
Ini adalah keluhan orang Hokkien tentang bagaimana ikatan persaudaraan makin renggang seiring berlalunya generasi. Itu sebabnya, mustahil anak cucu menjaga apalagi melestarikan makam-makam nenek moyangnya.
Continue reading

Ini adalah keluhan orang Hokkien tentang bagaimana ikatan persaudaraan makin renggang seiring berlalunya generasi. Itu sebabnya, mustahil anak cucu menjaga apalagi melestarikan makam-makam nenek moyangnya.
Continue reading
Dalam bahasa Hokkien namanya Tiong chiu pia (Zhòngqiū bǐng 仲秋 餅 – kue pertengahan musim gugur) namun secara umum, orang Tionghoa Indonesia menyebutnya kue bulan. Inilah rahasianya yang sudah tidak dipahami lagi.
Continue reading
Sejak kecil, sampai umur 8 tahun, setiap berantem, beberapa anak yang lebih besar, bahkan orang dewasa meneriaki, “Tiyu. tiyu.” Karena nggak tahu mereka sedang menyemangati, alih-alih semangat aku malah berhenti bertarung.
Continue reading
Ponakan: Apa perbedaan leluhur dan nenek moyang? Siapakah TOA PEK KONG itu? Siapa yang harus dan tidak boleh mendirikan altar sembahyang leluhur dan nenek moyang? Apa tujuan sembahyang leluhur dan nenek moyang?
Continue reading
Ketika ditinggal mati orang yang disayangi, muncul perasaan tidak berdaya karena tahu tidak ada kekuatan apapun yang dapat mencegahnya. Ada perasaan putus asa karena tahu takkan bisa bertemu dan berinteraksi lagi dengannya.
Continue reading