? Kenapa Dia Mengingkari janji-Nya? Bukankah TUHAN sudah berjanji kepada Abraham untuk mengampuni Sodom apabila ada sepuluh orang benar di sana? Bukankah kedua orang itu berjanji untuk menyelamatkan semua kaum atau milik Lot? Lot sekeluarga jumlahnya empat orang. Bila kedua calon menantunya masing-masing memiliki dua orang tua, maka jumlahnya genap sepuluh orang. Bagaimana dengan para hamba dan pekerja Lot? Bukankah mereka adalah kaum alias milik Lot? Sesungguhnya, berapa jumlah orang benar di kota itu atau berapa jumlah kaum milik Lot di kota itu? Kenapa istri Lot menjadi tiang garam? Karena dia sudah diingatkan. Bagaimana dengan janji orang itu untuk menyelamatkan seluruh kaum Lot? Kenapa tidak dipenuhi?

Handai taulan sekalian, anda tahu alasan TUHAN memusnahkan Sodom dan Gomorah? Inilah alasannya: “Sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya.” Sodom dan Gomora dimusnahkan TUHN karena  banyak keluh kesah orang tentang kota itu.

Elohim (Allah) pasti SENANG sekali karena orang-orang Sodom Gomorah yang Dia ciptakan menurut gambar-Nya (tselem) di bantai seenak jidatnya oleh YHWH. Kenapa Elohim tidak MENUNTUT sesuai JANJI-Nya? Belum waktunya! Namun Elohim tidak diam.

YHWH Membantai Bangsa Mesir Sewenang-Wenang

Maka pada tengah malam TUHAN membunuh tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung orang tawanan, yang ada dalam liang tutupan, beserta segala anak sulung hewan. Keluaran 12:29

Ia membawa enam ratus kereta yang terpilih, ya, segala kereta Mesir, masing-masing lengkap dengan perwiranya. Keluaran 14:7

Berbaliklah segala air itu, lalu menutupi kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel itu ke laut; seorangpun tidak ada yang tinggal dari mereka. Keluaran 14:28

Handai taulanku sekalian, apa tujuan YHWH (TUHAN) melakukan tindakan KEPAHLAWANAN (pembunuhan)  di Mesir? Ayat berikut ini mencatatnya dengan TEGAS dan GAMBLANG sehingga mustahil menyangkalnya.

dan supaya engkau dapat menceriterakan kepada anak cucumu, bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mujizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.” Keluaran  10:2

Kerabatku sekalian, selain bangsa Yahudi, sampai hari ini umat kristen masih mengagung-agungkan tindakan KEPAHLAWANAN (pembunuhan) YHWH di Mesir. Guru-guru sekolah minggu menceritakannya dengan penuh semangat. Para pengkotbah mengotbahkannya dengan penuh kuasa. Lagu-lagu tentang hal itu ditulis dan dinyanyikan dengan sepenuh hati.  Film dibuat dengan biaya tak terbatas dan umat Kristen menontonnya dengan hati yang penuh rasa KAGUM dan HORMAT serta SYUKUR. Wow ……. MENGENASKAN!

Elohim (Allah) pasti SENANG sekali karena orang-orang Mesir yang Dia ciptakan menurut gambar-Nya (tselem) di bantai seenak jidatnya oleh YHWH. Kenapa Elohim tidak MENUNTUT sesuai JANJI-Nya? Belum waktunya! Namun Elohim tidak diam.

Anak Lembu Jantan Adalah YHWH

Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan.  Kemudian berkatalah mereka: “Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!” Keluaran 32:4

Ketika Harun melihat itu, didirikannyalah mezbah di depan anak lembu itu. Berserulah Harun, katanya: “Besok hari raya bagi TUHAN!” Keluaran 32:5

Mereka berkata kepadaku: Buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan di depan kami sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir–kami tidak tahu apa yang telah terjadi dengan dia. Keluaran 32:23

Lalu aku berkata kepada mereka: Siapa yang empunya emas haruslah menanggalkannya. Mereka memberikannya kepadaku dan aku melemparkannya ke dalam api, dan keluarlah anak lembu ini. ” Keluaran 32:24

Bangsa Mesir sama sekali tidak menyembah dewa yang patungnya anak lembu. Bila demikian, kenapa mereka membuat patung anak lembu untuk YHWH? Apa yang dikatakan oleh Harun itu benar. Patung itu bukan bentukan manusia namun muncul begitu saja bentuknya. Itulah cara Allah memberitahu YHWH tentang segala sepak terjangnya di Mesir. YHWH yang menuntun bangsa Israel dari tanah Mesir, prilakunya memang persis anak lembu. Nyeruduk nggak karu-karuan.

NB.
Ini adalah BAGIAN V dari Blog: Bengcu Mengungkap Rahasia Kristus Yang Tidak Dipahami Generasi Terdahulu. untuk membaca bagian lainnya, silahkan klik di bawah ini:

Untuk membaca blog-blog tentang YHWH yang lain, silahkan klik di SINI.

13 thoughts on “YHWH Sahabat Pembunuh

  1. Pingback: Bengcu Mengungkap Rahasia Kristus Yang Tidak Dipahami Generasi Terdahulu 2 | Bengcu Menggugat

  2. Pak beng, dari tulisan2 saudara, saya menarik garis kezimpulan:
    yahweh adalah inkarnasi dari yesus, karen a sdh banyak membunuh umat manusia “bukan miliknya” maka yahweh harus menanggung hukuman menjadi manusia.
    benarkah kezimpulan saya?
    cmiiw

    • @agustinus, LOGOS menjadi MANUSIA. Logos + Terang + GElap. Terang = Elohim. Gelap = YHWH. YHWH menjadi Yersus. Elohim menjadi roh Kudus yang seperti burung merpati yang turun atas Yesus. roh Kudus = Kristus. itu sebabnya Yesus + roh Kudus = Yesus Kristus.

      • thx pak
        apakah elohim adalah sang bapa?
        jika benar, berarti bapa telah menjadi roh kudus saat p embabtisan yesus oleh yohanes. apakah itu berarti sang bapa telah turun dari tahta sorgawi dan menjadi satu dengan yesus setelah babtisan atau hanya turun sementara utk memberitahukan pada yesus bahwa bapa berkenan padanya?

          • thx pak, saya maafkan, karena saya tidak tahu
            baik pak, jadi elohim bukanlah yang kita kenal allah bapa, tetapi elohim adalah sang mahatinggi (cmiiw)
            yahweh kita kenal sebaga i sang mahakuasa yang kemudian inkarnasi jadi yesus. yesus berarti anak, karena bapa berkenan padanya.
            roh kudus adaalah pengantin (cmiiw), karena dia turun pada pasangannya sehingga menjadi yesus kristus (cmiiw lagi), lalu siapakah bapa?

            • @agustinus, mulailah dari AWAL. pelajarilah kisah penciptaan di Kejadian 1 dan Kejadian 2. Ada Dua Allah yaitu:

              1. Allah yang berfirman
              2. Allah yang Menanggapi firman

              Allah yang MENANGGAPI Firman lalu dipisahkan menjadi:

              1. Terang = siang = Allah yang MENJADI – Menggenapi firman – Dan jadilah demikian
              2. Gelap = Malam = Allah yang MENJADIKAN – Menaggapi Firman dengan MeNJADiKAN – Maka Allah MENJADiKAN.

              Kisanak, mulailah dari situ.

              • Kejadian 1:3-5
                Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” Lalu terang itu jadi. Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap. Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.
                sebeleum mulai lagi dari awla, sesungguhnya saya sudah sedkit menangkap kezimpulan dari blog pak beng tentang pneciptaan. dimana saudara menulis terang dan gelap pada saat allah berfirman mula2 bukanlah pengertia kondisi terang yang scra general dipahami manusia (terang=kondisi terang lampu/cahaya). melainkan sebuah nama untuk membedakan ada allah yang tidak dikenal/dipahami (gelap) dan yang dikenal/dipahami manusia (terang).
                jika boleh, s aya diberi sedikit clue hubungan antara allah mahaterang & mahagelap dengan kisah baptizan yohanes yang saya tanyakan

                haaha saya berasa di film silat d indosiar. baik ki beng
                saya c oba pelan2, jika masih bingung saya akan balik utk nanya kisanak beng. minta kesabarannya. thx

  3. haloo hh pemahaman anda persis seperti petama kali saya mengenal yehuwa dan betul saat itu ada perasaan kog begitu sih? tapi sekarang saya paham Dia itu raja segala raja, dan betul mempunyai kekuatan militer yang hebat, keras, terutama pencemburu, tapi setelah makin mengenal secara keseluruan sy jadi tau allahseperti apa yang kita sembah,dan saat ini pemahaman saya adalah kita harus taat dan memahami terutama dalam yesus kristus yang meniadakan hukum taurat yang keras dan beralih menjadi hukum kasih.. di saat itu lah sy bisa menerima keseluruhan ceritanya menjadi suatu cerita utuh…memang ada perseteruan antara iblis dan allah yang harus selesai dan setelah itu barulah akan terwujud kehidupan yang baik , jadi dari apa yang HH bahas tentunya bisa mengenal pribadi Allah seperti apa jadi jangan dianggap allah adalah pribadi di surga yang bersantai santai dan baik tidak membunuh siapa siapa ,, sepertinya lebih tepat kita semua dalam satu misi pengenapan kedatangan yesus ke 2 yang meniadakan semua kesengsaraan , jika pribadi allah memang ada sisi kerasnya sepertinya itu perlu diterima dan bisa seimbang dengan sisi lembutnya, bagaimana menurut HH

    • paladin: memang ada perseteruan antara iblis dan allah yang harus selesai

      Kisanak, Ayat Alkitab manakah yang MENGAJARKAN tentang PERSETURUAN Allah dan Iblis? tolong hanya ajarkan ajarna Alkitab dan jangan MEMBUAL kisanak. Ha ha ha ha ….. anda MENYANGKA telah MENEMUKAN CARA untuk MEMBELA YHWH (TUHAN) ya? Ha ha ha ha ha ….. K’cian dech lu!

      • hati hatiloh jangan menyebut nama tuhan alahmu dengan sembarangan, sy takut akan yehuwa karena mengerti sifatnya yang bisa keras, ayat itu ada di awal dan akhir alkitab temanya tentang iblis dan iblis diikat, coba lihat korbannya , bangsa mesir…dan semua yang mati demi mengenapkan nubut, yudas, dan akhir jaman yang penuh kesengsaraan di jaman kita semua korban peperangan semua untuk memenuhi 1 cerita jadi itu bukan bualan tapi perlu dipertimbangkan , aku ga pernah membela yehuwa untuk apa, orang kristen rata rata sebenarnya tidak pernah membela Yehuwa atau Yesus dari yang saya ketahui , orang yang sudah masuk ke dalam peperangan dengan mengatasnamakan Tuhan itu sebenarnya juga bukan yang takut akan allah. Yehuwa tidak perlu dibela juga Yesus kristus hanya kasihan saja mereka tidak tau berurusan dengan Allah yang punya sikap seperti apa, Allah yang bukan patung tapi menakutkan juga lembut di satu sisi seperti yang terungkap dalam alkitab.Tp karena hai hai sepertinya haus akan kebenaran saya rasa Yehuwa tidak marah tapi justru menunjukan apa yang benar, klo hayalan saya pribadi Yehua mungkin menganggap hai hai seperti anak anak yang butuh untuk diberitahu lebih jauh. Sy bukan orang yang mengerti semuanya tapi sy tidak ingin ribet dengan teologi, tetapi memahami karakter Yehuawa dan kita tau apa sikap yang pantas yang bisa menyenangkannya, gampangnya tulus rendah hati dan bersikaplah seperti anak kecil.

        • @paladin, Orang Kristen umumnya DUNGU karena nggak BERANI mengakui AJARAN Alkitab Tentang YHWH sebagai KEBENARAN. Anda adalah salah satu orang Kristen DUNGU itu yang mencoba main PAT PAT gulipat mengarang DONGENG tentang YHWH. Ha ha ha ha ha … Mengenaskan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.