
Yohanes Pembaptis memang tokoh nyata karena sejarahwan Flavius Josephus (37-100) mencatatnya dalam “Antiquitates Iudaicae – Sejarah Kuno Orang Yahudi,” namun apakah kisah kelahirannya dalam Lukas 1:5-25 adalah kisah nyata? Kita uji saja.
Zakaria adalah saksi mata malaikat Gabriel menampakkan diri di bait suci, memberitakan kelahiran Yohanes di Lukas 1:5-25. Maria adalah saksi mata kisah malaikat Gabriel berkunjung ke rumahnya dalam Lukas 1:26-38. Maria dan Elisabet adalah saksi mata Maria tinggal tiga bulan di rumah Elisabet di dalam Lukas 39-45.
Rumah Maria di Nazaret, rumah Elisabet di Yehuda. Jarak keduanya sekitar 150 km. Kalau berjalan selama 6,5 jam sehari dalam kecepatan 4 km/jam maka diperlukan waktu 6 hari untuk menempuhnya.
Saat Maria mulai mengandung, usia kehamilan Elisabet enam bulan. Maria tinggal selama tiga bulan, sampai Yohanes lahir lalu pulang, saat itu usia kandungannya tiga bulan.
Menurut tradisi Yahudi pada zaman Yesus, anak perempuan akil balik saat berumur 3 tahun. Para sarjana Teologi Kristen mengajarkan bahwa wanita Yahudi menikah saat berumur 12 tahun. Berapa usia Maria waktu hamil? Saya tidak tahu karena Alkitab tidak mencatatnya.
Pertanyaannya adalah, “Mampukah Maria menempuh perjalanan sendirian dari Nazaret ke Yehuda yang jauhnya 150 km selama enam hari?”
Pertanyaan kedua, “Mampukah Maria menempuh jalan pulangnya dalam kondisi hamil tiga bulan?”
Pertanyaan ketiga, “Berapa berat beban yang dipikul oleh Maria dalam perjalanannya? Berapa pakaian yang dibawanya? Berapa roti yang dibawanya? Berapa botol air yang dibawanya? Di malam hari, Maria tidur di rumah siapa, atau di mana?”
Tidak ada yang mustahil bagi Allah bukan? Imam sebesar biji sesawi bisa memindahkan gunung, itu sebabnya Maria hanya perlu melenggang dengan iman seperti dia biasa melenggang waktu ke rumah tetangga sebelahnya untuk ngerumpi maka sampailah dia di rumah Elisabet, bukan?
Kalau perjalanan Maria ke rumah Elisabet berat, pastilah Injil Lukas mencatat, namun karena tidak mencatatnya berarti perjalanan tersebut dianggap nggak penting bukan?
Itu sebabnya, kerabatku sekalian, sebagai orang yang sudah puluhan kali mendaki gunung dan mendaki belasan gunung, saya menyimpulkan bahwa kisah Maria sendirian pulang pergi 300 km ke rumah Elisabet adalah HOAX alias pembohongan publik. Maria mustahil mampu melakukannya sendiran.
Dari mana Lukas memperoleh sumber penulisannya? Lukas 1:1-4 mencatat, sumbernya dari para saksi mata dan pelayan Firman, itu artinya berita kelas satu, bukan gunjingan masyarakat.
Lukas menulis untuk Teofilus yang mulia supaya mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadanya sungguh benar.
Kerabatku sekalian, tentu saja yang dimaksudkan Lukas dengan, “sungguh benar,” adalah jaminan bahwa yang ditulisanya memang benar-benar YANG diungkapkan oleh narasumbernya kepadanya, bukan karangannya sendiri.
Apakah yang dicatat Lukas itu BENAR? Itulah yang sedang kita uji saat ini.
Walaupun Lukas tidak mengklaim bahwa tulisannya diilhamkan Roh Kudus namun kebanyakan orang Kristen beriman (merasa nyaman meyakini bahwa itulah kebenarannya) bahwa Alkitab adalah firman Allah alias tulisan yang diilhamkan Allah, itu sebabnya menurut mereka, Alkitab pasti benar dan mustahil salah.
Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas TUTUP PENDAMAIAN itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel.” Keluaran 25:22
Apabila Musa masuk ke dalam Kemah Pertemuan untuk berbicara dengan Dia, maka ia mendengar suara yang berfirman kepadanya dari atas TUTUP PENDAMAIAN, yang di atas tabut hukum Allah, dari antara kedua kerub itu; demikianlah Ia berfirman kepadanya. Bilangan 7:89
Kerabatku sekalian, prosedurnya gamblang. YHWH sendiri yang menetapkan HUKUM bahwa malaikat TUHAN akan SELALU berfirman dari atas TUTUP PENDAMAIAN. Apakah itu yang tercatat di Injil Lukas?
Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. Lukas 1:8-9
Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakharia seorang MALAIKAT TUHAN berdiri DI SEBELAH KANAN MEZBAH pembakaran ukupan. Lukas 1:10-11
Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Lukas 1:19
Kisanak, alih-alih berfirman dari atas TUTUP PENDAMAIAN malaikat Gabriel malah berdiri DI SEBELAH KANAN MEZBAH pembakaran ukupan. Itulah bukti bahwa kisah malaikat Gabriel memberitahu Zakaria tentang kelahiran Yohanes Pembaptis di bait suci adalah HOAX alias pembohongan publik. Kenapa demikian?
Karena YHWH sendiri yang menetapkan HUKUM bahwa malaikat TUHAN akan SELALU berfirman dari atas TUTUP PENDAMAIAN bukan berdiri DI SEBELAH KANAN MEZBAH pembakaran ukupan.
Anda bisa saja mengklaim bahwa TUHAN itu maha kuasa dan berdaulat untuk berfirman di mana saja? Namun itu berarti TUHAN yang anda sembah adalah TUHAN plintat-plintut karena dia menetapkan HUKUM lalu MENJILAT muntahnya sendiri.
Pada zaman Yesus, masyarkat tidak tahu bahwa sperma lelaki terdiri dari 46 kromosom alias 23 pasang kromosom, yaitu: 22+X kromosom tambah 22+Y kromosom. Sel telur perempuan terdiri dari 46 kromosom alias 23 pasang kromosom yaitu 44+XX Kromosom.
Kalau sperma 22+Y bersatu dengan sel telur 22+X maka jadilah LELAKI dengan 44+XY kromosom.
Kalau sperma 2+X bersatu dengan sel telur 22+X maka jadilah PEREMPUAN dengan 44+XX kromosom.
Saat ini, perempuan yang bersaksi dirinya hamil tanpa lelaki, tanpa teknologi bayi tabung, tanpa teknologi kloning, pasti dianggap membual bahkan menipu publik.
Lalu bagaimana dengan MANUSIA Yesus yang katanya manusia SEJATI dan Allah sejati serta LELAKI sejati yang dikandung anak dara Maria tanpa campur tangan sperma lelaki? Ha ha ha ….
Kisanak, aku ngakak bukan untuk mengejekmu namun menunjukkan bahwa aku benar-benar kehilangan akal untuk membela firman Allah yang katanya pasti benar dan mustahil salah itu, sementara yang tercatat dalam Injil Lukas terbukti HOAX dengan Alkitab sebagai standar kebenaran dan sumber pustaka.
Dengan teknologi kloning, yang lahir pasti YESIS karena Dia perempuan seperti Maria. Dengan teknologi bayi tabung, mudah sekali mengklaim bahwa Yesus adalah Roh Kudus namun mustahil mengklaim bahwa Yesus 100% manusia karena untuk menjadi manusia lelaki diperlukan Kromosom 22+Y di dalam-Nya.
Mengklaim tidak ada yang mustahil bagi Allah? Mengklaim kisah kelahiran Yesus adalah misteri Allah yang mustahil dipahami manusia? Boleh-boleh saja, namanya juga usaha, bukan?
Mulut kamu kali, Jin Goa Hira itu dari Al-quran mu, Aku gak nanya Tentang Artikel, Kepo banget, nih Bocil macam profil
Kacau balau?, itu di Otak islam mu, memang suka rasis dengan kristen pada Artikel ini, Islam sudah di bongkar kemarin, emang gua pikirin lu
Gak usah jadikan Alkitab Sebagai Senjata Politik, hey Domba tersesat, macam gitu ya damai dari lo, pantes etika kamu kek gitu
Alloh Al-Quran isi nya Jin Goa Hira, untuk membunuh Kafir (Non – Muslim), Tidak ragu-ragu lagi kekejaman Islam sudah terbongkar, kalo jangan bunuh itu hanya seiman saja yaitu Muslim, Mamad nabi Cabulloh menyiapkan 72 biadadari dari surga islam untuk melayani Muslim untuk SEKSUAL
Jangan jadikan Alkitab Sebagai Alat Politik, Mikir pakai Otak
Otaknya belum ketemu gan?
Komen nya kok pake dengkul
Anda salah fergusho
Saya pengikit celestial agung
Anda salah alama
Ente emosi amat kalau komen ga pake otak.
Ente jones ya
Tanpa Bengcu mengkritisi Agama Kristen, kemungkinan Agama Kristen akan lenyap dalam 300-500 tahun lagi karena tidak dapat beradaptasi dengan perkembangan jaman dan teknologi. Agama akan terus berevolusi mengikuti ilmu pengetahuan dan teknologi. Termasuk agama tiongkok kuno yang Anda agung2 itu bro. Klo Agama Tiongkok Kuno memang masih relevan pastilah anda punya banyak pengikut sekarang. Hahaha
Siapa tau agama Cellestial jadi agama besar 500 tahun lagi, dan lord.Cellestial ini akan di anggap seorang nabi .
Kenyataannya ada sebagian ilmuwan percaya kemungkinan kita hidup dalam sebuah simulasi dan sebuah realita adalah 50:50 bro. Bahkan Elon Musk juga percaya realita ini adalah sebuah simulasi. Hahaha.
Jadi mungkin saja Cellestial ini yang menciptakan dunia simulasi kita sekarang.
Yang jelas agama kuno akan semakin tidak relevan karena semakin berkembangnya ilmu pengetahuan manusia dan teknologi. Termasuk Agama Tiongkok Kuno. Hahahah
ngapain Agama Celestial, gila ih lu agama baru