Perintah Yesus Menghakimi Dengan Adil


Kenapa Kristen Kharismatik tidak mengerti perbedaan MENGHAKIMI dan MENGHUKUM serta MENEGUR juga MENGOREKSI dengan benar? Karena akal budinya sudah TERTIPU sehingga KEADILAN-nya buta.

Karena tidak mau DIKOREKSI kesalahannya dengan DITEGOR dosa-dosanya apalagi DIHUKUM kejahatannya itu sebabnya para Pendeta Kharismatik pun MEMELINTIR ayat-ayat Alkitab untuk MENIPU orang Kristen bahwa mereka TIDAK boleh MENGHAKIMI alias bertindak sebagai HAKIM karena HANYA Tuhan yang boleh MENGHAMIKI. Padahal Yesus justru memberi PERINTAH agar MENGHAKIMI DENGAN ADIL.

Menurut KBBI, Kamus Besar Bahasa Indonesia:

MENGHAKIMI artinya mengadili atau berlaku sebagai hakim terhadap (seseorang/suatu hal).
MENEGOR artinya mencela alias mengkritik.
MENGOREKSI artinya membetulkan (memperbaiki) kesalahan.
MENGHUKUM artinya menjatuhkan hukuman kepada; membiarkan orang menderita atau susah sebagai balasan atas pelanggaran yang telah dilakukannya. Mencela keras; sama sekali tidak membenarkan.

Jangan MENGHAKIMI! Orang yang menghakimi adalah orang yang tidak mengasihi. Orang Kristen hanya boleh mendoakan karena hanya Allah yang boleh menghakimi. Pengkotbah tidak boleh menghakimi sesama pengkotbah.

Jemaat tidak boleh menghakimi sesama jemaat apalagi menghakimi pengkotbahnya. Bila orang Kristen saling menghakimi, maka gereja akan terpecah-belah karena saling menghakimi adalah cara IBLIS memecah-belah tubuh Kristus. Itulah yang dipahami oleh orang-orang Kristen Kharismatik selama ini. Apakah pemahaman demikian benar? Ngaco belo!

HAKIM adalah orang yang memimpin sidang di pengadilan. Tugasnya menjamin agar sidang pengadilan dilakukan dengan benar dan adil. Hakim dalam pertandingan olahraga disebut WASIT. Tugasnya menjamin agar pertandingan berjalan sesuai aturan permainan. Sesungguhnya, setiap orang yang MENGHAKIMI adalah HAKIM.

MENGHAKIMI berarti membandingkan SESUATU dengan STANDARD. Hasil penghakiman adalah TEPAT standard atau MELENCENG standard. Dalam kehidupan sehari-hari penghakiman pasti berakhir dengan MEMBENARKAN atau MENYALAHKAN.

Ketika MEMBENARKAN kita memberi hadiah saat MENYALAHKAN kita MENGHUKUM. PUJIAN adalah hadiah yang paling mudah dan murah sementara CELAAN adalah hukuman yang paling mudah dan murah. Karena mudah dan murah itu sebabnya kita sering MEMUJI dan MENCELA secara berlimpah tanpa menghakimi dengan adil.

MEMUJI tanpa alasan tepat namanya MENJILAT. MENCELA tanpa alasan yang benar namanya MEMAKI. Pujian tanpa alasan yang benar adalah pujian kosong. Makian tanpa alasan benar disebut caci maki. Pada hakekatnya, pujian kosong dan caci maki adalah FITNAH karena keduanya sama-sama memvonis orang lain tidak sesuai dengan kenyataannya.

Pujian kosong diucapkan untuk MENJILAT. MAKIAN ditujukan untuk MENGHUJAT. Menjilat dan menghujat sama buruknya karena keduanya adalah hasil dari penghakiman yang tidak adil alias sewenang-wenang. Keduanya dilakukan xiǎorén 小人 artinya orang yang berjiwa kerdil. Hanya xiǎorén 小人 yang menyukai pujian kosong. Hanya xiǎorén 小人 pula yang memaki sewenang-wenang.

Bagaimana kalau PUJIAN-nya TEPAT? Ucapkan, “Terima kasih,” namun jangan merendah dan berpura-pura anda tidak layak dengan pujian tersebut karena perilaku demikian menyebalkan, tahu?! Bagaimana kalau CELAAN-nya BENAR? Ada orang yang MENCELA dengan BENAR namun tidak MAU atau TIDAK mampu MENGOREKSI atau menoreksi dengan benar. Dalam kondisi demikian, jangan berkecil hati karena minimal, walaupun belum mampu MENGOREKSI diri namun sudah TAHU kesalahannya.

TEGORLAH!

“JANGAN kamu menghakimi, SUPAYA kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu. Matius 7:1-2

Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi HAKIMILAH dengan ADIL.” Yohanes 7:24

Semua orang HARUS menghakimi dengan ADIL. Itu ajaran Yesus! HAKIMILAH dengan ADIL! TIDAK MAU atau TIDAK BERANI menghakimi KARENA takut dihakimi? Itu membuktikan anda PENJAHAT yang takut DIBONGKAR kejahatannya. Pengkotbah MENIPU umat agar TIDAK menghakimi adalah PENJAHAT yang takut DIBONGKAR boroknya!

Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, TEGORLAH dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Lukas 17:3

tetapi janganlah anggap dia sebagai MUSUH, tetapi TEGORLAH dia sebagai seorang saudara. 2 Tesalonika 3:15

Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan TEGORLAH dia sebagai bapa. TEGORLAH orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian. 1 Timotius 5:1-2

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, TEGORLAH dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. 2 Timotius 4:2

Kesaksian itu benar. Karena itu TEGORLAH mereka dengan tegas supaya mereka menjadi sehat dalam iman, dan tidak lagi mengindahkan dongeng-dongeng Yahudi dan hukum-hukum manusia yang berpaling dari kebenaran. Titus 1:13-14

MENCELA dengan benar sambil menunjukkan kesalahannya dengan gamblang lalu mengajarkan hal yang benar namanya MENEGOR: Saling MENEGOR sesama orang Kristen, sesama pengkotbah bahkan sesama gereja yang bersalah.

Yang mengabaikan TEGORAN? Kita kucilkan! Yang mengabaikan kucilan kita USIR? TIDAK!

Di gereja kami, GKI – Gereja Kristen Indonesia, mereka yang kekeh jumekeh mengabaikan TEGORAN dan PENGUCILAN akan TERUS ditegor dan dikucilkan sampai BERTOBAT atau MATI. Karena perilakunya JAHAT itu sebabnya mustahil kami MENGASIHI-nya. Walau pun tidak mengasihinya namun kami tidak MEMBENCI-nya. Makanya kami tetap memperlakukannya sebagai sesama manusia. Itulah yang disebut PERI KEMANUSIAAN.

MENCELA dengan kemarahan namanya melampiaskan KEMARAHAN. Mencela dengan TEGORAN namanya menegakkan keadilan dan kebenaran serta PERI KEMANUSIAAN.

3 thoughts on “Perintah Yesus Menghakimi Dengan Adil

  1. Apakah berarti orang yang merasa Pengkhotbah salah tapi tak berani kritik itu sama saja dengan anak buahnya orang jahat?
    Mohon pencerahannya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.