Natal Pertama


NATAL pertama berhenti kerja jalan terlunta

di tanah kelahiran tak punya uang tak ada tempat bernaung perut membusung mengemis belas kasihan

di kandang hewan saling menghangati terpaksa rela tak punya pilihan

seribu tanya senyap seribu ragu sia-sia janji indah hanya janji dingin, bau, sepi

pun tahu sia sia menangis juga luka hati muncratkan darah suamiku malang, kasihan bukankah salah bunda? sejak awal sudah terluka istriku bukan istriku harga diri benang basah inikah cinta? lelaki lemah sedunia

pun tahu pahit kukunyah juga lelaki tanpa nyalikah aku atau lelaki hati samudera? percuma memilih Continue reading